Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia

  • Home
  • Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia

Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Your Strategic Partner
Training l Consultancy l Assessment | Research | Facility
_
Jl. Kemang Raya No. 35 Jakarta Selatan 12730, Indonesia Mr. Bank Indonesia
2.

Di kalangan masyarakat, nama LPPI (Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia) dikenal sangat melekat dengan kader-kader di bidang perbankan. Lembaga pendidikan ini memiliki hubungan dengan Bank Indonesia, sejak cikal bakalnya lahir pada akhir tahun 1950-an. Beberapa tahun setelah kelahiran Bank Indonesia pada 1953, dirasakan kurangnya tenaga-tenaga di bidang perbankan untuk mendukung perkembangan B

ank Indonesia serta meningkatkan jumlah dan kegiatan bank-bank pemerintah dan swasta. Maka, dengan dukungan beberapa bank milik pemerintah dan swasta, pada tahun 1958 didirikanlah sebuah lembaga pendidikan perbankan di bawah naungan Yayasan Akademi Bank, yang menempati gedung di lokasi yang baru, di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Yayasan Akademi Bank ini didirikan dengan akte notaris Rd. Soewandi No. 35 tanggal 18 Desember 1958. anggaran dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara tertanggal 17 Februari 1959 nomor 14, tambahan nomor 4, sebagaimana anggaran dasar itu diubah diganti tertanggal 10 Oktober 1962 nomor 37, dibuat dihadapan Professor Meester Egon Hakim, waktu itu pengganti Raden Kadiman, Notaris di Jakarta. Para pendukung yayasan :
1. Bank Negara Indonesia (1946)
3. Bank Industri Negara
4. Bank Rakyat Indonesia
5. Bank Tabungan Pos
6. Badan Hukum 'PERBANAS'
7. Yayasan Pendidikan Kader Bank

Pembiayaan didapat dari tunjangan/iuran para pendukung. Akademi Bank kemudian diubah status dan namanya menjadi PTIKP (Perguruan Tinggi Ilmu Keuangan dan Perbankan), yang peresmiannya dilakukan Presiden Soekarno pada 5 Juli 1963. Anggaran dasarnya telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara tanggal 25 Oktober 1963 nomor 86. Para pendukung PTIKP adalah :
1. Bapindo (d/h Bank Industri Negara)
4. BKTN (d/h Bank Rakyat Indonesia)
5. Badan Hukum Perhimpunan Bank-Bank Nasional
7. Pendidikan Kader Bank

Selanjutnya dengan Surat Keputusan Menteri UBS/Gubernur Bank Indonesia No. Kep. 28/USB/65 tanggal 2 April 1965, yayasan PTIKP menjadi lembaga pendidikan di bawah Urusan Bank Sentral dengan nama PERGURUAN TINGGI ILMU KEUANGAN DAN PERBANKAN. Pembiayaan PTIKP ini didapat dari Bank Indonesia kecuali biaya makan dan pengobatan mahasiswanya menjadi beban bank-bank yang mengirimkan karyawannya untuk dididik di lembaga ini. Tetapi tidak lama kemudian nama PTIKP ini diganti lagi dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Urusan Bank Sentral No. Kep. 121/UBS/65 tanggal 20 November 1965 dengan nama LEMBAGA PENDIDIKAN BANK BERDJOANG dengan status di bawah UBS. Nama Lembaga Pendidikan Bank Berdjoang ini tidak lama berlaku. Pada awal pemerintahan orde baru Surat Keputusan Gubernur BankNegara Indonesia No. Kep.5/GBNI/66 tanggal 19 Agustus 1966, Surat Keputusan Menteri UBS No. 121/UBS/65 tanggal 20 November 1965, dan kembali Surat Keputusan Menteri UBS/Gubernur Bank Indonesia No. Kep. 28/UBS/65 tanggal 2 April 1965 dinyatakan berlaku lagi. Pada akhir tahun itu juga PTIKP resmi menjadi perguruan tinggi kedinasan di dalam lingkungan Kementerian urusan Bank Sentral/Bank Indonesia. Berbagai perkembangan yang terjadi pada tahun-tahun berikutnya, terutama setelah berlakunya UU No. 14 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perbankan dan UU No. 13 Tahun 1968 tentang Bank Sentral, serta dimulainya Pelaksanaan Repelita pada April 1969, telah membawa pengaruh pada perjalanan PTIKP, sehingga sampai pada pemikiran untuk meninjau kembali status perguruan tinggi perbankan itu. Akhirnya, pada tahun 1970, PTIKP ditutup, dan sebagai gantinya didirikan sebuah lembaga baru, Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). Kerjasama Internasional :

Dalam rangka mendukung pencapaian visi dan misinya LPPI telah bekerja sama dengan berbagai training provider dari negara lain seperti: Belgian Bankers Academy (BBA); Australian Institute of Management (AIM); International Center for Leadership in Finance (ICLIF); Institut Bank-Bank Malaysia (IBBM); dan International Center for Education in Islamic Finance (INCEIF).

05/11/2017

Retweeted Bank Indonesia ():

Sobat Rupiah, taukah kalian, bahwa Indonesia adl Negara dengan Industri keuangan syariah Retail terbesar di Dunia https://t.co/c2MaLlYezF

Akademisi masuk industri..
02/11/2017

Akademisi masuk industri..

“Ari Kuncoro gantikan Komisaris Utama Perseroan sebelumnya, yaitu Hartadi A Sarwono! Dirut BNI katakan "melihat CVnya tentu sangat pantas." Simak >> https://t.co/VKJoMGgzQW

Perlu dikaji dgn serius. Krn memang bukan persoalan sedehana. Hindari berspekulasi.
01/11/2017

Perlu dikaji dgn serius. Krn memang bukan persoalan sedehana. Hindari berspekulasi.

“Tutupnya Sejumlah Toko Ritel Disebut Bagian dari Strategi Bisnis https://t.co/mVR3Fque6i”

Reklamasi. Di dlmnya terkandung keberpihakan terhadap keadilan atau keserakahan. Sudah jelas.
01/11/2017

Reklamasi. Di dlmnya terkandung keberpihakan terhadap keadilan atau keserakahan. Sudah jelas.

“Jokowi: Saya Tidak Pernah Keluarkan Izin Reklamasi https://t.co/q0Zhk6twTP”

Dlm sejarah Islam, zakat tlh terbukti dpt mnjd sarana meningkatkan kesejahteraan. Bila dikelola dgn profesional&sesuai d...
01/11/2017

Dlm sejarah Islam, zakat tlh terbukti dpt mnjd sarana meningkatkan kesejahteraan. Bila dikelola dgn profesional&sesuai dgn peruntukannya.

“Potensi Zakat Indonesia Besar Tapi.. https://t.co/DfsDxq9qCs”

Stunting, isu kesehatan paling hangat saat ini. Bila tdk ditangani dgn baik, bonus demografi hanya tinggal mimpi.
01/11/2017

Stunting, isu kesehatan paling hangat saat ini. Bila tdk ditangani dgn baik, bonus demografi hanya tinggal mimpi.

“Menko PMK: Program Intervensi Percepat Penanganan Stunting https://t.co/Gt1RA65zJG”

Akhirnya. UMP itu bukan persoalan besar-kecil, di dlmnya mengandung visi kesejahteraan dan keadilan seorang pemimpin. Se...
01/11/2017

Akhirnya. UMP itu bukan persoalan besar-kecil, di dlmnya mengandung visi kesejahteraan dan keadilan seorang pemimpin. Semoga sukses.

“Anies: Penetapan UMP DKI 2018 Lancar Berkat Sandiaga Uno https://t.co/AzPkGZOvAn”

Persoalan tata kelola kembali mencuat. Mengelola dana besar tanpa ditunjang dgn tata kelola yg benar, beginilah jadinya....
01/11/2017

Persoalan tata kelola kembali mencuat. Mengelola dana besar tanpa ditunjang dgn tata kelola yg benar, beginilah jadinya. Pelajaran berharga.

https://t.co/alXweWonve Fraud Diduga Membuat Defisit BPJS Semakin Besar”

Yuk,...bagi yg belum tunaikan zakat, monggo! Selain ibadah jg dpt mendukung pembangunan.
01/11/2017

Yuk,...bagi yg belum tunaikan zakat, monggo! Selain ibadah jg dpt mendukung pembangunan.

“Zakat Berpotensi Dukung Pembangunan Berkelanjutan https://t.co/9TPg66re3m”

Address


Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Telephone

+622171792012

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia:

  • Want your organization to be the top-listed Government Service?

Share