28/09/2025
ITPC Jeddah memfasilitasi business matching pada 21 September 2025 antara PT. Dua Zamrud Khatulistiwa, perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang pertanian dan agrikultur, dengan Perusahaan DAR ALSHAI ALARABI TRADING CO. di kantor perusahaan tersebut, Jeddah 🤝. Fokus kali ini adalah pada komoditas cengkeh dan desiccated coconut (kelapa parut kering), yang memiliki potensi ekspor besar.
Nilai ekspor cengkeh Indonesia ke Arab Saudi tumbuh signifikan, dari US$ 14,127 juta di 2023 menjadi US$ 25,138 juta di 2024. Sementara itu, total impor cengkeh Arab Saudi dari dunia mencapai US$ 23,087 juta pada 2023 dan naik menjadi US$ 31,052 juta pada 2024. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan cengkeh di pasar Saudi meningkat pesat, dan Indonesia punya peluang besar untuk memperbesar pangsa pasar.
Untuk desiccated coconut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebesar US$ 2,862 juta di 2023, dan sedikit menurun menjadi US$ 2,143 juta pada 2024. Namun, impor desiccated coconut Arab Saudi dari dunia pada 2024 mencapai angka fantastis, yaitu US$ 130,560. Perbedaan yang signifikan menunjukan bahwa ruang bagi produk kelapa olahan Indonesia di pasar Arab Saudi masih sangat luas untuk digarap.
Dengan tren positif ini, kami optimis langkah penguatan promosi dan kolaborasi dagang akan semakin mempererat hubungan perdagangan Indonesia dan Arab Saudi serta membuka jalan bagi produk pertanian Indonesia untuk menembus pasar global dengan lebih kuat.