pejuang pejuang tegar umno the returns

pejuang pejuang tegar umno the returns Pergerakan Pemuda Umno

Permanently closed.
Assalammualaikum dan selamat petang...admin nk ucapkan selamat menyambut ulang tahun UMNO Yang ke 76 tahun moga umno kek...
14/05/2022

Assalammualaikum dan selamat petang...admin nk ucapkan selamat menyambut ulang tahun UMNO Yang ke 76 tahun moga umno kekal Relevan dan kita pejuang2 UMNO kekal setia bersama

11/09/2021

Umno sedang di lemahkan dgn sgt halus dan terancang.Ada sebuah klompok kimio terapi yg klihatan mbina tp dalam msa yg sama sedang mbinasakan parti keramat ini.Pada yg mngerti strateiji dn muslihat politik akan faham apa yg sedang berlaku

Datuk Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul RazakBirokrat, PolitisiSemuaProfilBeriPertahanan Nama LengkapDatuk Sri Mohd Naji...
26/08/2021

Datuk Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak
Birokrat, Politisi
SemuaProfilBeriPertahanan

Nama Lengkap
Datuk Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak

Alias
Najib Razak | Tun Najib Razak

Agama
Islam

Tempat Lahir
Kuala Lipis, Pahang, Federasi Malaya

Tanggal Lahir
Kamis, 23 Juli 1953

Zodiak
Cancer

Warga Negara
Malaysia

Ayah
Tun Abdul Razak Hussein

Ibu
Toh Puan Rahah Mohamad Noah

Istri
Datin Sri Rosmah Mansor

Biografi
Datuk Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak atau biasa dikenal dengan nama Najib Razak adalah anak lelaki tertua dari perdana menteri Malaysia yang kedua Tun Abdul Razak Datuk Hussein dengan istrinya Toh Puan Rahah Mohamad Noah. Najib Razak lahir di Kuala Lipis, Pahang, Federasi Malaya pada tanggal 23 Juli 1953. Setelah menyelesaikan studinya di University of Nottingham pada tahun 1974 di bidang ekonomi industri Najib Razak kembali ke Malaysia dan bergabung dengan perusahaan minyak nasional, Petronas.

Memasuki tahun 1976, Najib Razak memutuskan untuk mengikuti jejak ayahnya dengan mulai menjajal dunia politik untuk pertama kalinya. Dia memilih berkoalisi dengan Front Nasional yang kala itu berkuasa untuk maju ke pemilihan parlemen kota Pekan yang mengalami kekosongan kekuasaan setelah ditinggal Tun Abdul Razak Hussein meninggal dunia. Di sini Najib Razak akhirnya terpilih sebagai anggota parlemen pada usia yang sangat muda 23 tahun.

Setelah kemenangannya yang mutlak sebagai Anggota Parlemen pada tahun 1976, Najib Razak kemudian ditunjuk untuk menjabat Deputi Menteri Energi, Telekomunikasi dan Tulisan. Disaat yang sama, dia juga menjabat sebagai Deputi Pendidikan dan Deputi Menteri Keuangan. Pada tahun 1982, Najib Razak memenangkan pemilihan umum di Pekan Bandar dan kemudian dia diangkat menjadi Menteri Besar Pahang sampai dengan tahun 1986. Akhir tahun 1986, Najib Razak ditunjuk untuk menjadi Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Di bawah kepemimpinannya, Malaysia berhasil menorehkan prestasi salah satunya adalah dengan diperolehnya medali emas di Sea Games untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1990, Najib Razak diangkat menjadi Menteri Pertahanan, posisi yang dalam pemerintah sejajar dengan Perdana Menteri, Datuk Sri Dr Mahathir Mohamad. Najib Razak mulai melakukan langkah modernisasi Angkatan Bersenjata, bergerak ke arah kekuatan tempur lebih yang lebih cekatan sehingga mampu menangani setiap ancaman konvensional. Selani itu, Najib Razak juga meningkatkan kesejahteraan angkatan bersenjata dengan memperbaiki perumahan fasilitas serta memberikan tunjangan.

Tahun 1995, Najib Razak diminta untuk memberikan pelayanan jauh lebih menonjol, yakni dengan memindahkannya ke Departemen Pendidikan. Selama masa jabatannya, sistem pendidikan negara Malaysia mengalami reformasi besar dengan berjalannya enam peraturan perundang-undangan dan UU Pendidikan 1996 yang bertujuan untuk memfasilitasi setiap sistem pendidikan.

Seusai pemilu tahun 1999, Najib Razak diangkat menjadi Menteri Pertahanan untuk kedua kalinya dan melanjutkan dengan modernisasi Angkatan Bersenjata yang berhenti setelah krisis keuangan 1997. Pada pemilu 2004, Najib Razak memenangkan kursi parlemen dengan jumlah 22.922 suara. Najib Razak kemudian dilantik menjadi Wakil Perdana Menteri pada masa pemerintahan Perdana Menteri Abdullah Akhmad Badawi. Najib Razak kembali maju pada pemilihan umum tahun 2008. Pada pemilihan kali ini, Najib Razak mendapatkan 26.464 suara.

Dia kembali menjabat sebagai Menteri Pertahanan sampai September 2008 sampai dia beralih menjadi Menteri Keuangan pada tahun 2008 pada masa pemerintahan Datuk Sri Abdullah. Pada tanggal 2 April 2009, Abdullah Akhmad Badawi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan keesokannya Najib Razak disumpah sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru menggantikan Abdullah Akhmad Badawi.

Riset dan Analisa: Fathimatuz Zahroh

Karir
1978 – 1980: Wakil Menteri Tenaga, Telekom dan Pos
1980 – 1981: Wakil Menteri Pendidikan
1981 – 1982: Wakil Menteri Keuangan
1982 – 1986: Menteri Besar Pahang
1986 – 1988: Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga
1988 – 1990: Menteri Pemuda dan Olahraga
1990 – 1995: Menteri Pertahanan
1995 – 1999: Menteri Pendidikan
1999 – 2004: Menteri Pertahanan

Transformasi Nasional 2050 (TN50): Wawasan Dan Gagasan (WAGAS) Masa Depan MalaysiaTransformasi Nasional 2050 (TN50): Waw...
23/08/2021

Transformasi Nasional 2050 (TN50): Wawasan Dan Gagasan (WAGAS) Masa Depan Malaysia
Transformasi Nasional 2050 (TN50): Wawasan dan Gagasan (WAGAS) Masa Depan Malaysia

Fikrah seorang Negarawan tulen bukan hanya berbicara soal pilihanraya akan datang tetapi yang lebih penting generasi masa hadapan atau dengan izin “A State man not merely talk about next general election but instead next generation”. Transformasi Nasional 2050 atau TN50 yang diumumkan oleh Dato’ Seri Najib Tun Razak dalam pembentangan Belanjawan 2017 di Parlimen baru-baru ini merupakan aspirasi masa hadapan yang ingin melihat nasib generasi masa hadapan yang lebih gemilang di bawah lembayung sebuah Negara yang maju, berdaulat dan sejahtera. Gagasan TN 50 diungkap dan dipertegaskan kepentingannya sekali lagi oleh Dato’ Seri Najib dalam Perhimpunan Agung Tahunan UMNO 2016.
Uniknya TN50 ialah ia bukannya bersifat top-down tetapi bottom up yang ingin melihat idea, aspirasi dan wacana TN50 datangnya daripada rakyat terbanyak yang mengimpinkan masa hadapan Malaysia yang lebih baik. Ia mencarik amalan kebiasaan sebelum ini yang biasanya sesebuah wagas (wawasan dan gagasan) didatangkan dari atas dan datangnya daripada pemikir-pemikir tersohor Negara. Keunikan kedua ialah penegasan kepada generasi muda pelbagai bangsa sebagai arkitek dan jurutera kepada TN50 sambil difasilitasikan oleh Kementerian Belia dan Sukan (KBS) yang sinonim dengan core business membangun dan menyerlahkan potensi belia.
Sesungguhnya pasca Wawasan 2020 memerlukan suatu lagi lonjakan yang lebih jauh bagi memastikan Malaysia sebagai Negara maju berpendapatan tinggi mampu menjadi sebuah kuasa besar yang diistilahkan oleh Dato’ Seri Najib Tun Razak dalam salah satu ucapannya sebagai the middle power. Walaupun Malaysia sebagai sebuah Negara kecil tapi wajar dicitrakan pada masa hadapan sebagai sebuah kuasa besar Dunia Islam yang menawarkan keamanan sejagat untuk seluruh penduduk dunia. Ketika itu Malaysia sinonim menjadi pembela bangsa yang tertindas sambil menegakkan hukum keadilan persis ketika kegemilangan Islam memerintah 2/3 dunia dengan ni’mat rahmat dan keamanan. Dunia yang sedang sengsara dengan penindasan, kekejaman dan kebobrokan seperti yang berlaku di Arakan terhadap etnik Rohingya dan peperangan saudara yang berlaku di Syria mendambakan pembela yang mampu mengangkat harakat dan martabat mereka sebagai a man of dignity sebagaimana Firman Allah Taala dalam Surah al-Isra’ ayat 70,
“Dan sesungguhnya, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan kami angkat mereka di daratan dan lautan, dan Kami berikan mereka rezeki yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas kebanyakan makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan sempurna.”
Kita tidak punyai masa dan pilihan yang banyak melainkan generasi muda wajib menyahut seruan dan cabaran ini. Masa hadapan itu tidak lagi jauh kerana masa hadapan itu adalah sekarang atau “the future is now”. Generasi muda belia adalah pemimpin masa sekarang dan masa hadapan. Seruan dan cabaran ini tidak cukup sekadar disambut dengan semangat dan laungan semata-mata tetapi wajar disambut dengan ilmu dan daya renung masa hadapan yang tajam atau disebut sebagai futuristic thinking. Ilmu dan futuristic thinking merupakan alat berfikir atau thinking tool yang penting bagi menggagaskan citra dan aspirasi masa hadapan secara spesifik dan tepat dengan melihat trend-trend semasa yang berlaku dan pemangkin-pemangkin atau drivers yang menjadi penentu sesuatu perkara yang bakal berlaku. Justeru persiapan memperlengkapkan generasi muda dengan dua persiapan alat ini penting bagi melahirkan idea-idea yang bernas dan terpandu.
Dengan persiapan rapi ini bakal melahirkan lebih ramai generasi muda belia yang mempunyai daya renung masa hadapan yang tajam sebagaimana Barat yang sudah jauh kehadapan pada ketika ini dengan barisan futurists yang mashyur seperti Alvin Toffler, John Naisbitt, James Canton dan Michio Kaku. Ahli falsafah Martin Heidegger sebagai contoh pada tahun 1950an pernah menjangkakan arus revolusi teknologi bakal berlaku dan memukau dan melalaikan kehidupan manusia. Dunia Islam tidak cukup dengan hanya seorang futurist seperti Sohail Inayatullah tetapi memerlukan lebih ramai pemikir masa hadapan yang mampu merubah masa depan Negara dengan izin Allah Taala. Tidak terlambat untuk kita mengejar mereka jika punyai kesungguhan dan keazaman yang tinggi serta kemahuan politik, political will yang tinggi daripada pemerintah Negara.
Sesungguhnya gagasan seperti TN50 dan Bangsa Angkasa atau The Space Nation yang turut pernah digagaskan oleh Dato’ Seri Najib sebenarnya menyatukan kita semua tanpa mengira agama, bangsa dan fahaman politik untuk berhadapan dengan masa hadapan yang lebih mencabar. Dr. James Canton, seorang futurist tersohor menjangkakan masa hadapan yang lebih ekstrem dan mencabar bakal berlaku. Justeru kita perlu mempersiapkan generasi muda yang siap siaga berhadapan dengan masa hadapan yang ekstrem dan mencabar. TN50 mengajak kita untuk berjiwa besar, melupakan perkara-perkara remeh yang melelahkan sambil memupuk sikap optimis terhadap masa hadapan Negara.
Kita harus terus maju kehadapan tetapi tidak terlupa untuk memerhatikan masa sekarang dan menoleh sejarah untuk dijadikan bekalan dan panduan perjalanan ke hadapan seumpama kita memandu kereta di mana pemandu akan sentiasa melihat kehadapan dengan penuh kecermatan tetapi tidak lupa untuk melihat cermin sisi dan cermin sisi belakang.
Barrack Obama, Presiden Amerika ke-44 telah pun mengumumkan misi ke Marikh 2030 beberapa bulan lepas. Mereka sudah jauh ke hadapan namun tidak terlambat untuk kita terus berusaha melalui TN50 yang bakal digerakkan oleh generasi muda. 2017 kita akan menyambut ulangtahun ke-10 penghantaran angkasawan pertama Malaysia ke Stesen Angkasaraya ISS, kita mahu melihat agenda menakluk angkasaraya sebagai salah satu agenda besar yang harus difikirkan secara serius oleh generasi muda dalam mengagaskan TN50.
Tradisi perbincangan dan tindakan menjangkakan masa hadapan ini telah pun digerakkan oleh Majlis Belia Malaysia (MBM) semenjak dahulu. Ini terzahir sebagai contoh melalui tulisan mantan Naib Presiden MBM saudara Wan Liz Ozaman Wan Omar sekitar tahun 2000 dalam bukunya Mengurus Agenda Abad 21. Wan Liz menyebut,
“”Malah alaf baru akan dipenuhi dengan pelbagai perkembangan pantas dalam sains dan teknologi, persaingan ekonomi yang semakin sengit, dan senario dunia politik dunia yang tidak menentu. Justeru itu, trend-trend baru ini sudah tentunya memerlukan pendekatan yang berbeza dan corak perjuangan belia yang kedepan (forward-looking) dan futuristik sifatnya berbanding masa-masa yang lalu”.

Tugasan berat sudah pasti menanti MBM bagi menggembeling kudrat dan sama-sama KBS mengagaskan TN50. Kita tidak akan tahu apa yang akan berlaku 30 tahun akan datang kerana limitasi kelemahan manusiawi namun kita mampu berikhtiar untuk menjangkakan masa hadapan berdasarkan senario semasa yang berlaku. Justeru MBM harus:
1. Mengenalpasti alat berfikir masa hadapan yang baik sebagai contoh seperti Zimbargo Time Perspective untuk diperlengkapkan kepada belia bagi menghasilkan jangkaan masa hadapan yang baik dan tepat;
2. Menganjur dan menyuburkan lebih banyak wacana-wacana TN50 dan masa hadapan bagi mendekati dan mendapatkan idea-idea bernas generasi muda daripada pelbagai kelompok belia khususnya 8 kelompok belia seperti termaktub dalam Dasar Belia Malaysia (DBM);
3. Memantau trend-trend semasa dan perubahan-perubahan yang berlaku di kalangan generasi muda dan di dasar bawah (groundswell) masyarakat kerana trend-trend tersebut merupakan elemen yang penting menentukan corak masa hadapan Negara;
4. Mencadangkan pelan intervensi dan pelan bertindak terhadap trend-trend buruk yang bakal merosakkan masa hadapan Negara.

https://belia.org.my/wp/2016/12/01/transformasi-nasional-2050-tn50-wawasan-dan-gagasan-wagas-masa-depan-malaysia/

DIAM ZAHID DIAM BERISI, GERAK LANGKAH POLITIK PRESIDEN UMNO AMAT MEMATIKANBy SIRC TEAMPresiden UMNO,YB Dato Seri Dr Ahma...
23/08/2021

DIAM ZAHID DIAM BERISI, GERAK LANGKAH POLITIK PRESIDEN UMNO AMAT MEMATIKAN
By SIRC TEAM

Presiden UMNO,YB Dato Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi sebelum ini pada Perhimpunan Agung UMNO 2020 Mac lalu, dengan keras menyatakan pendirian mereka untuk menghentikan sebarang kerjasama dengan Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU), PKR dan DAP.

Buat seketika, laungan itu gah sekali kedengaran namun selepas beberapa lama, ia mula reda malah barangkali ada yang sudah melupakan ikrar tersebut.

Ternyata pemimpin Utama UMNO itu menyusun langkah di dalam senyap dan percaturannya ternyata berjaya.Diam Zahid bagai ubi, terbenam di tanah mengumpul isi.

Siapa sangka, pengumuman mengejut mereka untuk menarik semula sokongan terhadap BERSATU berhasil menyebabkan Muhyiddin hilang keabsahan sebagai Perdana Menteri.

Peletakan jawatan dua menteri kerajaan Persekutuan dan penyandang portfolio penting di beberapa agensi berkaitan kerajaan (GLC) menambah sengsara PN.

Dahulu, Hang Tuah dalam filem klasik arahan Phani Majumdar terbitan 1956 pernah mengeluarkan dialog, ‘jika bergerak biarlah di dalam gelap’.

Secara kasar dialog itu antara lain adalah peringatan Hang Tuah kepada rakan-rakanya, agar sentiasa berhati-hati mengatur langkah, bimbang kelak menjadi perhatian musuh.

Ringkas ayatnya, namun memberi pengertian cukup mendalam dan barangkali kata-kata berkenaan dapat merumuskan tindakan Zahid untuk menumbangkan kerajaan PN.

Kemas sekali percaturan itu kerana walaupun pada awalnya UMNO dilihat berpecah dua, dengan sebilangan kekal berdiri bersama presiden manakala selebihnya memilih untuk berpihak kepada Muhyiddin, mereka akhirnya tetap bersatu di bawah bumbung yang sama.

Ia dibuktikan apabila parti berkenaan dan komponen Barisan Nasional (BN) sebulat suara mencalonkan Datuk Seri Ismail Sabri sebagai Perdana Menteri Kesembilan, sedangkan jelas Ahli Parlimen Bera itu tergolong dalam kem Muhyiddin.

Kesilapan yang dilakukan Muhyiddin dan pas**annya adalah memandang rendah kemampuan Zahid.Walau pengalamannya mungkin tidak seluas Presiden BERSATU itu, tapi jangan dilupa survival Zahid cukup tinggi.

Bagi sesetengah orang, UMNO sudah karam tiga tahun lalu. Apabila parti itu tewas dalam Pilihan Raya Umum ke-14, ramai menyangka nyawa UMNO sudah sampai ke tenggorok.Telahan itu ternyata salah. UMNO masih bernyawa dan entah bagaimana, tampil lebih segar ketika ini.

Ketika beberapa pemimpinnya memegang status menteri dalam kerajaan Perikatan Nasional, UMNO parti yang paling keras mengkritik kerajaan PN.

Kerasnya kritik UMNO sampai parti pembangkang pun tenggelam. PKR, DAP dan Amanah hanya mampu baling kerikil dalam kolam PN tapi UMNO yang mengocaknya sehingga bah Dan yang memimpin UMNO sejak fasa pemulihannya selepas kalah sehingga menjadi parti yang paling ampuh suaranya kini ialah Zahid Hamidi.

Zahid bukan politikus popular. Dia kurang keterampilan sebagai pemimpin negara. Kefasihannya berbahasa Inggeris pernah diperlekeh orang. Dia diejek atas warisan leluhurnya dari Ponorogo. Zahid juga punya banyak pertuduhan di mahkamah.

Namun di bawah Zahid, UMNO tampil garang menjadi pembangkang. Sudah jadi sebahagian daripada kerajaan pun UMNO masih membangkang.Anda boleh ludah sebanyak mungkin ejekan kepada Presiden UMNO ini tetapi jika anda lazim berpolitik, anda tahu, dia bukan sebarangan musuh.

Zahid bercuti daripada tugas sebagai Presiden UMNO selama lebih enam bulan sejak Disember 2018 sehingga Jun 2019. Sepulangnya dia dari bercuti, ada perubahan dapat dilihat.Media sosialnya mula diisi hantaran-hantaran menarik. Kadang-kadang dia cuba jadi nakal seperti Najib Razak. Ada ketika lain dia membentangkan idea ekonomi dan politik yang segar. Ada kekuatan yang dikumpul sepanjang tempoh cutinya.

Usai PAU 2021, Zahid tampil dengan idea yang segar, tentang patriotisme ekonomi. Dalam hantarannya, dia membandingkan idea ini dengan peristiwa ikonik sebelum keberangkatan Tunku Abdul Rahman ke England untuk menuntut kemerdekaan dan strategi pemulihan ekonomi Franklin Roosevelt.

Patriotisme ekonomi memang sangat diperlukan dalam krisis yang kita hadapi kini namun tiada pemimpin yang dapat mengungkapkannya setepat ini.Ini sudah cukup menjadi contoh bahawa Zahid Hamidi tidak boleh dipandang rendah sewenangnya. Tidak perlu rakyat teramai faham intipati ideanya tetapi ia cukup untuk mendirikan karisma Zahid sebagai pemimpin.

Zahid Hamidi tidak perlukan syarahan strategi politik. Dia sudah telan banyak garam. Sejak era Ketua Pemuda UMNO sehingga menjadi Ketua Pembangkang UMNO pertama, dia ahli politik yang seasoned.

Apa yang Zahid perlu ialah karisma. Dalam zaman post-truth ini, anda perlu tampil dengan idea segar, hujahan ekonomi sosialistik dan retorik politik identiti untuk membentuk karisma politik.Zahid sudah hampir melengkapkannya. Ada beberapa kekangan tetapi apabila arena politik kita tiba kepada pertarungan menjadi ‘yang paling kurang syaitan’ (lesser evil) nanti, Zahid tahu mahu berdiri di petak mana.

Ini bukan karangan membodek Zahid Hamidi. Ini cuma amaran kepada musuh politiknya supaya tidak bersungguh memijak bayang bekas tahanan ISA ini. Zahid yang lemah adalah bayang-bayang semata.

Ketika anda bersungguh memijak bayang-bayangnya, Zahid sudah siap mengepal penumbuk. Berhati-hatilah...!!!!

https://topleaderlist.blogspot.com/2021/08/diam-zahid-diam-berisi-gerak-langkah.html

29/07/2021

Warisan lagu yg mengingatkan kita pada pengorbanan pejuang2 umno masa dulu dan apa yg terkandung dalam lirik lagu ini dah b*k terjadi pada masa kini iaitu pengkianatan dalam umno..mari kita semua sebagai bangsa melayu islam sama2 pertahankan pertahankan parti keramat ini demi berjuang untuk bangsa agama dan tanah air kita ..

Ni mesti ahli najis b*k mengidolakan pengkalan batu kan..Semua nak ditutupkan nyer..Ni jalan kan untuk kemudahan b*k pih...
04/11/2019

Ni mesti ahli najis b*k mengidolakan pengkalan batu kan..
Semua nak ditutupkan nyer..
Ni jalan kan untuk kemudahan b*k pihak.. Ape la bebal sgt diorang fikir ni..



Adoii.. Ni lagi satu lagi menteri yang perlu kan rawatan.. Gaji pekerja kerajaan Di bayar pakai duit DAP ke.Min malas na...
04/11/2019

Adoii.. Ni lagi satu lagi menteri yang perlu kan rawatan.. Gaji pekerja kerajaan Di bayar pakai duit DAP ke.

Min malas nak ulas panjang.. Korang komen la yer.. Pastu share kat kwn2 yg kerja kerajaan..




04/11/2019

Apa Kata Pengundi Tanjung Piai Terhadap Calon BN?

"Wee Jeck Seng bagus, saya s**a sama dia" kata pengundi Tanjung Piai. Seorang lagi berkata "Wee Jeck Seng saya nampak dia, Melayu ke..Cina ke.. India ke.. siapa sahaja..dia akan tolong" itu komen ikhlas seorang lagi pengundi. Ikuti video penuh ini...




Address

Ayer Keroh
Malacca City
75450

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when pejuang pejuang tegar umno the returns posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to pejuang pejuang tegar umno the returns:

Share