29/08/2022
WPNLA Demands to Indonesian Government on 4 Indigenous Papuans have been killed and mutilated By Indonesian Military in Timika-Papua
Press Release by the West Papua National Liberation Army Headquarters Management on August 29th 2022
4 Indigenous Papuans from Ndugama have been killed and mutilated By Indonesian Military then stuffed in sacks of rice and dumped in a river in Timika, Papua. The perpetrators of the murders were 6 members of the Indonesian Military and three Indonesian Immigrant Civilians. Perpetrators also stole IDR 250 millions.
Profile of the Perpetrators of Murder and Mutilation of Indigenous Papuans from the Nduga Tribe, Papua in Timika on August 22th 2022.
This is a crime against humanity by the Indonesian government through its security Forces, and it is very evil because after being killed, they were mutilated the victim's body and then stuff it in sacks and throw it in the river (Iwaka River) in Timikan Regency, Papua Province. This is a fact and concrete evidence of the Genocide against Indigenous Papuans by Indonesia.
The West Papua National Liberation Army Asks the Indonesian Government under the leadership of President Joko Widodo to immediately take responsibility and prosecute the perpetrators and punish them with the death penalty, because they deserve to be sentenced to death according to their evil actions. We ask the United Nations to give sanctions to the Indonesian government, because their crimes are very barbaric and Indonesia has no human values, they are evil against humanity.
If the Indonesian Government does not carry out the West Papua National Liberation Army (TPNPB) Demands for the Murder and Mutilation of Indigenous Papuans by the TNI in Timika on August 22, 2022, then the West Papua National Liberation Army Forces are ready to carry out Retaliation Operations, we are waiting for the Indonesian Government to try these 9 suspects in a Public and Open Court, and should be sentenced to death Penalty according to their crimes.
Thus the Press Release by Central Headquarters Management of the West Papua National Liberation Army (TPNPB-OPM) as of August 29th, 2022, and the Central Headquarters Management of TPNPB-OPM is responsible for this press release.
Forwarding to all parties by the Spokesperson of WPNLA Sebby Sambom, and thank you for your attention and good cooperation.
Notes About the Chronological Report please follow the attached file in the PDF file, which we send along with this Release.
In Indonesian
Tuntutan WPNLA kepada Pemerintah Indonesia atas 4 Orang Asli Papua Dibunuh dan Dimutilasi Oleh Militer Indonesia di Timika-Papua
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pada 29 Agustus 2022
4 Orang Asli Papua dari Ndugama telah dibunuh dan dimutilasi oleh Militer Indonesia kemudian dimasukkan ke dalam karung beras dan dibuang di sungai di Timika, Papua. Pelaku pembunuhan adalah 6 anggota TNI dan tiga Warga Sipil Imigran Indonesia. Pelaku juga mencuri Rp 250 juta.
Profile Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Orang Asli Papua yang berasal dari Suku Nduga, Papua di Timika pada tanggal 22 Agustus 2022.
Ini adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan oleh Pemerintah Indonesia melalui Aparat Keamanannya, dan ini sangat jahat karena setelah dibunuh, mereka mutilasi jazat korban dan kemudian isi di karung dan buang di Sungai. Ini adalah Fakta dn bukti nyata Genocide terhadap orang Asli Papua oleh Pemerintah Indonesia.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Minta Pemerintah Indonesia dibawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera bertanggungjawab dan Adili Pelaku dan menghukum mereka dengan Hukuman Mati, karena mereka layak dihukum mati sesuai perbuatan mereka, Kami juga mendesak PBB dan masyarakat Internasional untuk tidak tinggal diam atas kejahatan Pemerintah Indonesia melalui Pasukan Keamanannya.
Kami minta PBB harus memberikan sangksi Kepada Pemerintah Indonesia, karena kejahatan mereka sangat biadab dan Indonesia tidak mempunyai nilai kemanusiaan, mereka jahat terhadap kemanusiaan di Papua.
Jika Pemerintah Indonesia tidak melaksanakan Tuntutan TPNPB atas Pembunuhan dan Mutilasi terhadap Orang Asli Papua oleh TNI di Timik tanggal 22 Agustus 2022, maka Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat siap laksanakan Operasi Pembalasan, kami tunggu Pemerintah Indonesia adili 9 Tersangka ini di Pengadilan Umum dan Terbuka, dan harus dijatuhi hukman mati sesuai kejahatan mereka.
Catatan Tentang Laporan Kronologis silakan ikuti file lampiran pada PDF file, yang kami kirim bersamaan dengan Release ini.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM per 29 Agustus 2022, dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM Bertanggungjawab atas siaran Pers ini.
Ditreuskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas Perhatian dan Kerja sama yang baik.WPNLA Demands to Indonesian Government on 4 Indigenous Papuans have been killed and mutilated By Indonesian Military in Timika-Papua
Press Release by the West Papua National Liberation Army Headquarters Management on August 29th 2022
4 Indigenous Papuans from Ndugama have been killed and mutilated By Indonesian Military then stuffed in sacks of rice and dumped in a river in Timika, Papua. The perpetrators of the murders were 6 members of the Indonesian Military and three Indonesian Immigrant Civilians. Perpetrators also stole IDR 250 millions.
Profile of the Perpetrators of Murder and Mutilation of Indigenous Papuans from the Nduga Tribe, Papua in Timika on August 22th 2022.
This is a crime against humanity by the Indonesian government through its security Forces, and it is very evil because after being killed, they were mutilated the victim's body and then stuff it in sacks and throw it in the river (Iwaka River) in Timikan Regency, Papua Province. This is a fact and concrete evidence of the Genocide against Indigenous Papuans by Indonesia.
The West Papua National Liberation Army Asks the Indonesian Government under the leadership of President Joko Widodo to immediately take responsibility and prosecute the perpetrators and punish them with the death penalty, because they deserve to be sentenced to death according to their evil actions. We ask the United Nations to give sanctions to the Indonesian government, because their crimes are very barbaric and Indonesia has no human values, they are evil against humanity.
If the Indonesian Government does not carry out the West Papua National Liberation Army (TPNPB) Demands for the Murder and Mutilation of Indigenous Papuans by the TNI in Timika on August 22, 2022, then the West Papua National Liberation Army Forces are ready to carry out Retaliation Operations, we are waiting for the Indonesian Government to try these 9 suspects in a Public and Open Court, and should be sentenced to death Penalty according to their crimes.
Thus the Press Release by Central Headquarters Management of the West Papua National Liberation Army (TPNPB-OPM) as of August 29th, 2022, and the Central Headquarters Management of TPNPB-OPM is responsible for this press release.
Forwarding to all parties by the Spokesperson of WPNLA Sebby Sambom, and thank you for your attention and good cooperation.
Notes About the Chronological Report please follow the attached file in the PDF file, which we send along with this Release.
In Indonesian
Tuntutan WPNLA kepada Pemerintah Indonesia atas 4 Orang Asli Papua Dibunuh dan Dimutilasi Oleh Militer Indonesia di Timika-Papua
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pada 29 Agustus 2022
4 Orang Asli Papua dari Ndugama telah dibunuh dan dimutilasi oleh Militer Indonesia kemudian dimasukkan ke dalam karung beras dan dibuang di sungai di Timika, Papua. Pelaku pembunuhan adalah 6 anggota TNI dan tiga Warga Sipil Imigran Indonesia. Pelaku juga mencuri Rp 250 juta.
Profile Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Orang Asli Papua yang berasal dari Suku Nduga, Papua di Timika pada tanggal 22 Agustus 2022.
Ini adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan oleh Pemerintah Indonesia melalui Aparat Keamanannya, dan ini sangat jahat karena setelah dibunuh, mereka mutilasi jazat korban dan kemudian isi di karung dan buang di Sungai. Ini adalah Fakta dn bukti nyata Genocide terhadap orang Asli Papua oleh Pemerintah Indonesia.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Minta Pemerintah Indonesia dibawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera bertanggungjawab dan Adili Pelaku dan menghukum mereka dengan Hukuman Mati, karena mereka layak dihukum mati sesuai perbuatan mereka, Kami juga mendesak PBB dan masyarakat Internasional untuk tidak tinggal diam atas kejahatan Pemerintah Indonesia melalui Pasukan Keamanannya.
Kami minta PBB harus memberikan sangksi Kepada Pemerintah Indonesia, karena kejahatan mereka sangat biadab dan Indonesia tidak mempunyai nilai kemanusiaan, mereka jahat terhadap kemanusiaan di Papua.
Jika Pemerintah Indonesia tidak melaksanakan Tuntutan TPNPB atas Pembunuhan dan Mutilasi terhadap Orang Asli Papua oleh TNI di Timik tanggal 22 Agustus 2022, maka Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat siap laksanakan Operasi Pembalasan, kami tunggu Pemerintah Indonesia adili 9 Tersangka ini di Pengadilan Umum dan Terbuka, dan harus dijatuhi hukman mati sesuai kejahatan mereka.
Catatan Tentang Laporan Kronologis silakan ikuti file lampiran pada PDF file, yang kami kirim bersamaan dengan Release ini.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM per 29 Agustus 2022, dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM Bertanggungjawab atas siaran Pers ini.
Ditreuskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas Perhatian dan Kerja sama yang baik.
------------------------------------------------------------------------