Media OPM - TPNPB Komando Daerah Pertahanan ###I Noukai Deiyai

  • Casa
  • Italia
  • Padua
  • Media OPM - TPNPB Komando Daerah Pertahanan ###I Noukai Deiyai

Media OPM - TPNPB Komando Daerah Pertahanan ###I Noukai Deiyai Media Resmi Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - TPNPB Komando Daerah Pertahanan # # Noukai Deiyai - Organisasi Papua Merdeka.

05/07/2023

https://www.facebook.com/100088822418175/posts/227942513509828/?mibextid=nEUmjHFby0ai4Yv

The TPNPB News - Per 04 Juni 2023

Shared By: Sebby Sambom (Jubir KOMNAS TPNPB-OPM)

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Per 04 Juli 2023
Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (KOMNAS TPNPB-OPM) telah terima laporan Resmi dari Pangkodap ###I Noukai Deiyai dan dalam laporannya Ia mengatakan bahwa Pasukan TPNPB Komando Daerah Pertahanan Noukai Deiyai telah menggelar Upacara Hari proklamasi kemerdekaan Papua barat 1971 Deiyai 2023.

Komando daerah pertahanan (KODAP)###I Noukai Deiyai, telah menggelar upacara pengibaran bendera bintang Kejora pada hari Proklamasi kemerdekaan bangsa Papua Barat yang ke-52 tahun pada 1 Juli 1971-1 Juli 2023 di markas Kodap ###I Noukai Deiyai.

Hal itu disampaikan oleh Panglima Komando Daerah Pertahanan (Pangkodap) Brigadir Jenderal (Brigjen) Jhon Badii, kepada media TPNPB markas ###INoukai Deiyai, Sabtu (1/7/2023).

Badii mengatakan bahwa, upacara peringatan hari embrio 1 Juli 1971 di Markas Noukai Deiyai sebagai bentuk peringati momentum sejarah berdirinya TPNPB di Markas Victoria dan mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan menuju perlawanan akan kemerdekaan bangsa West Papua secara murni.

“Jadi pada tanggal 1 Juli 1971 sebagai hari proklamasi kemerdekaan Negara Republik Papua Barat yang diakui oleh seluruh komponen rakyat Papua bahkan dunia nasional dan Internasional, maka harus menjaga dan merawat kembali persatuan dalam perlawanan untuk menjemput kemerdekaan bangsa Papua,” katanya.

Lanjut Aris E. Mote Staf Kodap ###I Noukai Deiyai mengatakan, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dan Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dalam pernyataan sikap menolak tegas semua program pembangunan investasi ilegal di tanah Papua karena hal itu sangat mengakibatkan kemunduran perjuangan bangsa Papua, maka kami hadir sebagai bentuk perlawanan sayap militer di tanah Papua.”

“Disela kegiatan berlangsung adapun penyerahan draf SK batalion baru. Merupakan batalion 6 dan 7 dan sekaligus penetapan tapal batas wilayah operasi batalion 7 telah berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

“Kami yang sudah gabung di TPNPB Noukai Deiyai siap melawan penjajah kolonial di tanah West Papua sebagai misi perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. Dengan hal ini kegiatan pengibaran bintang kejora di Markas pusat Noukai Deiyai telah berlangsung dengan meriah, aman dan lancar. Salam pembebasan bangsa Papua Barat,” ungkapnya

Demikian Siaran Pers ini resmi dikeluarkan dari Pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dibawah Pimpinan Mayor Jenderal Terryanus Satto.

Penanggung jawab Panglima Komando Daerah Pertahanan Kodap ###I Noukai Deiyai

( Brigjend, Jhon Badii )

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan Terima kasih atas kerja sama yang baik.

TPNPB-OPM Kodap ###I Noukai Deiyai Memperingati HUT Proklamasi Negara Republik Papua Barat yang Ke-52 TahunTPNPB  - Koma...
03/07/2023

TPNPB-OPM Kodap ###I Noukai Deiyai Memperingati HUT Proklamasi Negara Republik Papua Barat yang Ke-52 Tahun

TPNPB - Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka, Markas Komando Daerah Pertahanan ###Itelah menyelenggarakan upacara pengibaran bendera Bintang Fadjar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Papua yang Ke-52 Tahun. Upacara ini dipimpin oleh Panglima Kodap dan telah berlangsung dengan meriah, aman dan lancar di Markas Komando Daerah Pertahanan ###I Noukai Deiyai pada 1 Juli 2023

Dalam sambutannya Panglima Kodap ###I Noukai Deiyai menegaskan bahwa Keberadaan NKRI di Wilayah West Papua adalah Negara Ilegal dan Ia meminta Intervensi Internasional untuk penyelesaian status hukum dan politik wilayah West Papua.

Upacara tersebut telah berlangsung dengan aman dan lancar dan dihadiri oleh seluruh manajemen Kodap ###I Noukai Deiyai dan simpatisan bangsa Papua.

Demikian siaran pers manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB Per 02 Juni 2023, dan manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB bertanggungjawab atas siaran pers ini.

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir Komnas TPNPB-OPM Sebby Sambom.
Terima kasih atas dukungan serta kerja sama yang Baik dari semua pihak.

Berita Duka NasionalKomnas tpnpb OPM kodap 31 Noukai Deiyai satu pasukan meninggal dunia atas nama:Nama  :Agusten Abuya ...
13/06/2023

Berita Duka Nasional
Komnas tpnpb OPM kodap 31 Noukai Deiyai satu pasukan meninggal dunia atas nama:
Nama :Agusten Abuya
Jabatan :komandan operasi batalion 2
Jenis kelamin: laki-laki
Pasukan aktif
Kronologisnya
Komandan Agusten Abuya pergi ke waghete untuk mau beli rokok pas tiba di depan kios lalu Agusten Abuya tanya harga rokok begini pas detik itu ada tiga orang Intel Indonesia tiba di depan komandan Agusten Abuya depan kios lalu Intel tiga tanya bikin apa disini Agusten bilang saya mau beli rokok disini begini Intel tiga bilang tidak kamu mau curi barang lalu Intel tiga pukul komandan Agusten Abuya.terus Agusten dapat pukul dari Intel tiga dan pulang ke rumah jatuh sakit selama satu bulan satu Minggu dan meninggal dunia pada tanggal 6 Juni 2023.
Selama ini komandan Agusten Abuya sebagai komandan operasi batalion 2 pasukan aktif dan komandan Agusten Abuya selamat pergi kepada Allah bapa di surga dan laporkan kepada mereka bahwa Papua masih dalam derita maka komandan Agusten Abuya kami dari kodap 31 Noukai Deiyai baik dari panglima sampai prajuritnya selamat pergi komandan Agusten Abuya.
Dengan demikian berita duka atas meninggalnya komandan Agusten Abuya.

14 Juni 2023

Panglima kepala staf
31 Noukai Deiyai

Jhon badi Aris.E. Mote

The TPNPB News-Per 10 Maret 2023Kami Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) I...
10/03/2023

The TPNPB News-Per 10 Maret 2023

Kami Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama/Darakma merilis video tentang kondisi pilot asal Selandia Baru dan memberikan Pernyataan Sikap Resmi.

Bahwa kondisi kesehatan pilot Mrthenz dalam kondisi kesehatan baik dan Kami akan terus menjaga agar kondisi kesehatannya terus baik-baik. Oleh karena itu, tidak benar bila TNI/Polri dan media-media abal-abalan mberitakan yang tidak benar terkait keadaan pilot asal Selandia Baru ini.

Yang berikut Kami TPNPB Kodap III Ndugama/Darakma memberikan pernyataan resmi ulang sesuai pernyataan kami saat kami menahan Pilot Mrthenz yaitu HARGA TAWAR PEMBEBASAN PILOT MRTHENZ INI ADALAH KEMERDEKAAN PAPUA BARAT. Dan tidak benar jika TNI/Polri mengatakan TPNPB Kodap III Ndugama/Darakma meminta uang dll.

Tambahannya adalah negara-negara luar seperti Selandia Baru, Australi dll stop kerjasama dengan Indonesia untuk pelatihan militer dan pengirim Alusista perang, penahanan pilot ini adalah bagian dari peringatan keras kami (TPNPB Kodap III Ndugama/Derakma).

Penanggungjawab Kodap III Ndugama/Darakma:

Brigjend Egianus Kogeya
(Pangkodap III Ndugama/Darakma)

Mayor Pemne Kogeya
(KaOps Kodap III Ndugama/Darakma)

Mengetahui Panglima Tinggi Komnas TPNPB-OPM:

Jendral Goliath Naaman Tabuni
(Pangti Komnas TPNPB-OPM

Demikian Siaran Pers Manajemen Markaas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM Per 10 Maret 2023, dan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OM bertanggungjawab atas siaran Pers ini.

Diteruskan kepada semuaa pihak Oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

The TPNPB News-Per 20 February 2023TPNPB Dibawah Komando Numbuk Telenggen Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota Intel...
27/02/2023

The TPNPB News-Per 20 February 2023

TPNPB Dibawah Komando Numbuk Telenggen Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota Intel di Ilaga Papua Pada 18 February 2023.

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Per 18 Januari 2023
Pengendali Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Melalui Juru bicara Sebby Sambom, telah terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB di Daerah Pertahanan Kodap Ilaga, yang mana telah dilaporkan oleh KOMANDAN Operasi Kodap Ilaga yaitu Numbuk Telenggen. Melaporkan bahwa, pada hari Sabtu, 18 Februari 2022, terjadi baku tembak antara Teloris TNI/polri dan kami TPNPB OPM dari sejak jam 13.00 siang sampai dengan berhenti jam 7.00 malam.

Kami lakukan aksi baku tembak dengan TNII-POLRI Kolonial Indonesia itu Ada 2 lokasi kejadian, 2 tempat yang berbeda yaitu:
1. Distrik Ilaga ibu kota Kabupaten Puncak, dan
2. Distrik Gome Kabupaten Puncak.

Kejadian baku tembak itu, melalui Komandan Operasi Numbuk Telenggen melaporkan bahwa, telah melakukan aksi serangan terhadap musuh Teroris yaitu Militer TNI-POLRI kolonial Indonesia 2023, kami pasukan KOMNAS TPNPB. Kami berhasil menewaskan seorang anggota TNI berpangkat KOPASGAT yang bernama, PERAKA PERMANSA menewaskan di bandara Udara Ilaga. Selain itu kami bakar rumah warga pendatang, sekaligus pemilik warga kami tembak dalam keadaan luka para.

Selain itu dalam rangkaian serangan tersebut TNI/polri menyerang dengan membabi buta menggunakan mobil anti peluru tembak ke arah TPNPB OPM dengan semprot peluru dan "Bom jenis Bazoka", namun bersyukur pihak TPNPB OPM mau pun rakyat sipil tidak ada yang kena.

Sementara korban di pihak TNI/Polri di ketahui bahwa, 1 Anggota TNI-POLRI kena tertembak dan satu warga pendatang sebagai mata-mata TNI-POLRI, kami berhasil membakar rumah tersebut, sekaligus kami tembak warga yang pemilik rumah sebagai mata-mata itu.

TNI/polri menggunakan Bom Bazoka hal ini merupakan tidak seimbang dalam penggunaan peralatan perang jadi dunia mohon pantau situasi ini dan kami mohon dukungan doa dari rakyat Papua dan dunia. Tuhan melindungi kita semua.

Untuk itu kami ingatkan bahwa, Ilaga merupakan wilayah Perang yang telah ditentukan oleh KOMNAS TPNPB-OPM, oleh karena itu sekali lagi kami sampaikan kepada orang Immigrants Indonesia segera tinggalkan atau kosongkan wilayah Perang.

Penanggung Jawab Perang Pembebasan Nasional Papua Barat oleh TPNPB di Ilaga adalah Panglima KODAP ILaga, Penny Murib, dan Penanggungjawab Teringgi Panglima Tinggi TPNPB Gen Goliath Naaman Tabuni dan Komandan Operasi Umum TPNPB Mayjend Lekagak Telengen.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markaas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM Per 20 February 2023, dan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OM bertanggungjawab atas siaran Pers ini.

Diteruskan kepada semuaa pihak Oleh Junir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

The TPNPB News-Per 14 Januari  2023Pesawat Milik TNI Ditembak Pasukan TPNPB-OPM Kodap ###V Bintang Timur, P**a Air Bersi...
15/01/2023

The TPNPB News-Per 14 Januari 2023

Pesawat Milik TNI Ditembak Pasukan TPNPB-OPM Kodap ###V Bintang Timur, P**a Air Bersi Diputus Dan TPNPB-OPM Kodap IV Sorang Maybrat Baku Tembak Dengan TNI

Siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM Per 14 Januari 2023

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM telah Terima laporan perang secara resmi dari TPNPB-OPM di dua wilayah, yaitu Kodap IV Sorang Raya Maybrat dan Kodap ###V Bintang Timur, dan dimana dalam laporan nya Pimpinan TPNPB-OPM melaporkan bahwa, Pasukan TPNPB-OPM di sorang serang, patroli dan baku tembak telah terjadi. Kejadian ini tanggal 11 Januari 2023, sedangkan Pimpinan TPNPB Kodap ###V melapor bahwa mereka telah lakukan aksi putus p**a air bersih yang mengalir ke kota Oksibil pada tanggal 12 Januari 2023, dan aksi serangan terbaru telah tembak Pesawat TNI pada tanggal 14 Januari 2023.

Untuk lebih jelasnya silakan ikuti laporan TPNPB-OPM Kodap ###V Bintang Timur dan Koda IV Sorang Maybrat dibawah ini.

Laporan Pertama perang TPNPB-OPM ###V Bintang Timur,

selamat siang komdan, kami dari kodap ###v Bntang Timur melaporkan bahwa pada hari ini kamis tanggal 12 Januari 2023 kami telah berhasil membongkar dan putuskan p**a air bersih yang mengalirkan ke wilayah Ibu Kota, kabupaten Pegunungan Bintang untuk menggunakan air minum.

P**a air bersih ini kami telah berhasil membongkar. aksi ini kami telah lakukan pukul 14:00 waktu Papua, lokasi Kabupaten Pegunungan Bintang
Distrik oksibil
Kampung Mabilabol.

hormat laporan selesai

silakan ikuti photo dan video yang kami lampirkan.

Dan aksi selanjutnya, pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2023 Pasukan TPNPB-OPM Kodap ###V Bintang Timur telah tembak pesawat milik TNI di Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Silakan ikuti laporan TPNPB-OPM Kodap ###V Bintang Timur tentang penembakan pesawat milik TNI di bawah ini.

TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT (TPNPB)

ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM)
PANGLIMA KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35⭐ BINTANG TIMUR.

ATAS NAMA: BRIGADIR JENDERAL ANANIAS ATI MIMIN.

WAKIL PANGLIMA KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR
ATAS NAMA: KOLONEL DAUS DUMKY MIMIN.

KOMANDAN OPRASI KODAP 35 BINTANG TIMUR.
ATAS NAMA: Mayor YOSPEN MIMIN.

PENERANGAN KODAP 35 BINTANG TIMUR.
ATAS NAMA: OSKAR KASIPMABIN.

KOMANADAN BATALION 3 MEME PASUKAN SALJU
ATAS NAMA : LETKOL ELLY KASIPKA.

WAKIL KOMANDAN BATALION 3 MEME PASUKAN SALJU.
ATAS NAMA :KAPTEN B.LEPKI.

KOMANDAN OPRASI BATALION 3 MEME PASUKAN SALJU .
ATAS NAMA: LATINUS MIMIN.

Hari Sabtu tgl 14 Januari 2023.

Waktu, pukul 11:52. Siang
Kembali tembak pesawat TNI di pegunungan bintang, Papua. Lokasi penembakan di
KAMPUNG YAPIMAKAOT DI DISTRIK SERAMBAKON KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG.PAPUA.

Dan kami akan perang bertahan di pegunungan bintang Papua.

Saya panglima KODAP 35 BINTANG TIMUR Atas nama : BRIGADIR JENDERAL ANANIAS ATI MIMIN.

DAN WAKIL PANGLIMA KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR.

Bersama KOMANDAN OPRASI KODAP 35 BINTANG TIMUR. Mayor YOSPEN MIMIN
DAN JUGA KOMANDAN OPRASI BATALION 3 MEME PASUKAN SALJU.
ATAS NAMA :LATINUS MIMIN.

SIAP PERANG SAMPAI PAPUA MERDEKA.
DAN KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR. TDK AKAN MUNDUR.
DAN STOP BIKIN TIM UNTUK PENDEKATAN KE KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR.

KAMI TIDAK AKAN PERNAH MUNDUR DAN TDK AKAN MENYERA.
KAMI MINTA TENTARA KOLONIAL YAITU :
TNI/POLRI STOP TANGKAP WARGA SIPIL SEMBARANG KALO KALIAN TENTARA TERLATI MARI KEJAR KAMI TPNPB DI HUTAN PEGUNUNGAN BINTANG INI.

DAN KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR.
PERANG DI OKSIBIL KOTA ,WILAYAH PEGUNUNGAN BINTANG, PAPUA.
SAMPAI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG AKAN KAMI KEMBALIKAN DI JAKARTA.

DAN SELAGI KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR MASIH ADA OKSIBIL TDK AKAN
ADA AKTIVITAS DI KOTA OKSIBIL.

SEPERTI KANTOR-KANTOR, SEKOLAH, TOKOH-TOKOH SEMUA KAMI AKAN LUMPUKAN.
DAN WARGA IMIGRAN YG MENCURI KEKAYAAN KAMI DIOKSIBIL PAPUA, SEGERA HENTIKAN DAN SEGERA ANGKAT KAKI DARI TANAH KAMI,TANAH PAPUA.

DAN KAMI MENGINGATKAN KEPADA WARGA imigran YANG TINGGAL DI OKSIBIL KOTA.
SEGERA KOSONGKAN
KARENA KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR
AKAN BAKU TEMBAK DGN TNI/POLRI.

JIKA MASIH MELAWAN MAKA KAMI AKAN EKSEKUSI MATI.

DAN KAMI TPNPB KODAP 35 BINTANG TIMUR
INGATKAN KEPADA ORANG ASLI PAPUA YANG MENJADI INTEL KOLONIAL INDONESIA
KAMI SIAP TEMBAK MATI.

KAMI MINTA ORANG ASLI PAPUA YG DI KOTA OKSIBIL STOP MENJADI BANPOL.
JIKA ANDA MASIH MELAWAN MAKA KAMI PUN AKAN MELAWAN
DAN INGAT INI TANAH KAMI.
INI WILAYAH KAMI.
JADI ANDA SOMBONG TETAPI KAMI TPNPB TETAP AKAN TEMBAK ANDA .

DEMIKIAN TUHAN ALLAH BANGSA WEST PAPUA MEMBERKATI KITA SEMUA.

Photo dan video boleh ikuti yang kami kirimkan persamaan siaran pers ini.

Laporan Perang Kedua, TPNPB OPM Kodap IV Sorang Raya, Maybrat.

Manajemen Markas pusat Komnas TPNPB OPM juga telah Terima laporan dari TPNPB-OPM Kodap IV Sorong raya.

Silakan ikuti laporannya dibawah ini.

Selamat siang tuan laporan hari ini Rabu tgl 11 Januari 2023 kami masuk tembak TNI di pos Koramil di jantung ibu kota kabupaten Maybrat sekitar pukul 05:30 pagi Waktu Papua, dan setelah itu mereka keluar lewat mata jalan kampung Tafat ibu kota kabupaten Maybrat, tetapi pasukan kami hadang dan tembak mereka dengan mobil dalmas atau bikap 1 buah setelah itu mereka Tidaj ada balasan yang ada hanya mereka mundur, sedangkan korban kami belum ketahui dan yg berikut kami tetap ada pada posisi,

Yang lebih lengkap akan menyusul
Sekian laporan kami TPNPB kodap 04 Sorong raya

Demikian siaran pers manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM per 14 Januari 2023, dan manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM bertanggung jawab atas siaran pers ini.

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir Komnas TPNPB OPM Sebby sambom, dan Terima kasih atas kerja sama yang baik.

25/11/2022

The TPNPB News-Per - 25 November 2022

Himbauan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM ditujukan kepada seluruh Pimpinan 34 Kodap di Tanah Air West Papua. Melalui Hari Manifesto Politik 01 Desember 2022 Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan 3 resolusi yaitu silahkan ikuti di video berikut ini!

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM Per 25 November 2022, dan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dibawah Pimpinan Mayjen Terryanus Satto bertanggungjawab atas siaran Pers ini.

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas perhatian serta kerja sama yang baik.The TPNPB News-Per - 25 November 2022

Gerakan militer membela kebenaran sesuai dengan pondasi leluhur mencatat kedalam dokumen konstitusi bagian V pertahanan ...
11/10/2022

Gerakan militer membela kebenaran sesuai dengan pondasi leluhur mencatat kedalam dokumen konstitusi bagian V pertahanan dan keamanan 1961-1971 bahwa kami gerakan militer pembela kebenaran Komnas TPNPB OPM komando daerah pertahan 31 noukai Deiyai berkata kepada publik dan khusus Deiyai bahwa:
1.kami komnas TPNPB OPM 31 noukai Deiyai tetap ada di garis perlawanan terhadap penjajah kolonial TNI-Polri Indonesia.
2.kami Komnas TPNPB OPM 31 noukai Deiyai bukan cari makan minum tapi kami militer pembela kebenaran mengusir penjajah kolonial Indonesia di atas tanah Papua.
3.kami Komnas TPNPB OPM 31 noukai Deiyai tidak ada kata mundur tidak ada kata cari makan minum tetapi kami TPNPB OPM 31 noukai Deiyai tetap pada mengusir penjajah kolonial TNI-Polri Indonesia.
4.kami komnas TPNPB OPM 31 noukai Deiyai anti dengan kami TPNPB OPM 31 noukai Deiyai TNI polri Indonesia dan seluruh pembangunan melalui bagai jalurnya yang sedang tawar oleh kolonial Indonesia.

Maka itu kami Komnas TPNPB OPM tetap pada garis komando perlawanan militer untuk mengusir penjajah kolonial TNI-Polri Indonesia sampai Papua merdeka.

4 Intelejen Indonesia Ditembak Mati Oleh Pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya Saat Kerja Projek Jalan Trans PapuaSiaran Pe...
29/09/2022

4 Intelejen Indonesia Ditembak Mati Oleh Pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya Saat Kerja Projek Jalan Trans Papua
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Per 29 September 2022
Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka telah terima laporan Resmi dari Komandan Operasi TPNPB KODP IV Sorong Raya-Maybrat Mayor Arnoldus Yancen Kocu, dan dalam laporannya mereka mengatakan bahwa Pasukan TPNPB Komando Daerah Pertahan IV Sorong Raya, Maybrat berhasil Tembak mati 4 orang Intelejen Indonesia yang menyamar sebagai pelaksana Projek Jalan Trans Papua, dan dua orang lainnya mengalami luka potong.
Hal ini telah dilaporkan langsung oleh Komandan Operasi TPNPB KODAP IV Sorong Raya Mayor Arnoldus Yancen Kocu telp selulernya, dan juga telah mengirim Audio Voice. Jadi kami rekomendasik kepada semua pihak boleh ikuti Audio Voice yang kami lampirkan dalam Siaran Pers ini.
Komandan Operasi TPNPB KODAP IV Sorong Raya mengatakan bahwa 4 Orang Intelejen TNI/Polri yang menyamar sebagai pekerja Projek Jalan Trans Papua, mayat merek masih ada dan dijaga oleh Pasukan TPNPB. Dan dalam hal ini Kocu menambahkan bahwa jika mau evakuasi Mayat Korban, jangan TNI/Polri yang datang, tapi lebih bagus Tim Palang Merah Internasional yang dating evakuasi. Mengapa? Karena ini Perenag Pembebasan Nasional Papua Barat, maka jika TNI/Polri yang datang evakuasi, maka kami siap tunggu untuk lawan.
Lebih lengkapnya bisa ikuti Audio Voive yang kami kirim persamaan dengan Release ini, dan siran Pers ini resmi dikeluarkan dari Pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dibawah Pimpinan Mayor Jenderal Terryanus Satto.
Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan Terima kasih atas kerja sama yang baik. Tuhan leluhur bangsa-bangsa di dunia memberkati kita semua. Waa.
In English
4 Indonesian Intelligences Shot Dead By TPNPB Troops In Sorong Raya-Papua While Working on the Trans Papau Road Project
Press Release by Sentral Headquarters Management of the National Command of West Papua National Liberation Army As of September 29, 2022
The Central Headquarters Management of the National Command Center of the West Papua National Liberation Army-Free Papua Organization has received an official report from the Operations Commander of Sorong Defense Regional Command IV of PWNLA Major Arnoldus Yancen Kocu, and in their report they said that the TPNPB Troops succeeded in shoot dead 4 Indonesian intelligence officers disguised as implementers of the Trans Papua Road Project, and two other people suffered cuts.
This has been reported directly by the TPNPB Operations Commander KODAP IV Sorong Raya Major Arnoldus Yancen Kocu on his cell phone, and has also sent Audio Voice. So we recommend that all parties follow the Audio Voice that we attach to this Press Release.
TPNPB Operations Commander of Sorog Regional Defense Command IV said that 4 TNI/Polri Intelligence Personnel disguised as Trans Papua Road Project workers, their bodies were still there and guarded by TPNPB Troops. And in this case, Kocu added that if you want to evacuate the victim's body, don't let theIndonesian Military and Police to come, but it is better for the International Red Cross Team to come here to evacuate. Why? Because this is the National Liberation War for West Papua, if the TNI/Polri evacuates, then we are ready to wait for the opponent.
For more details, you can follow the Audio Voive that we sent with the equation with this Release, and this press release was officially issued from the Management Control of the National Command of WPNLA Headquarters under the leadership of Major General Terryanus Satto.
Forwarded to all parties by the Spokesperson for WPNLA of OPM Sebby Sambom, and thank you for the good cooperation. God of the ancestors of the nations of the world bless us all. Wow.

https://youtu.be/Rb4IZk1wF58
30/08/2022

https://youtu.be/Rb4IZk1wF58

Tuntutan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) kepada Pemerintah Indonesia atas Terbunuhnya 4 Orang Asli Papua dan Dimutilasi Oleh Militer Indonesi...

WPNLA  Demands to Indonesian Government on 4 Indigenous Papuans have been killed and mutilated By Indonesian Military in...
29/08/2022

WPNLA Demands to Indonesian Government on 4 Indigenous Papuans have been killed and mutilated By Indonesian Military in Timika-Papua
Press Release by the West Papua National Liberation Army Headquarters Management on August 29th 2022
4 Indigenous Papuans from Ndugama have been killed and mutilated By Indonesian Military then stuffed in sacks of rice and dumped in a river in Timika, Papua. The perpetrators of the murders were 6 members of the Indonesian Military and three Indonesian Immigrant Civilians. Perpetrators also stole IDR 250 millions.
Profile of the Perpetrators of Murder and Mutilation of Indigenous Papuans from the Nduga Tribe, Papua in Timika on August 22th 2022.
This is a crime against humanity by the Indonesian government through its security Forces, and it is very evil because after being killed, they were mutilated the victim's body and then stuff it in sacks and throw it in the river (Iwaka River) in Timikan Regency, Papua Province. This is a fact and concrete evidence of the Genocide against Indigenous Papuans by Indonesia.
The West Papua National Liberation Army Asks the Indonesian Government under the leadership of President Joko Widodo to immediately take responsibility and prosecute the perpetrators and punish them with the death penalty, because they deserve to be sentenced to death according to their evil actions. We ask the United Nations to give sanctions to the Indonesian government, because their crimes are very barbaric and Indonesia has no human values, they are evil against humanity.
If the Indonesian Government does not carry out the West Papua National Liberation Army (TPNPB) Demands for the Murder and Mutilation of Indigenous Papuans by the TNI in Timika on August 22, 2022, then the West Papua National Liberation Army Forces are ready to carry out Retaliation Operations, we are waiting for the Indonesian Government to try these 9 suspects in a Public and Open Court, and should be sentenced to death Penalty according to their crimes.
Thus the Press Release by Central Headquarters Management of the West Papua National Liberation Army (TPNPB-OPM) as of August 29th, 2022, and the Central Headquarters Management of TPNPB-OPM is responsible for this press release.
Forwarding to all parties by the Spokesperson of WPNLA Sebby Sambom, and thank you for your attention and good cooperation.
Notes About the Chronological Report please follow the attached file in the PDF file, which we send along with this Release.

In Indonesian
Tuntutan WPNLA kepada Pemerintah Indonesia atas 4 Orang Asli Papua Dibunuh dan Dimutilasi Oleh Militer Indonesia di Timika-Papua
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pada 29 Agustus 2022
4 Orang Asli Papua dari Ndugama telah dibunuh dan dimutilasi oleh Militer Indonesia kemudian dimasukkan ke dalam karung beras dan dibuang di sungai di Timika, Papua. Pelaku pembunuhan adalah 6 anggota TNI dan tiga Warga Sipil Imigran Indonesia. Pelaku juga mencuri Rp 250 juta.
Profile Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Orang Asli Papua yang berasal dari Suku Nduga, Papua di Timika pada tanggal 22 Agustus 2022.
Ini adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan oleh Pemerintah Indonesia melalui Aparat Keamanannya, dan ini sangat jahat karena setelah dibunuh, mereka mutilasi jazat korban dan kemudian isi di karung dan buang di Sungai. Ini adalah Fakta dn bukti nyata Genocide terhadap orang Asli Papua oleh Pemerintah Indonesia.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Minta Pemerintah Indonesia dibawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera bertanggungjawab dan Adili Pelaku dan menghukum mereka dengan Hukuman Mati, karena mereka layak dihukum mati sesuai perbuatan mereka, Kami juga mendesak PBB dan masyarakat Internasional untuk tidak tinggal diam atas kejahatan Pemerintah Indonesia melalui Pasukan Keamanannya.
Kami minta PBB harus memberikan sangksi Kepada Pemerintah Indonesia, karena kejahatan mereka sangat biadab dan Indonesia tidak mempunyai nilai kemanusiaan, mereka jahat terhadap kemanusiaan di Papua.
Jika Pemerintah Indonesia tidak melaksanakan Tuntutan TPNPB atas Pembunuhan dan Mutilasi terhadap Orang Asli Papua oleh TNI di Timik tanggal 22 Agustus 2022, maka Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat siap laksanakan Operasi Pembalasan, kami tunggu Pemerintah Indonesia adili 9 Tersangka ini di Pengadilan Umum dan Terbuka, dan harus dijatuhi hukman mati sesuai kejahatan mereka.
Catatan Tentang Laporan Kronologis silakan ikuti file lampiran pada PDF file, yang kami kirim bersamaan dengan Release ini.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM per 29 Agustus 2022, dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM Bertanggungjawab atas siaran Pers ini.
Ditreuskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas Perhatian dan Kerja sama yang baik.WPNLA Demands to Indonesian Government on 4 Indigenous Papuans have been killed and mutilated By Indonesian Military in Timika-Papua
Press Release by the West Papua National Liberation Army Headquarters Management on August 29th 2022
4 Indigenous Papuans from Ndugama have been killed and mutilated By Indonesian Military then stuffed in sacks of rice and dumped in a river in Timika, Papua. The perpetrators of the murders were 6 members of the Indonesian Military and three Indonesian Immigrant Civilians. Perpetrators also stole IDR 250 millions.
Profile of the Perpetrators of Murder and Mutilation of Indigenous Papuans from the Nduga Tribe, Papua in Timika on August 22th 2022.
This is a crime against humanity by the Indonesian government through its security Forces, and it is very evil because after being killed, they were mutilated the victim's body and then stuff it in sacks and throw it in the river (Iwaka River) in Timikan Regency, Papua Province. This is a fact and concrete evidence of the Genocide against Indigenous Papuans by Indonesia.
The West Papua National Liberation Army Asks the Indonesian Government under the leadership of President Joko Widodo to immediately take responsibility and prosecute the perpetrators and punish them with the death penalty, because they deserve to be sentenced to death according to their evil actions. We ask the United Nations to give sanctions to the Indonesian government, because their crimes are very barbaric and Indonesia has no human values, they are evil against humanity.
If the Indonesian Government does not carry out the West Papua National Liberation Army (TPNPB) Demands for the Murder and Mutilation of Indigenous Papuans by the TNI in Timika on August 22, 2022, then the West Papua National Liberation Army Forces are ready to carry out Retaliation Operations, we are waiting for the Indonesian Government to try these 9 suspects in a Public and Open Court, and should be sentenced to death Penalty according to their crimes.
Thus the Press Release by Central Headquarters Management of the West Papua National Liberation Army (TPNPB-OPM) as of August 29th, 2022, and the Central Headquarters Management of TPNPB-OPM is responsible for this press release.
Forwarding to all parties by the Spokesperson of WPNLA Sebby Sambom, and thank you for your attention and good cooperation.
Notes About the Chronological Report please follow the attached file in the PDF file, which we send along with this Release.

In Indonesian
Tuntutan WPNLA kepada Pemerintah Indonesia atas 4 Orang Asli Papua Dibunuh dan Dimutilasi Oleh Militer Indonesia di Timika-Papua
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pada 29 Agustus 2022
4 Orang Asli Papua dari Ndugama telah dibunuh dan dimutilasi oleh Militer Indonesia kemudian dimasukkan ke dalam karung beras dan dibuang di sungai di Timika, Papua. Pelaku pembunuhan adalah 6 anggota TNI dan tiga Warga Sipil Imigran Indonesia. Pelaku juga mencuri Rp 250 juta.
Profile Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Orang Asli Papua yang berasal dari Suku Nduga, Papua di Timika pada tanggal 22 Agustus 2022.
Ini adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan oleh Pemerintah Indonesia melalui Aparat Keamanannya, dan ini sangat jahat karena setelah dibunuh, mereka mutilasi jazat korban dan kemudian isi di karung dan buang di Sungai. Ini adalah Fakta dn bukti nyata Genocide terhadap orang Asli Papua oleh Pemerintah Indonesia.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Minta Pemerintah Indonesia dibawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera bertanggungjawab dan Adili Pelaku dan menghukum mereka dengan Hukuman Mati, karena mereka layak dihukum mati sesuai perbuatan mereka, Kami juga mendesak PBB dan masyarakat Internasional untuk tidak tinggal diam atas kejahatan Pemerintah Indonesia melalui Pasukan Keamanannya.
Kami minta PBB harus memberikan sangksi Kepada Pemerintah Indonesia, karena kejahatan mereka sangat biadab dan Indonesia tidak mempunyai nilai kemanusiaan, mereka jahat terhadap kemanusiaan di Papua.
Jika Pemerintah Indonesia tidak melaksanakan Tuntutan TPNPB atas Pembunuhan dan Mutilasi terhadap Orang Asli Papua oleh TNI di Timik tanggal 22 Agustus 2022, maka Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat siap laksanakan Operasi Pembalasan, kami tunggu Pemerintah Indonesia adili 9 Tersangka ini di Pengadilan Umum dan Terbuka, dan harus dijatuhi hukman mati sesuai kejahatan mereka.
Catatan Tentang Laporan Kronologis silakan ikuti file lampiran pada PDF file, yang kami kirim bersamaan dengan Release ini.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM per 29 Agustus 2022, dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM Bertanggungjawab atas siaran Pers ini.
Ditreuskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas Perhatian dan Kerja sama yang baik.
------------------------------------------------------------------------

Indirizzo

Padua
35125

Sito Web

Notifiche

Lasciando la tua email puoi essere il primo a sapere quando Media OPM - TPNPB Komando Daerah Pertahanan ###I Noukai Deiyai pubblica notizie e promozioni. Il tuo indirizzo email non verrà utilizzato per nessun altro scopo e potrai annullare l'iscrizione in qualsiasi momento.

Condividi

Digitare