02/06/2026
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat senantiasa membuka pintu bagi generasi muda yang ingin mengenal lebih dekat budaya hingga proses pelestariannya. Beberapa waktu lalu, atmosfer penuh binar keingintahuan begitu terasa di lingkungan kedhaton. Melalui surat yang diterima Kawedanan Hageng Panitrapura, Keraton Yogyakarta menerima kunjungan edukatif dan audiensi dari tim literasi serta perwakilan siswa kelas 6 SD Marsudirini Yogyakarta.
Kunjungan kali ini terasa istimewa karena membawa misi literasi yang mendalam, yakni pengump**an bahan data dan wawancara untuk penyusunan buku bertajuk “Wartawan Cilik”. Kehadiran 8 siswa bersama guru pembimbing ini menjadi bukti nyata bahwa gairah menulis dan pemahaman akan budaya dapat dipupuk sejak usia sekolah dasar.
Guna memberikan ruang dialek yang dinamis, Keraton Yogyakarta mempertemukan para jurnalis cilik ini dengan salah satu Abdi Dalem muda yang berlangsung begitu hangat dan interaktif.
Di hadapan para siswa, Pengajeng Hudyanawara Kawedanan Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, Nyi RW Kartiutami Guritno berkesempatan membagikan kisah pengabdian, filosofi hidup, hingga bagaimana menyeimbangkan tugas pelestarian budaya di tengah laju modernitas zaman. Pertanyaan demi pertanyaan kritis mengalir dari catatan para siswa—mulai dari keseharian di dalam benteng cepuri hingga makna loyalitas akan budaya.
Melihat antusiasme anak-anak yang mencatat setiap detail penuturan dengan takzim, Keraton Yogyakarta tentu saja menaruh harapan besar. Semoga rintisan buku “Wartawan Cilik” ini kelak menjadi karya penanda bahwa anak-anak tidak pernah lupa pada akar budayanya.
Bagi Keraton Yogyakarta, wawancara ini tentu saja bukan sekadar pemenuhan tugas akademis. Lebih dari itu, ini adalah momen penting dalam transfer pengetahuan dan penanaman nilai-nilai budaya kepada anak-anak sebagai generasi penerus di masa depan.