Humas Polres Wonosobo

Humas Polres Wonosobo halaman facebook humas polres Wonosobo bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat

Keluarga Besar Polres Wonosobo menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Nusa Teng...
18/08/2026

Keluarga Besar Polres Wonosobo menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) atas musibah yang terjadi. Polri senantiasa hadir bersama masyarakat, memberikan dukungan, pelayanan, serta membantu dalam setiap proses penanganan dan pemulihan pascabencana. Semoga seluruh korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan. Semoga masyarakat NTT senantiasa dilindungi dan diberi kekuatan untuk bangkit melewati masa sulit ini. Polri untuk masyarakat, bersama dalam duka, kuat dalam kebersamaan.

SELAMAT HARI ULANG TAHUNKE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIAMari jadikan momentum kemerdekaan sebagai semangat untuk ter...
17/08/2026

SELAMAT HARI ULANG TAHUN
KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Mari jadikan momentum kemerdekaan sebagai semangat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan semangat Presisi, Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus hadir, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta bersama-sama menjaga Wonosobo yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

17/08/2026

Polres Wonosobo melaksanakan upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo dan dipimpin oleh Kabag Ren Polres Wonosobo Kompol Suwondo. Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Wonosobo.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih hingga penghormatan kepada bendera sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Wonosobo untuk memperkuat semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat.

Melalui momentum kemerdekaan ini, Polres Wonosobo mengajak seluruh personel untuk terus menjaga persatuan dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

WONOSOBO – Polres Wonosobo melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu malam (15/8/2026) dalam rangka menjaga keamanan d...
16/08/2026

WONOSOBO – Polres Wonosobo melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu malam (15/8/2026) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada malam akhir pekan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat dan kerawanan gangguan keamanan.

Patroli melibatkan personel gabungan dari sejumlah satuan fungsi dan jajaran Polres Wonosobo. Kegiatan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, kawasan yang ramai pada malam hari, ruas jalan yang berpotensi digunakan untuk aksi balap liar, serta titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain melakukan patroli mobile, personel juga melaksanakan pemantauan situasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Pengendara juga diingatkan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kabagops Polres Wonosobo Kompol Darianto mengatakan, patroli skala besar tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam akhir pekan.

“Patroli ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan pada malam Minggu. Personel kami sebar di sejumlah titik yang dinilai rawan maupun lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujar Kompol Darianto.

Menurutnya, personel juga melakukan antisipasi terhadap sejumlah potensi gangguan seperti aksi balap liar, konvoi kendaraan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, tindak kriminalitas jalanan, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kompol Darianto menambahkan, kegiatan patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Polres Wonosobo memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin dan situasional sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada waktu-waktu yang memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

14/08/2026

Polres Wonosobo Ringkus 4 Pelaku Perampokan SPBU Selokromo

WONOSOBO – Unit Reaksi Cepat Polres Wonosobo dan Polda Jateng berhasil menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Kasus yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) itu berhasil diungkap dalam waktu tiga hari.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan empat tersangka yang ditangkap yakni RAT, MRA, WW, dan AH. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Dalam waktu tiga hari tim gabungan berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap empat tersangka. Kami juga terus berupaya mengejar dua tersangka DPO," kata Ricky dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Jumat (14/8/2026).

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat supervisor SPBU berada seorang diri di ruang kantor. Tiga pelaku datang dengan menyamar sebagai anggota Resmob dan mengaku hendak memeriksa CCTV terkait dugaan pembegalan.

Saat korban lengah, pelaku membekap dan membanting korban. Pelaku lainnya menodongkan senjata ke kepala korban serta mengancam akan membunuh korban jika melawan. Korban kemudian diikat menggunakan kabel ties dan mulutnya dilakban.

Petugas keamanan yang terbangun juga sempat dikelabui pelaku. Namun, setelah curiga, petugas tersebut turut ditodong dan diikat.

Para pelaku kemudian mengambil uang dari brankas dan laci ruang supervisor serta membawa DVR CCTV. Kerugian sementara mencapai sekitar Rp718 juta.

Setelah beraksi, para pelaku melarikan diri menuju sebuah bengkel di wilayah Banjarnegara. Di tempat tersebut, mereka berganti kendaraan dan membagi hasil kejahatan. Para pelaku juga berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara membakar dan membuangnya ke aliran Sungai Serayu.

AKBP Ricky mengatakan aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Para pelaku disebut sempat melakukan pertemuan dan simulasi pembagian peran sebelum menjalankan aksinya.

"Ini bukan aksi spontan. Mereka sudah melakukan perencanaan, termasuk pembagian peran dan simulasi sebelum mendatangi SPBU," ujar AKBP Ricky.

Polisi pertama kali menangkap RAT pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. RAT merupakan pemilik bengkel yang diduga membantu menyiapkan sarana dan tempat sebelum maupun setelah aksi.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MRA, WW, dan AH, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Keempat tersangka memiliki peran berbeda. AH diduga menjadi pelaku yang pertama masuk ke ruang supervisor dan mengambil uang serta barang. WW berperan melakukan kekerasan dan melumpuhkan korban. MRA bertugas mengawasi situasi sekaligus mengelabui petugas keamanan, sedangkan RAT membantu menyiapkan sarana dan tempat yang digunakan para pelaku sebelum dan setelah aksi.

"Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk mengejar dua tersangka lain yang saat ini sudah masuk DPO," ujar AKBP Ricky.

Para tersangka dijerat Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

12/08/2026

Polsek Sapuran Ungkap Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Berpura-pura Antar Korban Pulang

WONOSOBO — Polres Wonosobo melalui Polsek Sapuran bersama Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Wonosobo berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo. Pelaku diduga membawa kabur sepeda motor milik korban setelah sebelumnya berpura-pura menawarkan bantuan mengantarkan korban pulang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 04.00 WIB di jalan umum turut Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo. Korban merupakan seorang pelajar berusia 17 tahun, warga Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Kejadian bermula ketika korban bersama temannya tersesat saat hendak pulang ke Bruno dan sampai di wilayah Sapuran. Korban kemudian bertemu dengan tersangka yang menawarkan diri untuk mengantarkan korban pulang menggunakan sepeda motor milik korban.

Dalam perjalanan, tersangka yang mengemudikan sepeda motor dengan posisi berboncengan tiga kemudian berpura-pura hendak buang air kecil. Ketiganya berhenti di pinggir jalan. Setelah selesai, tersangka lebih dahulu naik ke sepeda motor dan berusaha melarikan diri.

Korban yang mengetahui hal tersebut berusaha mencegah tersangka dengan mencengkeram pundaknya dari belakang. Tersangka kemudian mengayunkan tangan kirinya ke arah belakang untuk melepaskan cengkeraman tersebut. Ayunan tangan itu mengenai wajah korban hingga menyebabkan luka di sekitar bibir.

Setelah berhasil melepaskan diri, tersangka melarikan diri menggunakan sepeda motor korban dan meninggalkan korban bersama temannya di lokasi kejadian. Keduanya kemudian berjalan menuju Puskesmas Pembantu Kalikarung dan mendapat bantuan warga untuk menghubungi keluarga.

Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Sapuran bersama Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Wonosobo melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku sekaligus menelusuri keberadaan sepeda motor milik korban.

Tersangka berinisial A, 27 tahun, warga Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Tersangka berhasil diamankan pada 31 Juli 2026 di sekitar Alun-alun Sapuran.

Polisi juga berhasil mengamankan sepeda motor korban dari pihak lain. Kendaraan tersebut sebelumnya telah dijadikan jaminan utang oleh tersangka dan ditemukan dalam kondisi menggunakan nomor polisi yang tidak sesuai dengan aslinya.

Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, S.H., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi antara Unit Reskrim Polsek Sapuran dengan Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Wonosobo.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan menelusuri keberadaan sepeda motor milik korban. Alhamdulillah, pelaku berhasil kami amankan dan barang bukti kendaraan juga berhasil ditemukan,” ujar AKP Suryanto.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan berpura-pura memberikan bantuan kepada korban yang saat itu tersesat dan hendak pulang ke wilayah Bruno, Kabupaten Purworejo. Dalam perjalanan, tersangka kemudian berusaha membawa kabur sepeda motor korban.

“Dari kejadian ini kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, khususnya ketika berada di perjalanan dan bertemu dengan orang yang belum dikenal. Jangan mudah percaya atau menyerahkan kendaraan kepada orang lain tanpa memastikan terlebih dahulu identitas dan maksudnya,” katanya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, STNK, serta surat keterangan dari pihak leasing yang menerangkan bahwa BPKB sepeda motor masih menjadi jaminan kredit.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka juga tercatat pernah terlibat perkara pencurian dengan kekerasan pada 2023.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

AKP Suryanto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana atau menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, jangan ragu untuk menghubungi Polsek Sapuran atau kantor kepolisian terdekat maupun memanfaatkan layanan kepolisian 110 gratis dan 24 jam. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.

Polres Wonosobo bersama jajaran juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan perjalanan dan berinteraksi dengan orang yang baru dikenal. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap tawaran bantuan yang belum dapat dipastikan identitas maupun maksudnya.

12/08/2026

Kapolres Wonosobo Anjangsana ke Ponpes Daarul Qur’an, Tekankan Pendidikan Karakter dan Sinergi Keamanan

WONOSOBO — Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. mengunjungi Pondok Pesantren Daarul Qur’an di Desa Gunungtawang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Selasa, 11 Agustus 2026. Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kedekatan kepolisian dengan ulama dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Kapolres datang bersama Kabag SDM Polres Wonosobo Kompol Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., M.Tr.Ap., Kabagren Kompol Suwondo, S.H., dan Kasatintelkam AKP H.M. Nurhasan, S.H., M.H. Mereka diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Qur’an, K.H. Asrori.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan pesan kepada para santri agar tidak hanya tekun belajar dan mengaji, tetapi juga membangun sikap disiplin serta menghormati orang yang lebih tua dan guru.

“Anak-anak harus mempunyai cita-cita. Apa pun cita-citanya, harus diraih dengan belajar, berdoa, disiplin, dan tidak mudah menyerah,” kata Ricky dalam kunjungan tersebut.

Ia juga mengingatkan para santri untuk menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Tidak berkelahi, tidak mengejek teman, dan membangun kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari pesan yang disampaikan Kapolres.

Bagi kepolisian, lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan agama dan pembiasaan akhlak dinilai menjadi bagian penting dalam menyiapkan anak-anak menghadapi masa depan.

Kapolres mengapresiasi keberadaan Pondok Pesantren Daarul Qur’an yang selama ini memberikan pendidikan agama sekaligus membentuk karakter para santri. Ia berharap para santri kelak tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

“Polri sangat membutuhkan dukungan dari para ulama, pengasuh pondok pesantren, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dalam belajar dan menuntut ilmu,” ujarnya.

K.H. Asrori menyambut baik kunjungan tersebut. Menurut dia, kehadiran Kapolres Wonosobo menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi bagi pengasuh dan santri untuk terus meningkatkan pendidikan agama, akhlak, dan kedisiplinan.

Ia juga menyatakan kesiapan Pondok Pesantren Daarul Qur’an untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan lingkungan pesantren.

Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa menjaga keamanan tidak semata dilakukan melalui patroli atau penegakan hukum. Di lingkungan pendidikan seperti pesantren, kepolisian juga berupaya membangun hubungan dengan para pengasuh dan santri untuk menciptakan ruang belajar yang aman.

Kegiatan anjangsana berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. Polres Wonosobo berharap silaturahmi dengan Pondok Pesantren Daarul Qur’an dapat terus terjaga sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter.

Pemkab Wonosobo Hibahkan Tanah untuk Mako Brimob, RS Polri Ikut DibahasWONOSOBO — Pemerintah Kabupaten Wonosobo menghiba...
11/08/2026

Pemkab Wonosobo Hibahkan Tanah untuk Mako Brimob, RS Polri Ikut Dibahas

WONOSOBO — Pemerintah Kabupaten Wonosobo menghibahkan tanah untuk pembangunan Markas Komando Brigade Mobil atau Mako Brimob di tengah kebutuhan penguatan keamanan di wilayah yang memiliki kondisi geografis relatif sulit dijangkau. Hibah aset tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan kepolisian memperkuat kesiapsiagaan menghadapi gangguan keamanan, bencana, hingga ancaman teror.

Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah, berita acara serah terima barang milik daerah, serta dokumen pelepasan sertifikat hak pakai berlangsung di Ruang Perundingan Bupati Wonosobo, Selasa, 11 Agustus 2026.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan pemberian aset tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kepolisian yang selama ini menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tanah yang dihibahkan berada di Dusun Pagedangan, Desa Tumenggungan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo. Menurut Afif, pembangunan Mako Brimob di Wonosobo diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan daerah. Kehadiran satuan Brimob juga dinilai penting untuk menghadapi kondisi yang membutuhkan kemampuan khusus kepolisian.

Selain mendukung pembangunan Mako Brimob, Afif menyebut kebutuhan fasilitas kesehatan juga menjadi bagian dari pembahasan. Ketersediaan kamar rawat inap di rumah sakit pemerintah maupun swasta di Wonosobo, kata dia, masih terbatas dan kerap penuh.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan keberadaan Brimob diperlukan ketika kepolisian menghadapi situasi yang tidak dapat ditangani hanya dengan kekuatan polisi umum.

“Brimob sangat diperlukan manakala terjadi situasi kamtibmas tertentu yang tidak mampu ditangani polisi umum, seperti kerusuhan, ancaman teror, maupun penanganan bencana,” ujar Ricky.

Menurut dia, faktor geografis Wonosobo turut menjadi pertimbangan. Sejumlah wilayah di kabupaten tersebut memiliki akses yang relatif sulit sehingga keberadaan satuan dengan kemampuan khusus di wilayah setempat dapat mempercepat respons ketika terjadi keadaan darurat.

“Terlebih lokasi geografis Wonosobo yang relatif lebih sulit dijangkau dibanding wilayah lain,” kata Ricky.

Dalam pertemuan tersebut, kebutuhan pembangunan Rumah Sakit Polri juga ikut dibahas. Fasilitas itu diharapkan tidak hanya menambah kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung kebutuhan kedokteran kepolisian di Wonosobo dan daerah sekitarnya.

Ricky mengatakan Polres Wonosobo telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wonosobo Jatmiko, S.T., M.Sc. untuk mengidentifikasi lahan yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pembangunan RS Polri.

Menurut Ricky, RS Polri nantinya diharapkan memiliki fungsi lebih luas dibanding pelayanan kesehatan umum. Fasilitas tersebut dapat mendukung layanan kedokteran kepolisian, termasuk kedokteran forensik serta identifikasi korban bencana melalui Disaster Victim Identification (DVI).

“RS Polri selain memberikan layanan kesehatan umum juga memberikan layanan kedokteran kepolisian yang cenderung cocok untuk wilayah Wonosobo dan sekitarnya,” ujar Ricky.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wonosobo Jatmiko, S.T., M.Sc. turut mendukung proses penyiapan aspek pertanahan dalam rencana tersebut. Koordinasi antara Polres Wonosobo dan Kantor Pertanahan dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta status lahan yang nantinya dapat digunakan bagi pembangunan fasilitas kepolisian.

Rangkaian kegiatan kemudian ditandai dengan penyerahan sertifikat hak pakai sebagai bagian dari proses hibah aset Pemerintah Kabupaten Wonosobo kepada kepolisian untuk mendukung pembangunan Mako Brimob.

Penandatanganan dan penyerahan dokumen tersebut dihadiri Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Wonosobo Albertus Didiek Wibawanto, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wonosobo Jatmiko, S.T., M.Sc., serta jajaran Pemerintah Kabupaten dan Polres Wonosobo.

10/08/2026

Polres Wonosobo berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Esports Kapolri Cup 2026 bertema “Dream To Become” yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, 8–9 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Wonosobo mendapat kesempatan untuk mewakili Polda Jawa Tengah sebagai supporter sekaligus mengikuti rangkaian defile dalam ajang esports tingkat nasional tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Polres Wonosobo turut mendampingi rombongan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo yang hadir sebagai supporter dan peserta defile. Kehadiran bersama tersebut menjadi bagian dari semangat untuk memberikan dukungan kepada para peserta dan memeriahkan gelaran Esports Kapolri Cup 2026.

Dengan mengusung tema “Dream To Become”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan semangat, kreativitas, sportivitas, serta keberanian dalam mengejar dan mewujudkan cita-cita.

Pada rangkaian kegiatan defile, Polres Wonosobo yang mewakili Polda Jawa Tengah berhasil tampil sebagai Juara 1 Kategori Defile. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polres Wonosobo sekaligus membawa nama Polda Jawa Tengah dalam gelaran Esports Kapolri Cup 2026.

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari kekompakan dan semangat seluruh personel Polres Wonosobo bersama rombongan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo dalam mengikuti rangkaian kegiatan.

Melalui keikutsertaan dalam Esports Kapolri Cup 2026, Polres Wonosobo menunjukkan dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Semangat “Dream To Become” diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi, dan berusaha mewujudkan cita-cita melalui prestasi.

Address

Jalan Bhayangkara No. 18
Wonosobo
56311

Opening Hours

Monday 08:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 15:00
Friday 08:00 - 15:00

Telephone

+62286321110

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Humas Polres Wonosobo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Humas Polres Wonosobo:

Shortcuts

Share

Category