Sedekah Nasi Bungkus Wonogiri

Sedekah Nasi Bungkus Wonogiri Komunitas Sedekah Nasi Bungkus... berbagi untuk melayani sesama... bahagia yang tiada akhir.... untuk mendapat cinta Nya

sebuah komunitas sosial untuk melayani sesama.

Bersyukurlah karena semua nikmat telah dicukupi & diatur sempurna oleh Tuhan.Oleh Agus Mstri pada 22 Maret 2014 pukul 9:...
22/03/2014

Bersyukurlah karena semua nikmat telah dicukupi & diatur sempurna oleh Tuhan.
Oleh Agus Mstri pada 22 Maret 2014 pukul 9:28

Banyak yang gubrak gabruk, tersungkur terjerembab dan sulit bisa bangun. Mulailah bertanya sana sini dengan para ahli, dengan para motivator, para trainer, seabrek-abrek pelatihan dilahap. Namun tetap saja, jalan kehidupannya masih terjerembab.
Woi, help me…help me please!....

Sahabat, saya pastikan Tuhan itu Maha Pengabul atas apa sangkaan (rasa hati) dan pemikiran terdalam. Terus menerus fokus dengan cara berpikir dan rasa sangkaan A, maka menggerakkan energi partikel kejadian menjadi A. Namun yang jadi pertanyaan, apakah itu memang baik untuk kita? Apakah itu memang pengaturanNya sesuai jatah garis edar kita?

Sesuatu yang membuat penderitaan, kecenderungan sang kapal layar yang kita kayuh dengan slogan, “aku harus bisa”, bisa jadi telah melenceng dari rute pengaturan Nya yang sempurna.
Jadilah penderitaan yang disimpan sendiri. Diluar tampak gaya, bonafid, megah, untuk “penampakaan”. Namun didalamnya dia menyimpan penderitaan luarbiasa. Biar suseh dalamnya, yang penting kesohor, kata tetangga gue...keren mas bro

Mereka yang tersadarkan, akhirnya manggut-manggut. Sadar, jangan-jangan penderitaan ini karena Tuhan Maha Penyayang yang telahmengingatkan bahwa rutenya melenceng dari garis semula. Menyadarkan bahwa kalau diteruskan ya gak bagus. Menyadarkan kalau langkah, ambisi, keinginan yang memaksa, lakon impian yang sedang dijalani ini tidak baik diteruskan. Terkesan dapat, tapi berdarah-darah.

Sahabat, sesungguhnya Tuhan telah mengatur sempurna semua langkah perjalanan si kapal layar dalam mengarungi samudera air kehidupan. Tanpa dikayuh pun, maka arus air akan membawanya ke tepian.

Lalu muncul pertanyaan, apakah itu memang jalannya semua yang berdatangan membawanya ke tepian. Silahkan sangka saja dalam cara berpikir dan olah rasa hati di dalam dada ini. Rasakan kegembiraan luarbiasa telah diatur sempurna oleh Tuhan yang saya sebut Allah SWT. Rasakan terus menerus dalam setiap aktivitass, dalam setiap hembusan nafas. Serahkan, pasrahkan, ikhlas……lepaskan. Bergembiralah, itulah cirri-ciri orang beriman, kata agama saya. Bergembiraa karena semua nikmat telah dicukupi. Qodho dan Qodar telah ditetapkan.

Namun seringkali kita sendiri yang membuat rute sendiri dengan impian, keinginan, harus bisa, memaksan, ambisi lebay, merasa benar dengan langkahnya, baik dalam cara berpikir, dan emosi (rasa) dalam dada, bahwa otak (mind) dan hati (rasa) akan menggerakkan energi dan partikel di lautan energi quantum. Menggerakkan kejadian yang tidak pernah kebetulan.
Namun sayangnya, kita sendiri yang menciptakan kejadian itu. Keinginan sendiri, pemaksaan dari emosi pemikiran dan rasa hati. Kita sendiri yang telah membawa kapal layar ini menjauh dari garis edar rutenya. Inilah yang menjadikan penderitaan yang tersimpan rapat.

Kenapa orang kalau kena kasus, maka makin ambruk Ketika seseorang sudah jauh dari rute kehidupannya sendiri dengan penderitaan menyelimutinya.
Maka otomatis, pemikiran akan terpengaruh. Pemikiran akan bertemu resonansi dengan sesama pemikiran, jadilah dia bertemu dengan orang-orang yang memiliki penderitaan sama. Lingkaran yang sama.

Rasa hati vibrasi juga akan terpengaruh. Rasa hati sangat menggerakkan energi dan partikel di lautan energi dunia ini. Maka kejadiannya kemudian, seperti lingkaran penderitaan. Terus menerus kejadiannya selalu membuat penderitaan.
Dunia ini hanya dalam genggaman tangan, begitu kata motivator. Biarkan apapun kejadian sehari-hari hingga kasus penderitaan pun jangan dimasukkan dalam pemikiran dan hati. Berpikirlah terbalik, memikirkan terus menerus solusi, hal-hal positif, kebaikan dan tawaran kerjasama dari manapun. Demikian juga jagalah hati, tetaplah rasakan kegembiraan bahwa semua sudah diatur sempurna oleh Tuhan.
semoga bermanfaat salam Ikhlas...
saya tulis ulang dari artikel mas Kris (MK versi lama )

Pelatihan pemberdayaan MK update di Semarang Sabtu 29 Maret 2014

terima kasih kepada @ wawan arifianto @ Parwanti anisah  yang telah berkontribuysi dalam program sedekah nasi bungkus
21/03/2014

terima kasih kepada @ wawan arifianto @ Parwanti anisah yang telah berkontribuysi dalam program sedekah nasi bungkus

19/03/2014

Selasa sore ini hingga malam saya diundang oleh kepala cabang sebuah bank swasta yang beberapa tahun lalu pernah memotivasi dan ubah pola gelombang pemikiran, vibrasi, dan image masa depan. Beberapa tahun lalu beliau hanyalah seorang marketing dan kini karirnya melesat memimpin cabang. Dengan banyak perubahan tersebut, teringatlah, dan diundanglah saya pada pembukaan cabang pada saat setahun lalu, memberi motivasi mengubah cara berpikir dalam mengubah nasib, dan konseling satu persatu team mereka. Bersyukur banyak perubahan pesat dari omzet, cara berpikir, habbit team keseluruhan, dan cabang semakin berkembang.
Inilah kali kedua saya diundang untuk mereset team baru mereka, dan menyebar dari mulut ke mulut ke semua cabang. Dari satu bank ke bank lain. Dari bang Somad hingga bang kotan. Terima kasih diberi kesempatan untuk muter-muter mengunjungi semua cabang mereka satu persatu dalam minggu ini juga.

Menyenangkan bertemu dengan banyak orang yang pikirannya terbuka terhadap suatu hal positif, dan memiliki tujuan hidup yang jelas.

Kehidupan memang sudah diatur olehNya dengan ketentuanNya hukum exact yang sekarang banyak sains membahas rumusannya.
Semua kejadian tidak pernah kebetulan, demikian juga pertemuan pun tidak pernah kebetulan.

Lantas karena sudah ada yang mengatur, kita hanya berminset "tenang saja, sudah diatur". Begitu terus, tidak ada pergerakan mewarnai. Menunggu dan menunggu takdir. Setahun berlalu, dua tahun, tiga tahun, hingga menua pun semuanya tenang, tiada apa-apa, gak dapet apa-apa.

Kehidupan laksana layar tiada terjangkau luasnya, dan silahkan diwarnai dengan crayon kehidupanmu. Apapun yang tergambar di layar, maka semesta bergerak sesuai sangkaan gambaranmu sendiri.

Namun seirngkali kita tidak memahami kenyataannya, setiap hari berdo'a, meminta, bermimpi, mencanangkan target, saban hari, minggu, bulan, kuartal. Bayangkan berapa banyak pola emosi dan kekecewaan karena begitu banyak keinginan yang tidak pernah tercapai. Semakin tinggi tingkat pendidikan, maka semakin besar impian dan keinginannya. Semakin tidak tercapai setiap saat, semakin besar resiko penyakit pikiran seabrek-abrek berimbas kepada gangguan kepribadian/jiwa dan badannnya. Maka laris manislah rumah sakit, hingga terapi psikologi mengatasi gangguan akibat tidak tercapainya bejibun keinginan.

Tidak tercapainya keinginan, menjadikan vibrasi rasa pun berantakan dan mengubah partikel tubuhnya sendiri pun terganggu berimbas kepada penyakit dan gangguan.

Dan bejibun temen-temen di bank ini yang karena tidak hepi, kecewa, emosi, akhirnya tubuh melemah, menua, rambut rontok, gangguan sistem tubuh, hingga jadwal datang bulan bagi wanita pekerja pun jadi gak jelas.
Fatalnya, banyak mereka yang hamil pun jadi keguguran dan banyak pasangan pun belum mendapatkan momongan.

Semakin banyak keinginan di pikiran, kinerja otak mempengaruhi hormon, kelenjar dan semua sel tubuh. Akhirnya rahim pun bermasalah hingga sel sperma pun tidak bisa membuahi sel telur.

Temen-temen di bank ini akhirnya belajar GAK MIND BLASSS, gak banyak mikir. Intinya selalu bahagia dengan apapun pekerjaan, kantor, suasana, temen-temen disana, hingga semua resiko pekerjaan.
Tujuan pun sudah jelas, ada yang bertujuan karir meningkat, bisa hamil, yang selalu keguguran kini selamat. Setelah itu, masa bodoh, lepaskan semua keinginannya. Biarkan Tuhan yang mengatur impiannya itu,

Ketika pikiran sudah terkendali, positif, karena sudah bisa menerima apapun kondisi yang telah mereka pilih. Mulailah bisa merasakan kebahagiaan dan semakin bahagia. Vibrasi bahagia yang menjadikan semua partikel pun bekerja sempurna. Bergerakdan terus bergerak. Ternyata banyak yang akhirnya hamil, jodoh berdatangan, karir meningkat, penyakit pemikiran pun mereda, yang tadinya selalu keguguran berkali-kali pun kini jabang bayi lahir selamat dan omzet pun meningkat tajam.

MENYIAPKAN WADAH YANG BESAR UNTUK REJEKI YANG BESAR

Sesungguhnya rejeki datang sesuai wadah dalam diri kita. Seringkali penyakit psikologis, kejiwaan dan badan muncul karena terlalu banyak berharap rejeki besar sementara dia tidak menyiapkan wadahnya yang besar.
Impian besar, namun wadahnya kecil.

Sementara REJEKI selalu mencukupi sesuai wadah, maka besarkan wadah kita. Banyak diantara kita yang bergemuruh datangnya rejeki melimpahi wadahnya yang besar tatkala dia banyak menanggung keluarga, karyawan, dan anak yatim.
Rejeki selalu mengikuti tanggungjawab kita memberi penghidupan kepada orang lain. Semakin banyak yang diberi penghidupan, maka semakin besar rejeki berdatangan melimpahi wadahnya yang semakin besar.

Banyak temen-temen di bank yang bertujuan menjadi Kepala Cabang atau Manager, namun sekedar nafsu keinginan sepanjang waktu berujung kepada puyeng kepalanya, namun tidak pernah tercapai.
Dia lupa membesarkan wadahnya.

Ingat teori Image + Vibration + Attention pergerakan mewujudkannya.

Gambaran masa depan adalah seolah sudah terjadi dalam IMAGE.
Ketika bertujuan menjadi Manager atau Kepala Cabang, Maka Attention dan perilaku pun seolah-olah sudah jadi Kepala Cabang.
Yaitu membesarkan wadahnya seolah sebagai boss, bukan gayanya yang bossi melainkan berperilaku nyata menolong semua team, membantu segala urusan mereka seolah mereka adalah teamnya, mengayomi semuanya. Bahkan tidak segan-segan membantu semua team padahal bukan pekerjaannya. Itulah sedikit gambaran seolah sudah jadi boss.
Tanpa disadari wadahnya membesar, perilaku habbit pun berubah, dan kok ya pengetahuan jadi bertambah dengan sendirinya, memahami semua kinerja seluruh team.
Mereka inilah yang biasanya diangkat jadi leader walaupun yang bersangkutan tidak menginginkan diangkat menjadi leader, manager, atau kepala cabang.
Inilah rejeki selalu datang tak tersangka, hanya mengalir menempati wadah yang sesuai.

Seorang marketing yang bertujuan menjadi marketing sukses dengan omzet besars dan customer banyak, namun lupa membesarkan wadahnya. Akhirnya jadi stress berkepanjangan.
Gak usah banyak mikir dan keinginan, bergerak saja dengan attention membesarkan wadahnya.
Omzet besar, customer banyak tentu imbas dari senangnya si marketing bertemu dengan banyak customer, artinya setiap hari dia senang untuk silaturahim dengan banyak customer. Berkenalan, berkunjung untuk memperkenalkan produknya. Bagaimana pembeli bisa menghubunginya bila tidak mengenalnya. Bagaimana pembeli menghubunginya ketika kemudian membutuhkan produk tersebut. So, perbanyak pergerakan kunjungan setiap harinya dan berkala.

Ternyata ada marketing yang impiannya besar, namun tidak menyiapkan wadahnya. Ya begitu saja hasilnya, gak ada perubahan.
Yaitu mereka yang TIDAK SENANG dengan semua resiko untuk menjadi marketing sukses, yang setiap harinya berkunjung dan menghubungi puluhan calon pelanggan. Ketika membayangkan semua resiko tersebut, tubuhnya bereaksi, panas dingin, jantung berdegup, merasa tidak nyaman. Pantas saja, hari demi hari senangnya di kantor, dan ketika diajak untuk berkunjung ke banyak pelanggan, dengkul lemes semua.

Menyiapkan wadah sebagai marketing top ataupun manager ataupun kepala cabang, adalah merasa nyaman dengan semua resiko pekerjaan tersebut. Nyaman mendapat tekanan berkelipatan dari pimpinan diatasnya, dan juga seluruh pelanggan. Nyaman dengan resiko mengayomi semua karyawan dibawahnya. Nyaman dengan complain semua pelanggan yang tertuju kepadanya. Nyaman karena setiap hari datang lebih pagi dan pulang selalu larut. Bahkan hari libur pun melayani calon pelanggan. Hingga privacy, waktu dengan pasangan, keluarga pun berkurang. Yang jomblo pun akhirnya waktu mencari pasangan pun berkurang dan rentan diputus pacarnya. Apapun resiko terburuk, semuanya nyaman.

Bila tidak merasa nyaman dengan semua resiko membesarkan wadah sebagai boss, lepaskan satu persatu dengan teknik terapi apapun, hingga merasa nyaman. Dan terasa sensasi perubahannya.
Caranya ya minta ampun saja kepada Tuhan Maha Welas Asih karena dirimu tidak nyaman, tidak bahagia bla..bla..bla dengan semua kondisi resiko terburuk itu.
Dan kemudian ikhlaskan diri untuk senang, nyaman dengan semua spek pekerjaan jadi boss, dan seluruh resikonya satu persatu.

Selalu berusaha nyaman, bahagia dengan apapun tantangan, resiko untuk tumbuh menjadi besar, sukses, dan sebagainya.

Bila dirimu nyaman untuk begitu-begitu saja, maka masa depan ya begitu begitu saja. Bila dirimu nyaman hanya jalan kaki, ya begitulah beberapa tahun kedepan ya berjalan kaki. Bila dirimu nyaman selalu bermasalah, ya begitulah waktu berlalu dengan berbagai permasalahan sama.

Keluarlah dari zone nyaman yang membuat kehidupan selalu berkasus, menderita, dan begitu begitu saja.

Banyak temen-temen di bank yang akhirnya membesarkan wadahnya untuk menyenangi tumbuh sukses membesar omzet dan karirnya, nyaman dengan apapun pilihannya, pekerjaan, serta resikonya untuk tumbuh besar, akhirnya rejeki pun menyesuaikan. Perubahan nasib yang mendasar. Karir meningkat, omzet melesat, pemikiran-kepribadian dan badanpun sehat adanya. Dan terus berusaha membaikkan dirinya dan teamnya.

Terima kasih atas undangannya.
Senangnya kecipratan suksesnya.

copas :https://www.facebook.com/notes/mahakosmos-terapi-hati-terapi-ikhlas/zone-nyaman-adalah-masa-depanmu-oleh-oleh-dari-undangan-mengisi-motivasi-dan-kon/10151873530828023

17/03/2014

RAHASIA MEMBUKA PINTU REJEKI, DENGAN MEMAHAMI KITA SEMUA TERHUBUNG?
Oleh Terapi-Ikhlas Mahakosmos pada 21 November 2013 pukul 8:51

Sahabat mahakosmos yang tercerahkan untuk mengubah nasib,

Penelitian sains menyatakan bahwa kita semua terhubung (all we are connected) dalam suatu gelombang frekuensi.

Bukan saja antar manusia, namun juga dengan ciptaaNya yang lain seperti binatang, tanaman, air, api, tanah, dan sebagainya. Semua terhubung.

Karena terhubung bayangkan, satu sama lain kita seperti suatu perangkat canggih yang main sms-an baik jarak jauh hingga komunikasi tatap muka. Jauh dekat sama saja. Ongkosnya sama, he..he..he.. maaf, kebiasaan angkot.

Dan apapun yang kita kirimkan "pesan" dalam gelombang frekuensi itu akan sama dibacanya oleh yang dituju.

Saya ulang: "apapun pesaan dalam gelombang frekuensi itu akan sama dibacanya oleh siapapun yang kita tuju".

Apapun yang terlintas ketika kita berpikir ke suatu obyek baik manusia, tumbuhan, hewan, air, api, tanah, dan sebagainya, maka perhatian (attention) itu akan membuat gelombang frekuensi menjadi aktif dan siap menyampaikan "getaran/vibrasi" pesan kita.

Sering saya atraksikan dalam forum, ketika seseorang (A) memikirkan orang lain (B). Lalu mainkan "persepsi atau pesan" sambil "dibayangkan, dirasakan (image+vibration). Contoh: "Saya tersenyum bila melihatmu". Lalu dibayangkan dan dirasakan. Bagus lagi, dirimu tulis dalam kertas atau seolah di area gelombang frekuensi yang terhubung tadi.

Dan ketika seseorang A tersebut bertemu dengan si B, tiba-tiba spontan si B langsung "tersenyum melihat si A".

Inilah artinya, pesan sudah diterima dengan baik dalam gelombang frekuensi, dan si B juga membacanya adalah "saya tersenyum bila melihatmu"

Hal-hal sehari-hari, tatkala seorang penjual yang sangat menyenangi barang dagangannya sebagai produk berkualitas yang telah dikonsumsinya sehingga membuat hidupnya berubah lebih baik, ternyata begitu mudahnya dia mempromosikan, menawarkan kepada siapapun. Dan mereka langsung tergerak membelinya.

Sementara penjual lain, yang kurang menyukai barang dagangannya kok susah sekali menjual.

Bisa ditebak kan, pesan dalam gelombang frekuensi penjual pertama adalah "saya senang mengkonsumsi barang dagangan ini karena membuat hidup saya berubah lebih baik".

Bayangkan, bila pesan ini pun sampai ke siapapun yang dituju dalam "fokus perhatiannyanya".

Sahabat yang terkasih, bagaimana ceritanya bila dirimu selalu bersangka negatif, berpikir yang kurang baik kepada siapapun yang dituju walaupun jarak jauh sekalipun. Ingat, jauh dekat sama saja.

Ini sama saja dirimu sudah menutup pintu rejekimu sendiri. Dirimu sudah membuat pesan kurang baik dalam gelombang frekuensi yang dituju, bahkan sering menolak.

Bayangkan, kebiasaan menolak orang lain, menjadikan pesan sama "merekapun menolak dirimu".

Bayangkan bila pesan yang positif "saya mengasihimu, saya menyayangimu, saya ikhlas memberi rejeki kepadamu". Dan pesan ini ada dalam setiap gelombang frekuensi ke setiap manusia, binatang, tanaman, air, hujan, api, tanah, padi, dan sebagainya. Maka seperti itulah semua mahluk di muka bumi ini kepada dirimu. Berlaku sama.

Inilah esensi kenapa setiap agama menyuruh kita dengan nama Tuhan yang pengasih dan penyayang, disuruhnya kita begitulah memperlakukan orang lain dengan mengasihi menyayangi. Lalu disuruhnya kita bersedekah supaya masuk surga. Karena diiming-imingi surga, maka semua bergerak bersedekah. Padahal surga itu hasil dari kebiasaan memberi dengan pesan "saya ikhlas berbagi memberimu rejeki". Maka demikian siapapapun akan memperlakukan kita seperti itu. Surga kehidupan deh....

Bayangkan, dirimu bersedekah, berbagi namun "pesan dalam benakmu, adalah lain/berbeda, bahkan gak jelas karena gak ikhlas atau merasa sombong, pamer". Maka seperti itulah hasil yang didapat, semua memperlakukan sama.

Dirimu sudah menyadari, betapa all we are connected, dan demikian luarbiasa.

Belajarlah mulai sekarang, bersihkan gelombang frekuensi tersebut dari semua pemikiran kurang baik sejak masa kanak-kanak. Caranya ya cukup mengakui dengan fokus yang dituju.

Contoh: Dirimu pikirkan semua orang di dunia ini, atau beberapa orang yang pernah dikenal. Lalu, intropeksi, bahasa agamanya tobat nasuha....(ngeri ya).

Saya menyesal telah menyangka/berpikir kurang baik (sebutkan).

Maafkan saya.

Saya ikhlas menerima apa adanya.

Saya mengasihi menyayangi semuanya.

Bertekadlah mulai sekarang, "format ulang" semua gelombang frekuensi dan bikin pesan baru yang baik.

Dan bertekadlah:

1. Setiap kepikiran dengan siapapun, segera "bayangkan, rasakan "pesan yang baik"". Maka dia akan menerima pesan yang sama.

2. Berpikirlah yang positif kapanpun, dimanapun, bahkan dalam tidurmu yang "ngorok" dan tumpah banjir kirimannya. Karena pikiranmu akan koneksi (connecting) dengan elemen yang dituju.

Misal, kepikiran "kerja sama yang baik", maka kemudian dirimu akan ketemu dengan siapapun dan apapun yang punya pesan sama, yaitu "kerja sama yang baik".

Itulah disebut "pertemuan tidak pernah kebetulan".

3. Bertekadlah, luangkan waktu 30 menit dalam sehari, sekedar merenung, "Pikirkan semua orang di dunia ini", lalu "bayangkan dan rasakan pesan yang mau dirimu kirim, misalnya "bila melihatmu, saya mengasihimu, memberimu rejeki luarbiasa"". Ingat, ketika dirimu ketemu dengan mereka...maka seperti itulah mereka terhadapmu.

Kalau dirimu sudah paham rahasia "sains" ini, maka berjanjilah mulai detik ini untuk mengubah cara dirimu berkehidupan untuk selalu positif, dan amalkan artikel ini.

Ingat, hidup adalah sangkaanmu sendiri, terserah dirimu menyangka apa....maka terjadilah.

Karena Tuhan ada dalam sangkaanmu.

Sahabat,

Sekedar NGOBROL DI WARUNG KOPI saja, itu baru terhubung dengan semua mahluk yang diperbaiki jaringannya.

Bagaimana bila dirimu juga mau memperbaiki hubungan dengan Tiuhanmu, Yang Berkuasa atas semesta alam ini.

Dialah ZAT yang meliputi apapun, maha besar, yang mengatur semua sistem semesta ini.

Maha Suci Dia dengan seluruh sifat-sifatNya (sistem diatas tadi) yang melimpahi semuanya.

Tiada Tuhan selain DIA.

Sungguh, kehidupanmu sulit dinalar, demikian membahagiakan bila mengenalNya.

Salam,

mas kris

Trainer yang bukan trainer dan tidak pernah punya gelar dan sertifikasi, karena cuma MBEJO.

INI ADALAH SATU MATERI APLIKASI DALAM PELATIHAN MAHAKOSMOS YANG "BIASA BANGET DEH...."

FORUM PEMBERDAYAAN "PEMBELAJARAN KEHIDUPAN". Makanya jangan pernah anda mengikuti mahakosmos apalagi pelatihannya, karena banyak yang bilang TIDAK RELEVAN.

Namanya TERAPI HATI DENGAN SIMBOL

Kalau dirimu bisa memahami logika diatas, berarti dirimu juga bisa melepas segala penyakit pemikiran, kejiwaan, stress, depresi, paranoid, traumatik, kantong bokek, di gelombang frekuensi terhadap situasi yang dituju.

Mudah kan....
copas : https://www.facebook.com/notes/mahakosmos-terapi-hati-terapi-ikhlas/rahasia-membuka-pintu-rejeki-dengan-memahami-kita-semua-terhubung/10152078942368023

Salam rahayu...Beliau ini saya temui didaerah pemandian air panas natar lampung selatan, sesaat setelah saya melakukan p...
14/03/2014

Salam rahayu...
Beliau ini saya temui didaerah pemandian air panas natar lampung selatan, sesaat setelah saya melakukan perjalanan memberi training motivasi dari lampung utara...beliau telah berumur lebih dari 95th an dan sudah pernah mengalami mati sesaat dua kali, suaranya masih lantang walaupun cedal dan saya harus memperhatikan dengan seksama...dari pertemuan singkat saat itu, saya mendapatkan pengalaman luar biasa dari beliau...seumuran beliau yang kebanyakan orang tidak lagi beraktivitas fisik dengan leluasa, namun beliau setiap harinya masih mampu menempuh perjalanan keliling kampung dan desa disekitar tempat tinggalnya sejauh puluhan kilo meter dengan sepeda tua nya yang dibelinya dari tahun 1965an untuk menjajakan opak (kerupuk berbahan dari singkong)...
Saya sempat bertanya apa rahasia kebugaran beliau? Dengan takjud saya mendengar... 'Nak, urip kuwi wis ono sing ngatur, Gusti ingkang maha kuwaos, kita sakderma nglampahi, tansah syukur ing pandum, ora ngoyo, ora olo" terjemahan bebasnya.."nak hidup itu sudah ada yang mengatur yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa, kita hanya menjalaninya, jangan memaksakan kehendak dan jangan berbuat kejahatan" , beliau juga memberikan resep, yaitu "cegah lek lan cegah dahar' maksudnya kurangi tidur dan kurangi makan, dan subhanallah nya dalam kesehariannya beliau terkadang tidak makan nasi, hanya ngopi dan makan opak atau seadanya yyang bisa dimakan dan disediakan mbah putri..., dari beliau saya mendapatkan pelajaran berharga, sebagian dari kita mungkin lebih dari beruntung, namun beliau selalu bersyukur, manut atas kehendak Tuhannya dan berbuat kebajikan kepada sesama, karena itu bekal dikehidupan yang akan datang......sebelum berpisah lalu beliau menyanyikan tembang/syiiran berbahasa jawa yang mungkin semua saudara pernah mendengarkan...
'Eling-eling para menungsa, kapan wektu bakal nompo timbalan, timbalan sang maha kuwasa ....." (ingat-ingatlah wahai manusia,sewaktu-waktu kita dapat panggilan, panggilan dari Tuhan Yang Maha Kuasa......"
Saudaraku...seberapa besar rasa syukur kita, berapa banyak diantara kita justru mengingkari nikmat'-NYA yang telah kita dapatkan selama ini, seberapa banyak kita maaih memaksakan kehendak kita sementara Tuhan sudah memiliki kehendak, seberapa banyak hari ini kita mempersiapkan bekal diri untuk kembali pada-NYA...
Semoga kita senantiasa menjadi hamba' yang selalu mengingat tugas suci kita, yaitu mewakili-NYA untuk berbuat darma, berbuat kebajikan, mewakili-NYA menebarkan rahmat-NYA dimuka bumi ini...
Nuwun...
cpas : https://www.facebook.com/mas.purwo.3

14/03/2014

Donasi nasi bungkus hari ini telah selesai ditunaikan, terima kasih kepada para donatur. semoga allah memberikan ganti yang terbaik.... bagi mau ikut SEDEKAH NASI BUNGKUS bisa hub 083865250357 / 32e9c21e

Address

Wonogiri
57652

Opening Hours

Monday 09:00 - 15:30
Tuesday 09:00 - 15:30
Wednesday 09:00 - 15:30
Thursday 09:00 - 15:30
Friday 09:00 - 15:30
Saturday 09:00 - 15:30
Sunday 09:00 - 15:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sedekah Nasi Bungkus Wonogiri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share