23/07/2021
Polip
Polip adalah sebuah jaringan abnormal dan memiliki tangkai yang tumbuh di dalam tubuh.
Polip biasanya berukuran kecil dan memiliki tangkai yang bentuknya menyerupai jamur.
Jaringan yang abnormalini bisa tumbuh dibagian manapun di dalam tubuh manusia
Polip sering disalah artikan sebagai tumor berbahaya. Padahal, polip merupakan tumor jinak, bukanlah sebuah kanker. Namun, polip harus tetap diwaspadai karena berupa jaringan yang tumbuh secara abnormal. Tidak menutup kemungkinan keberadaannya dapat berkembang menjadi sesuatu yang ganas (kanker)
Faktor Risiko Polip
Terdapat berberapa faktor yang bisa meningkatkan seseorang mengidap polip. Misalnya, polip pada kandung kemih pada laki-laki yang memiliki kebiasaan Merokok. Selain itu, ada p**a wanita di atas 40 tahun yang bersiko mengidap polip rahim.
Risiko polip usus besar
1. Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan rendah serat
2. Usia > 50 tahun
3. Memiliki anggota keluarga yang mengidap polip atau kanker usus besar (riwayat keluarga)
4. Merokok dan minum alkohol
5. Memiliki penyakit radang usus seperti penyakit Crohn
6. Obesitas
7. Tidak berolahraga dengan cukup
8. Diabetes tipe 2 tidak terkontrol
Risiko polip lambung
1. Usia, terutama usia tua
2. Infeksi pada lambung
3. Sindrome genetik, FAM (Familian Adenomatous Poyposis)
4. Kebiasaan menggunakan obat penghambat p***a proton (PPI)
Risiko polip hidung
1. Infeksi sinus yang tidak diobati hingga tuntas
2. Alergi
3. Asma
4. Penyakit Fibrosis Sistik
Penyebab Polip
Ada berbagai kondisi yang bisa menyebabkan polip, tergantung dari lokasi tumbuhnya jaringan abnormal tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan polip
1. Riwayar inflamasi/radang pada lokasi tempat tumbuhnya polip
2. Riwayat kemasukan benda Asing
3. Kista
4. Tumor
5. Kadar estrogen yang tinggi
6. Radang Kronik pada perut
Gejala Polip
Gejala polip bermacam-macam tergantung dari lokasi tempat tumbuhnya. Ada kalanya tumbuhnya polip ini sama sekali tidak menimbulkan gejala pada pengidapnya.
Namun, pada beberapa kasus, keberadaan polip dapat mengganggu keseharian seseorang.
Sebagai contok pada wanita yang memiliki polip serviks, pengidapnya dapat mengeluhkan adanya perdarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual.
Contoh lain adalah pada pengidap yang memiliki polip di hidung akan mengeluhkan hidung yang terasa selalu penuh dan napas yang tidak lega. Pengidap dengan polip pada pita suara akan mengeluhkan adanya perubahan pada suara akan mengeluhkan adanya perubahan pada suara.
Pengidap dengan polip polip pada saluran kemih akan mengeluhkan adanya gangguan saat BAB seperti nyeri, anyang-angat, dan ada darah pada urin.
Komplikasi Polip
Komplikasi polip tergantung dari lokasi tumbuhnya polip tersebut. Misalnya, polip usus besar yang bisa kanker bila tidak ditangani dengan tepat. Namun, kecil kemungkinannya polip tersebut menjadi ganas bila diangkat atau dibuang.
Sementara itu, ada p**a komplikasi yang bisa terjadi pada polip hidung. Komplikasi ini terjadi karena polip memblokir aliran udara normal dan drainase cairan
Bukan hanya itu saja, polip hidung juga bisa menyebabkan iritasi jangka panjang dan pembengkakan (peradangan)
Komplikasi polip hidung bisa berupa obstructive sleep apnea. Kondisi ini bisa menyebabkan terhenti napas asma atau memperburuk asma, dan infeksi sinus.
Pencegahan Polip
1. Konsumsi makanan sehat, kaya serat (buah buagan dan sayuran)
2. Membatasi konsumsi alkohol
3. Tidak merokok
4. Rajin berolahraga
Info lebih lanjut : 0812 9814 4508