05/06/2026
Kementrans Dorong Pembangunan Sekolah Vokasi di Kawasan Transmigrasi Manggarai Barat
Manggarai Barat, NTT - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) terus berkomitmen nyata dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan transmigrasi. Melalui investasi di sektor pendidikan dan vokasi, langkah ini diambil agar masyarakat lokal dapat menjadi aktor utama yang merasakan langsung dampak positif dari masifnya investasi di daerah mereka.
Dalam kunjungannya ke SD Inpres Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendampingi Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Mr. Wang Lutong. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk membahas penguatan infrastruktur dan keterampilan warga lokal.
Ada beberapa poin strategis yang tengah diupayakan oleh Kementrans:
📌 Pembangunan Infrastruktur Dasar: Peningkatan kualitas sanitasi (toilet) dan renovasi sekolah sebagai fondasi kenyamanan belajar generasi penerus.
📌 Sekolah Vokasi Pariwisata: Kementrans aktif menawarkan sejumlah kawasan kepada investor untuk dibangun pusat pendidikan vokasi guna meningkatkan standar hospitality yang matang.
📌 Pusat Pembelajaran Bahasa Mandarin: Mengingat Labuan Bajo telah menjadi destinasi wisata dunia dengan lonjakan wisatawan dan investasi asal Tiongkok, kemampuan bahasa Mandarin dinilai akan menjadi nilai tambah (value-added) yang sangat besar bagi warga lokal.
Gagasan ini pun disambut hangat oleh Dubes RRT, Mr. Wang Lutong, yang optimis bahwa kolaborasi di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan antara kedua negara akan semakin memperkuat kesiapan masyarakat transmigrasi dalam menangkap peluang ekonomi.
Sebab bagi Kementrans, kemajuan pariwisata Labuan Bajo yang mendunia jangan sampai membuat masyarakat lokal tertinggal dan hanya menjadi penonton. Pendidikan dan keterampilan adalah kunci terbaik!