Tulungagung News

Tulungagung News Tulungagung News menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di Kabupaten Tulungagung

Simpan Banyak Uang Kuno, Hariyadi Mengaku Hanya Koleksi PribadiBerawal dari usaha penukaran uang, Hariyadi (44) warga De...
05/06/2017

Simpan Banyak Uang Kuno, Hariyadi Mengaku Hanya Koleksi Pribadi

Berawal dari usaha penukaran uang, Hariyadi (44) warga Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Tulungagung, akhirnya mengoleksi dan berburu uang lama.

Untuk menemukan uang lama Hariyadi mengatakan bahwa hal tersebut hanya sebagai hobi yang tidak sengaja.

"Macam-macam uang lama yang aku punya, cuma tahun edisinya ada yang saya ndak tahu. Ada yang tahun 1958, 1964, 1968. Bahkan sepertinya di logo dalam itu ada yang gambar Mbah Hasyim sangar," sambil menunjukkan koleksi yang di pigora dan yang hanya ditumpuk.

Menurut Hariyadi, keunikan uang lama sebagai mahar terletak pada nominalnya yang kecil, sehingga mampu menyesuaikan tanggal pernikahan. Dengan demikian mahar terkesan elok, unik, serta lebih bersifat pribadi nan penuh kenangan bagi pengantin.

"Belum ada yg tahu kalau aku punya uang itu, dulu seingatku kalau taruh di atas telapak tangan ada yang menggulung dengan sendirinya," paparnya.

Hariyadi tidak berfikir tentang jual koleksi atau bisnis uang kuno. Pasalnya Hariyadi telah banyak kesibukan kerja dan berorganisasi. Dirinya juga tak pernah menawarkan atau dicari untuk dibeli koleksinya.

"Ini saya simpan sebagai koleksi pribadi, saya sudah punya kesibukan padat jadi yang ini murni saya simpan bukan diperjualbelikan," pungkasnya.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/154003/20170602/194902/simpan-banyak-uang-kuno-hariyadi-mengaku-hanya-koleksi-pribadi/

Beda dengan PDIP, Penjaringan Golkar Tunggu DPPSetelah PDIP Kabupaten Tulungagung secara resmi buka pendaftaran bakal ca...
05/06/2017

Beda dengan PDIP, Penjaringan Golkar Tunggu DPP

Setelah PDIP Kabupaten Tulungagung secara resmi buka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati periode 2018-2023, partai Golkar DPD II Tulungagung mengaku punya mekanisme beda dengan partai moncong putih.

"Kami punya mekanisme yang beda dengan PDIP, selain itu kami menunggu perintah DPP selaku koordinasi vertikal," papar Asmungi, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.

Meski begitu lanjutnya, Golkar senantiasa koordinasi dengan banyak tokoh untuk memantau dan melihat perkembangan politik di Tulungagung. Pihaknya juga belum melihat ada kader yang akan maju melalui partai besutannya.
"Calon internal rupanya tidak ada, jadi kami lihat dulu perkembangan yang akan terjadi. Tapi pasti kami akan mencari sosok yang tepat," imbuhnya.

Asmungi mengaku masih sibuk dan konsentrasi untuk persiapan Pemilu legislatif yang sudah banyak tokoh yang akan maju melalui partai berlambang beringin itu.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/153985/20170602/162302/beda-dengan-pdip-penjaringan-golkar-tunggu-dpp/

Bupati Lantik 139 Pejabat Eselon 2,3 dan 4Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo Melantik Pejabat Pemimpin Pratama (eselon II)...
05/06/2017

Bupati Lantik 139 Pejabat Eselon 2,3 dan 4

Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo Melantik Pejabat Pemimpin Pratama (eselon II) Struktural Tingkat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Pengawas (Eselon IV). Pelantikan dilakukan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Jum'at (2/5).

Pelantikan diikuti 139 ASN lingkup Pemkab Tulungagung. Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati, Maryoto Birowo, Sekda Kabupaten Tulungagung Indra Fauzi serta unsur pimpinan OPD setempat.
Dalam sambutannya Bupati Tulungagung menekankan agar para ASN tidak hanya sekedar melakukan rutinitas pekerjaannya. Akan tetapi harus memiliki prestasi dan inovasi dalam bekerja.

"ASN harus berinovasi dalam bekerja sehingga dicapai prestasi yang bagus dalam pekerjaanya," kata Syahri Mulyo.

Dalam pelantikan tersebut 139 dilantik dengan rincian 1 pejabat pimpinan pratama setingkat eselon II, 31 Pejabat Administrator dan 107 pejabat pengawas. Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui penilaian dan tes kelayakan sebelum dilantik.

"Semua telah melalui penilaian dan tes kelayakan oleh atasan masing-masing," imbuh Syahri.

Masih menurut Syahri, sistem ASN yang ada sekarang untuk promosi tidak berdasarkan senioritas, prestasi dan kenaikan jabatan dinilai dari kinerja masing-masing ASN.
"Kenaikkan jabatan dan pangkat tidak lagi berdasar senioritas, tetapi berdasarkan prestasi dan kinerja ASN," tutur Bupati.
Dalam pelantikan, dilantik p**a Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) yang hampir setahun kosong. Pimpinan BAPPEDA kosong setelah pimpinan yang lama, Sudigdo memasuki masa pensiun.

Selanjutnya jabatan diisi oleh Pejabat Sementara, Suharto yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris BAPPEDA. Hari ini akhirnya Suharto resmi dilantik setelah hampir setahun menjadi Penanggung Jawab jabatan Kepala BAPPEDA.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/153999/20170602/193657/bupati-lantik-139-pejabat-eselon-23-dan-4/

Lho..!! Surat Edaran Direvisi, Tempat Hiburan Wajib Tutup TotalJika pada awal bulan puasa kemarin Dinas Kebudayaan dan P...
05/06/2017

Lho..!! Surat Edaran Direvisi, Tempat Hiburan Wajib Tutup Total

Jika pada awal bulan puasa kemarin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung memerintahkan pengusaha caffe dan karaoke dengan model Hall untuk mulai beroperasi dari pukul 22.00 hingga 24.00 dan Karaoke dengan model Room untuk tutup, kini pemkab melalui surat edaran yang ditandantangi Sekertaris Daerah Tulungagung mengeluarkan peraturan baru.

Peraturan tersebut yakni seluruh usaha karaoke baik yang Hall maupun Room harus menutup usaha mereka hingga H +2 Lebaran. Sekertaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Indra Fauzi yang ditemui di pendopo Tulungagung mengatakan, dirinya memang telah mengeluarkan instruksi terbaru untuk membatalkan instruksi sebelumnya.

Hal ini dilakukan setelah pihaknya melakukan diskusi dengan sejumlah pihak, termasuk perwakilan umat beragama di Tulungagung yang menghendaki penutupan total usaha karaoke selama puasa sebab berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Iya memang yang sekarang berlaku yang baru itu, yang lama sudah tidak berlaku lagi, usaha karaoke harus tutup selama puasa dan buka H+2 lebaran,” ucap Indra Fauzi.

Indra Fauzi menegaskan, selain mengganggu ketertiban umum keputusan melakukan penutupan total ini diambil untuk meminimalkan potensi terjadinya pelanggaran seperti yang dilakukan oleh Yess Caffe beberapa waktu yang lalu.

“Iya karena adanya kejadian kemarin, saya enggan menyebutkan yang diurus polda itu agar tidak terjadi lagi makanya ditutup selama bulan puasa,” tegas Indra Fauzi.

Keputusan ini mulai diberlakukan saat ini, dan untuk memastikan peraturan tersebut diimplementasikan di lapangan pihaknya memerintahkan Satpol PP untuk bekerja ekstra dan tidak ragu untuk memberikan Surat peringatan mulai dari SP 1 hingga pembekuan ijin operasional jika tetap membandel.

Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Heru Junianto. Menurutnya dengan lahirnya Surat Edaran terbaru dari Sekda soal jam operasional usaha Karaoke selama bulan puasa, artinya surat edaran yang lama sudah tidak berlaku. Secara otomatis pengusaha karaoke harus mematuhi praturan yang baru dan tidak boleh beroperasi hingga H+2 usai lebaran.

“Peraturan yang lama otomatis tidak berlaku setelah keluarnya surat edaran terbaru, dan pengusaha karaoke harus mematuhi peraturanyang baru ini,” Pungkas Heru Junianto.

Sedangkan untuk penegakan aturan tersebut, Heru Junianto menyerahkannya kepada Satpol PP Tulungagung.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/154000/20170602/193844/lho-surat-edaran-direvisi-tempat-hiburan-wajib-tutup-total/

Si Jago Merah 'Ngamuk', Sebuah Toko Grosir di Tulungagung LudesSebuah toko grosir peralatan rumah tangga di Dusun  Jatib...
05/06/2017

Si Jago Merah 'Ngamuk', Sebuah Toko Grosir di Tulungagung Ludes

Sebuah toko grosir peralatan rumah tangga di Dusun Jatibanggi, Desa Tanggung, Kecamatan Campur Darat, Kabupaten Tulungagung ludes dilalap api, Jumat (2/6) sekitar jam 22.15 Wib.

Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik atau kompor gas.
saat kejadian, husain pemilik toko yang beralamatkan di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung tidak berada di tempat dan penjaga toko juga tengah berada di warung kopi-yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Menurut saksi mata Edi (27) tetangga yang bersebelahan dengan toko, menyampaiakan bahwa tiba-tiba dirinya melihat asap mengepul dari toko bagian belakang sekitar pukul 22.15 wib sehingga menimbulkan warga terlihat panik di sekitar lokasi kejadian.
"
Melihat api semakin besar, warga langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi team pemadam kebakaran," jelasnya.

Menurutnya, selang satu jam, 4 unit mobil pemadam-kebakaran tiba di lokasi kebakaran. Namun saat tiba di lokasi api sudah membakar gudang belakang dan dapur.

Team damkar yang dipimpin Kabid Damkar Rakidi berhasil memadamkan api setelah berjuang selama 1'5 jam dengan menerjunkan 4 unit PMK.

Sementara itu Kapolsek Campurdarat AKP Inengah Suteja ketika dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut. Polsek yang menerima laporan warga langsung menghubungi team Damkar.

"Hasil pemeriksaan sementara dari kepolisian melalui unit Labfor Polres Tulungagung penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor gas. Selanjutnya saksi dan barang bukti berupa kompor gas beserta tabung gas berukuran 3 kg dibawa ke Polres Tulungagung guna proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Sumber : http://www.suarajatimpost.com/read/6899/20170603/031545/si-jago-merah-ngamuk-sebuah-toko-grosir-di-tulungagung-ludes/ #!

Pesanan Sepi Saat Puasa, Petani Tulungagung Punya Cara Jitu untuk Pasarkan Belimbing, Apa Itu?Bulan Ramadan menjadi bula...
05/06/2017

Pesanan Sepi Saat Puasa, Petani Tulungagung Punya Cara Jitu untuk Pasarkan Belimbing, Apa Itu?

Bulan Ramadan menjadi bulan yang sepi bagi bagi petani belimbing di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Namun para petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Tunas Belimbing mampu menjaga penjualan melalui pemasaran online.

Tunas Belimbing beranggotakan 20 orang petani. Sebenarnya kelompok tani ini menjual belimbing lewat wisata petik buah. Namun saat puasa, pengunjung turun dengan dratis.

“Saat puasa orang jarang berwisata, jadi pengunjung juga sepi. Sabtu-Minggu yang biasa ramai sekarang tidak seberapa,” ungkap Ketua Kelompok Tani Tunas Belimbing, Mulyono, Sabtu (3/6/2017).

Di hari biasa, penjualan hari Sabtu dan hari Minggu bisa mencapai 2 ton belimbing.

Menurut Mulyono, jika hanya mengandalkan pembelian lewat wisata petik belimbing, hasilnya tidak seberapa.

Karena itu pihaknya membuat terobosan dengan penjualan online.

Promosi dilakukan melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp.

Mulyono mengaku sebelumnya telah menjalin hubungan dengan banyak orang yang singgah di kebun belimbingnya.

“Para pelanggan ini yang saya kirimi gambar melalui WA. Karena sudah percaya, banyak yang kemudian pesan,” terang Mulyono.

Sumber : http://surabaya.tribunnews.com/2017/06/03/pesanan-sepi-saat-puasa-petani-tulungagung-punya-cara-jitu-untuk-pasarkan-belimbing-apa-itu

Di duga Maling, Orang Gila Hampir Di massaTabiat mencurigakan membuat Yanto (40) warga Jawa Tengah hampir bernasib naas....
05/06/2017

Di duga Maling, Orang Gila Hampir Di massa

Tabiat mencurigakan membuat Yanto (40) warga Jawa Tengah hampir bernasib naas. Orang asing atau orang tidak dikenal yang akhirnya di amankan warga Wates Sumbergempol Tulungagung itu harus di tangkap dan di introgasi setelah di siapkan dan di teriaki maling.

"Tadi mondar-mandir mencurigakan, lalu menghilang. Warga spontan mengambil senjata tajam, pentungan dan lain-lain. Ternyata dia ketemu sedang mandi di rumah warga," ungkap Sur warga sekitar.

Setelah di tangkap, Yanto di bawa ke tempat dia menaruh barang bawaan berupa karung. Akhirnya, karung yang di bawa Yanto di bongkar. Ternyata isinya puluhan baju bekas kumal dan botol air minum.

"Saya Yanto, Jawa tengah. Saya bingung dan pusing ditolak istri saya," jawabnya saat di tanya warga dengan menunjukkan tingkah aneh.

Setelah mengetahui jawaban demi jawaban Yanto, akhirnya warga yakin bahwa yang orang yang di tangkap dan duga maling dan hampir di hajar itu ternyata orang kurang waras atau gila.

"Ya sudah, itu masukin barangnya ke karung. Kamu mau makan? Jika mau saya Ambil kan makan dan jangan di sini lagi ya, " punya Dwi, warga lain dan menyiapkan makan.

Yanto tidak menolak pemberian Dwi, setelah di beri makan "maling" itupun akhirnya pergi dan warga meninggalkan TKP. Warga tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa atau kepolisian.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/153968/20170601/215549/di-duga-maling-orang-gila-hampir-di-massa/

Tim Lomba Binter Tingkat Koramil Menilai di Kodim TulungagungBertempat di wilayah jajaran Kodim 0807 Tulungagung Tim Lom...
05/06/2017

Tim Lomba Binter Tingkat Koramil Menilai di Kodim Tulungagung

Bertempat di wilayah jajaran Kodim 0807 Tulungagung Tim Lomba Binter Tingkat Koramil Jajaran Korem 081/Dsj yang diikuti sekitar 7 orang anggota dengan pimpinan Pasilat Korem 081/Dsj Mayor Inf Edy Mariono didampingi Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Agung Isa Rahman, S.H, Kasdim 0807 Tulungagung Mayor Inf Moh. Samsul Hadi, S.Ag dan Pjs Pasilog Kodim 0807 Tulungsgung mengadakan penilaian di Kodim 0807/Tulungagung, Rabu (31/5).

Adapun tim penilaian dari Korem 081/Dsj adalah Pasilat Korem 081/Dsj Mayor Inf Edy Mariono, Pasi Wanwil Korem 081/Dsj Mayor Inf Achmad Alwi, Pasi Intel Korem 081/Dsj Kapten Inf Irsyad M Pane, Paur keungan Korem 081/Dsj Lettu Cku Agus Wahyudi, Bati Log Korem 081/Dsj Peltu Suparji dan Bati Pers Korem 081/Dsj Serka Aris Budiono.

Tim penilaian dari Korem 081/Dsj tiba di Koramil 0807/07 Sumbergempol Kec. Sumbergempol Kab. Tulungagung disambut oleh Danramil 0807/07 Sumbergempol Kapten Arh Mujiono selanjutnya melaksanakan pengecekan administrasi dan penilaian Koramil 0808/07 Sumbergempol.

Selanjutnya Tim penilaian dari Korem 081/Dsj menuju Koramil 0807/05 Ngunut Kec. Ngunut Kab. Tulungagung dan disambut oleh Danramil 0807/05 Ngunut Kapten Arh Didik Hariyanto selanjutnya melaksanakan pengecekan administrasi dan penilaian Koramil 0807/05 Ngunut Kec. Ngunut Kab. Tulungagung.

Sumber : https://www.suarajatimpost.com/read/6871/20170601/235012/tim-lomba-binter-tingkat-koramil-menilai-di-kodim-tulungagung/

Ansor dan Banser Gelar Refleksi Hari Pancasila dan Sahur BarengMenghormati salah salah satu hari penting dalam sejarah b...
05/06/2017

Ansor dan Banser Gelar Refleksi Hari Pancasila dan Sahur Bareng

Menghormati salah salah satu hari penting dalam sejarah bangsa, tepat tanggal 1 Juni 2017 mulai pukul 23.00 ratusan kader Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama Tulungagung menggelar malam refleksi Hari Pancasila dan sahur bareng di Balai Tulungagung Mandiri Panggungrejo.

Dalam acara itu, Kasatkornas Banser Alfa Isnaini menandaskan agar Ansor dan Banser mempertahankan falsafah Pancasila sebagai dasar negara. "Indonesia lahir atas kemajemukan. Fondasi negara dan falsafah Pancasila yang dicetuskan oleh pendiri bangsa yang di dalamnya termasuk kiai-kiai NU harus dipertahankan. Maka sebagai anak bangsa, harus mengambil peran strategis dengan melakukan pemberdayaan penguatan ideologi bernegara secara masif. Bahwa Pancasila sebagai dasar negara adalah sudah final," tegas Alfa.

Menurut dia, viralnya ujaran kebencian (hate speech) yang mendegradasi nilai nilai luhur Pancasila, bahkan mengarah kepada disintegrasi bangsa harus ditindak tegas oleh pemerintah dengan hukum yang tegas.
"Energi kita ini jangan sampai habis untuk hal-hal yang kurang bermanfaat," pesan Alfa.

Senada dengan Alfa Isnaini, Ketua PC GP Ansor Tulungagung Sahrul Munir juga mendesak agar gerakan membela Pancasila dan bangsa Indonesia harus dijalankan dengan praktik, bukan sekadar teori.

"Pemkab Tulungagung harus menindak tegas ormas atau kelompok anti- Pancasila. Retorika dan kajian dalam seminar-seminar sudah cukup untuk mengidentifikasi problem ideologi bangsa ini," ucap Munir.

Menurut Munir, kelompok anti-Pancasila telah berupaya melakukan tindakan inkonstusional dengan mengatasnamakan agama untuk memecah belah kesatuan bangsa.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/153972/20170602/102110/ansor-dan-banser-gelar-refleksi-hari-pancasila-dan-sahur-bareng/

Singkirkan 6 Pesaing, Suharto Akhirnya Dilantik Jadi Kepala Bappeda TulungagungKosongnya nakhoda Badan Perencanaan dan P...
05/06/2017

Singkirkan 6 Pesaing, Suharto Akhirnya Dilantik Jadi Kepala Bappeda Tulungagung

Kosongnya nakhoda Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang hampir setahun berakhir sudah.

Jabatan Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung akhirnya diisi oleh mantan Sekretaris Bappeda , Suharto yang selama hampir satu tahun bertindak sebagi pelaksana tugas Kepala Bappeda.

Lamanya pengisian lantaran ada syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjabat sebagai pejabat Pratama di badan yang memegang kunci perencanaan pembangunan di Kabupaten Tulungagung.

"Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk pemilihan kepala Bappeda, selain itu juga ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam tes kelayakan," kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo pasca pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV, Jum'at (2/6/2017).

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono menjelaskan tentang tahapan seleksi kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung.

"Ada pengumuman job target yang kosong, selanjutnya setelah pengumuman ada 7 calon yang memenuhi syarat untuk mengikuti tes selanjutnya," kata Arief.

Selanjutnya ke 7 calon yang lolos persyaratan dikirim ke Surabaya guna mengikuti tes lanjutan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Propinsi dan Komite ASN untuk dilakukan assesment, ke 7 calon lulus semua.

"Dari assesment yang dilakukan oleh BKD propinsi dan KASN seluruh calon dinyatakan lulus," terang Arief.

Karena belum mendapatkan figur kepala Bappeda, selanjutnya ke 7 calon di assesment atau dilakukan test kelayakan di Kabupaten Tulungagung oleh panitia seleksi yang terdiri dari akademisi dan internal pemerintah.

"Seleksi selanjutnya dilakukan di Kabupaten dengan panitia seleksi dari Universitas Brawijaya (2 orang), Universitas Tulungagung (1 orang), Sekretaris Daerah, Kepala BKD setempat dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah," tambahnya.

Selanjutnya nilai dari kedua tes digabung dan di rangking, dari hasil rangking tersebut, Suharto menempati posisi tertinggi yang berarti berhak atas jabatan kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/154028/20170603/152014/singkirkan-6-pesaing-suharto-akhirnya-dilantik-jadi-kepala-bappeda-tulungagung/

Hanura Buka Pendaftaran Pasca Lebaran, Yakin Kader Internal MajuPasca PDIP Tulungagung secara resmi membuka pendaftaran,...
05/06/2017

Hanura Buka Pendaftaran Pasca Lebaran, Yakin Kader Internal Maju

Pasca PDIP Tulungagung secara resmi membuka pendaftaran, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Tulungagung tak mau ketinggalan.

Meski masih akan membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati setelah lebaran, Hanura mengaku telah menjalin komunikasi dengan hampir semua partai baik PDIP dan di luar PDIP Tulungagung.

"Kami sudah melakukan komunikasi, pendekatan dan pertemuan untuk menyatukan persepsi tentang pilkada Tulungagung," terang Kambali ketua DPC Hanura Tulungagung.

Kambali juga mengisyaratkan adanya bakal calon dari internal partainya. Namun bukan dari pengurus DPC, melainkan dari DPD Hanura Jawa Timur.

"Ya tidak saya bocorkan sekarang, nanti setelah di buka pendaftaran akan tau sendiri," ungkapnya.

Demikian juga menurut Kambali, Hanura yang merupakan pemilik 6 kursi DPRD juga akan melakukan pendekatan terhadap incumbent untuk diusung sebagai calon jika ada persamaan visi dan misinya.

"Kita sepakat bukan hanya mendukung, tapi juga harus mengusung calon yang memang layak walau dari partai lain termasuk PDIP," tegasnya.

Sebagaimana syarat yang berlaku, hanya PDIP yang bisa mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati sendiri tanpa melakukan koalisi.

Partai lain di Tulungagung harus melakukan koalisi jika ingin mengusung pasangan calon untuk mengikuti kontestasi pilkada mendatang.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/154032/20170603/162817/hanura-buka-pendaftaran-pasca-lebaran-yakin-kader-internal-maju/

Polsek Kalidawir Sita Puluhan Botol Miras Jenis Kuntul dari Nelayan SinePolsek Kalidawir lakukan penyitaan minuman keras...
05/06/2017

Polsek Kalidawir Sita Puluhan Botol Miras Jenis Kuntul dari Nelayan Sine

Polsek Kalidawir lakukan penyitaan minuman keras di Pantai Sine, Kalibatur Sabtu (03/06) saat lakukan patroli rutin. Miras jenis Bintang Kuntul (Alimy) diketahui dijual bebas di warung milik Subani (53), Nelayan Sine RT 1 RW 01 Kalibatur, Kalidawir.

"Pelaku melakukan penjualan miras jenis Bintang Kuntul Alimy Netto 920 ml di rukonya kepada khalayak umum tanpa ijin," ungkap Kapolsek Kalidawir AKP M Ilyas.

Dalam Operasi Pekat Semeru yang dipimpin langsung Kapolsek Kalidawir beserta Kanit Reskrim itu polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa Subani telah menjual miras jenis Bintang Kuntul tanpa ijin. Saat itu juga patroli melakukan penyitaan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polisi melakukan penyitaan barang bukti karena dianggap pelaku melakukan pelanggaran usaha pangan yang dengan sengaja tidak memiliki ijin edar. "Kami lakukan penyitaan, lalu akan kami periksa para saksi dan penyidikan lebih lanjut akan kita jalankan sesuai pelanggarannya," tegas Kapolsek.

Pelaku diancam dengan pasal 142 UU No.18 tahun 2012 tentang pangan dan atau pasal 15 (1) huruf e Perda Kabupaten Tulungagung No. 4 Th 2011. Barang bukti yang disita berupa 32 (tiga puluh dua) botol miras jenis Bintang Kuntul Alimy Netto 920 ml.

Sumber : http://www.jatimtimes.com/baca/154039/20170603/194550/polsek-kalidawir-sita-puluhan-botol-miras-jenis-kuntul-dari-nelayan-sine/

Address

Tulungagung
66218

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tulungagung News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Tulungagung News:

Share