Rumah Yatim Dan Dhuafa Aspend Indonesia

Rumah Yatim Dan Dhuafa Aspend Indonesia Ini adalah Halaman Resmi Media Center ASPEND INDONESIA untuk publikasi informasi mengenai Informasi dan Kegiatan di Rumah Yatim Dan Dhuafa ASPEND INDONESIA

Anak - anak bagian bersih2 ๐Ÿฅฐ
19/01/2024

Anak - anak bagian bersih2 ๐Ÿฅฐ

Alhamdulillah Malam 1 Rajab kami berdoa bersama dengan Para Pemain FC Bekasi City dan Official.Doa bersama bertempat di ...
13/01/2024

Alhamdulillah Malam 1 Rajab kami berdoa bersama dengan Para Pemain FC Bekasi City dan Official.
Doa bersama bertempat di Hotel Charis Tuban dan berlangsung dengan sangat hikmat. Semoga segala harapan dan doa terbaik mendapatkan ridho dari Allah SWT.. Aamiin Allahuma Aamiin โ˜บ๏ธ๐Ÿคฒ






25/06/2021

"Jika kamu berinfak kepada seseorang, berterima kasihlah kepada mereka. Kamu mungkin sudah membantu memperbaiki urusan dunia mereka, tapi mereka juga memperbaiki urusan akhiratmu."

Ayah/Bunda/ Kakak yang ingin berpartisipasi menjadi Donatur/ OrangTuaAsuh untuk Para Santri Rumah Yatim dan Dhuafa , Donasi bisa langsung Transfer>>

๐Ÿ’ณ Transfer
Bank : BRI
A/n : Aspend Indonesia
No : 6579 - 0100 - 7893- 530
โ˜Ž๏ธKonfirmasi via WhatsApp
WhatsApp 0812-3056-4472
Yuk, sebarkan kebaikan ini pada orang terdekat agar mereka melakukan kebaikan yang sama ๐Ÿ˜Š
Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

Wakaf Pembangunan Pondok Yatim dan Dhuafa Rp 10.000/PekanInsyaAllah menjadi Pahala Jariyyah ๐Ÿ˜Š..klik disini >>
06/04/2021

Wakaf Pembangunan Pondok Yatim dan Dhuafa Rp 10.000/Pekan
InsyaAllah menjadi Pahala Jariyyah ๐Ÿ˜Š..
klik disini >>

Yuk, salurkan donasi terbaik kamu di bulan penuh berkah ini

[7 Hari Menuju Ramadhan]BismillahirrahmanirrahimWahhh tak terasa ya, 7 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan...
06/04/2021

[7 Hari Menuju Ramadhan]

Bismillahirrahmanirrahim

Wahhh tak terasa ya, 7 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan

Masih ingat tidak dengan hadist Rasulullah SAW yang satu ini:

"Sesungguhnya dalam surga terdapat sebuah pintu yang dikenali dengan nama ar-rayyan, khusus untuk ahli puasa memasuki surga melaluinya pada hari kiamat kelak. Selain daripada mereka tidak diperbolehkan masuk"

[HR. Bukhari dan Muslim]

Sudah tidak sabar menunggu datangnya bulan Ramadhan, semoga aku, kamu, dan kita semua bisa sampai pada bulan Ramadhan 1442H

Aamiin Allahumma Aamiin

[8 Hari Menuju Ramadhan] BismillahirrahmanirrahimMasyaAllah 8 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan ๐Ÿ˜Yukk ki...
05/04/2021

[8 Hari Menuju Ramadhan]

Bismillahirrahmanirrahim

MasyaAllah 8 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan ๐Ÿ˜

Yukk kita siapkan diri dan hati agar bisa melaksanakan ibadah puasa secara maksimal di tahun ini.

Rasulullah SAW bersabda "ucapan yang paling dicintai Allah ada 4 hal yaitu, subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaha illallah, wallahuakbar. Keempat kalimat ini boleh dimulai sesuai yang ia hendaki"
HR. Muslim

Kita Semua sudah tidak sabar menunggu datangnya bulan Ramadhan, semoga aku, kamu, dan kita semua bisa sampai pada bulan Ramadhan 1442H
Aamiin Allahumma Aamiin

[9 Hari Menuju Ramadhan] BismillahirrahmanirrahimTernyata 9 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan ๐Ÿ˜Tidak ter...
04/04/2021

[9 Hari Menuju Ramadhan]

Bismillahirrahmanirrahim

Ternyata 9 hari lagi kita akan didatangi bulan suci Ramadhan ๐Ÿ˜
Tidak terasa ya:')

Pokonya Ramadhan tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Jangan pernah sia-siakan Ramadhan tahun ini ya
Sudah tidak sabar menunggu datangnya bulan Ramadhan, semoga aku, kamu, dan kita semua bisa sampai pada bulan Ramadhan 1442H
Aamiin Allahumma Aamiin








31/03/2021
Alhamdulillah Barakallah, Terimakasih kepada seluruh Donatur yang telah ikut berjuang untuk menyelesaikan pembangunan pa...
14/03/2021

Alhamdulillah Barakallah, Terimakasih kepada seluruh Donatur yang telah ikut berjuang untuk menyelesaikan pembangunan pada Tahap Sloof ini, InsyaAllah Hari ini nanti Mulai pengerjaan Tiang dan Urug... Semoga Pada Tahap ini diberi kelancaran hingga Selesai...Aamiin ๐Ÿคฒ

DUKA NABI MUHAMMAD SAWMenjelang peristiwa Isra' mi'raj๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒทDUA Peristiwa penting menjelang terjadinya israโ€™ miโ€™raj ...
10/03/2021

DUKA NABI MUHAMMAD SAW
Menjelang peristiwa Isra' mi'raj
๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท

DUA Peristiwa penting menjelang terjadinya israโ€™ miโ€™raj Nabi Muhammad saw. Dua peristiwa itu amat berkesan dalam hati beliau, peristiwa yang diliputi dengan duka yang senantiasa menekan dadanya. Demikian berat peristiwa itu dirasakan oleh Nabi saw, sehingga para ahli sejarah menyebutnya dengan istilah โ€œAam al-Huzniโ€ atau tahun kesedihan.

Peristiwa pertama adalah wafatnya Abu Thalib, seorang paman yang sangat dicintai,paman yang sangat mencintainya yang selama bertahun-tahun memeliharanya. Sejak beliau berusia delapan tahun sampai diantar ke gerbang kebahagiaan ketika ia menikah dengan Sayyidah Khadijah dalam usia 25 tahun.

Sebagai seorang paman Abu Thalib amat sangat mencintai Nabi saw keponakannya bahkan cintanya beliau melebihi cintanya kapada anak anaknya , ia senantiasa melindungi dari berbagai tantangan dan ancaman serta rongrongan yang datang dari kaum musyrik Quraisy. Ia yang menjadi pelindung dan perisai bagi Nabi Saw dari segala tindakan musuh. Ia juga pemimpin Quraisy yang amat berwibawa dan disegani oleh berbagai kalangan.

Peristiwa kedua adalah wafatnya Sayyidah Khadijah, istri yang sangat beliau cintai dan ia pun sangat mencintainya. Istri yang senantiasa mendampinginya selama bertahun-tahun dalam segala s**a dan duka. Sayyidah Khadijah adalah wanita bangsawan Quraisy yang memiliki sifat keibuan yang luhur. Ia selalu berusaha membahagiakan Nabi Saw dalam segala kehidupannya dan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukannya.

Perananan Sayyidah Khadijah begitu besar dalam perjuangan Nabi Muhammad saw. Ia senantiasa menghibur Nabi saw dari segala kesedihannya.Ia juga selalu berusaha membela Nabi dari segala rintangan dan tantangan. Sampai sayyidah khadijah wafat, Nabi saw tidak pernah nikah dengan siapapun, dialah istri satu-satunya yang beliau cintai.

Demikian besarnya cinta dan kasih sayang Nabi Saw pada Sayyidah Khadijah, sehingga setelah ia wafat Nabi selalu mengingatnya. Setelah Nabi menikah dengan โ€˜Aisyah sepeninggal beliau, meskipun โ€˜Aisyah seorang wanita yang sangat cantik dan cerdas, ia tidak bisa menggeser kedudukan Khadijah dalam diri Nabi Saw.

Terkait Khadijah yang kedudukannya tidak bisa digeser siapapun di samping Nabi saw, beliau mengatakan: Allah tidak menggantikan untukku seorang yang lebih baik dari Khadijah, ia seorang yang pertama kali beriman kepadaku, pada saat orang lain mendustakan aku. Ia yang senantiasa mencintaiku tatkala banyak orang membenciku. Ia korbankan harta kekayaannya dalam rangka membela agama.

Setelah kehilangan dua orang yang dicintainya itu, Nabi Muhammad Saw semakin menjumpai berbagai kesulitan. Tekanan orang-orang Quraisy dirasakan semakin keras saja. Dua peristiwa di atas akan meninggalkan luka yang parah dalam jiwa manusia, bagaimanapun ia kuat dan tabahnya. Ia akan menimbulkan benih-benih keputusasaan dalam jiwa seseorang, andaikata tidak dibekali dengan iman yang kuat.

Sepeninggal keduanya, terus menerus beliau menghadapi permusuhan dan penghinaan dari kaumnya, sehingga beliau pernah dilempari dengan tanah yang kotor, sehingga mengenai seluruh kepalanya. Dengan bekas tanah masih menempel di kepalanya. Fatimah putrinya yang sangat beliau cintai, membersihkan tanah itu. Ia membersihkannya sambil menangis, mencucurkan air mata, tanda kesedihan yang sangat mendalam.

Tak ada yang lebih sakit rasanya dalam qalbu seseorang ayah daripada mendengar isak tangis anaknya, lebih lebih yang mencucurkan air mata itu adalah anak perempuan. Setetes air mata kesedihan yang menitik dari kelopak mata seorang putri adalah sepercik api yang membakar jantung. Ia juga secercah duka yang menyelinap jauh ke lubuk hati dalam rintihan jiwa yang menyedihkan.

Rasul Muhammad saw adalah seorang ayah yang sangat bijaksana dan penuh kasih kepada anak anaknya. Yang kita lihat dari reaksi beliau terhadap tangisan anak perempuannya, yang merasa sedih dan duka karena malapetaka yang menimpa ayahnya.

Peristiwa yang mengharukan itu beliau hadapi dengan kesabaran dan berlapang dada. Semuanya dikembalikan kepada Allah dengan penuh iman dan taqwa. Ia berkata kepada putrinya: โ€œJangan menangis anakku sesungguhnya Allah akan melindungi ayahmu.
_(Muhammad Husen Haikal, Hayatu Muhammad: 186)_

Karena tekanan dan penghinaan orang orang Quraisy terhadap Rasulullah saw semakin gencar, terlintas olehnya untuk melakukan perjalanan ke Thaif, berdakwah kepada penduduk negeri itu. Rasul menaruh harapan semoga kaum Tsaqif yang menduduki wilayah Thaif yang amat subur dengan udara sejuk itu mau menerima agama Allah swt. Thaif sebuah kota kecil yang kini sering dipakai tempat peristirahatan di musim panas karena hawanya sejuk, berjarak 60 km sebelah timur laut Kota Makkah.

Sesampainya di Thaif, setelah mengadakan perjalanan yang melelahkan dengan terik panas matahari yang menyengat, Nabi memasuki kota itu dengan penuh harapan. Ia berharap semoga penduduk Thaif mau menerima kedatangan dan dakwahnya yang senantiasa ia perjuangkan. Harapan dan keinginan Nabi menjadi sirna, ketika beliau memasuki kota itu dengan sambutan yang sangat mengecewakan. Penduduk Thaif ternyata amat bengis, mereka menolak kedatangan Nabi Muhammad, dakwahnya mereka tolak dengan kasar.

Demikian kasarnya sikap mereka kepada Nabi SAW, sehingga mereka mengkhianati kebiasaan bangsa Arab, yang selalu menghormati tamunya. Orang orang Thaif mengusir Nabi SAW dengan kasar, bahkan dilempari dengan batu. Nabi segera menghindari mereka, berlindung di bawah pohon anggur milik Uthbah dan Syaibah.

Kaki beliau mengucurkan darah sehingga melengket di sandalnya karena darah yang mengering. Menghadapi penghinaan yang teramat keras, Nabi SAW tidak mengutuk mereka, bahkan beliau menyampaikan doโ€™a: Wahai Tuhanku, tunjukilah kaumku, karena sesungguhnya mereka belum mengetahui. Di tempat itu, beliau menengadah ke langit, hanyut dalam suatu doโ€™a pengaduan yang sangat mengharukan.

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุดู’ูƒููˆู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุถูŽุนู’ููŽ ู‚ููˆู‘ูŽุชููŠู’ ูˆูŽู‚ูู„ู‘ูŽุฉูŽ ุญููŠู’ู„ูŽุชููŠู’ ูˆูŽู‡ูŽูˆูŽุงู†ููŠู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ุชูŽุถู’ุนูŽูููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠู’ ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุชูŽูƒูู„ูู†ููŠู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุจูŽุนููŠู’ุฏู ูŠูŽุชูŽุฌูŽู‡ู‘ูŽู…ูู†ููŠู’ ุฃูŽู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุนูŽุฏููˆู‘ู ู…ูŽู„ูŽูƒู’ุชูŽู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑููŠู’ุŸ ุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุจููƒูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ุบูŽุถูŽุจูŒ ููŽู„ูŽุง ุฃูุจูŽุงู„ููŠู’ ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุนูŽุงูููŠูŽุชูŽูƒูŽ ู‡ููŠูŽ ุฃูŽูˆู’ุณูŽุนู ู„ููŠู’. ุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจูู†ููˆู’ุฑู ูˆูŽุฌู’ู‡ููƒูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ุฃูŽุดู’ุฑูŽู‚ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ุธู‘ูู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุตูŽู„ูุญูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุญูู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ุบูŽุถูŽุจููƒูŽ ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ูŽ ุจููŠูŽ ุณูุฎู’ุทููƒูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุนูุชู’ุจูŽู‰ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุฑู’ุถูŽู‰ ูˆูŽู„ุงูŽ ุญูŽูˆู’ู„ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ููˆู‘ูŽุฉูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจููƒูŽ.

Wahai Allah Tuhanku, kepada Mu aku mengadukan kelemahan diriku, kekurangan daya upayaku dan kehinaanku dihadapan sesama manusia. Wahai Allah Yang Maha Kasih dari segala kasih, Engkau adalah pelindung orang orang yang lemah dan teraniaya.

Engkau adalah pelindungku. Tuhanku, kepada siapa Engkau serahkan diriku? Apakah kepada orang jauh yang membenciku atau kepada musuh yang menguasai diriku. Tetapi asal Kau tidak murka padaku, aku tidak perduli semua itu. Rahmat dan karunia Mu lebih luas bagiku, aku berlindung dengan cahaya Mu yang menerangi segala kegelapan, yang karenanya membawa kebahagiaan bagi dunia dan akhirat, daripada murka Mu yang akan Kau timpakan kepadaku. Engkaulah yang berhak menegurku sehingga Engkau meridhaiku. tiada daya dan upaya kecuali dari-Muโ€.

(Muhammad Husen Haikal, Hayatu Muhammad, hal 187).

Munajat dan doa pengaduan Nabi Saw tersebut kemudian dikenal dengan nama Do'a Thaif.

Peristiwa peristiwa penting itulah yang terus menguji ketabahan Nabi Saw , menjelang beliau mendapatkan kehormatan yang agung, yaitu peristiwa Israโ€™ dan Miโ€™raj. Hendaknya kita dapat mengambil pelajaran tersebut sebagai teladan bagi kita dalam mengarungi kehidupan. Dalam doa itu Nabi SAW mendekatkan diri pada Tuhannya dengan merasakan kelemahan dirinya dan ketidakmampuannya.

Sikap merendahkan diri dan mengakui kelemahan serta kekurangan di hadapan Allah Swt adalah merupakan ciri dari seseorang manusia yang imannya sempurna. Penghambaan diri di hadapan Allah Ta'ala adalah merupakan realisasi dari iqrar kita dalam surat al-Fatihah "Iyyaka Naโ€™budu wa iyyaka Nastaโ€™inโ€, hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.

Dalam doa itu juga ditegaskan dengan penuh keyakinan bahwa hanya kepada Allah Swt sajalah tempat berlindung dan tempat memohon segala pertolongan. Selanjutnya Nabi Saw menegaskan bahwa sekiranya semua orang membencinya atau memusuhinya, hal itu tidak ada masalah, asal Allah Swt meridhainya.

Ridhanya Allah Ta'ala adalah dambaan setiap orang yang beriman, sedangkan rahmat-Nya dapat mengalahkan segala kesulitan yang diderita umat manusia, betapa pun beratnya. Banyak orang yang kelihatannya menderita dalam kehidupan dunia, tetapi sebenarnya merasakan kebahagiaan batin yang amat tinggi yang tidak dirasakan orang lain.

Seorang yang bertaqwa kepada Allah swt. dengan tingkatan takwa yang setinggi-tingginya akan merasakan bahagia meskipun dalam kesederhanaan materi , ia akan merasa ramai meskipun sendirian, ia akan merasa berani meskipun tanpa pendukung.Ia akan memiliki dada yang lapang, bagaikan samudera yang tidak bertepi, bila memperoleh nikmat ia bersyukur dan bila terkena musibah ia tabah dan sabar dalam menjalani nya

A'lamu
bariklana
Rojaba wa sya'bana
Ramadhana.

Alhamdulillah Hari Ini Selesai Ngecor Sloof di Lajur ke - 2, Besok Masuk Lajur ke-3,, Perkiraan Total  Menghabiskan 60 S...
10/03/2021

Alhamdulillah Hari Ini Selesai Ngecor Sloof di Lajur ke - 2, Besok Masuk Lajur ke-3,, Perkiraan Total Menghabiskan 60 Sak semen, dari kuota semen yg masuk masih kurang 7 sak.. InsyaAllah Semua Pasti Tercukupi... Silahkan yang mau sekalian genapi Sisanya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š,.....
Update 10 Maret 2021
Total Donasi Semen Masuk 53 Sak Semen.....
=====================
Donasi Semen Pembangunan Pondok Yatim dan Dhuafa ASPEND ..
Bank : BRI
A/n : Aspend Indonesia
No : 6579 - 0100 - 7893- 530

INFO & DONASI
wa.me/6281230564472

=====
** Kebutuhan Selanjutnya setelah Sloof Selesai yaitu Brongkol Urug : Perkiraan 10 Dam Truk Harga per Dum 300rb





Address

Perumahan Siwalan Permai
Tuban

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Yatim Dan Dhuafa Aspend Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Rumah Yatim Dan Dhuafa Aspend Indonesia:

Share

Category