22/06/2024
WISUDA KELAS AKHIR, JUZ AMMA DAN PELANTIKAN PENGURUS
Pada hari Kamis (20/06) kemarin telah diadakan Wisuda Santri Kelas Akhir dan Wisuda Juz Amma di Pon. Pes. Putri Al Masyithoh Manbail Futuh Beji Jenu Tuban. Sebelumnya, pada Selasa (11/06) juga telah diadakan acara serupa untuk santri putra yang bertempat di Aula Putra lantai tiga.
Pada tahun ini, santri kelas akhir putra berjumlah 17 santri dan santri putri berjumlah 15 santri. Sedangkan untuk yang wisuda Juz Amma putri ada 13 santri, dan putra ada 11 santri. Untuk santri putra ada wisuda khusus untuk dua santri yang tahfidz 3 juz dan 5 juz. Keduanya yaitu Alfin Ferdiansyah dari OKI Sumatera Selatan dan Akbaruddin Al-Anwar dari Waru Sidoarjo.
Selain tahfidz al Qur'an, juga ada penghargaan untuk santri berprestasi yang sudah hafal Nadham Alfiyah yang diraih oleh Al-Ghina Luy Taba dari Merakurak Tuban. Ada juga penghargaan santri putri yang tahfidz juz Amma sekaligus hafal Nadham Imrithi yang diraih oleh Lathifatun Ni'mah Abdillah dari Kedung Jepara.
Dalam kedua acara wisuda tersebut, hadir para pengasuh, dzuriyah, asatidz dan ustadzaat Pon. Pes. Al Masyithoh Manbail Futuh yang jumlahnya 15 orang. Namun ada beberapa yang berhalangan hadir.
Pada acara wisuda tersebut, sekaligus diadakan pelantikan pengurus baru masa khidmah 2024/2025. Untuk santri putra yang menjadi Ketua adalah Nuruddin Tahta Wijaya dari Palang Tuban. Sedangkan untuk yang putri yaitu Tata Tammah Salamah dari Tuban kota.
Dalam sambutan pengasuh, Abi Nurul Fahmi berpesan agar kelak jika sudah lulus jangan sampai melupakan almamater. Santri yang sudah lulus juga sebaiknya harus terus melanjutkan belajarnya, baik di perguruan tinggi atau mondok lagi. Karena orang jika berhenti belajar maka ia akan menjadi bodoh. Sebaliknya, orang yang pandai adalah ia yang terus belajar dan merasa bodoh.
Beliau juga berpesan kepada seluruh pengurus agar senantiasa menjalankan dengan ikhlas tanpa pamrih. Menjadi pengurus diniati khidmah kepada masyayikh dan demi mensyiarkan ajaran Islam melalui jalur pendidikan pesantren. Untuk menjadi pengurus, lanjut beliau harus mencontoh empat sifat Rasulullah; shidiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Semoga paras santri ilmunya bermanfaat dan berkah. Serta bagi pengurus semoga diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjalankam amanah selama satu tahun ke depan.
Jenu, 22 Juni 2024