04/05/2026
Longsor Tutup Sebagian Jalan Penghubung Tasikmalaya–Garut, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
Tasikmalaya, 3 Mei 2026 — Bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut, sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.
Longsor terjadi di Jalan penghubung Tasikmalaya–Garut, tepatnya di Desa Kutawaringin. Material longsoran berasal dari tebing di bahu jalan dengan ketinggian sekitar 15 meter. Adapun panjang longsoran mencapai kurang lebih 10 meter, lebar 6 meter, dan ketebalan antara 1,5 hingga 2 meter.
Akibat kejadian tersebut, sebagian badan jalan tertutup material tanah dan pepohonan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dari kedua arah. Kemacetan pun sempat terjadi di jalur utama yang menghubungkan Tasikmalaya dan Garut tersebut.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat, TNI, Polri, serta relawan setempat segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dilakukan dengan membersihkan material longsor dan memotong batang pohon yang terbawa.
Selain itu, alat berat berupa excavator dari pihak bina marga provinsi direncanakan akan dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan material longsor. Petugas juga melakukan penyemprotan badan jalan guna membersihkan sisa lumpur agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Penanganan bencana tanah longsor di Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Senin dini hari. Berdasarkan pembaruan laporan pada pukul 00.50 WIB, proses evakuasi dan pembersihan material longsor menunjukkan hasil signifikan.
Petugas yang dibantu alat berat berupa excavator berhasil membersihkan sisa material tanah yang sebelumnya menutup sebagian badan jalan penghubung Tasikmalaya–Garut. Selain itu, pembersihan lumpur di permukaan jalan juga dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas.