Sejarah Desa
Baik secara lisan maupun tertulis cerita Sebuah Daratan yang subur dan menghijau diatas tanah yang datar ditumbuhi pepohonan dan semak belukar juga hutan bakau di pesisir pantai. Sekelompok Masyarakat bermukim dan hidup secara rukun dan damai, Meskipun penduduk-penduduk hidup dalam kehidupan primitif. Kampung Guntung/Desa Guntung begitulah orang-orang menyebut namanya, ±3km daru a
rah timur Ibu Kota Kecamatan Tanjung Tiram, Konon Desa Guntung merupakan atau masih tergabung dengan Desa Sentang pada masa itu. Yang letaknya bersebelahan dengan Desa Lima Laras dan sampai saat ini letaknya berada di sebelah utara Desa Lima Laras berbatasan langsung dengan Selat Melaka. Kemudian pada tahun 1996 Guntung dan Sentang mengadakan pesta Demokrasi Indonesia (Pemilihan Umum) dimana Tempat Pemungutan Suara (TPS) nya berlokasi di Istana Lima Laras yang penduduknya sangat banyak, atas dasar kesepakatan bersama masyarakat Desa Guntung dan Desa Sentang (saat ini) , membuat sebuah kesepakatan untuk melakukan pemekaran Desa yaitu Desa Guntung dan Desa Sentang. Desa Guntung terbentuk sekitar empat puluh tahun yang lalu dengan sarana jalan yang dibangun secara swadaya masyarakat. Kemudian sekitar tahun 60 an dengan Kepala Desa OK.Ingah Putra dilaksanakan sebuah pembangunan yang dipercayakan kepada seorang kontraktor bernama H.Sami’un dengan panjang jalan ± 4 Km. Setelah cukup lama berdiri dengan banyaknya pendatang yang memilih menetap di Desa Guntung maka ramailah penduduk Desa Guntung Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara hingga jumlah penduduk di Desa Guntung tidak kalah banyak dari Desa Lima Laras yang saat itu sudah lebih dahulu memili jumlah penduduk yang cukup banyak. Desa Guntung dari zaman kezaman dipimpin oleh berbagai macam sistem pemerintahan yang dapat dilihat pada uraian berikut.
1. Periode 1902 sampai 1911 dipimpin oleh Moyot Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
2. Periode 1911 sampai 1937 dipimpin oleh Sulaiman (T**e Leman) Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
3. Periode 1937 sampai 1951 dipimpin oleh Uteh Pelang Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
4. Periode 1951 sampai 1953 dipimpin oleh Mat Zen (Gomok)Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
5. Periode 1953 sampai 1956 dipimpin oleh Udo Makmur Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
6. Periode 1956 sampai 1967 dipimpin oleh M.Samin Sistem pemerintahan masih dibawah naungan Datuk Suku Dua.
7. Periode 1967 sampai 1967 dipimpin oleh Aman Bakri Periode dimana sudah pada Era Pemerintahan.
8. Periode 1994 sampai 1995 dipimpin oleh Ahmad Saini Periode dimana sudah pada Era Pemerintahan yang merupakan Pejabat Sementara.
9. Periode 1995 sampai 1997 dipimpin oleh tusufuddin Periode dimana sudah pada Era Pemerintahan yang merupakan Pejabat Sementara.
10. Periode 1997 sampai 1998 dipimpin oleh Ahmad Saini Periode dimana sudah pada Era Pemerintahan yang merupakan Pejabat Sementara.
11. Periode 1998 sampai 1999 dipimpin oleh Mahyudin Periode ini merupakan Pejabat sementara namun pada pelaksana harian di tunjuk Sekretaris Desa Ernita.
12. Periode 1999 sampai 2000 dipimpin oleh Ernita Periode dimana sudah pada Era Pemerintahan yang merupakan pejabat sementara.
13. Periode 2000 sampai 2005 dipimpin oleh Rusman Periode I dimana pada masa ini Kepala Desa dilaksanakan secara Demokratis.
14. Periode 2005 sampai 2006 dipimpin oleh Ernita pada periode ini yang bersangkutan adalah seorang sekretaris desa dalam hal ini diangkat sebagai Pejabat sementara dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa.
15. Periode 2006 sampai 2011 dipimpin oleh Rusman pada masa ini beliau memimpin untuk periode ke dua melalui Pilkades.
16. Periode 2011 sampai 2012 dipimpin oleh 2016 pada periode ini yang bersangkutan adalah kepala desa yang telah berakhir masa jabatannya .kemudian dalam hal ini diangkat sebagai Pejabat sementara menunggu dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa.
17. Periode 2018 sampai 2019 dipimpin oleh Salbiah pada periode ini yang bersangkutan adalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang bertugas pada Kantor Camat Tanjung Tiram dalam hal ini diangkat sebagai Pejabat sementara dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa.
19. Pada Tanggal 14 November 2019 dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Serentak. Idris sebagai Kepala Desa Guntung Terpilih untuk masa bakti 2019 - 2025 dan mulai menjabat pada saat pelantikan kepala desa yang di jadwalkan dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2019.