BPNB D.I. Yogyakarta

BPNB D.I. Yogyakarta BPNB DIY adalah Unit Pelaksana Teknis Kemendikbud di bidang pelestarian nilai budaya yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Dirjen Kebudayaan

Kami keluarga besar ex Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta, yang saat ini bersama dengan BPCB Jawa Ten...
22/04/2023

Kami keluarga besar ex Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta, yang saat ini bersama dengan BPCB Jawa Tengah dan BPCB D.I. Yogyakarta telah digabung menjadi keluarga besar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, mengucapkan "Selamat Idulfitri 1444 Hijriah".

Mari rayakan hari kemenangan dengan s**a cita, saling memaafkan dan berbagi cinta. Kita hapus permusuhan dan berbahagia bersama.

Mohon maaf lahir dan batin kagem seluruh yang merayakan ๐Ÿ™




  punya ide kegiatan kebudayaan secara gotong royong? Ayo daftar Fasilitasi Bidang Kebudayaan Stimulan Kegiatan Ekspresi...
05/04/2023

punya ide kegiatan kebudayaan secara gotong royong?

Ayo daftar Fasilitasi Bidang Kebudayaan Stimulan Kegiatan Ekspresi Budaya. Bersama kita perkuat ruang interaksi masyarakat melalui kegiatan ekspresi budaya.

Sudah siap kerja berrsama untuk memajukan kebudayaan?
Cek informasi lengkapnya di
https://danaindonesiana.kemdikbud.go.id/program/stimulan-kegiatan-ekspresi-budaya

sumber unggahan:
Ditjen Kebudayaan

Rabu 1 Maret 2023 kemarin, Tim Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri yang terdiri dari Kombes Pol. V. Bagas Uji Nugroho S.I.K.;...
02/03/2023

Rabu 1 Maret 2023 kemarin, Tim Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri yang terdiri dari Kombes Pol. V. Bagas Uji Nugroho S.I.K.; Kombes Pol. Agus Fajaruddin, S.I.K.; AKBP Edi Pumawan, S.Pd., M.M.; AKP Denny Ramadhanus M.Pd.; Ipda Camelia Chasanah S.Hum.; dan beberapa anggota lainnya, berkunjung ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X (BPK Wilayah X), di unit โ€œNdalem Jayadipuranโ€, dan disambut langsung oleh Kepala BPK Wilayah X; Manggar Sari Ayuati, S.S.,M.A..

Tujuan Tim Pusjarah Polri berkunjung adalah untuk mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang nantinya akan menjadi bahan penulisan sejarah perkembangan Polri di era revolusi, baik yang didapat dari Pamong Budaya Sejarah maupun koleksi buku yang ada di BPK Wilayah X. Data yang disediakan antara lain koleksi Buku Sejarah Perkembangan Angkatan Kepolisian, serta buku-buku lainnya, yang terkait dengan sejarah kepolisian di era revolusi fisik. Selain itu, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta yang sekarang menjadi BPK Wilayah X, juga pernah mempublikasikan tulisan tentang transisi โ€œTokubetsu Kaisatsutai menjadi Polisi Istimewaโ€ yang ditulis oleh Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum..

Keterangan dan data-data tersebut, membantu tim Pusat Sejarah Polri dalam melakukan penelitian tentang sejarah perkembangan polisi di era revolusi. Melalui data-data tersebut, Polri mencoba mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana nilai-nilai patriotisme dan keindonesiaan yang diusung oleh para polisi di era revolusi fisik. Kajian akan mengungkap bagaimana nilai-nilai ini diterapkan dalam praktik kepolisian; termasuk kultur, standar, dan prosedur yang diterapkan oleh kepolisian; serta penegakan hukum dan pelayanan masyarakat pada era tersebut. Penelitian ini juga akan menganalisis bagaimana nilai-nilai ini telah berkembang dalam berbagai periode politik yang berbeda, dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kepolisian di masa kini.


ngaturaken Sugen Natal kagem   ingkang merayakan ๐Ÿ™
25/12/2022

ngaturaken Sugen Natal kagem ingkang merayakan ๐Ÿ™

  sedaya, Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, sejatinya sangat erat kaitannya dengan "๐˜•๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ ๐˜‘๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ". Mus...
22/12/2022

sedaya, Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, sejatinya sangat erat kaitannya dengan "๐˜•๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ ๐˜‘๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ". Musababnya ialah perannya yang begitu penting di masa itu, yang tak hanya menjadi ruang untuk kegiatan budaya, namun juga menjadi ruang untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan gerakan kebangsaan. Pada tanggal 22 - 25 Desember 1928, "๐˜•๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ ๐˜‘๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ" menjadi tempat diselenggarakan Kongres Perempuan yang pertama. Dari Kongres tersebut terbentuklah Badan Pemufakatan yang dinamakan Perikatan Perempuan Indonesia (PPI).โฃ
โฃ
Dalam perkembangannya, pada Kongres Perempuan yang ke-III tahun 1938 di Bandung, ditetapkanlah tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Sekitar dua dekade kemudian, setelah adanya usulan dari Ny. Maria Ulfah Susanto, Pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan Hari Ibu tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Nasional bersejarah bukan hari libur. Sejak saat itu Hari Ibu diperingati secara nasional oleh seluruh masyarakat Indonesia.โฃ
โฃ
Peringatan Hari Ibu di Indonesia, pada dasarnya berbeda dengan ๐˜”๐˜ฐ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณโ€™๐˜ด ๐˜‹๐˜ข๐˜บ, di mana awal mulanya berangkat dari semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, kaum perempuan yang aktif dalam organisasi-organisasi perempuan berinisiatif untuk menyatukan gerakan mereka. Semangat persatuan dan kesatuan yang terus berkembang, menjadi dasar dalam meningkatnya semangat dan kesadaran nasional. Semangat inilah yang menjadi ruh Peringatan Hari Ibu di Indonesia, yang mengajak kaum perempuan untuk mampu mengikuti kemajuan zaman tanpa meninggalkan kewajibannya, dan terus menjadi bagian penting dalam perjuangan memajukan bangsa.

Selamat Hari Ibu ๐Ÿ™

sumber foto slide 1:
laman resmi Benteng Vredeburg


[PENGUMUMAN]Merujuk pada surat elektronik dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia, kami sampaikan informas...
14/12/2022

[PENGUMUMAN]

Merujuk pada surat elektronik dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia, kami sampaikan informasi mengenai program U.S. Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP) 2023 oleh U.S. Department of State yang bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian situs c***r budaya, koleksi museum, dan warisan budaya takbenda di negara-negara mitra AS, termasuk Indonesia.

Lembaga dan organisasi baik yang dijalankan oleh pemerintah maupun non-pemerintah serta komunitas-komunitas budaya dapat mengajukan proposal untuk memperoleh hibah pendanaan melalui proses seleksi yang sepenuhnya dilakukan oleh pihak Amerika Serikat. Tenggat waktu periode atau tahap pertama penerimaan Concept Note Form (Formulir catatan konsep) adalah pada tanggal 31 Desember 2022.

Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi situs laman di alamat:
id.usembassy.gov/embassy-consulates/jakarta/invitation-for-bidding/

dan jangan lupa unduh file Notice of Funding Opportunity NOFO, untuk mengetahui detail lebih lanjut tentang cara mengajukan permohonan untuk AFCP, termasuk persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan.

Salam Budaya ๐Ÿ™

  sedaya, Senin malam kemarin, di โ€œPendhapa Ndalem Jayadipuranโ€, diselenggarakan kegiatan Peluncuran Ensiklopedia Musik ...
13/12/2022

sedaya, Senin malam kemarin, di โ€œPendhapa Ndalem Jayadipuranโ€, diselenggarakan kegiatan Peluncuran Ensiklopedia Musik Keroncong (EMK). Kegiatan ini diprakarsai oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media; Ditjen Kebudayaan; Kemendikbudristek; , bekerja sama dengan Yayasan Art Music Today.

Diawali dengan iringan musik keroncong, acara kemudian dilanjutkan sambutan oleh KPA BPNB DIY (Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum) dan Ketua Yayasan Art Music Today (Erie Setiawan). Turut menyambut sekaligus membuka kegiatan, Kapokja Apresiasi dan Literasi Musik; Direktorat Perfilman, Musik, dan Media (Edi Irawan, S.Sn., M.M).
Dalam sambutannya, tak lupa KPA BPNB DIY turut memperkenalkan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, Manggar Sari Ayuati, S.S., M.A.; kepada para tamu yang hadir dalam kegiatan ini.

Setelah terhibur dengan iringan keroncong oleh grup Dapur Musik serta alunan vokal indah dari Pandika Kamajaya dan Okky Kumala, tamu yang hadir disuguhi acara berupa talkshow & testimoni EMK. Talkshow yang kali ini dimoderatori oleh Paksi Raras, menghadirkan beberapa pembicara yaitu Dr. Lono Simatupang; Panakajaya Hidayatullah, M.A.; serta Erie Setiawan.

Kegiatan penyusunan EMK ini, didasari oleh rasa optimis yang terus meningkat dari para praktisi dan pegiat musik keroncong, untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan menciptakan karya-karya inovatif, tak terkecuali karya berupa produk ilmu pengetahuan, yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

Maju terus Kebudayaan Indonesia,
Salam Budaya ๐Ÿ™



  sedaya, di awal bulan desember ini, tepatnya 5 Desember 2022, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta (BPNB DIY...
08/12/2022

sedaya, di awal bulan desember ini, tepatnya 5 Desember 2022, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta (BPNB DIY) menyelenggarakan kegiatan peluncuran film bertemakan budaya untuk konten Indonesiana TV sebagai bagian dari multichannel platform KANAL BUDAYA INDONESIANA, "nonton bareng, ngobrol gayeng"; yang diputar di Orange Ballroom, Hotel Harris Sentraland, Semarang.

Empat film yang diputar, adalah 3 film dokumenter berjudul Barong Kemiren; Garis Kehidupan (Kain Lurik); Bakmi: Cita Rasa Silang Budaya; serta 1 film animasi "Burung Merak dan Sandhanglawe", yang diadaptasi dari naskah kuno โ€œLayang Dongeng Sato Kewan Sapanunggalane.โ€

Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum. sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BPNB DIY, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dukungan BPNB DIY terhadap program Indonesiana TV. Tema yang diangkat dalam film-film tersebut sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat. Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses pembuatan film.

Rangkaian acara dibuka oleh Direktur Perfilman, Musik, dan Media (Dit. PMM); Ahmad Mahendra, S.Sos., M.Tr.A.P.. . Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi film-film yang dibuat oleh BPNB DIY. Ia memaparkan bahwa negara mendukung perfilman Indonesia untuk terus maju berkarya melalui program-program kreatif. Kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk bisa mengeksplorasi nilai-nilai budaya yang ada di sekitarnya, sekaligus menstimulasi kreativitas agar bisa memajukan kebudayaan melalui media film.

Kegiatan diawali dengan pemutaran film, kemudian dilanjutkan dengan ngobrol gayeng bersama narasumber yang terlibat dalam proses produksi film. Narasumber yang hadir antara lain Heni Wiradimaja (pengarah produksi Indonesiana TV); Adi Purwadi (budayawan, aktor film Barong Kemiren); Arief Choirul Alim (sutradara film Burung Merak dan Sandhanglawe) dan Ovi; Fani Chotimah (sutradara film Garis Kehidupan); serta Hasbi Warga Waluya (penjual bakmi Petbun, aktor film Bakmi: Cita Rasa Silang Budaya).



Maturnuwun kagem Ibu Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum.  ; untuk segala kerja keras dan dedikasinya dalam memimpin Balai...
02/12/2022

Maturnuwun kagem Ibu Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum. ; untuk segala kerja keras dan dedikasinya dalam memimpin Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta, periode 2019 - 2022.

dan Selamat atas pelantikan sebagai Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX (wilayah kerja Provinsi Jawa Barat).

semoga selalu amanah, sukses, dan membawa kemajuan untuk Kebudayaan Indonesia.

  sedaya, beberapa hari lalu, Senin 28 November 2022, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta, menggelar k...
30/11/2022

sedaya, beberapa hari lalu, Senin 28 November 2022, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta, menggelar kegiatan "Diskusi Hari Dongeng Nasional 2022", yang mengambil tema, "Menguatkan Kemampuan Literasi Anak melalui Dongeng".

KPA BPNB D.I. Yogyakarta, Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum., yang hadir pada kegiatan tersebut, memberikan sambutan dan pembahasan secara umum tentang fungsi dongeng yang secara nyata, dapat lebih mudah dalam mentransferkan ilmu kepada anak-anak.Tak lupa beliau sekaligus menyampaikan sosialisasi terbentuknya Satuan Kerja (satker) baru dari penggabungan 3 satker yaitu:
BPNB D.I. Yogyakarta;
BPCB D.I. Yogyakarta; dan
BPCB Jawa Tengah;
menjadi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X (wilayah kerja DIY dan Jateng), sehingga wilayah Jawa Timur yang dahulu menjadi wilayah kerja BPNB D.I. Yogyakarta, nantinya akan diampu oleh BPK Wilayah XI (wilayah kerja Jawa Timur).

Turut hadir dan memberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan, Plt. Kepala BPK Wilayah X, Sukronedi, S.Si., M.A. Kegiatan dimeriahkan p**a dengan sajian dongeng dari "Rumah Dongeng Mentari" . Peserta yang hadir adalah Kepala Sekolah atau Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri dari Guru Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Posyandu terintegrasi Pendidikan Anak Usia Dini (POS PAUD), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Panjenengan sedaya dapat menyaksikan tayangan diskusi ini di kanal youtube BPNB D.I. Yogyakarta.


  sedaya, di akhir minggu ke-3 kemarin, tepatnya Sabtu 19 November 2022, BPNB D.I. Yogyakarta melaksanakan pemutaran fil...
30/11/2022

sedaya, di akhir minggu ke-3 kemarin, tepatnya Sabtu 19 November 2022, BPNB D.I. Yogyakarta melaksanakan pemutaran film bioskop keliling (bioling) yang terakhir di tahun ini.

Pemutaran film bioling dilaksanakan di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al Mahalli, Wonokromo, Bantul, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu program BPNB D.I. Yogyakarta dalam hal sosialisasi nilai budaya, khususnya untuk generasi muda, dengan menggunakan media film yang memiliki nilai-nilai baik dan berkarakter, serta berbudaya.

KPA BPNB D.I. Yogyakarta, Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum.; memberikan sambutan, dan menjelaskan apa itu nilai budaya, sekaligus memberikan sosialisasi tentang adanya reorganisasi satuan kerja di Direktorat Jenderal Kebudayaan, di mana salah satunya adalah BPNB D.I. Yogyakarta yang digabung dengan Balai Pelestarian C***r Budaya (BPCB) D.I. Yogyakarta dan BPCB Provinsi Jawa Tengah, menjadi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50-an santriwan dan santriwati Ponpes Al Mahalli, serta dihadiri oleh sesepuh Ponpes, Dra. Hj. Nadhiroh Mudjab, serta para pengurus Ponpes Al Mahalli.

**catatan:
publikasi masih menggunakan atribut BPNB D.I. Yogyakarta,
karena kegiatan menggunakan Dipa BPNB D.I. Yogyakarta, yang harus diselesaikan dan dipertanggungjawabkan hingga desember 2022.


Selamat atas pelantikan:1). Judi Wahjudin, S.S., M.Hum., sebagai Direktur Pelindungan Kebudayaan.(sebelumnya menjabat Di...
22/11/2022

Selamat atas pelantikan:

1). Judi Wahjudin, S.S., M.Hum., sebagai Direktur Pelindungan Kebudayaan.
(sebelumnya menjabat Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan);

2). Dr. Restu Gunawan, M.Hum., sebagai Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan.
(sebelumnya menjabat Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan);

3). Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP., sebagai Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan.
(sebelumnya menjabat Direktur Pelindungan Kebudayaan).

Semoga selalu amanah, sukses, dan membawa kemajuan bagi kebudayaan.

Address

Tambak

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62274373241

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPNB D.I. Yogyakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BPNB D.I. Yogyakarta:

Share