Kanwil Kemenkum Jawa Timur

Kanwil Kemenkum Jawa Timur Kanwil Kemenkum Jawa Timur

Kemenkum Jatim Dampingi JDIH Banyuwangi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi HukumSurabaya - Kementerian Hukum Ja...
04/06/2026

Kemenkum Jatim Dampingi JDIH Banyuwangi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Hukum

Surabaya - Kementerian Hukum Jawa Timur menerima kunjungan koordinasi pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Airlangga, Kamis (4/6). Pertemuan tersebut membahas evaluasi hasil penilaian JDIH Tahun 2026 sekaligus upaya peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan informasi hukum di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kadiv P3H Kemenkum Jawa Timur Soleh Joko Sutopo beserta jajarannya, perwakilan JDIH Bagian Hukum Kabupaten Banyuwangi, serta Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk menindaklanjuti hasil penilaian JDIH yang telah dilaksanakan.
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Kemenkum Jatim Dampingi JDIH Banyuwangi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi HukumSurabaya - Kementerian Hukum Ja...
04/06/2026

Kemenkum Jatim Dampingi JDIH Banyuwangi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Hukum

Surabaya - Kementerian Hukum Jawa Timur menerima kunjungan koordinasi pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Airlangga, Kamis (4/6). Pertemuan tersebut membahas evaluasi hasil penilaian JDIH Tahun 2026 sekaligus upaya peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan informasi hukum di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kadiv P3H Kemenkum Jawa Timur Soleh Joko Sutopo beserta jajarannya, perwakilan JDIH Bagian Hukum Kabupaten Banyuwangi, serta Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk menindaklanjuti hasil penilaian JDIH yang telah dilaksanakan.

Dalam pembahasan tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi menyampaikan sejumlah hal yang masih perlu ditingkatkan guna memperoleh nilai yang lebih optimal pada penilaian JDIH mendatang. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain Variabel I terkait Pengelolaan Dokumen dan Informasi Hukum yang Lengkap dan Akurat, Variabel II mengenai Aksesibilitas terhadap Dokumen dan Informasi Hukum, Variabel III tentang Integrasi dan Sinkronisasi Dokumen dan Informasi Hukum, serta Variabel IV terkait Pengembangan JDIH.

Selain membahas evaluasi penilaian, pertemuan juga mengulas pengembangan JDIH melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai bagian dari strategi penyebarluasan dan pemberdayaan informasi hukum kepada masyarakat. Inovasi tersebut dinilai dapat mendukung kemudahan akses informasi hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Kadiv P3H Soleh Joko Sutopo, menyampaikan bahwa hasil evaluasi JDIH perlu dijadikan bahan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan dokumentasi dan informasi hukum.

“Evaluasi ini menjadi kesempatan bagi pengelola JDIH untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat. Selain mempertahankan capaian yang telah diraih, diperlukan p**a inovasi dan terobosan baru, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, agar penyebarluasan informasi hukum dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif,” ujar Soleh.

Sementara itu, pada kesempatan yang lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto, menegaskan bahwa penguatan JDIH merupakan bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi hukum dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“JDIH memiliki peran strategis sebagai sarana penyediaan informasi hukum yang mudah diakses, akurat, dan terpercaya. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Kanwil Kemenkum Jawa Timur perlu terus diperkuat agar pengelolaan JDIH semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” ungkap Haris.

Harapannya pengelolaan JDIH di Kabupaten Banyuwangi dapat terus berkembang, mempertahankan capaian yang telah diperoleh, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung penyebarluasan informasi hukum secara lebih efektif kepada masyarakat.




Banyak yang mikir OTT (Operasi Tangkap Tangan) itu instan, kayak petugas lagi lewat terus tiba-tiba "Hap! Ketangkap!". P...
04/06/2026

Banyak yang mikir OTT (Operasi Tangkap Tangan) itu instan, kayak petugas lagi lewat terus tiba-tiba "Hap! Ketangkap!". Padahal, prosesnya panjang dan butuh kesabaran yang tinggi. Penasaran gimana prosesnya? Yuk kita cari tau lewat postingan ini!
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Inventarisasi Kendala Internal, Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim Susun Langkah StrategisSurabaya — Bagia...
03/06/2026

Inventarisasi Kendala Internal, Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim Susun Langkah Strategis

Surabaya — Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur menggelar rapat internal untuk menginventarisasi berbagai permasalahan dan kendala pelaksanaan tugas, Rabu (3/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula Raden Wijaya tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis guna memperkuat dukungan administrasi dan layanan internal di lingkungan Kanwil Kemenkum Jatim.

Rapat dipimpin langsung Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim, R. Prasetyo Wibowo, dan diikuti Tim Kerja Keuangan dan Perencanaan, Tim Kerja Barang Milik Negara (BMN), Tim Kerja Sumber Daya Manusia (SDM), serta Tim Kerja Publikasi, Kehumasan, dan Teknologi Informasi.

Dalam rapat tersebut, masing-masing tim kerja memaparkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Pada bidang Keuangan dan Perencanaan, keterbatasan sumber daya manusia menjadi perhatian utama. Hingga saat ini, belum tersedia staf yang secara khusus mendukung tugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga beban kerja pengelolaan keuangan dinilai cukup tinggi dan berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan kegiatan maupun administrasi.
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Inventarisasi Kendala Internal, Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim Susun Langkah StrategisSurabaya — Bagia...
03/06/2026

Inventarisasi Kendala Internal, Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim Susun Langkah Strategis

Surabaya — Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur menggelar rapat internal untuk menginventarisasi berbagai permasalahan dan kendala pelaksanaan tugas, Rabu (3/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula Raden Wijaya tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis guna memperkuat dukungan administrasi dan layanan internal di lingkungan Kanwil Kemenkum Jatim.

Rapat dipimpin langsung Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim, R. Prasetyo Wibowo, dan diikuti Tim Kerja Keuangan dan Perencanaan, Tim Kerja Barang Milik Negara (BMN), Tim Kerja Sumber Daya Manusia (SDM), serta Tim Kerja Publikasi, Kehumasan, dan Teknologi Informasi.

Dalam rapat tersebut, masing-masing tim kerja memaparkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Pada bidang Keuangan dan Perencanaan, keterbatasan sumber daya manusia menjadi perhatian utama. Hingga saat ini, belum tersedia staf yang secara khusus mendukung tugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga beban kerja pengelolaan keuangan dinilai cukup tinggi dan berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan kegiatan maupun administrasi.

Sementara itu, Tim Kerja BMN menyoroti persoalan pengembangan karier pegawai. Sebagian besar personel yang menangani pengelolaan BMN belum memiliki Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) yang relevan, sehingga ruang pengembangan karier dinilai masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong sebagian pegawai mulai beralih ke jabatan fungsional teknis lain, termasuk Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum.

Persoalan serupa juga menjadi perhatian Tim Kerja SDM. Keterbatasan formasi jabatan fungsional pada bidang tata usaha dan umum dinilai membuat pilihan pengembangan karier pegawai relatif sempit, sehingga diperlukan penguatan jalur karier yang lebih jelas dan berkelanjutan.

Di sektor Publikasi, Kehumasan, dan Teknologi Informasi, kualitas jaringan internet menjadi isu yang mengemuka. Kapasitas bandwidth sebesar 150 Mbps yang digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional sekitar 137 pegawai masih menghadapi kendala pada kondisi tertentu, sehingga berdampak pada kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan.

Sebagai solusi awal, Tim Kerja Publikasi, Kehumasan, dan Teknologi Informasi mengusulkan pembaruan infrastruktur melalui optimalisasi jaringan kabel atau wired network pada titik-titik kerja strategis guna meningkatkan stabilitas koneksi internet.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Jatim R. Prasetyo Wibowo menegaskan bahwa pemetaan persoalan secara menyeluruh menjadi langkah penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Rapat ini bukan sekadar mengidentifikasi kendala, tetapi menjadi ruang bersama untuk memetakan persoalan secara komprehensif sebagai dasar penyusunan langkah strategis dan usulan kebijakan kepada unit terkait di tingkat pusat. Sinergi antar tim kerja menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan dapat diimplementasikan,” ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, hasil inventarisasi permasalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan rencana tindak lanjut guna meningkatkan kualitas layanan administrasi, pengelolaan SDM, pengelolaan BMN, serta dukungan teknologi informasi di lingkungan Kanwil Kemenkum Jatim.

Melalui forum internal tersebut, Bagian Tata Usaha dan Umum berharap berbagai persoalan dapat teridentifikasi secara lebih terstruktur sehingga langkah penyelesaian yang ditempuh semakin tepat sasaran dan mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.




Lindungi Produk Lokal Desa, Kemenkum Jatim Dampingi Permohonan Merek Kolektif KDMP Jawa Timur.  Surabaya - Kementerian H...
03/06/2026

Lindungi Produk Lokal Desa, Kemenkum Jatim Dampingi Permohonan Merek Kolektif KDMP Jawa Timur.

Surabaya - Kementerian Hukum Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur memberikan pendampingan teknis kepada pengurus dan anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam proses permohonan merek kolektif. Kegiatan yang digelar di Aula Raden Wijaya Kanwil Kemenkum Jatim pada Rabu (3/6) ini bertujuan mendorong perlindungan hukum atas identitas dan produk unggulan koperasi desa sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi desa.

Kegiatan Pendampingan Teknis Permohonan Merek Kolektif KDMP tersebut dihadiri oleh Kakanwil Kemenkum Jatim Haris Sukamto, Kadiv Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Kepala Bidang Pelayanan Pahlevi Witantra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Muhammad Edi Kurniadi, Kepala Subdirektorat Permohonan dan Pelayanan Merek Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Ranie Utami Ronie, serta 75 peserta KDMP Kabupaten Sidoarjo.
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Lindungi Produk Lokal Desa, Kemenkum Jatim Dampingi Permohonan Merek Kolektif KDMP Jawa Timur.  Surabaya - Kementerian H...
03/06/2026

Lindungi Produk Lokal Desa, Kemenkum Jatim Dampingi Permohonan Merek Kolektif KDMP Jawa Timur.

Surabaya - Kementerian Hukum Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur memberikan pendampingan teknis kepada pengurus dan anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam proses permohonan merek kolektif. Kegiatan yang digelar di Aula Raden Wijaya Kanwil Kemenkum Jatim pada Rabu (3/6) ini bertujuan mendorong perlindungan hukum atas identitas dan produk unggulan koperasi desa sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi desa.

Kegiatan Pendampingan Teknis Permohonan Merek Kolektif KDMP tersebut dihadiri oleh Kakanwil Kemenkum Jatim Haris Sukamto, Kadiv Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Kepala Bidang Pelayanan Pahlevi Witantra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Muhammad Edi Kurniadi, Kepala Subdirektorat Permohonan dan Pelayanan Merek Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Ranie Utami Ronie, serta 75 peserta KDMP Kabupaten Sidoarjo.

Kadiv Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan perlindungan hukum terhadap identitas dan produk unggulan yang dihasilkan Koperasi Desa Merah Putih melalui pendaftaran merek kolektif.

“Merek kolektif memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus memberikan kepastian hukum bagi anggota koperasi dalam menjalankan kegiatan usahanya. Karena itu, pendampingan ini kami laksanakan untuk memberikan pemahaman sekaligus asistensi terkait prosedur, persyaratan, dan tata cara pengajuan merek kolektif,” ujar Raden.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong semakin banyaknya permohonan merek kolektif dari KDMP di Jawa Timur.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai prosedur dan persyaratan permohonan merek kolektif, memberikan pendampingan teknis dalam proses pendaftarannya, serta mendorong perlindungan hukum terhadap produk dan jasa yang dimiliki koperasi desa. Harapannya, jumlah merek kolektif yang terdaftar dari KDMP di Jawa Timur terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa menyampaikan apresiasi atas inisiasi Kanwil Kemenkum Jatim dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dalam mendampingi koperasi desa memahami pentingnya perlindungan kekayaan intelektual.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kanwil Kemenkum Jawa Timur dan DJKI atas terselenggaranya kegiatan yang sangat strategis ini. Saat ini telah terbentuk 8.494 koperasi desa dan kelurahan di Jawa Timur. Namun yang benar-benar sudah beroperasi 100% di wilayah Nganjuk dengan total 39 Koperasi. Seiring berkembangnya aktivitas usaha koperasi, perlindungan merek perlu dipersiapkan sejak dini agar produk-produk yang dihasilkan memiliki identitas hukum yang jelas,” ungkap Endy.

Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari terbentuknya badan hukum, tetapi juga dari kemampuannya berkembang sebagai lembaga ekonomi yang produktif dan berdaya saing.

“Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pendampingan ini secara optimal. Jadikan momentum ini untuk membangun kesadaran akan pentingnya kekayaan intelektual, memperkuat identitas usaha koperasi, serta mendorong terwujudnya ekonomi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” lanjutnya.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kakanwil Kemenkum Jatim Haris Sukamto menegaskan bahwa perlindungan kekayaan intelektual merupakan langkah penting untuk menjaga nilai ekonomi produk-produk unggulan daerah agar tidak dimanfaatkan pihak lain.

“Kita memiliki banyak produk unggulan yang lahir dari desa-desa di Jawa Timur. Mulai dari kopi, hasil pertanian, hingga berbagai produk olahan yang memiliki karakteristik khas daerah. Namun sering kali komitmen untuk melindungi produk tersebut masih kurang.




Semoga kami selalu bisa memberikan pelayanan terbaik bagi  =======Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi=======©2026...
03/06/2026

Semoga kami selalu bisa memberikan pelayanan terbaik bagi
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Kanwil Kemenkum Jatim Serahkan SKT kepada DPW Partai Gerakan Rakyat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Hukum ProfesionalSuraba...
02/06/2026

Kanwil Kemenkum Jatim Serahkan SKT kepada DPW Partai Gerakan Rakyat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Hukum Profesional

Surabaya – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Timur, Selasa (2/6/2026). Penyerahan yang berlangsung di Ruang VIP Kanwil Kemenkum Jatim itu menjadi bagian dari pelaksanaan pelayanan administrasi hukum umum dalam pendaftaran organisasi politik.

Penyerahan SKT dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Timur Haris Sukamto. Ia didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum Ufi Mayakapti, serta Tim Administrasi Hukum Umum (AHU) Kanwil Kemenkum Jatim. Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus DPW dan DPD Partai Gerakan Rakyat.

Dalam prosesi tersebut, Haris Sukamto menyerahkan SKT secara simbolis kepada Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Jawa Timur, Tatik Jami’ati.
=======
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi
=======
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Jatim




Address

Jalan Kayoon Nomor 50/52
Surabaya
60271

Opening Hours

Monday 08:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Friday 08:00 - 11:30
13:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kanwil Kemenkum Jawa Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share