12/03/2026
Dalam pembelajaran Matematika, khususnya operasi perkalian, ada dua hal yang idealnya berjalan bersamaan:
1️⃣ Memahami konsep dulu
Anak perlu tahu bahwa perkalian itu sebenarnya penjumlahan berulang.
Contoh:
3 × 4 artinya
4 + 4 + 4 = 12
Dengan memahami ini, anak tidak hanya menghafal angka tetapi mengerti maknanya.
2️⃣ Menghafal untuk kecepatan berpikir
Setelah konsepnya paham, menghafal tabel perkalian (1–10) sangat membantu karena:
mempercepat menghitung
mempermudah pembagian
memudahkan belajar materi selanjutnya (pecahan, kelipatan, faktor, dll)
Kalau tidak hafal, anak sering terlalu lama menghitung ulang.
Cara terbaik untuk anak SD
Jadi urutannya biasanya:
Memahami konsep (pakai benda, gambar, kelompok benda)
Latihan berulang
Baru menghafal secara alami
Bukan langsung dipaksa hafal tanpa memahami.
Contoh di kelas
Misalnya guru menunjukkan:
🍎🍎🍎
🍎🍎🍎
🍎🍎🍎
Anak melihat ada 3 baris berisi 3 apel, lalu diperkenalkan:
3 × 3 = 9.
Baru setelah sering melihat pola ini, hafalan menjadi masuk akal.
✅ Kesimpulan:
Menghafal perkalian baik dan perlu, tetapi harus didahului pemahaman konsep agar anak tidak sekadar mengingat angka.
Kalau Bapak mau, saya juga bisa jelaskan kenapa sekarang banyak ahli pendidikan tidak terlalu menekankan hafalan perkalian seperti dulu, dan ternyata ada perdebatan menarik di dunia pendidikan matematika. Ini sering jadi diskusi di guru SD