09/04/2026
Malam Jumat di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang selalu menghadirkan suasana yang khidmat dan penuh keberkahan. Usai berjamaah sholat Magrib, para santri dengan pakaian rapi dan peci hitam berbaris memenuhi saf-saf masjid, duduk bersila dengan Al-Qur’an di tangan, menanti dimulainya amalan rutin yang telah menjadi tradisi pesantren.
Di hadapan para santri, Sesepuh Pondok Pesantren, KH. Muhammad Aliyuddin, memimpin langsung pembacaan Surat Yasin. Suaranya yang tenang dan penuh wibawa mengalun, diikuti lantunan para santri yang serempak, menciptakan harmoni dzikir yang menyentuh hati. Ayat demi ayat dibaca dengan penuh kekhusyukan, seakan menjadi pengingat akan hakikat kehidupan dan tujuan akhir seorang hamba.
Selepas pembacaan Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan tahlilan. Kalimat-kalimat thayyibah menggema di dalam masjid, menghadirkan suasana spiritual yang mendalam. Doa-doa dipanjatkan, bukan hanya untuk para pendahulu, tetapi juga untuk keberkahan ilmu, keselamatan, dan keistiqamahan seluruh keluarga besar pesantren.
Malam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen mendidik jiwa, menanamkan nilai kebersamaan, ketawadhuan, dan kecintaan kepada dzikir serta tradisi ulama. Di bawah bimbingan KH. Muhammad Aliyuddin, para santri belajar bahwa ilmu tidak hanya diperoleh dari kitab, tetapi juga dari laku batin yang istiqamah.
Malam Jumat di Al-Hikamussalafiyyah pun menjadi saksi, bahwa di tengah kesederhanaan, tumbuh cahaya-cahaya keimanan yang kelak akan menerangi perjalanan hidup para santri.