PMI Kabupaten Sukabumi

PMI Kabupaten Sukabumi Fanpage PMI Kab Sukabumi sebagai media informasi aktivitas kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI Kab Sukabumi

PMI Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Spesialisasi Pertolongan Pertama (PP) bagi relawan sebagai bagian dari progra...
07/04/2026

PMI Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Spesialisasi Pertolongan Pertama (PP) bagi relawan sebagai bagian dari program School and Community Resilience (SCR) yang didukung oleh Japanese Red Cross Society.

Sebanyak 30 peserta dari KSR, TSR, dan staf PMI dibekali pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama—mulai dari teori hingga praktik langsung di lapangan.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, menegaskan bahwa kemampuan PP adalah kompetensi dasar relawan:
“Relawan PMI harus siap memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan profesional dalam kondisi apapun.”

Dengan menghadirkan fasilitator berpengalaman, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak relawan yang tangguh, sigap, dan siap menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. ❤️

📍 Program SCR dilaksanakan di Desa Cidadap, Cikahuripan, dan Cisolok—wilayah dengan risiko tinggi bencana.

SiagaBencana SCR JRCS RelawanTangguh AksiKemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) PMI Provinsi Jawa Barat

PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Warnasari                                        ...
30/03/2026

PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Warnasari

Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Selaawi, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Jumat (27/3). Sedikitnya 5 rumah hangus terbakar dan 21 jiwa terdampak akibat peristiwa yang diduga berasal dari korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ± Rp500 juta. Para korban saat ini mengungsi di rumah kerabat dan lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk respons kemanusiaan, PMI Kabupaten Sukabumi segera melakukan asesmen, berkoordinasi lintas sektor, serta menyalurkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

💬 “PMI akan selalu hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana,” — dr. Hondo Suwito

Saat ini, para korban masih membutuhkan dukungan lanjutan berupa:
🤝 Sandang
🍚 Pangan
🏠 Material bangunan

Mari bersama ringankan beban saudara kita.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi melalui Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2026 menangani tiga wisatawan ya...
24/03/2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi melalui Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2026 menangani tiga wisatawan yang terbawa arus di kawasan Pantai Wisata Istiqomah, Citepus, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 10.35 WIB.

Ketiga korban diketahui bernama Fahrul (14), Rafa (14), dan Akbar (15), seluruhnya merupakan wisatawan asal Bogor. Peristiwa bermula saat Rafa berenang di laut, kemudian datang ombak besar dari arah belakang yang menyeretnya ke tengah.

Melihat kejadian tersebut, dua rekannya, Akbar dan Fahrul, berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, keduanya justru ikut terbawa arus.

Staf PMI Kabupaten Sukabumi, Dikdik Maulana mengatakan, Petugas yang siaga di lokasi mulai dari PMI Basarnas dan Polisi, melakukan upaya penyelamatan. Ketiga korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Petugas kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Usai proses evakuasi, tim PMI langsung melakukan pemeriksaan kondisi umum terhadap para korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan fungsi pernapasan dan tingkat kesadaran korban dalam kondisi baik.

Selain itu, petugas dari PMI juga memberikan penanganan awal serta edukasi kepada korban untuk beristirahat dan tidak kembali berenang sementara waktu guna menghindari risiko lanjutan. Ucapnya.

PMI Kabupaten Sukabumi mengimbau kepada para wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai untuk selalu waspada terhadap kondisi gelombang laut dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyiagakan personel medis dan ambulans selama 24 jam penuh demi menduku...
20/03/2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyiagakan personel medis dan ambulans selama 24 jam penuh demi mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Sebanyak 20 personel terlatih Pertolongan Pertama (PP) diterjunkan mulai H-2 Lebaran untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Titik pelayanan difokuskan di Jalur Cisaat, Exit Tol Parungkuda, dan Simpang Cibadak, serta Posko Utama di Markas PMI Kabupaten Sukabumi yang siap merespons kondisi darurat.

Ambulans juga disiagakan 1×24 jam nonstop sebagai bentuk dukungan PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, mengingatkan para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Jangan lupa istirahat jika lelah dan patuhi aturan lalu lintas 🙏

Tak hanya saat mudik, PMI juga tetap siaga saat arus balik dan di kawasan wisata pantai seperti Citepus dan Karanghawu untuk memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman.

❤️ PMI Hadir untuk Kemanusiaan

Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan 🤲🩸Selama bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyiapka...
09/03/2026

Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan 🤲🩸

Selama bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyiapkan 400 paket beras dan minyak goreng bagi masyarakat yang berhasil mendonorkan darahnya. Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk mendorong masyarakat tetap aktif berdonor meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Kepala UTD PMI Kabupaten Sukabumi, dr. M. Ricky Julian Adhetia, menyampaikan bahwa paket tersebut merupakan bentuk terima kasih kepada para pendonor yang tetap berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan di bulan penuh berkah ini.

Di bulan Ramadan, jumlah pendonor biasanya menurun, sementara kebutuhan darah di rumah sakit tetap sama setiap bulannya. Karena itu, PMI Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk tetap berdonor sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

✨ Kabar baiknya, layanan donor darah PMI Kabupaten Sukabumi tetap buka 24 jam selama Ramadan, sehingga masyarakat bisa berdonor kapan saja.

Mari jadikan Ramadan lebih bermakna dengan berbagi melalui donor darah.
Karena setetes darah kita bisa menyelamatkan nyawa sesama. ❤️

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana pergera...
07/03/2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Bantuan yang diberikan berupa Beras, mie instan, selimut, matras, popok bayi, serta pakaian dewasa. Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang saat ini masih berada di pengungsian akibat rumah mereka terdampak bencana.

Pergerakan tanah di Kampung Cijambe dilaporkan mulai terjadi sejak 23 Februari 2026. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 123 kepala keluarga atau 419 jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan data sementara, bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga. Tercatat sebanyak 28 unit rumah mengalami rusak ringan, 25 unit rusak sedang, dan 44 unit rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 27 rumah lainnya saat ini berada dalam kondisi terancam akibat pergerakan tanah yang masih berpotensi terjadi.

Tidak hanya permukiman warga, satu unit Pondok Pesantren Harydadul Fallah juga mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

PMI Kabupaten Sukabumi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi, sekaligus memantau perkembangan situasi di lokasi terdampak bencana. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini masih berada di pengungsian.
.kabsukabumi

02/02/2026

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama tim SAR gabungan hingga Minggu, 1 Februari 2026, masih terus melanjutkan pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga saat ini, 74 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 57 jenazah telah teridentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat

Berdasarkan laporan yang diterima, total korban yang diduga tertimbun longsor mencapai 80 orang. Dengan demikian, enam korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan di lokasi kejadian.

tim SAR gabungan yang terdiri dari PMI, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta unsur relawan lainnya. terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.(Idk)

Sebagai bentuk dukungan kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menerjunkan enam orang relawan untu...
30/01/2026

Sebagai bentuk dukungan kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menerjunkan enam orang relawan untuk memperkuat penanganan bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bencana tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Peristiwa longsor itu menyebabkan puluhan rumah warga tertimbun material tanah dan mengalami kerusakan berat. Selain kerugian materiil, bencana ini juga menimbulkan puluhan korban jiwa. Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan proses pencarian korban, yang masih tertimbun longsor.

Keterlibatan PMI Kabupaten Sukabumi dalam operasi kemanusiaan ini merupakan respons atas permintaan dukungan dari PMI Provinsi Jawa Barat bersama PMI Kabupaten Bandung Barat, seiring meningkatnya kebutuhan personel relawan di lapangan. Para relawan yang diberangkatkan akan fokus pada bantuan evakuasi korban, pelayanan pertolongan pertama, serta pendampingan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Pemberangkatan relawan dilakukan di Markas PMI Kabupaten Sukabumi dan dilepas secara resmi oleh Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kerja sama tim, kedisiplinan, serta kewaspadaan terhadap potensi risiko lanjutan selama menjalankan tugas.

Enam relawan PMI Kabupaten Sukabumi tersebut dijadwalkan melaksanakan tugas kemanusiaan selama tiga hari, dengan kemungkinan perpanjangan waktu penugasan sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan di lapangan.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, dengan dukungan Japanese Red Cross Society (JRCS), menyelenggarakan Pel...
14/01/2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, dengan dukungan Japanese Red Cross Society (JRCS), menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana dan Operasional Posko sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh unsur PMI.

Pelatihan selama tiga hari ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pengurus, staf markas, serta relawan KSR dan SIBAT, dan dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sukabumi.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tidak dapat dibangun secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran dan latihan yang berkelanjutan. Pengelolaan respons bencana dan operasional posko yang cepat, efektif, dan terkoordinasi menjadi kunci dalam pelayanan kemanusiaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program School and Community Resilience (SCR), hasil kerja sama PMI dan JRCS, yang berfokus pada penguatan ketangguhan sekolah dan komunitas di wilayah rawan bencana.

Berbagai materi strategis dan teknis diberikan, mulai dari manajemen tanggap darurat, standar pelayanan bencana, komunikasi radio, manajemen posko, hingga simulasi lapangan dan evaluasi. Seluruh rangkaian dirancang untuk membekali relawan agar siap bertugas secara aman, profesional, dan terkoordinasi.

Melalui pelatihan ini, PMI Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang sigap dan tepat sasaran bagi masyarakat.

08/01/2026

Relawan Palang merah indonesia bersama TNI POLRI, Relawan Gabungan dan warga gotong royong membangun jembatan darurat di desa bojongsari, kecamatan nyalindung, kabupaten sukabumi. di desa bojongsari, kecamatan nyalindung, kabupaten sukabumi. agar akses warga kembali berjalan lancar pasca diterjang banjir bandang sepekan lalu. Di desa bojongsari sendiri ada lima titik jembatan yang putus terbawa hanyut.

Pembangunan jembatan sementara sepanjang kurang lebih 35 meter ini akan menghubungkan dua kedusunan antara cipiit dengan tanggeung di desa bojongsari, kecamatan nyalindung, kabupaten sukabumi, jawa barat.

Jembatan darurat ini dibangun akibat jembatan sebelumnya hanyut diterjang banjir bandang pekan lalu. Bersama warga sekitar, relawan palang merah indonesia kabupaten sukabumi menargetkan dalam waktu empat hari sudah bisa dilalui oleh warga baik untuk aktifitas pertanian, pendidikan hingga kesehatan karena aksesnya bisa lebih dekat. Selain dilokasi ini,

Meski mwnggunakan sejumlah batang pohon, namun jembatan ini sangat berdampak baik terhadap aktifitas sehari hari warga yang mayoritas sebagai petani.

08/01/2026

Puluhan warga terdampak bencana di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, mendatangi posko kesehatan darurat yang didirikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi pada Rabu (07/01/2026). Kehadiran relawan ini menjadi angin segar bagi warga yang sempat kesulitan akses kesehatan akibat infrastruktur yang rusak.

Dalam aksi kemanusiaan ini, PMI mengerahkan sekitar 30 personel yang terdiri dari pengurus, staf, hingga relawan lapangan. Selain memberikan layanan kesehatan PMI juga mendistribusikan bantuan logistik untuk meringankan beban harian warga.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, menyatakan bahwa fokus utama kegiatan hari ini adalah memastikan kondisi fisik warga tetap terjaga dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

“Kita hari ini dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, mulai dari pengobatan kemudian memberikan bantuan mulai dari family kit, beras, mie instan, hingga air minum,” ujar Hondo saat ditemui di lokasi kegiatan.
Beliau berharap intervensi ini dapat memberikan dampak positif langsung bagi warga yang sedang berjuang memulihkan diri pascabencana. “Semoga masyarakat yang terdampak ini mendapatkan kebaikan dari bantuan kita,” tambahnya.

Meski bantuan berhasil masuk, Hondo mengakui adanya kendala mobilitas di wilayah tersebut. Meskipun tidak sepenuhnya terisolir, beberapa titik akses hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua karena terputusnya jembatan.

Kondisi ini mengharuskan distribusi bantuan dilakukan dengan ekstra hati-hati. Terkait perbaikan infrastruktur, Hondo menyebutkan bahwa pihak kecamatan tengah mengupayakan langkah percepatan.
“Tadi sempat ngobrol dengan Sekmat, ternyata mereka sedang menunggu bronjong yang memang pada waktu awal dikerjakan itu kurang. Semoga hari ini atau besok bronjong bisa datang dan segera dikerjakan kembali secara gotong royong oleh masyarakat,” pungkasnya.

Address

JLN. RAYA CIBOLANG KALER KM 7 NO 33
Sukabumi
43152

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PMI Kabupaten Sukabumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category