Yayasan Anom Kalijaga Indonesia

Yayasan Anom Kalijaga Indonesia Yayasan Anom Kalijaga Indonesia di singkat Yakin

*Makna Murka Berlapis**يُفِيدُ تَفْسِيرُ قَوْلِهِ تَعَالَى: ﴿فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ﴾ (سُورَةُ الْبَقَرَةِ: ٩٠)...
24/01/2026

*Makna Murka Berlapis*

*يُفِيدُ تَفْسِيرُ قَوْلِهِ تَعَالَى: ﴿فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ﴾ (سُورَةُ الْبَقَرَةِ: ٩٠) أَنَّ الْيَهُودَ قَدْ تَعَرَّضُوا لِغَضَبَيْنِ مُتَعَاقِبَيْنِ مِنَ اللَّهِ تَعَالَى؛ فَأَمَّا الْغَضَبُ الْأَوَّلُ فَكَانَ بِسَبَبِ عِبَادَتِهِمُ الْعِجْلَ وَاعْتِدَائِهِمْ عَلَى الْأَنْبِيَاءِ بِالْقَتْلِ، وَأَمَّا الْغَضَبُ الثَّانِي فَنَتَجَ عَنْ كُفْرِهِمْ بِسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ، وَجُحُودِهِمْ بِعِيسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَبِالْإِنْجِيلِ، فَمَعْنَى «بَاءُوا» أَنَّهُمْ رَجَعُوا مُتَحَمِّلِينَ أَوْ صَارُوا مُسْتَحِقِّينَ لِذَلِكَ، فَاجْتَمَعَ عَلَيْهِمْ غَضَبَانِ مُتَرَاكِمَانِ جَزَاءً لِبَغْيِهِمْ وَحَسَدِهِمْ.*

_'Penafsiran firman Allah Ta‘ala “maka mereka kembali dengan kemurkaan di atas kemurkaan” (QS. Al-Baqarah: 90) menunjukkan bahwa kaum Yahudi ditimpa dua kemurkaan Allah yang berurutan; kemurkaan pertama akibat penyembahan anak sapi dan pembunuhan para nabi, sedangkan kemurkaan kedua disebabkan kekufuran terhadap Nabi Muhammad ﷺ dan wahyu yang diturunkan kepadanya serta pengingkaran terhadap Nabi Isa AS dan Injil. Kata “bā’ū” bermakna kembali dengan membawa atau menjadi layak menerima hal tersebut, sehingga dua kemurkaan itu menumpuk sebagai balasan atas kedurhakaan dan kedengkian mereka.'_

Berdasarkan landasan teks tersebut, teori tafsir tahlīlī menuntut penarikan makna secara bertahap dari unsur bahasa, sejarah, dan tujuan ayat. Tesis utama menyatakan bahwa frasa 'ghaḍab ‘alā ghaḍab' merepresentasikan hukuman ilahi yang bersifat kumulatif dan historis, di mana pelanggaran akidah dan kejahatan moral melahirkan konsekuensi teologis yang berlapis, sehingga ayat ini dipahami sebagai penegasan keadilan Allah terhadap perilaku kolektif Bani Israil. Namun demikian, sebagai antitesis, pendekatan hermeneutika kontekstual berpandangan bahwa ayat ini tidak dimaksudkan untuk mengeneralisasi murka kepada suatu kelompok secara abadi, melainkan sebagai kritik etis terhadap pola pembangkangan yang dapat terulang pada umat mana pun, sehingga fokusnya bergeser dari identitas ke perilaku.
Dari dialektika tersebut, sintesis dapat dirumuskan bahwa ayat ini memuat dimensi historis sekaligus normatif: ia menjelaskan sebab-sebab kemurkaan Allah dalam konteks umat terdahulu, sekaligus menjadi peringatan universal bahwa penolakan terhadap kebenaran, kedengkian, dan penyimpangan akidah, menurut teori sunnatullah dalam Al-Qur’an, akan melahirkan akumulasi konsekuensi spiritual dan moral bagi siapa pun yang melakukannya.

: اللهم ان كانوا محسنين فزد في احسانهمو إن كانوا مسيئين فتزاوز عنهمAlloohumma in kaanuu fazid fii ihsaanihimWa in kaanuu...
19/01/2026

: اللهم ان كانوا محسنين فزد في احسانهم
و إن كانوا مسيئين فتزاوز عنهم

Alloohumma in kaanuu fazid fii ihsaanihim

Wa in kaanuu
Musii iina fatazaawaj
'an hum

اللهم اغفر لهم وارحمهم و عافهم و اعف عنهم
و اجعل قبورهم روضة من رياض الجنة
و لا تجعل قبورهم حفرة من حفر النيران

Alloohummagh fir
Lahum almarhum wa 'aafihim wa' fu 'an hum

Waj'al Qubuurohum
Raudhoh min riyaadhil jannah

Wa laa taj'al Qubuurohum hufrotam min hufarin niiroon

اللهم ان كانوا محسنين فزد في احسانهم
و إن كانوا مسيئين فتزاوز عنهم

Alloohumma in kaanuu fazid fii ihsaanihim

Wa in kaanuu
Musii iina fatazaawaj
'an hum

اللهم اغفر لهم وارحمهم و عافهم و اعف عنهم
و اجعل قبورهم روضة من رياض الجنة
و لا تجعل قبورهم حفرة من حفر النيران

Alloohummagh fir
Lahum almarhum wa 'aafihim wa' fu 'an hum

Waj'al Qubuurohum
Raudhoh min riyaadhil jannah

Wa laa taj'al Qubuurohum hufrotam min hufarin niiroon

اللهم ان كانوا محسنين فزد في احسانهم
و إن كانوا مسيئين فتزاوز عنهم

Alloohumma in kaanuu fazid fii ihsaanihim

Wa in kaanuu
Musii iina fatazaawaj
'an hum

اللهم اغفر لهم وارحمهم و عافهم و اعف عنهم
و اجعل قبورهم روضة من رياض الجنة
و لا تجعل قبورهم حفرة من حفر النيران

Alloohummagh fir
Lahum almarhum wa 'aafihim wa' fu 'an hum

Waj'al Qubuurohum
Raudhoh min riyaadhil jannah

Wa laa taj'al Qubuurohum hufrotam min hufarin niiroon

اللهم انزل الرحمة والمغفرة علينا و على أهل القبور من المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات
و أدخلهم الجنة مع الأباء و الأمهات

يٰايها النفس المطمئنة
ارجعي إلى ربك راضية مرضية فادخلي في عبادي و ادخلي جنتي

Alloohumma anzilir rohmata wal maghfirota 'alaa Ahlil qubuur
Minal Muslimiina wal muslimaaat wal mu,miniina wal mu,minaat

Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
irji'ii ilaa Robbiki roodhiyatam mardhiyyah fadkhulii fii 'ibaadii wad khulii jannatii

"Ya Allah, zat yang mempersatukan hati. Satukanlah hati dan pikiran kami dalam organisasi ini. Berikanlah kami kerendaha...
10/01/2026

"Ya Allah, zat yang mempersatukan hati. Satukanlah hati dan pikiran kami dalam organisasi ini. Berikanlah kami kerendahan hati untuk menghargai setiap perspektif, kekuatan untuk bekerja sama, dan keikhlasan untuk melayani tujuan bersama. Jauhkanlah kami dari perpecahan dan ego pribadi yang dapat merusak tali persaudaraan."

قال الله تعالىإن الله على كل شيء قديرSesungguhnye AlloohMaha berkuasa atas segala sesuatuKet : tidak ada sesuatu yg Allo...
12/11/2025

قال الله تعالى

إن الله على كل شيء قدير

Sesungguhnye Allooh
Maha berkuasa atas segala sesuatu

Ket : tidak ada sesuatu yg Allooh tidak mampuh

Segala nye
Allooh سبحانه وتعالى
Mampuh

Bahasa kata kata nye
Bukan tidak ada yang mustahil bagi Allooh

Tetapi

Tidak ada sesuatu yang tidak mampuh bagi Allooh
سبحانه و تعالى

و الله اعلم بالصواب

Seorang Muslim yang beriman sejati kepada Allah, menjadikan seluruh hidupnya sebagai bentuk ketaatan dan penyerahan diri...
29/04/2025

Seorang Muslim yang beriman sejati kepada Allah, menjadikan seluruh hidupnya sebagai bentuk ketaatan dan penyerahan diri kepada kehendak-Nya

Masyarakat Islam adalah kelompok orang yang menyatakan dirinya sebagai pemeluk Islam yang menjadikan Al-Qur'an dan Hadis...
22/04/2025

Masyarakat Islam adalah kelompok orang yang menyatakan dirinya sebagai pemeluk Islam yang menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai kerangka acuan dalam kehidupannya. Masyarakat ini mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang diikat o\eh agama Islam.

Manusia dalam Pandangan Islam adalah makhluk yang diberikan amanah oleh Allah swt dan wajib ditunaikan. Manusia juga mem...
15/04/2025

Manusia dalam Pandangan Islam adalah makhluk yang diberikan amanah oleh Allah swt dan wajib ditunaikan. Manusia juga memiliki berbagai macam karakter, yang dengan karakter tersebut, antara yang satu dengan yang lainnya menjadi kelebihan sekaligus kekurangannya.

Pendidikan Agama islam adalah usaha berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar kelak setelah selesai pendidika...
08/04/2025

Pendidikan Agama islam adalah usaha berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar kelak setelah selesai pendidikannya dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam serta menjadikannya sebagai pandangan hidup (way of live). Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan yang dilaksanakan berdasar ajaran Islam.

_Assalamualaikum warahmatullahi Wabarrakattuh.__*🗣️3 KUNCI KEBAHAGIAAN HIDUP DALAM ISLAM.*__Bismillahirrahmanirrahim..._...
20/02/2025

_Assalamualaikum warahmatullahi Wabarrakattuh._

_*🗣️3 KUNCI KEBAHAGIAAN HIDUP DALAM ISLAM.*_

_Bismillahirrahmanirrahim..._
_Dalam Islam, ada 3 kunci kebahagiaan hidup yakni *selalu bersyukur, bersabar & beristighfar.* Bila setiap muslim mengamalkan 3 kunci ini, maka Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan kebahagiaan luar biasa dalam hidupnya._

_*✍️3 kunci kebahagiaan hidup tersebut sebagai berikut :*_

_*✅1. Bersyukur ketika mendapat nikmat :*_

_*↗️ Allah Ta'ala Berfirman :*"Jika kalian bersyukur maka sungguh Aku akan tambahkan untuk kalian, & jika kalian kufur, sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)._

_*✅2. Bersabar ketika mendapat ujian :*_

_*↗️dari Anas bin0 Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :* Sesungguhnya besarnya pahala sepadan dengan besarnya ujian. Sesungguhnya Allah, apabila mencintai seseorang maka Allah akan mengujinya. Siapa yg ridha (dengan takdir Allah) maka dia akan mendapatkan ridha (Allah). Siapa yg marah (dengan takdir Allah) maka dia akan mendapatkan murka (Allah)” (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, dan dinilai hasan shahih oleh al-Albani)._

_*✅3. Memohon ampunan (istighfar) ketika berdosa :*_

_*↗️ Allah Ta'ala Berfirman :* "(Orang yg bertaqwa) adalah orang-orang yg apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-² mereka” (QS. Ali Imran: 135)._

_*☝️Insyaaallah kalau 3 hal yg dianjurkan oleh Rasulullah SAW :* Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan kebahagiaan luar biasa dalam hidupnya. *Subhanallah Tabarakallah.*_

_🤲Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar." *Aamiin Ya Rabbal Alamiin.*_

*semoga bermanfaat 🏅🏅✈️✈️™️🇰🇼🇮🇩*

15/02/2024

Macam-macam Makrifat
Makrifat itu ada berapa? Makrifat Allah ada dua macam, yakni makrifat bersifat umum dan bersifat khusus.

1. Makrifat Umum
Makrifat umum yaitu sesuatu yang wajib dimiliki mukalaf, yaitu dengan mengakui keberadaan Allah dari segala sesuatu yang tak sesuai dengan-Nya, dan mengakui segala sifat yang telah ditetapkan-Nya.

2. Makrifat Khusus
Makrifat khusus merupakan kondisi menyadari bahwa tidak ada yang bisa mengetahui hakikat wujud Allah kecuali Allah SWt sendiri.

Dalam hal ini, puncak pengetahuan seseorang akan sampai pada suatu kesadaran kalau akan sangat mustahil untuk mencapai makrifat yang hakiki.

Ciri-ciri Orang Makrifat
Dalam e-book Rahasia Hidup Makrifat, Selalu Bersama Allah karya KH. Muhammad Sholikhin, disebutkan bahwa berikut merupakan ciri-ciri orang berilmu makrifat:

Punya akhlak yang baik.
Mampu merasakan pengiring yang dihadirkan Allah SWT pada setiap manusia (al-malaikat al-hafadzah).
Menjadi orang yang merdeka baik lahir maupun batinnya.
Mengalami perubahan yang dahsyat dalam hidupnya.
Menjadi hamba yang senantiasa untuk optimis, aktif, dan progresif

12/02/2024

❁١٠٣٠ح١١٠❁

*ألْسَّــــــــــلاَمُ عَلَيْكـُم وَرَحْمَةُ اللَّـهِ وَبَرَكَاتُة*
*ﺑِﺴْــــــــــــــــــﻢِﷲِﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢ*

*📚* 𝐁𝐀𝐇𝐀𝐘𝐀 𝐋𝐈𝐒𝐀𝐍

➡️ _*Lisan (lidah),* merupakan nikmat Alloh yang terbesar atas hamba-Nya. Didalamnya terdapat kebaikan besar dan manfaat yang banyak bagi siapa yang memeliharanya dan menggunakannya sebagaimana mestinya._

➡️ _Sebaliknya di dalam lisan itu terdapat keburukan yang banyak dan bahaya yang besar bagi siapa yang menyia-nyiakannya dan menggunakannya tidak sebagaimana mestinya._

📚 *Alloh Ta’ala berfirman:*

وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ

_*“Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Alloh adalah besar.” (QS. An Nur: 15).*_

📖 *Dalam Tafsir Al Jalalain dijelaskan:*

➡️ _Yang dimaksud dengan orang-orang biasa menganggap perkara itu ringan. Namun, di sisi Alloh perkara itu dosanya amatlah besar:_

_*‘‘Itulah manusia, ia menganggap perkataannya tidak berdampak apa-apa, namun di sisi Alloh bisa jadi perkara besar.‘‘*_

📚 *Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallama bersabda kepada Sayyidina Mu’adz bin Jabal rodhiyallohu ‘anhu:*

أَلاَ أُخْبِرُكَ بِمَلاَكِ ذَلِكَ كُلِّهِ. قُلْتُ بَلَى يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ قَالَ كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا. فَقُلْتُ يَا نَبِىَّ اللَّهِ وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُونَ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ فَقَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِى النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ أَوْ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ.

_*“Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?”* Jawabku: “Iya, wahai Rosululloh.” Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, *“Jagalah ini”.* Aku bertanya, “Wahai Rosululloh, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda, *“Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya (atau ada yang meriwayatkan batang hidungnya) di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?” (HR. Tirmidzi no. 2616. Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shohih)*_

➡️ _Alloh Ta'ala menciptakan lisan pada hamba supaya banyak menyebut-Nya dan membaca kitab-Nya, menasihati para hamba-Nya dan menyeru mereka untuk mentaati-Nya serta memberi tahu mereka kewajiban mereka yang besar untuk menunaikan hak-Nya dan menampakkan keperluan-keperluan agama dan dunianya yang ada di dalam hatinya._

➡️ _Jika ia menggunakannya untuk semua itu, maka ia pun termasuk orang-orang yang bersyukur._

➡️ _Sebaliknya jika ia tidak menggunakannya sebagaimana mestinya, maka ia pun termasuk orang-orang yang zalim dan melampaui batas (melawan atau tidak menerima pada ketentuan Alloh)._

📚 *Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:*

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ

_*“Barang siapa beriman kepada Alloh dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhori no. 6018 dan Muslim no. 47).*_

✍️ _Yang perlu digarisbawahi disini adalah mengenai bahaya lisan. Sehingga berhati-hatilah dengan lisan, jangan sampai digunakan untuk mencemooh, mengejek orang lain, apalagi ditujukan pada seorang *Muslim* yang ingin menjalankan ajaran *Islam.*_

📚 *Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:*

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ

_*“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Alloh mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Alloh murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhori no. 6478)*_

➡️ _Sesungguhnya karena lisan seseorang bisa terjerumus dalam jurang kebinasaan. Hendaklah seseorang berpikir dulu sebelum berbicara. Siapa tahu karena lisannya, dia akan dilempar ke neraka._

📚 *Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:*

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لاَ يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِى بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِى النَّارِ

_*“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu kalimat yang dia anggap itu tidaklah mengapa, padahal dia akan dilemparkan di neraka sejauh 70 tahun perjalanan karenanya.” (HR. Tirmidzi no. 2314. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib)*_

📚 *Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, juga bersabda:*

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيهَا يَهْوِى بِهَا فِى النَّارِ أَبْعَدَ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

_*“Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat.” (HR. Muslim no. 2988)*_

➡️ _Oleh karena itu, selayaknya bagi setiap orang yang ingin berbicara dengan suatu perkataan atau kalimat, untuk merenungkan terlebih dahulu apa yang akan ia ucap. Jika memang ada manfaatnya, barulah ia berbicara. Jika tidak, hendaklah dia menahan lisannya. Lebih-lebih kepada seorang *Muslim* yang lemah dan pada seorang *Muslim* yang ingin menjalankan ajaran *Islam* (berusaha memperbaiki diri atau berhijroh)._

➡️ _*Ibnul Mubarok* ditanya mengenai nasehat *Luqman* pada anaknya, lantas beliau berkata : “Jika berkata (dalam kebaikan) adalah perak, maka diam (dari berkata yang mengandung maksiat) adalah emas.” *(Dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)*_

✍️ _Bahaya lisan sungguh besar dan urusannya menakutkan. Tiada yang selamat darinya, kecuali dengan diam dan tidak bicara kecuali bila perlu sekedar kebutuhannya sebagaimana penjelasan di atas menggunakannya sebagaimana mestinya._

➡️ _Diam itu lebih baik daripada berbicara sia-sia bahkan mencela atau mencemooh yang mengandung maksiat. Jagalah lisan dari durhaka pada guru dan orang tua, dari berkata dusta, ghibah, namimah, dan dari maksiat lainnya, lebih-lebih ketika berdakwah, janganlah engkau mencaci maki dan mencela keburukan saudaramu *Muslim* yang sedang berusaha untuk memperbaiki dirinya dalam menjalankan syari'at apalagi kepada saudaramu *Muslim* yang telah menjalankan syari'at, lebih-lebih kepada saudaramu yang telah menjalankan syari'at yang lemah (yang lagi dizalimi orang kafir atau penguasa zalim, yang lemah ekonomi, fisik dll)._ ```Semoga bermanfaat.```

08/02/2024

💐ASSALAMUALAKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,
❤️ALLAHUMMA SOLLI'ALA SAYYIDINA MUHAMMAD..

🌹
SELAMAT TENGAHARI

🌷BILA kamu CINTA kepada manusia,
tak semestinya manusia CINTA kepada kita..
tetapi BILA kita CINTA kepada ALLAH SWT,
nescaya CINTA ALLAH tiada penghujungnya…

🌹BILA kita CINTA kepada manusia,
kita akan cemburu kepada orang yang mencintai orang yang kita cintai..
tetapi BILA kita CINTA kepada ALLAH,
kita akan turut mencintai orang yang melabuhkan cintanya kepada ALLAH SWT juga…

💖Usah khuatir dgn cinta.
Seandainya cinta itu cinta yang telah ditetapkan olih Allah,
Maka biarlah cinta itu mengalir dengan aliran Allah SWT yang telah menciptakan cinta itu...

🌷Cinta bukan hanya kata kata bermadah
Tetapi CINTA adalah AMANAH dpd Allah,
Sesungguhnya CINTA itu indah kerana ia adalah kurnia dpd Allah yg Maha Indah..
Jesteru, jagalah kesucian dan keindahan
Cinta itu dgn berkata kpd kekasih hati mu.
CINTAILAH IA KERANA ALLAH... 💖
🌷HANYA SEKADAR PERKONGSIAN DARI KU..
ALLAHUMMA SOLLI'ALA SAYYIDINA MUHAMMAD, WA ALA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD....
✨💐🌹🌷💖❤️💖✨

Address

Kp. Cipanengah Rt. 01 Rw. 01 Cidahu
Sukabumi
43358

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Anom Kalijaga Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Anom Kalijaga Indonesia:

Share

Category