BNPB indonesia

BNPB indonesia Badan Nasional Penanggulangan Bencana adalah sebuah Lembaga Pemerintah Nonkementerian.

09/09/2026

Karhutla di lahan kosong di sekitar kawasan Bandara Mopah, Kel Rimba Jaya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima ratusan ribu masker donasi dari dunia usaha. Bantuan tersebut meru...
08/09/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima ratusan ribu masker donasi dari dunia usaha. Bantuan tersebut merupakan dukungan dalam penanganan dampak bencana asap dan erupsi gunung api yang terjadi di sejumlah wilayah.

Bantuan 240 ribu masker yang didonasikan PT Hetzer Medical Indonesia diterima langsung oleh Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., di Graha BNPB, Jakarta, pada Senin (7/9).

Pada pertemuan ini, Sekretaris Utama BNPB Rustian secara langsung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Hetzer Medical Indonesia atas kepedulian serta kontribusi nyata yang diberikan bagi masyarakat.

Rustian menjelaskan bahwa sebanyak 240.000 masker tersebut nantinya akan segera didistribusikan ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Penyaluran bantuan ini akan diprioritaskan untuk daerah-daerah yang sedang menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan, serta wilayah yang terpapar abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ia menambahkan bahwa dukungan dunia usaha sangat membantu dalam percepatan penanganan kebencanaan, mengingat tidak seluruh kebutuhan logistik dan peralatan kebencanaan dapat tersedia di dalam negeri.

Sementara itu, perwakilan PT Hetzer Medical Indonesia, Widya Rosanto, menyampaikan bahwa bantuan masker tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen sosial perusahaan untuk turut membantu masyarakat yang terdampak bencana.

BNPB terus mendorong penguatan kolaborasi multipihak melalui pendekatan pentaheliks sebagai bagian dari upaya membangun resiliensi masyarakat dan meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana.

Dukungan ini juga sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di Indonesia.

08/09/2026

Petugas dari BPBD Kabupaten Kuningan, Selasa 8 September 2026 tengah bekerja keras memadamkan api yang membakar lereng Gunung Ciremai.

08/09/2026

BREAKING NEWS : Kebakaran di TPA Bogor

Aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak hanya berdampak pada kawasan di sekitar gunung. Abu vulkanik yang terbawa angin dap...
07/09/2026

Aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak hanya berdampak pada kawasan di sekitar gunung. Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menyebar hingga ke permukiman, menempel di kendaraan, halaman, bahkan masuk ke dalam rumah. Meski terlihat seperti debu biasa, abu vulkanik mengandung partikel halus yang dapat mengganggu pernapasan serta mengiritasi mata dan tenggorokan.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri dari abu vulkanik? Yuk, simak langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga diri dan keluarga tetap aman! Kenali ancaman dan kurangi risikonya agar kita !


Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana akan terjadi. Namun, kita bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi dar...
07/09/2026

Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana akan terjadi. Namun, kita bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi kapan saja. Salah satunya dengan menyiapkan Tas Siaga Bencana.

Mulai dari air minum, makanan ringan, obat-obatan, masker, senter, pakaian, hingga dokumen penting, pastikan kebutuhan dasar sudah tersedia dalam satu tas yang mudah dijangkau.

Jangan menunggu sampai keadaan darurat datang, yuk siapkan Tas Siaga Bencana dari sekarang!

Dengan mengenali ancaman, kita bisa mengurangi risikonya dan !

Karya : Juara 1 Lomba Poster Tangguh Awards 2024
Nama : Chika Yutha Cahyacetta
Judul Karya : Siap-siap Selamatkan Barang Penting Untuk Hadapi Bencana

06/09/2026

Tetap berhati-hati dan selalu waspada

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia sebag...
28/08/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BNPB periode Kamis (27/8) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (28/8) pukul 07.00 WIB, sejumlah kejadian baru dilaporkan di beberapa wilayah, antara lain kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan.

Di Provinsi Kepulauan Riau, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Lingga pada Rabu (26/8), dengan luas lahan terbakar sekitar lima hektare. Lokasi kebakaran berada di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, dan Desa Kebun Nyiur, Kecamatan Singkep.

Petugas di lapangan telah melakukan penanganan dan api berhasil dipadamkan pada Kamis (27/8). BNPB mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat tetap meningkatkan pemantauan di wilayah rawan kebakaran, terutama pada lahan kering, serta memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, dengan luas lahan terbakar sekitar lima hektare. Lokasi terdampak mencakup Kelurahan Tukap di Kecamatan Kombi, Kelurahan Toulour di Kecamatan Tondano, dan Kelurahan Sumalangka di Kecamatan Tondano Barat. Waktu awal kejadian belum diketahui, namun tim gabungan telah berhasil memadamkan api pada Kamis (27/8).

Meskipun telah padam, kondisi lahan yang kering tetap memerlukan kewaspadaan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas. Upaya pencegahan melalui patroli dan pemantauan di wilayah rawan perlu terus dilakukan, disertai penanganan segera apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luas lahan terbakar sekitar tiga hektare. Lokasi kebakaran berada di Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, atau di sekitar SMA Negeri 3 Barru.

Berdasarkan hasil kaji cepat dan penuturan saksi di lapangan, kebakaran telah terjadi sejak dua hari sebelumnya. Api sempat berhasil dikendalikan, namun kembali menyala dan kemudian menjalar. Hingga pemantauan dan upaya pemadaman terakhir pada Kamis (27/8), kebakaran masih dalam proses penanganan oleh unsur terkait.

Selain karhutla, kejadian kekeringan juga dilaporkan di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Lokasi terdampak berada di Kampung Bowisa, Distrik Mugi, dan Kampung Mbuwa, Distrik Mbuwa.

Kondisi tersebut berdampak pada sekitar 1.156 kepala keluarga yang terancam mengalami kerawanan pangan. Selain itu, sekitar 2.325 hektare lahan pertanian dilaporkan mengalami gagal panen. Sebagian warga terdampak telah mengungsi ke Distrik Walaik. Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat terdampak, terutama terkait ketersediaan pangan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

BNPB mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang cenderung kering di sejumlah wilayah dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan, tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu api secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat titik api. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat patroli dan pemantauan wilayah rawan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta mempercepat penanganan apabila kebakaran mulai terdeteksi.

Untuk menghadapi dampak kekeringan, masyarakat di wilayah rawan diimbau menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi dan arahan pemerintah daerah terkait distribusi air bersih maupun bantuan lainnya. Pemerintah daerah perlu mengantisipasi dampak kekeringan terhadap ketersediaan air dan pangan melalui pemantauan sumber air, kondisi lahan pertanian, serta kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi, terutama masyarakat di wilayah pegunungan dengan akses yang sulit dijangkau.

BNPB menekankan bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Kecepatan informasi dari masyarakat kepada pemerintah daerah, respons petugas di lapangan, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak panik, serta senantiasa waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait.

BNPB bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi dan mendorong penguatan upaya pencegahan serta kesiapsiagaan di wilayah yang memiliki potensi ancaman bencana. Langkah antisipasi sejak dini diharapkan dapat meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat, lingkungan, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat dan menjadi prioritas BNPB sejak pertengahan Juli lalu h...
22/08/2026

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat dan menjadi prioritas BNPB sejak pertengahan Juli lalu hingga hari ini.

Untuk memperkuat penanganan di tengah munculnya sejumlah kejadian baru di Pulau Kalimantan, BNPB memperkuat Satgas Udara di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Sebanyak 39 unit unsur udara dikerahkan untuk patroli udara, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga water bombing sesuai kebutuhan pemadaman di lokasi dengan akses terbatas.

Penanganan dari udara berjalan berdampingan dengan upaya pemadaman darat. BNPB bersama BMKG, BRIN serta unsur terkait terus memantau kondisi cuaca dan pertumbuhan awan untuk menentukan peluang pelaksanaan OMC. Seluruh langkah ini dilakukan secara terpadu untuk mempercepat penanganan karhutla.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode pelaporan Kamis hingga Jumat, 20-21 ...
21/08/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode pelaporan Kamis hingga Jumat, 20-21 Agustus 2026. Pada periode pelaporan ini, seluruh kejadian baru merupakan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Laporan karhutla pertama terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (20/8). Lahan terbakar berada di wilayah Desa Lalang Kecamatan Manggar dan Desa Lenggang serta Desa Lintang di KEcamatan Renggiang. Total lahan terbakar seluas 3,8 hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur segera mengerahkan personil dan perlengkapan untuk melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 4 personel membawa 4 set mesin p***a gendong, selang pemadam, serta 1 unit kendaraan operasional untuk melakukan pemadaman api serta pendinginan lahan.

Api berhasil dipadamkan di hari yang sama. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Meski telah padam, BPBD Kabupaten Belitung Timur tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali muncul dan menyebar ke wilayah lainnya.

Selanjutnya, kebakaran hutan dan lahan melanda beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur. Pada Rabu (19/8), karhutla menghanguskan 20 hektare hutan yang berada di wilayah Petak 102 Aren, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama dengan BPBD Kabupaten Bondowoso segera terjun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan upaya pemadaman. Pada Kamis (20/8), api telah berhasil dipadamkan pada pukul 18.00 WIB.

Di hari yang sama, karhutla juga melanda Desa Kaulon, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Tiga hektare lahan yang terbakar merupakan vegetasi kering dan serasah di permukaan tanah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

BPBD Kabupaten Blitar bersama unsur terkait lainnya segera melakukan pemadaman. Pada Kamis (20/8) pukul 18.30 WIB api berhasil dipadamkan.

Masih dari wilayah Jawa Timur, karhutla juga terjadi di Kabupaten Magetan pada Rabu (19/8) pukul 14.00 WIB. Kebakaran terjadi di wilayah hutan rakyat di Desa Mategal, Kecamatan Parang dan di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan. Luas lahan yang terbakar mencapai 8 hektare.

BPBD Kabupaten Magetan bersama BPBD Provinsi Jawa Timur didukung unsur terkait lainnya segera menuju ke lapangan untuk melakukan upaya pemadaman. Pada Kamis (20/8) api dilaporkan telah padam dan tidak ada perluasan lahan yang terbakar.

Sebelumnya, Provinsi Jawa Timur telah menetapkan Keputusan Gubernur No. 100.3.3.3/327/013/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Timur yang berlaku selama 180 hari, sejak 16 Mei hingga 6 Oktober 2026. Penetapan dilakukan untuk memaksimalkan upaya penanganan bencana hidrometeorologi kering tersebut

Hingga Jumat (21/8), beberapa kejadian karhutla baru masih muncul di beberapa wilayah di Pulau Kalimantan. Di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, titik karhutla kembali muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Kecamatan Batu Sopang, dan Kecamatan Batu Engau. Kebakaran terjadi pada Rabu (19/8) di taman konservasi dengan material lahan berupa semak belukar dan gambur. Luas lahan terbakar mencapai 25,29 hektare.

BPBD Kabupaten Paser segera menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman api melalui darat serta pemantauan setelah pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada Kamis (20/8).

Wilayah lain di Kalimantan Timur yang juga mengalami karhutla yang cukup masif yakni di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Rabu (19/8), karhutla terjadi di beberapa wilayah yakni di Desa Loa Gagak Kecamatan Loa Kulu, Kelurahan Spontan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga, Desa Kayu Bata Kecamatan Muara Muntai, Kelurahan Muara Kembang Kecamatan Muara Jawa, serta Desa Kota Bangun Hulu Kecamatan Kota Bangun.

Total luas lahan terbakar pada hari tersebut mencapai 49,55 hektare dengan lahan terbakar paling luas berada di Kelurahan Pendingin seluas 42 hektar.e Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama dengan relawan dan pemadam kebakaran segera menyebar ke berbagai titik yang masih bisa dijangkau untuk melakukan pemadaman darat. Secara visual pada Kamis (20/8) api telah berhasil dipadamkan di seluruh lokasi, kecuali di Kelurahan Pendingin. Di lokasi tersebut, dari pantauan drone masih terlihat 6-7 titik api.

Penanganan karhutla di Pulau Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Selain penguatan satgas darat, BNPB juga melakukan penguatan penanganan karhutla melalui satgas udara di 6 provinsi prioritas. Hingga Jumat (21/8) penguatan satgas udara telah di lakukan di 6 provinsi prioritas.

Penanganan karhutla wilayah Riau, BNPB menurunkan 1 unit heli untuk patroli, 1 unit heli untuk operasi modifikasi cuaca, dan 5 unit heli untuk water bombing.

Di Provinsi Jambi diturunkan 1 unit heli untuk patroli, 1 unit untuk operasi modifikasi cuaca, dan 2 unit heli untuk water bombing.

Selanjutnya di Sumatra Selatan, BNPB menurukan 1 unti heli untuk patroli udara, 1 unit untuk operasi modifikasi cuaca (OMC), dan 7 unit heli untuk melakukan water bombing.

Di Kalimantan Selatan BNPB mengoperasikan 1 unit heli untuk patroli, 1 unit untuk OMC< dan 3 unit untuk water bombing.

Di Kalimantan Tengah, 1 unit helit difungsikan untuk patroli, 1 unit untuk OMC, dan 4 lainnya untuk operasi pemadaman udara atau water bombing, dan terakhir di Kalimantan Barat, BNPB mengoperasikan 2 unit heli untuk patroli, 1 unit untuk operasi modifikasi cuaca, dan 5 unit untuk water bombing.

Pengoperasian helikopter tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Sementara untuk OMC, BNPB berkolaborasi dengan BMKG untuk memantau pertumbuhan potensi awan hujan yang dapat dimanfaatkan untuk OMC.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi karhutla dan memastikan ketersediaan sarana prasarana pemadaman.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera melapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Address

South Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BNPB indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BNPB indonesia:

Shortcuts

Share