02/09/2026
Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menggelar pemaparan dan pembahasan Laporan Akhir Studi Evaluasi Keselamatan Jalan Provinsi di DIY Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Dishub DIY dan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (1/9), tersebut membahas hasil identifikasi lokasi rawan kecelakaan sekaligus rekomendasi penanganan pada jaringan jalan provinsi di DIY.
Studi evaluasi tersebut mencakup 94 ruas jalan provinsi di DIY dengan menggunakan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Ditlantas Polda DIY periode 2023–2025. Data kecelakaan kemudian dianalisis dan diverifikasi melalui survei langsung di lapangan untuk mengidentifikasi lokasi yang memerlukan penanganan prioritas.
Berdasarkan data IRSMS periode 2023–2025, tercatat sebanyak 2.350 kasus kecelakaan dengan 363 orang meninggal dunia dan 2.869 orang mengalami luka berat maupun luka ringan. Tren kecelakaan juga menunjukkan peningkatan rata-rata sekitar 12 persen setiap tahun. Dari karakteristik kendaraan, sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan, dengan proporsi hampir 80 persen.
Hasil pemeringkatan selanjutnya menetapkan lima lokasi sebagai prioritas penanganan, yaitu ruas Yogyakarta–Bakulan 1, Palbapang–Serandakan, Palbapang–Samas 2, Yogyakarta–Barongan 1, dan Yogyakarta–Barongan 2. Ruas Yogyakarta–Bakulan 1 menjadi lokasi dengan nilai Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) tertinggi, yakni 405, dengan 86 kasus kecelakaan, 10 korban meninggal dunia, serta 95 korban luka berat maupun ringan.
——
bisa baca selengkapnya di 👉🏻 dishub.jogjaprov.go.id
- Tangguh, Melayani, Beriman -