Ruang Baca Online

Ruang Baca Online Tempat membaca komik dan novel secara digital/online

20/12/2022

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا

29/07/2022
Pendekar Mabuk Episode 30: Tandu Terbang Karya Suryadi SATU WAJAH gadis itu tampak tegang. Matanya yang bundar indah kel...
08/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 30: Tandu Terbang Karya Suryadi SATU WAJAH gadis itu tampak tegang. Matanya yang bundar indah kelihatan lebar dan bergerak-gerak liar. Gadis berpakaian kebaya biru kusam dan kain batik coklat tua itu berlari menerobos kerimbunan semak kayu kering. Suara gemersik terdengar sebagai tanda ke mana arah pelariannya. Gadis itu berusia sekitar dua puluh dua tahun. Tapi jika diperhatikan agak lama, ia tampak sudah matang sebagai gadis dewasa....

Pendekar Mabuk Episode 30: Tandu Terbang Karya Suryadi SATU WAJAH gadis itu tampak tegang. Matanya yang bundar indah kelihatan lebar dan bergerak-gerak liar

Pendekar Mabuk Episode 29: Cambuk Getar Bumi Karya Suryadi SATU LANGIT bergemuruh bagai mau rubuh. Kilatan cahaya petir ...
08/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 29: Cambuk Getar Bumi Karya Suryadi SATU LANGIT bergemuruh bagai mau rubuh. Kilatan cahaya petir menyambar mega demi mega, menembus awan hitam dan mengguncangnya sesaat. Gemuruh guntur itu disertai deru angin membadai yang datang dari selatan. Hembusan angin begitu kencangnya hingga membuat pucuk-pucuk pohon meliuk tajam seakan ingin menyentuh bumi. Seorang pemuda berpakaian celana putih dan baju coklat tanpa lengan mempercepat langkahnya....

Pendekar Mabuk Episode 29: Cambuk Getar Bumi Karya Suryadi SATU LANGIT bergemuruh bagai mau rubuh. Kilatan cahaya petir menyambar mega demi mega,

Pendekar Mabuk Episode 28: Bandar Hantu Malam Karya Suryadi SATU ANGIN berhembus bersama mega mendung di langit. Kian la...
08/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 28: Bandar Hantu Malam Karya Suryadi SATU ANGIN berhembus bersama mega mendung di langit. Kian lama hembusannya kian cepat. Sebuah bukit berhutan tipis disapu angin senja. Cahaya matahari memerah di cakrawala. Tapi cahaya itu masih mampu tampakkan sosok manusia kurus berjubah putih. Manusia kurus itu berambut putih, panjangnya sebatas punggung tanpa ikat kepala. Rambut putih itu milik seorang lelaki yang diperkirakan berusia hampir delapan puluh tahun....

Pendekar Mabuk Episode 28: Bandar Hantu Malam Karya Suryadi SATU ANGIN berhembus bersama mega mendung di langit. Kian lama hembusannya kian cepat.

Pendekar Mabuk Episode 27: Keris Setan Kobra Karya Suryadi SATU GEMERCIK air sungai jatuh di bebatuan. Iramanya melenaka...
08/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 27: Keris Setan Kobra Karya Suryadi SATU GEMERCIK air sungai jatuh di bebatuan. Iramanya melenakan, membuat rasa kantuk tiba. Angin semilir berhembus di keteduhan pohon rindang yang tumbuh dekat air terjun itu. Siang yang panas menjadi siang yang sejuk. Tak heran jika Suto Sinting terlena tidur di bawah pohon munggur yang menaunginya. Mimpi pun hadir di sela kenyenyakan tidur siang Pendekar Mabuk murid si Gila Tuak itu....

Pendekar Mabuk Episode 27: Keris Setan Kobra Karya Suryadi SATU GEMERCIK air sungai jatuh di bebatuan. Iramanya melenakan, membuat rasa kantuk tiba

Pendekar Mabuk Episode 26: Ratu Tanpa Tapak Karya Suryadi   SATU OMBAK bergulung-gulung melemparkan riak ke pantai. Cuac...
08/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 26: Ratu Tanpa Tapak Karya Suryadi SATU OMBAK bergulung-gulung melemparkan riak ke pantai. Cuaca cerah. Langit jernih. Matahari baru beberapa saat muncul dari peraduannya. Udara segar enak untuk berlatih pernapasan. Dan di atas sebongkah batu karang runcing, duduklah seorang lelaki bersila tanpa kenakan baju. Batu karang itu benar-benar runcing. Bahkan runcing sekali. Tapi lelaki itu duduk bersila di atasnya dengan tenang dan tidak merasa kesakitan....

OMBAK bergulung-gulung melemparkan riak ke pantai. Cuaca cerah. Langit jernih. Matahari baru beberapa saat muncul dari peraduannya. Udara segar enak untuk

Pendekar Mabuk Episode 25: Naga Pamungkas Karya Suryadi SATU SEKELEBAT bayangan melintasi hutan di kaki bukit. Orang men...
07/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 25: Naga Pamungkas Karya Suryadi SATU SEKELEBAT bayangan melintasi hutan di kaki bukit. Orang mengenal bukit itu dengan nama Bukit Mata Langit. Tak ada orang yang berani melintasi hutan di Bukit Mata Langit itu, karena mereka takut terperosok ke sebuah lubang yang amat dalam. Lubang itu tertutup oleh tanaman rambat sehingga tidak mudah diketahui oleh siapa pun. Tanaman rambat yang menutup rapat lubang tersebut seolah-olah berguna sebagai tanaman penjebak....

"Iblis Naga Pamungkas!"

Pendekar Mabuk Episode 24: Malaikat Jubah Keramat Karya Suryadi SATU DARI balik kerimbunan hutan berpohon rapat, terdeng...
07/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 24: Malaikat Jubah Keramat Karya Suryadi SATU DARI balik kerimbunan hutan berpohon rapat, terdengar suara jeritan yang panjang dan memilukan. Siapa yang menjerit, itu tak jelas. Yang pasti jeritan itu adalah jeritan kematian. Suaranya yang melengking menggema panjang itu bagaikan membangunkan setiap jasad yang sudah terkubur mati. Sementara itu, hembusan angin cukup kencang dan menderu. Gumpalan awan hitam bergulung-gulung di langit, menyekap matahari, membuat alam terasa mati....

"Ha ha ha ha...! Kalau sudah begini, siapa yang akan melawanku? Siapa yang akan mengalahkan Gandarwo, hah?! Huah ha ha...! O, ya... aku akan membuat nama

Pendekar Mabuk Episode 23: Rahasia Pedang Emas Karya Suryadi SATU KUIL dikelilingi tembok tinggi itu hanya berwarna hita...
07/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 23: Rahasia Pedang Emas Karya Suryadi SATU KUIL dikelilingi tembok tinggi itu hanya berwarna hitam keseluruhannya. Batu-batuan yang dipakai untuk bangunan kuil tersebut konon berasal dari letusan gunung berapi beberapa puluh tahun yang lalu. Batuan itu mulanya sebuah gumpalan lahar yang mengeras, membeku dari tahun ke tahun, dan membentuk warna hitam pada permukaannya. Batuan itu punya kekerasan yang menyerupai besi....

"Aku anak angkat Ki Padmanaba!" jawab Kirana. "Sejak usia delapan tahun aku diasuh oleh beliau! Pada saat beliau ingin menyembunyikan pedang pusaka ini, aku

Pendekar Mabuk Episode 22: Lentera Kematian Karya Suryadi   SATU KEGELAPAN malam bagaikan selubung kematian warna hitam....
07/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 22: Lentera Kematian Karya Suryadi SATU KEGELAPAN malam bagaikan selubung kematian warna hitam. Sekalipun langit cerah berbintang tanpa rembulan, tapi tak sedikit pun bias sinar cerah ada yang menerangi jalanan di ujung jembatan bambu. Jembatan itulah yang menghubungkan Tanah Merah dengan Lembah Kabut. Rindangnya dedaunan di sekitar Jembatan bambu itu yang membuat kadang sinar rembulan pun tak bisa menerobos masuk untuk menyinari jalanan penghubung itu....

KEGELAPAN malam bagaikan selubung kematian warna hitam. Sekalipun langit cerah berbintang tanpa rembulan, tapi tak sedikit pun bias sinar cerah ada yang

Pendekar Mabuk Episode 21: Titisan Ilmu Setan Karya Suryadi SATU JERITAN yang melengking tinggi itu seakan menggema ke s...
07/07/2022

Pendekar Mabuk Episode 21: Titisan Ilmu Setan Karya Suryadi SATU JERITAN yang melengking tinggi itu seakan menggema ke seluruh jagat raya. Begitu keras dan panjangnya, sehingga orang yang ada di balik bukit itu pun bisa tersentak mendengarnya. Begitu p**a dengan seorang pemuda yang masih tergeletak malas, bangun dari pembaringannya di atas pohon. Pemuda itu terkejut ketika mendengar jeritan yang menandakan sebagai jerit kematian....

"Di lain waktu, Ki Panjar Pitu pernah bicara padaku dengan sebuah kelembutan dan sentuhan batin yang hangat, bahwa ayahnya yang bergelar Manusia Tembus Raga

Address

Jalan Kaweden, Kaweden
Sleman
55287

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Baca Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Ruang Baca Online:

Share

Category