03/06/2026
.atrbpn
Halo , Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Selasa, 2 Juni 2026, bertempat di Aula Khatulistiwa Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan ini merupakan tahapan awal pemeriksaan atas Program ILASPP yang didanai melalui International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Mujahidin Maruf, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim BPK RI serta menegaskan komitmen jajaran Kanwil BPN Kalbar dalam mendukung proses pemeriksaan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ILASPP di Kalimantan Barat meliputi verifikasi dan validasi bidang tanah di Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, dan Kabupaten Melawi, serta penerbitan data bidang tanah di Kabupaten Ketapang.
Mujahidin Maruf menekankan bahwa pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada pencapaian output, tetapi juga harus mampu menghasilkan outcome yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Plt. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN sekaligus Direktur ILASPP, Andi Tenri Abeng, menjelaskan bahwa pelaksanaan Program ILASPP Tahun 2025 menghadapi tantangan pada tahap awal pelaksanaan, termasuk proses penyiapan anggaran, revisi kegiatan, dan pengadaan yang baru dapat diselesaikan pada paruh kedua tahun berjalan. Meski demikian, program yang didukung pendanaan Bank Dunia ini bersifat multiyears sehingga pelaksanaan sejumlah kegiatan masih berlanjut pada Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pemeriksaan dapat berjalan lancar serta semakin memperkuat tata kelola program yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.