Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim Halaman Resmi Pemerintah Provinsi Kalimatan Timur yang dikelola oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Kaltim

.Perlindungan hukum dan sertifikasi bagi para guru menjadi dua catatan penting serta prioritas progran kerja pengurus Pe...
15/05/2026

.
Perlindungan hukum dan sertifikasi bagi para guru menjadi dua catatan penting serta prioritas progran kerja pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kaltim kedepan.

Dua hal penting itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji saat pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kaltim masa bakti XXIII tahun 2024-2029 di Princess Aji Bidara Ballroom Hotel Grand Verona Samarinda, Jum’at 15 Mei 2026.

“PGRI Kaltim bisa mulai bekerja dan fokus pada perlindungan hukum bagi para guru,” katanya.

Para pendidik lanjutnya, wajib dilindungi dari tindakan kriminalisasi, intimidasi ataupun perlakuan tidak adil dari pihak lain saat melaksanakan tugas.

“Perlindungan ini menegaskan tindakan pendisiplinan yang profesional tidak boleh dikriminalisasi,” tegasnya.

Sementara sertifikasi menjadi bukti formal profesionalitas guru untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menjamin kesejahteraan.

“Guru sangat penting diberikan sertifikasi sebagai standardisasi. Seperti guru yang mengajar di Samarinda harus sama dengan guru yang mengajar di Mahakam Ulu, sehingga tidak ada ketimpangan belajar mengajar di daerah,” ungkapnya.

Dua hal penting ini diakui Wagub Seno bisa dikolaborasikan PGRI dengan Pemerintah Provinsi Kaltim, dalam upaya bersama meningkatkan kompetensi dan profesionalitas para pahlawan tanda jasa di Benua Etam.

Ketua Umum PB PGRI Dr H Teguh Sumarno mengatakan PGRI merupakan rumah besar bagi para guru dengan tugas utamanya meningkatkan profesionalisme, melindungi hak-hak, serta memperjuangkan kesejahteraan guru.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto : Adi Suseno

setda.kaltimprov.go.id




.Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji didampingi istri Hj Wahyu Hernaningsih menghadiri dan melantik pengurus Ikatan Kelu...
15/05/2026

.
Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji didampingi istri Hj Wahyu Hernaningsih menghadiri dan melantik pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Barat Kalimantan Timur (Ikamba Kaltim) periode 2026-2031, yang dinakhodai Paulinus Dogis, di Sasana Anggar Provinsi Kaltim, Folder Air Hitam, Jalan AW Syahrani Samarinda, Kamis 14 Mei 2026 malam.

“Kami harapkan peran dan kontribusi warga Ikamba untuk bersama-sama memajukan Provinsi Kaltim,” kata Wagub Seno Aji.

Dikesempatan ini, Wagub Seno menyampaikan apresiasinya kepada warga Manggarai Barat di Kaltim yang saat ini berjumlah kurang lebih 22.000 jiwa.

“Warga Ikamba disini ada sekitar 22.000 jiwa juga bagian dari rakyat Kaltim, yang sudah berKTP Kaltim, sehingga wajar mendukung pembangunan daerah ini,” ungkapnya.

Selain itu, Wagub berharap warga Ikamba dapat bersama melestarikan budaya lokal. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.

“Kita harap bagaimana Ikamba bisa bersama seluruh paguyuban untuk melestarikan budaya lokal dan menjaga kondusifitas daerah. Bersama mewujudkan Kaltim sukses dan maju,” harap Wagub.

Ketua Ikamba Kaltim periode 2026-2031 Paulinus Dogis mengucapkan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari Pemprov Kaltim, khususnya Wagub Kaltim bersedia hadir dan melantik pengurus Manggarai Barat yang baru.

Pengurus Ikamba berharap program kerja didukung Pemerintah Daerah. Terlebih, warga Manggarai Barat juga banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan profesi masing-masing.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto : Arief M

setda.kaltimprov.go.id




14/05/2026

.
Selamat Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Kiranya momen suci ini membawa damai, pengharapan, dan kasih dalam setiap langkah kehidupan kita.

Mari terus menebarkan kebaikan, memperkuat iman, dan menjaga persaudaraan dalam keberagaman.

setda.kaltimprov.go.id




.Momentum pencanangan Desa Cinta Statistik (Cantik) di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat menjadi tolok ukur pembangunan ...
13/05/2026

.
Momentum pencanangan Desa Cinta Statistik (Cantik) di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat menjadi tolok ukur pembangunan daerah di Provinsi Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji mengatakan program Desa Cantik akan menjadi data utama bagi mendukung pembangunan daerah.

“Dengan data yang baik dan tepat, maka kita bisa merencanakan pembangunan, khususnya di desa-desa. Misalnya, desa akan mengetahui tingkat kemiskinan dan potensi desa yang ada,” ucap Wagub Seno Aji saat mencanangkan Desa Cinta Statistik (Cantik) Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2026, di BPU Desa Loa Kulu Kota, Rabu 13 Mei 2026.

Selain itu, program ini juga menjadi tolok ukur Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Daerah, sehingga mampu mengetahui potensi daerah.

Melalui data ini, setiap desa memiliki kekuatan potensi masing-masing, sehingga mampu memetakan program prioritas. Bahkan, jika ada kekurangan, maka bisa menyampaikan ke kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Dengan data yang baik, maka desa-desa akan menjadi desa berkembang dan mandiri,” ungkap Wagub.

Pemprov Kaltim lanjutnya sangat mendukung program Desa Cinta Statistik, termasuk desa yang ikut dalam lomba penilaian tersebut.

Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri mendukung penuh tiga desa di Loa Kulu untuk mengikuti lomba penilaian Desa Cantik Nasional. Dimana bagus dan akuratnya data-data di tingkat RT, maka desa menjadi pendukung pembangunan daerah.

“Kebutuhan data ini penting, agar pemerintah daerah mengetahui data kemiskinan hingga stunting. Intervensinya agar data dapat digunakan bersama secara valid,” ujarnya.

Pemkab Kukar berharap BPS Kaltim turut mendukung tiga desa yang dipilih ikut penilaian lomba. Yakni Desa Sumber Sari, Desa Loa Kulu Kota dan Desa Panoragan.

Hadir Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifa’i, Anggota DPRD Kaltim, para kepala desa di Kecamatan Loa Kulu, Forkopimcat dan masyarakat Loa Kulu Kota.(jay/yans/adpimprovkaltim)

Foto : Hudais TP

setda.kaltimprov.go.id




.Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk menghapus “titik gelap” d...
13/05/2026

.
Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk menghapus “titik gelap” di peta Benua Etam melalui percepatan Program Desa Berlistrik.

Langkah strategis ini diambil untuk memastikan hak dasar masyarakat akan akses energi terpenuhi tanpa harus menunggu perluasan jaringan transmisi konvensional yang kerap terkendala geografis, sekaligus menghadirkan standar pelayanan minimal (SPM) yang merata.

“Kita tidak ingin ada lagi warga terhambat produktivitasnya. Juga anak-anak di pedalaman yang kesulitan belajar karena tidak ada listrik,” ungkap Gubernur Harum di Pendopo Odah Etam, pekan lalu.

Dalam satu tahun terakhir ini, di masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, jumlah desa yang kini menikmati aliran listrik dari PLN bertambah sebanyak 38 desa/kampung.

Langkah ini berhasil menekan angka desa yang belum teraliri listrik secara signifikan atau menyisakan 72 desa dari sebelumnya 110 desa berlistrik non PLN.

Capaian ini merupakan hasil dari Program Listrik Desa dan Program Pra PLN menggunakan PLTS sebagai inisiatif strategis Pemprov Kaltim melalui Dinas ESDM dan PT PLN untuk mencapai rasio desa berlistrik 100 persen di tahun 2027.

“Percepatan ini prioritas agar keadilan energi dirasakan merata dari kota hingga ke wilayah terluar,” kata Harum.

Sejauh ini, Pemprov Kaltim juga mengembangkan program PLTS Apdal (alat penyalur daya listrik) sebagai sistem pembangkit listrik tenaga surya mandiri bagi kawasan yang tidak terjangkau PLN, terutama daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

(Lanjut di halaman berikutnya)

setda.kaltimprov.go.id




.Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan komitmen sangat serius dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi krea...
13/05/2026

.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan komitmen sangat serius dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Benua Etam. Dukungan besar itu jelas terlihat dari penyediaan Temindung Creative Hub (TCH) sebagai media kolaborasi para pelaku ekraf di Kaltim.

Seperti diketahui, Temindung Creative Hub yang berada di areal eks Bandara Temindung Samarinda, sudah menjadi langganan berbagai ajang kreasi dan promosi ekraf di Kaltim.

“Tagline Temindung Creative Hub ini bagus sekali. Connect, Collabs Contribute,” puji Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menjadi keynote speech Penguatan Strategi Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Rindekrafda) Kalimantan Timur 2026-2030 di Temindung Creative Hub, Rabu 13 Mei 2026.

Koneksi (saling terhubung) dan kolaborasi antara komunitas ekraf sangat penting, tetapi tak kalah penting lagi adalah sejauh mana ekraf bisa berkontribusi terhadap perkembangan daerah dan pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap Creative Hub ini bisa menjadi inkubasi pelaku ekraf di Kaltim,” tegasnya.

Lebih jauh tentang Rindekrafda 2026-2030 yang saat ini sedang disusun, Sekda Sri Wahyuni berharap dukungan semua pihak, baik para pelaku ekraf, organisasi dan pelaku dunia usaha, hingga pemerintah kabupaten dan kota agar ekraf Kaltim bisa terus berkembang menjadi lebih baik.

“Lima tahun ke depan subsektor mana yang akan kita dorong. Subsektor ini harus bisa men-trigger subsektor lain bergerak naik,” tegas Sri Wahyuni.

Misal seni pertunjukkan. Subsektor ini juga akan mendorong subsektor desain, musik, fesyen dan lain-lain. Satu subsektor ekraf tidak berdiri sendiri.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto : Arief M

setda.kaltimprov.go.id




.Pemerintah Provinsi Kaltim menetapkan pendaftaran bantuan Pendidikan Gratispol dalam daerah tahun ini ditutup pada 30 J...
13/05/2026

.
Pemerintah Provinsi Kaltim menetapkan pendaftaran bantuan Pendidikan Gratispol dalam daerah tahun ini ditutup pada 30 Juni 2026. Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni didampingi Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Hj Dasmiah saat rapat Monev Program Gratispol Pendidikan bersama perguruan tinggi se Kaltim menegaskan, agar informasi tersebut dapat disampaikan ke ruang terbuka di masing-masing perguruan tinggi negeri/swasta di Kaltim. Sehingga mahasiswa yang belum mendaftarkan diri segera melaporkan ke masing-masing kampus.

“Tujuan utama pendidikan gratis dalam daerah lebih diutamakan agar angka partisipasi pendidikan perguruan tinggi negeri dan swasta semakin baik. Mungkin kondisi tersebut akan terlihat hasilnya pada lima tahun ke depan,” ucap Sekda Sri Wahyuni saat Monev Program Gratispol Pendidikan Kaltim, di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 12 Mei 2026.

“Kita minta seluruh perguruan tinggi untuk kembali membuka informasi bahwa pendaftaran bantuan Gratispol pendidikan dibuka sampai 30 Juni 2026, melalui media ruang yang dimiliki masing-masing kampus,” pesan Sekda Sri.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah menjelaskan data pendaftar pada 2025 mencapai 24.889 orang pendaftar. Sementara yang mendaftarkan diri pada 2026 baru mencapai 53.643 mahasiswa dari target 124.045 orang.

“Kita minta setiap kampus ada komitmen memastikan pendaftaran mahasiswa di website. Batas pendaftaran sampai 30 Juni 2026,” jelasnya.

Sementara, batas peningkatan UKT mahasiswa diberikan 10 persen untuk perguruan tinggi yang memiliki lebih dari 1000 mahasiswa dan 20 persen yang kurang dari 1000 mahasiswa.

Selain itu, kerja sama antara Pemprov Kaltim dan kampus wajib terjalin untuk sama-sama berkomitmen dalam mewujudkan kesuksesan Program Gratispol sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto : Hudais TP

setda.kaltimprov.go.id




.Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menegaskan Karang Taruna telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam m...
12/05/2026

.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menegaskan Karang Taruna telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, hingga penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wagub Seno Aji saat menhadiri sekaligus membuka Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur di Grand Elty Singgasana Hotel Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026).

Menurut Seno Aji, Karang Taruna memiliki posisi yang sangat strategis sebagai organisasi kepemudaan yang tumbuh dari masyarakat dan dekat dengan berbagai persoalan sosial di akar rumput.

“Karang Taruna menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah. Karang Taruna memiliki posisi yang sangat strategis sebagai organisasi kepemudaan yang tumbuh dari masyarakat dan dekat dengan persoalan-
persoalan sosial di akar rumput,” kata Seno Aji.

Ditambahkan, keberadaan Karang Taruna bukan hanya sebagai wadah organisasi pemuda, tetapi kekuatan sosial yang mampu menghadirkan solusi serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami berharap Karang Taruna ke depan semakin aktif dalam pemberdayaan ekonomi pemuda, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, kegiatan sosial kemasyarakatan, penguatan ketahanan sosial, serta pembinaan generasi muda di tingkat desa dan kelurahan,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Aulia juga mengapresiasi ditunjuknya Tenggarong sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kami merasa bangga dan mengucapkan terima kasih serta penghargaan atas penyelenggaraan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kaltim,” ujarnya.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto: Adi Suseno

setda.kaltimprov.go.id




.Pemerintah Provinsi Kaltim menyambut baik keberadaan Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Kreatif (DPW Gekraf) Nasional Kalim...
12/05/2026

.
Pemerintah Provinsi Kaltim menyambut baik keberadaan Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Kreatif (DPW Gekraf) Nasional Kalimantan Timur. Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji menjelaskan DPW Gekraf menjadi ujung tombak pelaku usaha ekonomi kreatif di daerah.

Menurut Wagub, Gekraf juga perlu dukungan perangkat daerah terkait bahkan perusahaan-perusahaan pertambangan yang aktif di daerah.

“Pemprov Kaltim siap mendukung program Gekraf Kaltim. Apalagi ini akan menggabungkan antara ekonomi kreatif dengan kebudayaan di daerah. Harapannya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ucap Wagub Seno Aji saat menerima silaturahmi pengurus DPW Gekraf Kaltim, yang dipimpin Ketua Harian Krisna Galih, di Ruang Rapat Wagub Kaltim, Senin 11 Mei 2026.

“Keberadaan Gekraf menjadi ujung tombak dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” sambung Wagub.

Wagub meminta agar Gekraf Kaltim bukan hanya lembaga semata. Tetapi, berkontribusi untuk pengembangan pembangunan ekonomi masyarakat.

Gekraf Kaltim harus bergerak ke lapangan dan perlunya dukungan OPD terkait dalam pengembangan program-program Gekraf. Seperti Dinas Pariwisata, Disperindagkop dan UMKM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga OPD terkait lainnya.

“Ke depan perlu adanya pendataan pelaku usaha Ekraf maupun UMKM. Sehingga, sosialisasi dan gerakan untuk menunjang Gekraf di Kaltim berjalan maksimal,” pesan Wagub.

Sementara Ketua Harian DPW Gekraf Kaltim Krisna Galih menjelaskan tujuan kunjungan untuk bersilaturahmi dan melaporkan program kerja yang sudah dilaksanakan Pengurus.

Termasuk melaporkan akan dilaksanakan Muswil Gekraf Kaltim. Harapannya Pemprov Kaltim terus mendukung program dan kegiatan DPW Gekraf Kaltim.

Hadir mendampingi Kadis Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, pejabat OPD terkait.(jay/yans/adpimprovkaltim)

Foto : Hudais TP

setda.kaltimprov.go.id




.Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menerima audiensi PT Borneo Riseta Naturafarm bersama PT DJB Botanicals I...
11/05/2026

.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menerima audiensi PT Borneo Riseta Naturafarm bersama PT DJB Botanicals Indonesia dalam rangka diskusi potensi hilirisasi tanaman Kedemba atau Kratom (Mitragyna speciosa) sebagai komoditas ekspor unggulan Kalimantan Timur. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada Senin, 11 Mei 2026.

Hadir dalam audiensi Dr Islamudin Ahmad, Prof Rudianto Amirta, dan Baso Didik Hikmawan dari PT Borneo Riseta Naturafarm, serta Haris Wafa dan Dwi Lestari dari PT DJB Botanicals Indonesia.

Audiensi diawali dengan pemaparan oleh Dr Islamudin Ahmad, yang mengangkat tema “Kratom: Emas Hijau dari Bumi Kalimantan — Peta Jalan Transformasi Nilai Ekologis, Validasi Ilmiah, dan Blueprint Hilirisasi Industri”. Dalam paparannya, Islamudin menjelaskan Kratom merupakan tumbuhan tropis dari famili Rubiaceae yang tersebar di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, dan Papua Nugini. Di Kalimantan Timur sendiri, tanaman ini dikenal dengan sebutan lokal Kedemba, sementara Kalimantan Barat menyebut Purik atau Ketum, dan Kalimantan Tengah serta Kalimantan Selatan dikenal Kayu Sapat.

(Lanjut di halaman berikutnya)

Foto: Hudais TP

setda.kaltimprov.go.id




.Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menghadiri pengukuhan dan pisah sambut Kepala Otoritas Jasa Keuangan...
11/05/2026

.
Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menghadiri pengukuhan dan pisah sambut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara di Pendopo Odah Etam, Senin (11/5/2026).

Jabatan Kepala OJK Kaltim-Kaltara diserahterimakan dari Parjiman kepada Misran Pasaribu. Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, Forkopimda, serta jajaran perbankan dan industri jasa keuangan di Kaltim dan Kaltara.

Gubernur Harum menegaskan OJK memiliki peran strategis menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan transformasi ekonomi Kaltim.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Kaltim harus bergerak menuju ekonomi hijau dan ekonomi biru,” tegas Harum.

Pemprov Kaltim, lanjutnya, berharap sinergi bersama OJK terus diperkuat melalui peningkatan literasi keuangan, penguatan pembiayaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah, transformasi digital jasa keuangan, hingga perlindungan masyarakat dari pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Harum juga menekankan pentingnya kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, perbankan, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong Kaltim keluar dari kategori low middle income.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko mengungkapkan Kantor OJK Kaltim-Kaltara kini meningkat status dari Kelas C menjadi Kelas A sekaligus koordinator perwakilan OJK wilayah Kalimantan.

Menurut Hernawan, kinerja perbankan di Kaltim dan Kaltara juga tumbuh positif dengan pertumbuhan kredit yang signifikan hingga 31 Maret 2026.

“Kami berharap peningkatan status ini semakin memperkuat dukungan terhadap pembangunan Kalimantan Timur agar keluar dari kategori low middle income,” ujarnya. (her/yans/adpimprovkaltim)

Foto: Adi Suseno

setda.kaltimprov.go.id




Address

Samarinda

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemprov Kaltim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemprov Kaltim:

Share