Titiek Suswati Ummi Zuknaa

Titiek Suswati Ummi Zuknaa duani adalah persinggahan

22/10/2024
22/08/2020

Tahu Susu Zuknaa

22/08/2020

بسم الله الر حمن الر حيم
Pesan order tahu susu dan ayam kampung bersih sudah dibumbui tinggal goreng.

19/04/2019

Allohu Akbar

11/05/2018
11/05/2018

Hati bergejolak tak menentu, semua rasa teraduk jadi satu, panas menjalar dari genggaman tangan hingga ubun-ubun. Kalau yang panas itu wajan maka akan sangat bermanfaat untuk menggoreng telur, ikan, krupuk dan lain-lain, tapi kalau yang panas kepala? Hati-hati ya Buk-Ibuk....
Cemburu adalah luapan emosi yang jamak terjadi pada siapapun yang dalam hatinya ada rasa memiliki, tetapi umumnya jarang diakui secara terbuka. Dibandingkan dengan rasa khawatir, cemas, kesepian, dan rendah hati, cemburu merupakan perasaan yang paling sulit untuk diakui, bahkan oleh diri sendiri ketika cemburu itu datang.
Cemburu bagai dua sisi uang, kecemburuan bisa menjadi penyelamat dan juga sekaligus sebagai pembunuh. Penyelamat jika dengan cemburu semakin menyuburkan cinta dan kasih sayang, dengan cemburu dapat saling terbuka dan komunikasi terjalin, namun ia dapat menjadi pembunuh cinta itu sendiri jika salah dalam bersikap dan mengambil keputusan.
Cinta tanpa cemburu akan menjadi hampa, ibarat sayuran tanpa garam, ia kan terasa hambar. Bayangkan jika dalam pernikahan tak pernah sekalipun terbesit cemburu, itu pernikahan atau kontrak kerja?
Nah, pertanyaannya saat ini, Bolehkah cemburu itu menyerbu masuk ke dalam hati? Jawabannya bukan boleh atau tidak boleh, lahir kecemburuan adalah suatu kewajaran yang dirasakan oleh dua insan yang saling mencintai karena Allah. Cemburu pada istri atau sebaliknya memang dimaksudkan untuk melahirkan sikap saling menjaga satu sama lainnya dan bukan termasuk perbuatan terlarang, justru bagi pasangan khusunya suami yang tidak memiliki rasa cemburu mendapat kecaman oleh Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam.

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Tiga golongan manusia yang Allah SWT mengharamkan surga bagi mereka yaitu pecandu khamr, orang durhaka pada orangtua dan lelaki dayyuts; yang tidak memilki kecemburuan( HR. An. Nasai)
Suami diharapkan memiliki rasa cemburu pada istrinya juga kelurganya, cemburu yang menyebabkan ia dapat berperan sepenuhnya dalam mengendalikan keluarga untuk tetap dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala.
Agar istri bersama keluarga terhindar dari kemaksitan dan ikhtilat antara lawan jenis tanpa hijab.
Tapi harus selalu diingat bahwa ada cemburu yang dilarang dan adapula yang diperbolehkan dalam agama Islam. Maka cemburu yang diperbolehkan adalah yang datang karena mengharapkan kebaikan untuk istri atau suami dalam koridor ketaatan kepada Allah 'azza wa jalla. Jika cemburu itu datang maka selesaikan dengan kepala dingin, jangan pernah menuduh dengan hal-hal yang masih belum terbukti kebenarannya dan jangan sekali-kali mengeluarkan kata-kata kasar. Tahan lisanmu.

Sikap dewasa diperlukan untuk mengatasi kecemburuan, jangan sampai karena cemburu rusaklah reputasi pasangan, menghancurkan kewibawaannya di mata orang lain dan jika cemburu datang pada istri yang suaminya menerapkan poligami, jangan jadikan kecemburuanmu sebagai alasan untuk merusak cinta suami kepada istri yang lainnya.

Cemburu merupakan tabiat wanita. Ini juga dialami para istri Rasulullah shollollohu ‘alaihi wasallam dan sahabiyyah yang lain. Namun tentu saja, kecemburuan ini tidak serta-merta membutakan hati mereka. Bagaimana dengan kita?

Cemburu tak hanya milik lelaki, tapi juga milik kaum wanita. Bahkan, wanitalah yang dominan memiliki sifat yang satu ini karena merupakan tabiatnya. Perasaan cemburu ini paling banyak muncul pada pasangan suami-istri.

Bersambung...

12/11/2017

Ingin Dicintai Allah?

Kita semuanya pasti menginginkan selalu bersama-Nya dan selalu dapat pelukan cinta-Nya. Sebagai seorang hamba tentunya kita ingin menapaki tingkatan yabg tertinggi dari yang mencintai Allah menjadi yang dicintai Allah. Lalu bagaimanakah agar kita bisa menjadi hamba yang dicintai oleh Allah lebih dari?

1. Mentadabburi Al–Quran dan Mengamalkannya

Untuk menapaki cinta kepada Allah adalah membaca Al-Quran dengan khusyuk, disertai perenungan mendalam terhadap makna-makna yang terkandung di dalamnya dengan menghadirkan kesadarannya secara total bahwa kita sedang bermunajat kepada Allah. Inilah rahasia menuju cinta kepada Allah.

Sesibuk apapun kita tetap no satukan Al Quran, baca pada waktu tepat sebelum sibukmu.

2. Mendekatkan Diri kepada Allah dengan Amalan-amalan Sunnah

Ada dua golongan dari seorang hamba Allah yang beruntung.

Pertama
Mencintai Allah yaitu yang menjalankan amalan-amalan wajib.

Kedua
Dicintai Allah yaitu jika kita melakukan amalan-amalan sunnah setelah
tuntas amalan wajib.

Golongan inilah yang disebut Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah dengan “Kualitas diri yang sampai kepada kualitas yang dicintai Allah setingkat lebih tinggi setelah mencintai Allah"

3. Mengingat Allah di dalam Hati, Lisan, dan Tindakan Sehari-hari

Mengingat Allah adalah kesadaran diri akan Allah, baik hati, ucapan, maupun tindakan. Apabila kita mengingat Allah maka seorang hamba akan mendapatkan ampunan dan ridha-Nya.

Allah berfirman “..Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS Al-Ahzab: 35).

4. Cinta kepada Allah membawa Cinta Kepada Seluruh Makhluk-Nya

Ridha kepada Allah membawa diri kita pada ridha selain-Nya, maksudnya diri kita merasa ridha bahwa apa pun yang ada di alam semesta ini di bawah ketentuan Allah. Inilah ketentraman jiwa yang diperoleh dari keridhaan kepada-Nya. Ketentraman inilah yang dimilki oleh orang yang beriman dengan ridha kepada-Nya.

5. Merenungkan Nama-nama dan Sifat-sifat Allah serta Berma’rifat terhadapNya

Hamba yang beriman adalah orang yang mengenal Allah melalui nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan perbuatan-perbuatan-Nya. Kemudian dia membenarkan Allah dalam pergaulannya sehari-hari, ikhlas niat dan tujuannya, serta tidak berperilaku melainkan dengan budi pekerti yang luhur.

6. Menyadari Kebaikan Allah dan Segala Kenikmatan dariNya

Sebagai hamba senantiasa diliputi oleh segala kebaikan dari Allah. Segala kenikmatan, kasih sayang, dan segala hak dapat memenuhi perasaannya. Tidak ada yang memberikan kenikmatan dan kebahagiaan di dunia ini kepada kita selain Allah. Semua yang ada di alam semesta ini, pasti semuanya dariNya. Dengan demikian, tidak ada yang layak untuk dicintai dengan segala ketulusan selain Allah.

7. Menyerahkan Diri Sepenuhnya Hanya kepada Allah

Maksud menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah adalah kekhusyukan hati, penyerahan diri sepenuhnya, kesadaran diri sangat butuh kepada-Nya, dan menjaga etika menghamba kepada-Nya. Semua definisi tersebut menunjukkan bahwa hati adalah sumber dari praktik khusyuk yang kemudian mendisiplinkan tubuh.

8. Bermunajat kepada Allah di Tengah Malam

Allah memberikan sanjungan bagi siapa saja yang lambungnya jauh dari tempat tidur untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah. Kita mendirikan shalat malam di mana shalat tersebut adalah seutama-utama shalat sunnah. Inilah praktik yang meningkatkan kualitas cinta kita kepada Allah. Kita bangun malam dan mendirikan shalat ketika orang-orang sedang terlelap tidur.

9. Bersahabat dengan Para Pecinta Allah

Disnilah Ibnu Al-Qayyim menjadikan interaksi dengan para pecinta Allah sebagai keniscayaan menuju cinta kepada Allah. Rasulullah bersabda “Allah berfirman, Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintai-Ku. Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintai-Ku. Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungi-Ku.” (Hr. Ahmad).

Sesungguhnya cinta seorang muslim kepada saudaranya karena Allah adalah buah dari ketulusan iman dan budi pekerti yang luhur. Cinta tersebut dijaga oleh Allah dalam hati seorang hamba yang beriman, sehingga keimanan tersebut tidak melenceng ataupun melemah.

10. Menjauhi Segala Hal yang Dapat Melalaikan Hati

Jika kita ingin mencintai Allah, maka tidak ada pilihan bagi kita untuk senantiasa menjaga hati agar tetap bersih. Oleh karena itu mari menjaga hati dari segala sesuatu yang dapat melalaikan hati dengan senantiasa mengawasi dan membersihkan hati dari penyakit yang dapat membuatnya kotor.

Hati yang bersih adalah hati yang senantiasa menyadari bahwa Allah itu benar adanya, hari kiamat pasti kedatangannya, dan Allah pasti membangkitkan manusia dari kuburnya. Hati yang bersih adalah hati yang sehat. Sehatnya hati karena menaati perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga kita termasuk hamba yang memiliki hati yang bersih.

Semoga kita dapat menjadi hamba yang memiliki kedudukan yang mulia di hadapan-Nya. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu agar menuntun kami dapat senantiasa berada dalam jalan yang lurus, menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Mu, mengenal-Mu, dan mentauhidkan-Mu. Anugerahkanlah kepada kami cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintaimu, dan cinta untuk meningkatkan kualitas diri yang dapat mengantarkan kami kepada cinta-Mu. Aamiin

26/10/2017

Terindah di dunia adalah sabar

Address

Samarinda

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Titiek Suswati Ummi Zuknaa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category