19/08/2026
Damkar Lebak Evakuasi Buaya Muara 3 Meter di Pantai Pasir Putih Cihara
Cihara, 19 Agustus 2026 β Petugas Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Pos Sektor 5 Bayah, berhasil mengevakuasi seekor buaya muara berukuran sekitar 3 meter yang ditemukan di kawasan Wisata Pantai Pasir Putih, Kampung Sukahujan, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara.
Buaya tersebut pertama kali diketahui oleh sekelompok anak muda yang sedang berkumpul di sekitar pantai pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka melihat seekor buaya berada tepat di depan saung tempat mereka duduk. Karena merasa takut, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pengelola pantai dan diteruskan kepada Kepala Desa Ciparahu.
Setelah memastikan keberadaan buaya, Kepala Desa Ciparahu segera berkoordinasi dengan petugas BPBD Kecamatan Cihara, Polsek Cihara, serta petugas Damkar Pos Sektor 5 Bayah.
Petugas piket Damkar Pos Sektor 5 Bayah langsung menuju lokasi. Setelah tiba, petugas memastikan bahwa buaya muara dengan panjang kurang lebih 3 meter tersebut masih berada di sekitar lokasi penemuan.
Mengingat proses evakuasi membutuhkan personel yang cukup, Pos Sektor 5 Bayah kemudian meminta bantuan dari Pos Damkar Sektor 2 Malingping. Proses evakuasi dilakukan secara manual menggunakan tambang dan berlangsung cukup menegangkan karena buaya melakukan perlawanan saat hendak diringkus.
Setelah kurang lebih satu jam proses evakuasi, petugas Damkar yang dibantu BPBD, Polsek Cihara, Kepala Desa Ciparahu, dan masyarakat akhirnya berhasil mengamankan buaya dengan bobot diperkirakan mencapai 150 kilogram.
Untuk sementara, buaya tersebut diamankan di Kantor Pos Damkar Sektor 5 Bayah. Selanjutnya, petugas akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk KKP dan BKSDA Provinsi Banten, untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas Evakuasi
- Ade Apriyadi
- Nana Sumarna
- Rian Nopriandi
- Facril Adam
- Saepudin
- Pepen (Relawan)
Unsur yang Membantu
- BPBD Kecamatan Cihara
- Kepala Desa Ciparahu
- Polsek Cihara
- Masyarakat
Keberhasilan evakuasi ini merupakan bentuk respons cepat dan sinergi antara petugas Damkar, unsur pemerintah, kepolisian, BPBD, relawan, serta masyarakat dalam menangani