Facebооk Pesantren Indonesia . FPI

Facebооk Pesantren Indonesia . FPI فانفع بها رب مع الرضوان ٠ للاخظ القارئ والإخوان

Ya Allah Bersama Ridlamu Karuniakan Manfaat Fanspage Ini Kepada Pemerhati Pembaca & saudara Seiman (Islam)

KH Marzuki Mustamar menegaskan

ajaran ahlusunnah wal jamaah harus senantiasa dilestarikan, karena sesuai dengan kebutuhan umat Islam di Indonesia. “NU itu Islam banget dan Indonesia banget. Tidak seperti para kaum salafi wahabi yang mengaku Islam banget, tapi tidak Indonesia banget,” terangnya. Karena itu, KH Marzuqi berpesan, di tengah maraknya gerakan Khilafah Islamiyah dan gerakan sekelompok m

asyarakat yang ingin mendirikan negara Islam, maka warga NU wajib menjaga NKRI seperti kewajiban menjaga masjid.

“Karena komitmen NU kepada NKRI sudah final. NU menyatakan secara tegas bahwa NKRI dan pancasila adalah harga mati,” terangnya. Argumentasi bahwa Indonesia sudah bisa disebut negara kafir atau thoghut seperti yang selalu dilontarkan kaum salafi dan wahabi, menurut KH Marzuki, jelas mengada-ada. Dia menegaskan, Indonesia adalah negara yang sah karena sudah menjalankan 5 misi besar yang diamanatkan syariah terhadap negara. Yaitu, menjaga agama, menjaga akal, menjaga keturunan, menjaga martabat, dan menjaga kepemilikan harta.

“Kalau Indonesia dibubarkan dan diganti Negara Islam atau apa pun namanya, saya yakin lima amanat syariah tidak akan dijalankan. Dalam qowaidul fiqh ‘La ya juzu tarkul mahakqoq li ajli mauhum’. Artinya, tidak boleh meninggalkan sesuatu yang nyata untuk hal yang masih diangan-angan. NKRI itu sudah menjadi negara-bangsa yang nyata sementara Khilafah Islamiyah atau Negara Islam itu masih dalam angan-angan,” terangnya panjang lebar. Lebih lanjut, KH Marzuqi kembali menekankan pentingnya rasa cinta tanah air lengkap beserta alasan-alasannya. Sehinga para peserta pengajian menjadi semakin bulat tekadnya untuk menjaga NKRI mengabaikan wacana pendirian Negara Islam.

“Kenapa? Sebab, kita ini nyata-nyata lahir, hidup, makan dari hasil bumi Indonesia, minum air, air Indonesia, menghirup udara, udara Indonesia. Jadi kita adalah manusia Indonesia. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mencintai Indonesia,” tegasnya. Turut hadir dalam pengajian ini Pengasuh Pondok Putri Pesantren Miftahul Mubtadi'in KH Hamam Ghozali dan Pengasuh Pesantren Putra Miftahul Mubtadi'in KH M Ridwan Syaibani. Acara ini terselenggara atas kerjasama KMNU Indonesia dengan STAI Darussalam Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi'in, Krempyang, Nganjuk, Jawa Timur. Dengan adanya acara ini, diharapkan para peserta usai mengikuti pengajian bisa memperkuat rasa cinta tanah air, melestarikan amaliyah NU di masyarakat, dan radikalisme agama di Indonesia tidak tumbuh subur karena akan membahayakan NKRI. Selain itu, para peserta juga diharapkan mampu menyebarkan virus cinta NKRI dan memberikan pencerahan kepada masyarakat luas

Address

Probolinggo
67275

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Facebооk Pesantren Indonesia . FPI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share