28/02/2013
Surya Paloh: Tiap jam ada 10.000 orang daftar NasDem
Reporter : Moch. Andriansyah
Jumat, 22 Februari 2013 15:12:03
Hengkangnya Hary Tanoesoedibjo dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan memilih merapat ke Partai Hanura bersama gerbongnya, ditanggapi dingin oleh Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh.
Menurut Bos Media Grup ini, hijrahnya Hary Tanoe, merupakan hak politik bagi siapa saja, termasuk mantan-mantan kader terbaik NasDem.
"Saya tidak akan mempermasalahkan siapa saja, termasuk kader NasDem yang ingin bergabung dengan partai lain, justru saya menghargai sikap itu sebagai hak politik setiap warga negara," tegas Surya Paloh saat berada di kantor DPW Partai NasDem Jawa Timur Jalan Raya Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/2).
Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di era kepemimpinan Presiden Soeharto itu, sangat yakin kalau perginya para kader terbaiknya justru akan memberi dampak positif bagi partainya.
"Katakan saja yang pergi adalah 10 ribu orang. Dan yang akan masuk ke Partai NasDem dalam waktu satu jam, rata-rata ada 10 ribu masyarakat yang akan mendaftar," kata dia optimis.
Surya Paloh juga berharap pada semua partai yang akan berkompetisi di Pemilu 2014 nanti, bertarung secara jantan, tidak main sikut.
"Mari kita berkompetisi secara jantan. Bertarung secara jujur dan harmonis, tidak saling menyakiti. Kita lihat apa yang terjadi, capek sudah negeri ini karena ulah segelintir orang," keluh dia.
Seperti diketahui, pasca perpecahan di internal Partai NasDem, beberapa kader terbaik partai besutan Surya Paloh itu, memilih hengkang, termasuk Hary Tanoesoedibjo beserta kader-kader partai yang lain, termasuk kader-kader yang ada di Jawa Timur.
Friksi yang muncul di internal partai ini, karena Surya Paloh, menempatkan dirinya sebagai ketua umum. Sementara kader yang lain, lebih menginginkan darah-darah mudalah yang menjadi pemimpin.