05/06/2020
MASJID dan MUSHOLLA dalam NEW NORMAL
Apa yang harus disiapkan?
Sebaiknya ikuti arahan pemerintah daerah setempat, dan ini sangat dinamis, bisa jadi aturan akan berubah sangat cepat, tergantung kondisi pandemi yg ada di daerah tersebut.
Bila setelah berkoordinasi dg pemerintah daerah setempat dan diperbolehkan sholat jamaah di masjid:
Pengurus masjid:
1. Bersihkan masjid sebelum dan sesudah sholat berjamaah, terutama pada tempat-tempat yang sering di/tersentuh jamaah.
2. Meminimalisir barang yang ada di masjid, termasuk karpet, mukena, dll
3. Jaga kebersihan tempat wudhu dan toilet
4. Pastikan sirkulasi udara dan sinar matahari di dalam masjid baik
5. Tidak disarankan menggunakan AC yang akan menambah tekanan positif dan membengaruhi kelembaban udara (virus s**a dingin dan kering)
6. Sediakan air mengalir dg sabun dan atau hand sanitizer di pintu masuk halaman masjid
7. Masjid menyediakan masker cadangan biala diperlukan
8. Menyediakan pemeriksaan suhu tubuh
9. Masjid membuat tanda yang membantu jamaah untuk menjaga jarak saat sholat
10.Tromol sumbangan sebaiknya ditiadakan, bisa diganti dg transfer via bank
11. Harus ada pengawas yang memastian prinsip2 pencegahan dipatuhi
Jamaah:
1. Tidak ke masjid jika sedang demam dan atau pilek dan atau batuk, diketahui OTG, PDP, ODP atau positif covid
2. Bila berumur > 60 th atau memiliki penyakit kronik yang menurunkan daya tahan tubuh atau sedang minum obat penekan daya tahan tubuh
3. Tidak mengajak anak-anak kurang dari 12 tahun
4. Ibu-ibu sebaiknya sholat di rumah
5. Wudhu dari rumah masing-masing
6. Harus membawa alas sholat dan perlengkapan lainnya sendiri dari rumah
7. Memakai masker dari rumah dan saat sholat sampai pulang ke rumah
8. Cuci tangan dengan air mengalir/hand sanitizer sebelum dan sesudah keluar dari halaman masjid
9. Hindari mengobrol dengan jamaah lain, tidak bersalaman/bersentuhan
10. Segera pulang ke rumah setelah selesai sholat berjamaah
11. Sholat sunnah sebaiknya di rumah
Dan ada bbrp mas**an dari teman2:
1. Hati2 dg penggunaan alat pengeras suara, bisa jadi tempat bersarangnya virus, mikrofon harus rutin dibersihkan.
2. Jamaah dengan level very high risk dan high risk sebaiknya melaksanakan shalat di rumah dahulu
a. Jamaah dengan level very high risk :
Adalah jamaah yang kontak langsung secara fisik dengan penderita COVID 19 seperti jamaah yang
berprofesi sebagai :
i. Petugas kesehatan ( dokter dan perawat) di rumah sakit, klinik, puskesmas.
ii. petugas laboratorium rumah sakit yang menangani langsung pasien COVID 19
iii. petugas rumah sakit yang menangani jenazah penderita COVID 19
iv. keluarga inti dari penderita (ayah, ibu, adik atau kakak, pembantu rumah tangga bisa juga kakek atau nenek yang serumah dengan penderita)
b. Jamaah dengan level high risk :
a. para petugas lain rumah sakit
b. petugas supir ambulance
c. petugas pemakaman
d. balita dan anak anak
e. jamaah lanjut usia dengan riwayat penyakit paru kronis, gula darah, hipertensi
Nanti kalau keadaan sudah normal, semua jamaah tanpa terkecuali bisa ke masjid
Dan ini adalah petunjuk dan cara membersikan microphone
1. Bersihkan microphone sebelum digunakan menggunakan sikat gigi yang sudah dicelupkan cairan alkohol 70%;
2. untuk microphone model jaring atau ganti cover busa microphone untuk model cover busa dengan yang steril.
3. Jangan menyemprotkan cairan alkohol secara langsung ke microphone karena dapat menyebabkan hubungan singkat (short) komponen elektronik dan timbulnya risiko sengatan arus listrik maupun kebakaran
Semoga bermanfaat...