12/05/2026
Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan bukan lagi persoalan biasa. Ini adalah alarm serius yang harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat.
Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah menyoroti meningkatnya kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan pendidikan, mulai dari pesantren, madrasah diniyah, sekolah, hingga perguruan tinggi. Kondisi ini dinilai sudah masuk tahap darurat dan membutuhkan langkah nyata, cepat, serta terukur dari pemerintah dan seluruh pihak terkait.
Anggota Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah, Ja’far Shodiq, menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh hanya terfokus pada pesantren semata. Semua lembaga pendidikan wajib mendapatkan perhatian dan pengawasan yang sama demi terciptanya ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Fraksi PPP Jawa Tengah juga mendorong pembentukan Satgas Pendidikan Ramah Anak serta penguatan sistem perlindungan korban dan kanal pengaduan yang mudah dijangkau masyarakat. Pendidikan harus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang sehat, aman, dan bermartabat — bukan ruang yang meninggalkan trauma.
Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Sudah saatnya semua pihak bergerak bersama melawan kekerasan seksual di dunia pendidikan.