DPC Partai Demokrat Kab. Pati

DPC Partai Demokrat Kab. Pati Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Pati

Dalam peringatan HUT Partai Demokrat ke-24 di Kantor DPP, Selasa (9/9/2025), Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekali...
10/09/2025

Dalam peringatan HUT Partai Demokrat ke-24 di Kantor DPP, Selasa (9/9/2025), Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menampilkan sisi lain dirinya dengan melukis secara langsung di hadapan ratusan kader. Lukisan berjudul Only The Strong tersebut melambangkan keteguhan, ketegaran, serta semangat perjuangan Partai Demokrat, dan diserahkan secara resmi kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Momen ini disambut meriah oleh para kader, sementara SBY berpesan agar kader Demokrat menjadi pribadi yang kuat, tidak gentar menghadapi tantangan, dan selalu bersatu.

Acara HUT berlangsung khidmat dengan makna tidak hanya politis, tetapi juga kultural dan inspiratif berkat kehadiran karya seni SBY. Setelah penyerahan lukisan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Dialog Rakyat bersama AHY, doa bersama, serta pembagian bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu. Dalam kesempatan itu, AHY didampingi Sekjen Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan Fecho, serta kader Demokrat yang duduk di Kabinet Merah Putih.

Dirgahayu 24 Tahun DemokratMemperingati HUT Demokrat dengan santunan Dhuafa & Anak Yatim, Doa Bersama diakhiri Potong Tu...
10/09/2025

Dirgahayu 24 Tahun Demokrat
Memperingati HUT Demokrat dengan santunan Dhuafa & Anak Yatim, Doa Bersama diakhiri Potong Tumpeng serentak via zoom Partai Demokrat se Indonesia.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka Festival O...
27/07/2025

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Mataram, NTB, Sabtu (26/7/2025). Ajang dua tahunan yang digagas KORMI dan didukung Kemenpora ini memadukan olahraga, budaya, seni, dan pariwisata. Menko AHY menekankan bahwa FORNAS bukan sekadar kompetisi, tapi wadah membangun karakter, memperkuat solidaritas, serta mendorong ekonomi lokal melalui UMKM dan pariwisata berbasis budaya. Ia menyebut FORNAS sebagai simbol semangat inklusif, ruang ekspresi komunitas olahraga seluruh Indonesia, serta sarana mempererat persatuan bangsa. Mengusung tagline “Semangat olahraga, menang atau kalah semua senang,” FORNAS menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan dalam keberagaman.





Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar sosialisasi dan tes narkotika bagi...
25/07/2025

Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar sosialisasi dan tes narkotika bagi seluruh pegawai, termasuk Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Gedung Makarti Muktitama, Jumat (25/7), sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional sesuai program nasional P4GN. Menteri Iftitah menekankan pentingnya kejujuran dan pencegahan, serta mengapresiasi BNN atas edukasi bahaya narkotika. Kepala BNN Marthinus Hukom juga mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya menghadirkan SDM unggul dalam program transmigrasi agar kawasan baru bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah meluncurkan uji coba sistem digital All Indonesia di Bandara Soekarno–Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai sebagai t...
25/07/2025

Pemerintah meluncurkan uji coba sistem digital All Indonesia di Bandara Soekarno–Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai sebagai terobosan layanan kedatangan internasional yang mengintegrasikan imigrasi, bea cukai, karantina, dan kesehatan dalam satu aplikasi. Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut sistem ini akan mempercepat proses kedatangan dengan pengisian data cukup satu kali dalam 2,5 menit, dapat dilakukan daring tiga hari sebelum keberangkatan. Uji coba awal difokuskan pada penumpang internasional Garuda Indonesia dan akan diperluas secara bertahap. Sistem ini merupakan hasil kerja lintas kementerian dan mendukung transformasi digital layanan publik di sektor transportasi udara. AHY menekankan bahwa efisiensi layanan tetap diimbangi dengan pengawasan ketat dan perlindungan data pribadi. Dengan potensi jutaan penumpang internasional tiap tahun, inovasi ini diharapkan memperkuat daya saing pariwisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia.





Peringati 35 Tahun Berdirinya SMA Taruna Nusantara, Menko AHY: Semakin Maju, Cetak Patriot dan Pemimpin Masa Depan Bangs...
16/07/2025

Peringati 35 Tahun Berdirinya SMA Taruna Nusantara, Menko AHY: Semakin Maju, Cetak Patriot dan Pemimpin Masa Depan Bangsa

MAGELANG-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berharap agar SMA Taruna Nusantara bukan hanya menjadi tempat pendidikan, melainkan juga lembaga yang mencetak generasi muda yang siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Hal ini disampaikan beliau ketika memberikan sambutan dan pembekalan dalam acara upacara pembukaan pendidikan dan pelantikan siswa angkatan ke-36 SMA Taruna Nusantara (TN), sekaligus memperingati 35 tahun berdirinya SMA TN yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, pada Senin (14/7/2025).

“Semoga SMA Taruna Nusantara senantiasa menjadi kebanggaan dan semakin maju di masa depan, mencetak kader-kader terbaik yang akan menjadi patriot dan pemimpin bangsa yang akan datang,” ujar Menko AHY, yang juga merupakan alumni SMA TN angkatan kelima.

Menko AHY juga mengungkapkan bahwa 1.400 siswa-siswi baru telah terpilih melalui seleksi ketat dan siap mengikuti pendidikan di kampus-kampus SMA TN yang tersebar di beberapa kota, seperti Magelang, Malang (Jawa Timur), dan Cimahi (Jawa Barat).

Lebih lanjut, SMA Taruna Nusantara merencanakan pembukaan tiga kampus baru di Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara dengan tujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada lebih banyak anak bangsa.

"Sebagai alumni, kami terus mendorong SMA Taruna Nusantara agar semakin maju dan berkembang, mencetak kader-kader generasi penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin di bidang masing-masing," tambah Menko AHY.

Menko AHY juga mengingatkan bahwa alumni SMA TN tidak boleh bersikap eksklusif. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara alumni, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa untuk membangun negeri yang lebih kuat.

“SMA TN adalah aset yang berharga, tetapi juga hanya bagian kecil dari banyak elemen bangsa lainnya yang ingin bersama-sama membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah alumni dari berbagai angkatan, salah satunya Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) yang juga Menteri Luar Negeri, Sugiono, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

“Kehadiran kami juga untuk memotivasi para siswa yang baru masuk pendidikan. Semoga mereka bisa sukses dan mewujudkan segala cita-cita,” tutup Menko AHY.

Menko AHY didampingi oleh Deputi Rachmat Kaimuddin; Staf Khusus Menteri, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra, yang juga merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan kelima.





Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY, meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di Sentra Antasena, Magela...
15/07/2025

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY, meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di Sentra Antasena, Magelang, yang akan diresmikan pada 14 Juli 2025 sebagai bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah seluas 2,3 hektare ini dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk asrama, laboratorium, dan ruang kelas untuk 100 siswa. Program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, dengan total 63 Sekolah Rakyat yang dibuka serentak di seluruh Indonesia.





Dukung Semangat Kebersamaan dalam Taruna NusantaRun, Menko AHY: SMA TN Harus Terus Berperan untuk Kemajuan BangsaMAGELAN...
14/07/2025

Dukung Semangat Kebersamaan dalam Taruna NusantaRun, Menko AHY: SMA TN Harus Terus Berperan untuk Kemajuan Bangsa

MAGELANG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut meramaikan kegiatan lari bersama bertajuk Taruna NusantaRun di Kota Magelang, Sabtu pagi (13/7/2025). Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian peringatan HUT ke-35 SMA Taruna Nusantara (TN), almamater yang telah membentuk banyak pemimpin bangsa.

Dalam sesi doorstop bersama wartawan, Menko AHY menyampaikan rasa bahagianya bisa kembali ke kota penuh kenangan tersebut.

“Senang sekali. Tadi saya bersama Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor, dan keluarga besar SMA TN yang berbahagia karena besok kita akan memperingati hari ulang tahun ke-35. Ini menjadi salah satu milestone agar SMA TN bisa terus memiliki peran yang baik di negeri ini,” ujar Menko AHY.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Taruna NusantaRun sebagai sebuah inisiatif positif yang memadukan semangat olahraga, kebersamaan, dan cinta Tanah Air.

“Kami juga berlari mengelilingi Kota Magelang yang penuh dengan kenangan dan sejarah. Udaranya sejuk dan segar. Yang paling penting adalah semangat kebersamaan ini juga merangkul semua kalangan masyarakat, karena hanya dengan sinergi dan kolaborasi seluruh kalangan, Indonesia bisa maju dan sejahtera,” lanjut Menko AHY.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA TN, Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor, menjelaskan bahwa kegiatan lari ini merupakan event perdana yang sengaja digelar dalam momentum peringatan 35 tahun SMA TN.

“Memang belum pernah ada event seperti ini sebelumnya, jadi selalu ada yang pertama. Ini bertepatan dengan 35 tahun SMA TN dan saya juga baru menjabat sebagai Kepala Sekolah, jadi kami ingin menyelenggarakan kegiatan yang bermakna,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat kembali keterhubungan SMA TN dengan masyarakat luas.

“Kita ingin SMA TN kembali menjadi bagian dari masyarakat, dan di mana pun para alumninya berada, tetap memberikan karya terbaik bagi bangsa, negara, dan bahkan dunia,” pungkas Kepsek Gogor.

Kegiatan Taruna NusantaRun ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mempererat hubungan antarsesama warga SMA TN, masyarakat, serta menjadi wujud nyata kontribusi pendidikan karakter dalam membangun bangsa.

Menko AHY turut didampingi oleh Deputi Rachmat Kaimuddin, Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra.





Buka Forum Koordinasi Bersama Kepala Daerah se-Sulawesi, Menko AHY: Infrastruktur Bisa Dihadirkan Jika Tata Ruangnya Dit...
11/07/2025

Buka Forum Koordinasi Bersama Kepala Daerah se-Sulawesi, Menko AHY: Infrastruktur Bisa Dihadirkan Jika Tata Ruangnya Ditetapkan Dengan Benar

PALU – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa tata ruang harus menjadi panglima dalam setiap proses pembangunan wilayah, khususnya di kawasan Sulawesi. Hal ini disampaikannya saat membuka Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Sulawesi yang digelar di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (10/7/2025).

“Dalam forum ini, kami menekankan pentingnya tata ruang sebagai panglima dalam arah pembangunan ke depan. Wilayah harus dikelola secara bijak agar tidak terjadi penyalahgunaan ruang, terutama untuk kawasan-kawasan yang seharusnya steril dari pembangunan karena memiliki fungsi mitigasi bencana,” katanya.

Pemerintah pusat dan daerah, menurut Menko AHY, dihadapkan pada berbagai kepentingan yang semuanya penting: mulai dari ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian, penyediaan hunian, hingga ekspansi kawasan industri.

Khusus wilayah Sulawesi, lanjut Menko AHY, peranannya kian sentral dalam peta industri nasional, terutama dalam mendukung hilirisasi sektor pertambangan dan perkebunan. Oleh sebab itu, penataan ruang harus mampu menjadi landasan hukum dan teknis untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.

“Diperlukan kebijakan strategis yang berdasarkan pada tata ruang yang benar—mana yang harus dipertahankan sebagai ruang hijau, lahan pertanian untuk menunjang swasembada pangan, dan mana yang dapat dikembangkan menjadi kawasan permukiman atau industri,” katanya.

Dalam forum tersebut, Menko AHY mengapresiasi peran Kementerian ATR/BPN sebagai garda terdepan dalam mewujudkan tata ruang yang adil dan seimbang. Ia menegaskan bahwa Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) memegang peran penting dalam memperkuat landasan legal dan teknis pembangunan wilayah.

Keberhasilan penyusunan RDTR, lanjut Menko AHY, harus didukung data spasial yang akurat, termasuk peta skala besar 1:5.000 dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Menurutnya, peta ini sangat penting untuk penyusunan RDTR yang menjadi dasar dalam menghadirkan investasi dan menentukan zona-zona untuk industri, bisnis, maupun konservasi lingkungan.

“Dengan RDTR yang tersedia, maka seharusnya tidak lagi terjadi kesalahan dalam penggunaan wilayah untuk keperluan apa pun. Infrastruktur hanya bisa hadir jika tata ruangnya sudah ditetapkan dengan benar,” jelasnya.

Dalam pidatonya, Menko AHY juga menyampaikan empat arahan utama yang menjadi panduan dalam pengelolaan pembangunan wilayah ke depan. Pertama, penyelarasan RPJMD dengan RPJMN secara spasial. Kedua, percepatan legalisasi RDTR dan pemanfaatan OSS berbasis spasial. Ketiga, integrasi data sektoral dalam satu basis data geospasial. Dan keempat, memastikan seluruh program pembangunan mempertimbangkan aspek ketahanan bencana, kerentanan iklim, dan daya dukung lingkungan.

“Empat hal ini menjadi pedoman penting dalam merumuskan arah pembangunan wilayah yang tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga melindungi lingkungan dan masyarakatnya,” tutup Menko AHY.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Muh Aris Marfai, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Fadel Muhammad, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Renny A. Lamadjido, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda Sulawesi Tengah, wali kota dan bupati se-Sulawesi, sekretaris daerah, serta para kepala OPD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi.

Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko Infra, Nazib Faizal, serta Staf Khusus Menteri, Sigit Raditya.




*Menko AHY: Generasi Muda Punya Peran Strategis Mendorong Transformasi Pembangunan Indonesia*JAKARTA — Menteri Koordinat...
07/07/2025

*Menko AHY: Generasi Muda Punya Peran Strategis Mendorong Transformasi Pembangunan Indonesia*

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pembangunan Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur pesisir dan penguatan ekonomi biru.

Pernyataan itu disampaikan Menko AHY saat memberikan sambutan dalam acara Demo Day Blue Innovative Startup Acceleration (BISA) yang menghadirkan para inovator muda dari berbagai daerah, Selasa (1/7/2025).

“Generasi muda yang hadir di ruangan ini adalah aktor-aktor perubahan. Mereka memiliki kapasitas, integritas, kemauan kuat, dan ketika diberikan kesempatan serta kepercayaan, saya yakin akan lahir bukan hanya ide besar, tapi juga karya-karya besar,” ujarnya.

Menurut Menko AHY, pembangunan infrastruktur nasional ke depan tidak bisa hanya berorientasi pada wilayah daratan. Indonesia, kata Menko AHY, adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan 17 ribu pulau, lebih dari 3 juta km² zona ekonomi eksklusif, dan garis pantai sepanjang 108 ribu km—nomor dua terpanjang di dunia. Oleh karena itu, Indonesia harus berorientasi pada pembangunan maritim.

Pada kesempatan ini, Menko AHY juga menyoroti kondisi masyarakat pesisir yang masih menghadapi tantangan kemiskinan dan ketimpangan infrastruktur. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah, swasta, mitra pembangunan, dan generasi muda untuk melahirkan solusi-solusi konkret.

“Inovasi harus hadir untuk melindungi masyarakat yang rentan, terutama masyarakat pesisir. Tapi bukan hanya membangun dinding-dinding raksasa, bukan hanya giant sea wall, justru bagaimana kita dengan pendekatan yang lebih alami, nature-based solution,” katanya.

Menko AHY menekankan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta muda yang terlibat aktif dalam riset, pengembangan, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa. Terutama untuk menjawab tantangan masa depan, seperti urbanisasi, dampak perubahan iklim, dan penurunan permukaan tanah di wilayah pesisir.

“Blue economy harus menjadi masa depan kita. Karena itu, inisiatif seperti BISA adalah platform penting untuk mempercepat lahirnya inovasi dari generasi muda di sektor maritim,” tegasnya.

Menko AHY mengapresiasi sepuluh inovator muda terpilih yang mempresentasikan ide-ide mereka terkait infrastruktur maritim, pengelolaan wilayah pesisir, hingga pengembangan ekonomi sirkular berbasis laut. Ia menilai Demo Day BISA sebagai bukti bahwa generasi muda mampu menawarkan solusi bagi masa depan pembangunan.

“Saya bangga ketika melihat generasi muda punya semangat tinggi untuk menjadi bagian dari pembangunan Indonesia ke depan,” pujinya.

Lebih lanjut, Menko AHY menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dari seluruh ekosistem, termasuk akses pendanaan, penyederhanaan regulasi, serta perluasan kemitraan dengan lembaga internasional untuk memperkuat kapasitas generasi muda.

Menutup sambutannya, Menko AHY kembali menekankan pentingnya optimisme dan kolaborasi lintas generasi.

“Kalau kita punya kehendak, punya semangat, insya Allah kita bisa. Indonesia bisa!” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Hadir mendampingi Menko AHY dalam acara tersebut Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal, dan Staf Khusus Menteri, Agus Jovan Latuconsina.

Trans-Tuntas Jadi Solusi Kementerian Transmigrasi Bereskan Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi dan Kawasan HutanJakarta – ...
03/07/2025

Trans-Tuntas Jadi Solusi Kementerian Transmigrasi Bereskan Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi dan Kawasan Hutan

Jakarta – Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih antara lokasi transmigrasi dengan kawasan hutan, Untuk itu, program Trans Tuntas dihadirkan sebagai langkah konkret dalam penyelesaiannya lahan tersebut.

“Dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI kemarin (30/6), saya sampaikan bahwa sejak 12 Desember 1950 hingga Desember 2024, Kementerian Transmigrasi telah mengelola sekitar 3,1 juta hektare Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi. Dari total itu, masih ada sekitar 129.553 bidang tanah yang belum bersertifikat, dan sekitar 13,63 persen atau 17.655 bidang di antaranya masih di dalam kawasan hutan,” ujar Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara pada Konferensi Pers di Kantor Kementerian Transmigrasi, Selasa (1/7)

Program Trans Tuntas hadir sebagai solusi terhadap semakin kompleksnya masalah lahan transmigrasi, progran inimenuntaskan permasalahan lahan secara cepat dan responsif terhadap laporan masyarakat.

“Inilah yang ingin kami sampaikan kepada seluruh masyarakat transmigran yang saat ini kesulitan mendapatkan sertifikat hak milik karena masih berada di kawasan hutan. Kami akan sediakan fasilitas aplikasi atau website untuk laporan pengaduan ke Kementerian Transmigrasi sehingga kami akan segera tindaklanjuti,” ujar Menteri Iftititah.

Persoalan tumpang tindih lahan, menurut Menteri iftitah terjadi dua utama, pertama yaitu lahan yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama transmigran, namun beberapa tahun kemudian terbit Surat Keputusan Menteri Kehutanan yang menetapkan lokasi tersebut sebagai kawasan hutan. Salah satu contohnya terjadi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kasus kedua adalah lahan yang awalnya berstatus kawasan hutan, namun telah memperoleh izin pelepasan. Meskipun demikian, proses pelepasan tersebut belum sepenuhnya selesai, sehingga status lahannya belum dinyatakan tuntas. Contonya di Natuna, Riau.

Untuk menanggapi persoalan tersebut Komisi V DPR RI kemarin, meminta pemerintah agar seluruh kawasan hutan yang berada di kawasan transmigrasi harus dilepaskan status kawasan hutannya.

Kementerian Transmigrasi telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan akan bahu-membahu membantu membantu masyarakat transmigran yang kesulitan untuk mendapatkan SHM karena berada di kawasan hutan.

Selain itu, Komisi V DPR RI juga meminta Kementerian Transmigrasi menyusun regulasi serta petunjuk teknis yang lebih spesifik mengenai mekanisme penyediaan tanah permukiman transmigrasi sebagai bagian dari pembangunan untuk kepentingan umum. Koordinasi lintas sektor pun ditekankan, termasuk dengan pemerintah daerah dan masyarakat adat guna menyelaraskan data, kebijakan, serta mempercepat legalisasi hak atas tanah.

“Persoalan lahan ini menjadi prioritas utama kami. Selain kawasan hutan, banyak lahan transmigrasi yang tumpang tindih dengan HGU maupun dikuasai kelompok lain. Ini adalah aspirasi yang kami dengar dari berbagai wilayah, dan menjadi amanat langsung dari Presiden Prabowo,” ujar Iftitah.

Selain mengatasi permasalahan lahan, Kementerian Transmigrasi juga berkomitmen mengembangkan potensi sumber daya alam di kawasan transmigrasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program unggulan Trans Patriot, yang saat ini tengah mempersiapkan Tim Ekspedisi Patriot.

“Tim ini terdiri dari 2.000 personel dari kampus-kampus terbaik di Indonesia dan akan diberangkatkan pada Agustus 2025. Mereka akan meneliti potensi yang ada di kawasan transmigrasi. Kami juga berencana mengundang peneliti dari luar negeri,” ungkapnya.

Ke depan, Sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo agar kawasan transmigrasi dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tegaskan Komitmen Iklim dalam Pembangunan Kota dan Wilayah, Menko AHY Jajaki Kerja Sama Infrastruktur Indonesia–Afrika S...
01/07/2025

Tegaskan Komitmen Iklim dalam Pembangunan Kota dan Wilayah, Menko AHY Jajaki Kerja Sama Infrastruktur Indonesia–Afrika Selatan

BRASIL — Di sela-sela penyelenggaraan BRICS Urbanization Forum di Brasilia, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Afrika Selatan, H.E. Dean Macpherson.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah tantangan dan peluang kolaborasi strategis di bidang pembangunan infrastruktur. Menko AHY menekankan pentingnya pendekatan inklusif dan berkeadilan dalam pembangunan kota dan wilayah.

“Kami berdiskusi mengenai tantangan bersama dan peluang kolaborasi dalam mewujudkan infrastruktur yang inklusif, adil secara spasial, dan selaras dengan komitmen iklim,” ujar Menko AHY.

Ia juga menyoroti kesamaan visi antara Indonesia dan Afrika Selatan sebagai dua negara demokrasi yang majemuk. Menurut Menko AHY, sebagai dua negara demokrasi yang memiliki keberagaman, Indonesia dan Afrika Selatan memiliki kesamaan visi bahwa infrastruktur harus menjadi jalan untuk mengatasi ketimpangan dan memperluas akses terhadap pelayanan dasar, terutama bagi masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

Menko AHY dan Menteri Macpherson pun menjajaki sejumlah peluang kerja sama teknis yang dapat dikembangkan secara konkret.

“Kami menjajaki kerja sama teknis dalam perencanaan berbasis distrik dan koridor, pengembangan keterampilan di sektor infrastruktur, serta penciptaan lapangan kerja lokal, dengan mengacu pada praktik baik District Development Model Afrika Selatan dan pengalaman Indonesia dalam reformasi agraria serta perencanaan spasial,” ungkap Menko AHY.

Sebagai penutup, Menko AHY menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi global antarnegara berkembang dapat menjadi penggerak transformasi kota yang berkelanjutan. Menko AHY yakin melalui kerja sama South-South yang strategis, dapat mendorong transformasi kota yang lebih tangguh, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat diplomasi pembangunan antara Indonesia dan Afrika Selatan, serta menciptakan dampak nyata bagi masyarakat kedua negara.




Address

Jalan Drive Wahidin Sudirohusodo No. 24
Pati
59111

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 15:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPC Partai Demokrat Kab. Pati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to DPC Partai Demokrat Kab. Pati:

Share