10/05/2024
TemanAkabi ๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ
*Semangat Petani Samarinda Ikuti Bimtek Tanaman Pangan*
Dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Pertanian (SDMP) terhadap penguasaan teknologi budidaya tanaman pangan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Aneka Kacang dan Umbi bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI melaksanakan Bimbingan Teknis Tanaman Pangan di Kota Samarinda, Rabu (08/05).
Bimbingan Teknis Tanaman Pangan dilaksanakan di Hotel Diamond dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pertanian Kota Samarinda, BSIP Kalimantan Timur, serta para petani peserta Bimtek.
Sekretaris Dinas Pertanian Kota Samarinda, Dwi Rahmi menyampaikan dalam sambutannya, himbauan untuk memanfaatkan bantuan peralatan dari pemerintah, apabila tidak dimanfaatkan bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian supaya bisa dialihkan kepada kelompok tani yang membutuhkan. Di era digitalisasi saat ini petani juga diharapkan dapat memanfaatkannya untuk memperoleh ilmu dan teknologi dipertanian. โPermasalahan pertanian Kota Samarinda adalah 1) terbatas wilayah lahan pertaniannya, lahan sawah yg bisa ditanami sekitar 1.012 ha; 2) provitas padi blm ideal seperti di Jawa, sehingga kebutuhan beras didatangkan dari luar. Cuaca di Samarinda tidak stabil; 3) Tidak adanya regenerasi petani yang sudah berumur dengan petani yang masih mudaโ, ucapnya.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Siti Farisyah Yana menerangkan isu-isu strategis saat ini adalah 1) air, di satu tempat kelebihan air di tempat lain kekurangan air sehingga p***anisasi merupakan salah satu solusinya; 2) himbauan kepada petani apabila menerima bantuan untuk memanfaatkannya; 3) melaporkan data produksi secara kontinyu sehingga para pengambil kebijakan bisa membuat kebijakan yg tepat. โSamarinda lahan sedikit sehingga peningkatan produksi bisa dengan peningkatan IP. Jangan biarkan lahan kosong tanpa dimanfaatkan, bisa ditanami dengan komoditas pangan yang lain seperti talas, singkong, ubiโ, terangnya.
Catur Setiawan, Ketua Kelompok Substansi Aneka Kacang mewakili Direktur Aneka Kacang dan Umbi menuturkan bahwa ibukota akan berpindah ke IKN sehingga Provinsi Kalimantan Timur akan mendapatkan limpahan jutaan penduduk, hal ini berkaitan erat dengan pemenuhan pangan. Tantangan perubahan iklim dimana el nino menyebabkan mundur tanam dan kekeringan sehingga Kementerian Pertanian mendukung melalui p***anisasi. Selain itu untuk mengatasi keterlambatan bantuan benih maka bisa dioptimalkan benih insitu.
โPara petani di Kota Samarinda sebagai daerah penyangga IKN harus siap berkontribusi, dimana IKN dirancang untuk menjadi superhub ekonomi nasional atau disebut sebagai Superhub Nusantara untuk menyamaratakan pembangunan nasional antara daerah barat dan timur Indonesia. Superhub Nusantara akan dikembangkan 6 klaster ekonomi masa depan, salah satunya industri pertanian berkelanjutan yang mempunyai misi mengembangkan pusat produksi dan inovasi pangan berbasis nabati yang berkelanjutan dan tanggap menghadapi tren kesehatan masa depanโ, tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra yang diwakili oleh Erni Johan menyampaikan kepada para peserta bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian dalam memberikan dorongan, wawasan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas petani di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda. Harapannya bisa bermanfaat nyata bagi petani, penyaluran bantuan sesuai dengan kebutuhan petani dan tepat guna.