01/10/2019
JAKARTA – Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung menggelar Forum bisnis bertajuk “Tanjung Lesung Tourism Business Forum” dengan tema “Opportunities at Sunset of Java” di Menara Batavia Jakarta, Kamis (19/9/2019).
Acara yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayan dan rasa aman kepada para calon investor pasca beberapa bencana alam yang terjadi disekitar KEK Tanjung Lesung.
Hal senada disampaikan oleh Wawan Ruswandi Syah Nuryakin, SIP. selaku Administratur (Kepala) Kantor Administrator KEK Tanjung Lesung.
“Pada intinya, tujuan diadakannya Forum Bisnis ini untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan investasi khususnya di kawasan KEK Tanjung Lesung, serta bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah dalam mitigasi bencana di daerah KEK Tanjung Lesung, juga insentif dan kemudahan investasi untuk calon investor”, kata Wawan.
“Ini adalah bentuk support Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang terhadap Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung unruk meningkatkan investasi di Kabupaten Pandeglang pada umumnya dan KEK Tanjung Lesung sendiri pada khususnya, kegiatan ini telah direncanakan dan masuk ke dalam program kegiatan kantor kita”, tambah Wawan selepas acara.
Acara yang di moderatori Mohamad Bachrum Artadi Saleh yang juga selaku Wakil Ketua Bidang Project Management Office Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, dihadiri oleh sekitar 150 tamu yang datang dari target 100 undangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin mengungkapkan, kemudahan akses infratruktur dari dan menuju KEK Tanjung Lesung menjadi konsen pemerintah baik pusat maupun daerah. Hal senada disampaikan oleh Sudiro Roi Santoso selaku Kasubdit Perencanaan dan Pemprograman Direktorat Jalan Bebas Hambatan & Perkotaan yang juga menjadi salah satu narasumber pada acara tersebut, dukungan Ditjen Bina Marga untuk KEK Tanjung Lesung yaitu jalan nasional (non TOL), peningkatan status jalan dari jalan daerah menjadi jalan nasional, serta jalan nasional (TOL) serang-panimbang yang ditargetkan dalam perencanaan pengoperasiannya pada tahun 2022.
Fasilitas dan Kemudahan yang ada di KEK Tanjung Lesung disampaikan oleh Bambang Wijanarko selaku Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan dan Pengelolaan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, diharapkan mampu menjadi daya tarik untuk berinvestasi disana.
Dukungan pemerintah terhadap Kawasan Ekonomi Khusus sangat besar, hal itu diungkapkan oleh Henky H.P. Manurung selaku Asisten Deputi Pembiayaan & Investasi Kementerian Pariwisata RI yang juga menjadi bagian dari narasumber.
Sementara itu, Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo mengungkapkan, forum bisnis ini juga akan memberikan informasi bagi para calon investor dan investor yang sudah masuk untuk mengetahui progres infrastruktur dan peluang investasi baru dan berkembang di KEK Tanjung Lesung.
“Saat ini, investasi di kawasan KEK Tanjung Lesung semakin membaik dan terus berkembang,” terang Poernomo.
Diakui Poernomo, periode semester kedua tahun 2019, sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk bisa mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung.
“Sudah ada investor dari China, Jepang, dan Australia yang sangat tertarik mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung. Meraka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama,” jelasnya.
Diakhir acara Administratur membagikan voucher menginap kepada 2 (dua) tamu undangan yang beruntung dirangkai dengan acara penutupan yang berakhir pada pukul 12 siang.