30/01/2018
Unggas : https://kbbi.web.id/unggas
Hewan bersayap, berkaki dua, berparuh, dan berbulu, yang mencakupi segala jenis burung, dapat dipiara dan diternakkan sebagai penghasil pangan (daging dan telur);
-- air unggas yang senang hidup di air, seperti bebek dan mentok;
Poultry / unggas : Nama yang diberikan pada sekelompok hewan kelas Aves yang telah didomestikasi yang mampu memberikan nilai ekonomis dalam bentuk barang atau jasa untuk kesejahteraan manusia serta perkembangbiakannya di bawah pengelolaan manusia.
Broiler : Ayam penghasil daging yang dipelihara sampai umur 6 – 7 minggu dengan berat 1,5 – 2,0 kg dan konversi pakan 1,9 – 2,25.
DOC (Day Old Chik) : Anak ayam umur sehari; ada juga yang menamakan “kuri” (=kutuk umur sehari). Selaras dengan istilah tersebut, juga berlaku untuk anak itik (Day Old Duck = DOD), anak puyuh (Day Old Coturnix = DOC), anak angsa (Day Old Geese = DOG).
Final stock : Ayam yang khusus dipelihara untuk menghasilkan telur atau daging yang telah melalui berbagai persilangan dan seleksi. Di antara ayam jantan atau betina final stock ini tidak boleh disilangkan karena keturunannya akan menghasilkan produksi 50% dari induknya.
Fondation stock (great grand parents stock) : Jenis ayam yang berasal dari persilangan dan seleksi dari berbagai kelas, bangsa, atau varietas yang dilakukan oleh pembibit dan merupakan bahan (stock) untuk membentuk GPS. Great grand parents ini dihasilkan dari persilangan galur murni (pure line).
Finisher : Periode pemeliharaan ayam broiler dan umur 3 – 7 minggu.
Grower : Periode pemeliharaan ayam petelur pada umur 6 – 12 minggu.
Hybrid commercial stock : Ayam yang telah diseleksi untuk dipasarkan secara komersial.
Karkas Unggas : Hasil pemotongan unggas (ayam) tanpa disertai bagian darah, bulu, kepala, cakar, usus, dan giblet (hati, jantung, dan empedal), tetapi paru-paru termasuk dalam bagian karkas.
Layer : Ayam penghasil telur yang dipelihara sampai umur 75 minggu (berproduksi dari umur 20 – 75 minggu).
Legund : Ayam leher gundul (neck necked) yang membawa gen Na.
Molting : Peristiwa rontoknya bulu secara alamiah dan beraturan. Molting yang dipaksakan, dinamakan force molting atau induce molting, digunakan untuk mengatur produksi, harga telur, meningkatkan produksi, dan kualitas telur