16/09/2026
Edukasi KB Pascasalin di Kinovaro, Upaya Perkuat Pencegahan Stunting di Sigi
SIGI, SULAWESI TENGAH — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan DP2KB Kabupaten Sigi melaksanakan kegiatan Edukasi KB Pascasalin dalam Pencegahan Stunting dan Pendampingan Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Penyuluh KB Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, drg. Herri, M.Kes.
Dalam sambutannya, drg. Herri menekankan pentingnya program KB pascasalin sebagai salah satu upaya strategis dalam pencegahan stunting. Menurutnya, pengaturan jarak kehamilan setelah melahirkan merupakan salah satu faktor penting yang perlu menjadi perhatian keluarga.
“Menjaga jarak kehamilan setelah melahirkan merupakan salah satu kunci dalam mencegah berbagai risiko terhadap ibu dan anak. Jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan mengalami masalah gizi yang pada akhirnya dapat menjadi salah satu faktor risiko stunting,” ujarnya.
Ia berharap edukasi KB pascasalin dapat meningkatkan kesadaran pasangan usia subur (PUS) dalam merencanakan kehamilan secara lebih baik, sekaligus memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan keluarga.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari DP2KB Kabupaten Sigi, yakni Kepala Bidang K3 DP2KB Kabupaten Sigi, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sigi.
Peserta kegiatan terdiri atas pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, serta kader. Mereka mendapatkan informasi dan edukasi mengenai pentingnya perencanaan kehamilan, KB pascasalin, serta pemanfaatan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
[Lanjut dikolom komentar 👇🏻]