15/08/2026
Kantor Kementerian Agama Kota Palopo menggelar Workshop Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk madrasah swasta se-Kota Palopo.
Kegiatan ini dilangsungkan di Gedung Serbaguna Pesantren Moderen Bagian Putra Datok Sulaiman, Kota Palopo, pada Jumat (14/8/2026).Acara strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran yang humanis dan berpihak pada peserta didik ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting pendidikan, di antaranya
H. Muhammad Haderawi (Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo) Syamsuddin Rasyid (Ketua Pokjawas Nasional) H. Ridwan (Ketua Pokjawas Provinsi) Hj. Radiah (Pengawas Madrasah) Hj. Jumrah (Kepala MAN Palopo) Para kepala dan guru madrasah swasta se-Kota Palopo
Berdasarkan sosialisasi yang dilakukan oleh Pokjawas, program KBC yang digagas oleh Kementerian Agama RI ini menitikberatkan pada beberapa hal utama yaitu Menyeimbangkan capaian akademik dengan pembentukan karakter emosional dan sosial peserta didik.
Melahirkan siswa yang humanis, toleran, nasionalis, dan mengedepankan cinta kasih. Kurikulum ini diintegrasikan langsung ke dalam penyusunan modul ajar serta aktivitas harian di madrasah.
Dalam acara tersebut, Ketua Pokjawas Provinsi, H. Ridwan, menegaskan secara langsung mengenai esensi dari kurikulum ini. Beliau menyatakan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan sebuah paradigma pendidikan baru. Menurutnya, fondasi utamanya adalah menempatkan martabat manusia dan kasih sayang untuk membangun ekosistem madrasah yang unggul dan humanis.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Palopo, H. Muhammad Haderawi, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarpihak dalam dunia pendidikan. Beliau menggarisbawahi bahwa kolaborasi dan kerja sama merupakan kunci utama dalam membangun fondasi pendidikan yang kokoh.