BMI Kabupaten Cirebon

BMI Kabupaten Cirebon Halaman Resmi DPC BMI Kabupaten Cirebon Media Publikasi Kegiatan BMI dan Media Penyebaran Informasi Terkait dengan BMI

04/09/2022

Hari ini, 04/09 BMI Kabupaten Cirebon Resmi dilantik.
Setelah menempuh proses panjang restrukturisasi BMI Kabupaten Cirebon, kini DPC BMI telah dilantik. Pelantikan ini terlihat seolah-olah baru, padahal hanya perubahan struktur karena pengurus periode kemarin banyak yang tumbang dan oleng di arena PEMILU 2019. Akhirnya, demi kelancaran organisasi yang mengemban banyak sekali program kegiatan kepemudaan, kepengurusan pun harus segera dibenahi.

Ketua BMI Kab. Cirebon menyampaikan bahwa kita sebagagi pemuda harus senantiasa aktif dan terlibat di dalam proses-proses penting demokrasi. Sebab, jika para pemuda yang visioner dan berintegritas selalu menghindar dari proses regenerasi pemimpin bangsa, maka jangan salahkan pemilu jika yang terpilih hanya itu-itu saja yang sudah tidak lagi produktif.

"Sebagai pemuda, kalian harus punya cita-cita menjadi pemimpin untuk memajukan bangsa ini!", tegas Ketua BMI Kab. Cirebon, Hasan Sambudi.

Optimisme pemuda akan merubah cara pandang pemuda dan cara kerja pemuda di dalam proses-proses politik. Semakin optimis, pemuda tersebut akan gigih meraih apa yang menjadi keinginannya dan tentunya ini adalah sangat positif dan produktif.



EDISI SPESIAL UNTUK YANG BER-KTA FORKOCI, DISKON 10 %  😊
22/08/2022

EDISI SPESIAL UNTUK YANG BER-KTA FORKOCI, DISKON 10 % 😊

Weekend telah tiba. Pemancingan, cafe, dan live musik siap menemani akhir minggu teman-teman... Monggo....
19/08/2022

Weekend telah tiba. Pemancingan, cafe, dan live musik siap menemani akhir minggu teman-teman... Monggo....

MUDA BERJUANGIBNU ABDILLAHB**g Karno dulu pernah mengatakan bahwa "jika ada pemuda yang tidak peduli pada bangsanya, mak...
19/07/2022

MUDA BERJUANG

IBNU ABDILLAH
B**g Karno dulu pernah mengatakan bahwa "jika ada pemuda yang tidak peduli pada bangsanya, maka gunduli saja!". Kalimat ini terlihat naif tapi memang nyatanya kaum muda harus peduli akan nasib bangsanya. Baik secara jumlah maupun secara energi, kaum muda jauh lebih banyak dan lebih kuat dibanding kaum-kaum tua. Jadi, apabila kaum muda dalam jumlah banyak memerankan sikap individualis dan hedon maka kemunduran bangsa semakin nyata.

Kita memang bukan penentu. Sebagai seorang hamba Tuhan, kita memang sudah ditakdirkan menjadi apa dan bernasib apa, tetapi sungguh TERLALA jika kita menganggap bahwa semua akan diberikan oleh Tuhan sesuai apa yang kita minta. Ibarat kata, Tuhan menjamin rejeki setiap burung yang hidup, tetapi Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa tidak ada burung yang makan tanpa perjuangan. Elang harus bertarung dengan ular untuk bisa memakannya. Begitupun juga dengan manusia. Manusia pasti dijamin rejekinya oleh Tuhan, tapi Tuhan tidak memberikan makanan kepada setiap manusia yang lapar tanpa manusia tersebut mengupayakan makanan yang harus ia makan.

Maka, kita kaum muda tidak bisa berpangku tangan terhadap situasi yang ada. Setiap kejanggalan, kemungkaran, dan kepalsuan yang hinggap dihadapan kita harus kita sikapi dan kita benahi. Tentu saja dengan cara yang baik sebagaimana tuntunan orang-orang soleh terdahulu.

Kenapa kaum muda? Karena yang muda adalah pewaris tunggal dari generasi tua. Yang muda harus siap menggantikan yang tua manakala yang tua sudah tidak mampu lagi menjadi manusia paripurna untuk mengurus bangsa yang besar ini.

Uppss... Ketinggian ya. Oke, kita turunkan lagi bahasanya menjadi bahasa keseharian agar kita tetap bisa berpikir global dan bertindak lokal. Kita yang muda-muda ini harus memperbaiki diri agar lebih baik dari generasi yang sudah-sudah sehingga kita layak berharap bahwa perbaikan terhadap nasib bangsa ini bukan barang langka, melainkan barang nyata yang bisa kita upayakan.

PEMBAGIAN MINYAK GORENG LAGIBMI Kabupaten Cirebon kembali membagi minyak goreng gratis sebanyak 800 liter kepada warga y...
03/04/2022

PEMBAGIAN MINYAK GORENG LAGI

BMI Kabupaten Cirebon kembali membagi minyak goreng gratis sebanyak 800 liter kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan tersebut berlangsung di 5 titik, Gempol, Galagamba, Balerante, Astanajapura, dan Cengkuang. Kegiatan ini tentu dilakukan atas dasar keprihatinan BMI terhadap melonjaknya harga minyak goreng menjelang bulan puasa.

VAKSIN dan PEMBAGIAN MINYAK GORENGJangan lewatkan sedulur-sedulur kabeh. Besok, Senin (28 Feb) BMI Kabupaten Cirebon aka...
27/02/2022

VAKSIN dan PEMBAGIAN MINYAK GORENG

Jangan lewatkan sedulur-sedulur kabeh. Besok, Senin (28 Feb) BMI Kabupaten Cirebon akan mengadakan vaksinasi dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan COVID-19. Vaksinasi kali ini bekerjasama dengan POLRESTA Cirebon. Selain vaksinasi, BMI pun mengadakan pembagian minyak goreng gratis bagi peserta vaksin. Ditunggu kehadirannya ya Luuur.

MERAWAT LINGKUNGAN, MERAWAT PERTIWI
03/02/2022

MERAWAT LINGKUNGAN, MERAWAT PERTIWI

Komitmen Banteng Muda Indonesia (BMI) menggelorakan kegiatan Merawat Pertiwi.Walaupun tinggal di wilayah perkotaan budaya menanam tidak boleh hilang demi les...

SALING DUKUNGGotong Royong merupakan ruh daripada Pancasila 1 Juni 1945. B**g Karno pernah menyampaikan pada tanggal 1 J...
28/01/2022

SALING DUKUNG

Gotong Royong merupakan ruh daripada Pancasila 1 Juni 1945. B**g Karno pernah menyampaikan pada tanggal 1 Juni di hadapan majelis sidang BPUPK bahwa kita merdeka atas dasar 5 hal yang kemudian disebutkan pertama kalinya oleh B**g Karno istilah PANCASILA. Kemudian B**g Karno menjelaskan tentang sila-sila Pancasila satu persatu dan sampai kepada penyerapan dari semua sila yaitu GOTONG ROYONG. Gotong royong adalah modal dasar untuk mendirikan kedaulatan negara berikut dengan kedaulatan politik dan kedaulatan ekonomi. Tanpa gotong royong, tidak mungkin ada pergerakan kemerdekaan yang secara masal bisa dilakukan oleh seluruh komponen bangsa. Gotong royong pulalah yang kemudian menjadi pijakan Indonesia dalam menempuh kemajuan-kemajuan.

Untuk kesekian kalinya, DPC BMI Kabupaten Cirebon ikut serta memberikan bantuan, kali ini memberikan dukungan pada pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon. Dukungan ini semata-mata atas dasar semangat kita dalam memperkuat kepartaian untuk meraih kemenangan-kemenangan. Bantuan tersebut diterima oleh Imam Yahya, Sekretaris DPC Kota Cirebon.

PDI Perjuangan

KUNTILANAK DI PASAR JUNGJANGPasar Desa Jungjang yang sedang dibangun kembali agar lebih baik dari sebelumnya, kini mulai...
19/01/2022

KUNTILANAK DI PASAR JUNGJANG

Pasar Desa Jungjang yang sedang dibangun kembali agar lebih baik dari sebelumnya, kini mulai angker. Padahal sejak awal proses revitalisasi mulai dari musyawarah desa, rapat-rapat dengan para pedagang, sampai penentuan pengembang pasar, semua berjalan dengan baik tanpa ada gangguan-gangguan gaib. Tetapi, sejak pengembang, PT DUMIB, mendapatkan izin membangun pasar, mulai muncul kuntilanak, genderuwo dan sejenisnya bergentayangan menakut-nakuti program Revitalisasi Pasar Desa Jungjang. Siapapun yang mendukung revitalisasi pasar desa ditakut-takuti semua menggunakan metode playing victim. Jangankan sekelas anggota, komandan TNI di wilayah setempat saja sempat ditakut-takuti oleh mereka dengan menyebarkan informasi-informasi yang dicampur dengan sedikit fitnah dan hoax. Memang menakutkan. Hantu-hantu itu sampai saat ini masih bergelayutan, bahkan masuk ke Kantor Kuwu Jungjang. Kuwu Jungjang yang terbilang sangat baru dan masih awam dibidang kedesaan, dirasuki oleh hantu-hantu itu, untuk melancarkan misinya, yaitu menggeser investor (PT DUMIB) yang telah sah secara hukum. Mari kita berdoa, agar hantu-hantu yang masih bergentayangan di Desa Jungjang segera musnah.

26/12/2021

ALHAMDULILLAH... PEMANCINGAN KOPERASI BMI TELAH DIBUKA

Unit usaha Koperasi BMI Cirebon telah bertambah lagi, yaitu Pemancingan. Pemancingan ini ada kolam untuk penghobi kompetisi dan juga penghobi mancing biasa (kilo angkat). Ketua Koperasi BMI Cirebon, Ibnu Abdillah mengatakan bahwa Koperasi ini akan dikembangkan seluas-luasnya untuk pemberdayaan kader-kader BMI. Menurutnya, keberesan politik tidak akan bisa tanpa ada keberesan ekonomi. Program dan strategi mewujudkan kedaulatan politik harus terintegrasi dengan strategi mewujudkan kedaulatan ekonomi, pungkasnya.

Setelah pemancingan, cafe-resto juga akan segera dibuka. Ibnu menuturkan bahwa "Kami sedang mempersiapkan pembukaan cafe resto yang di dalamnya tersedia bukan hanya makanan dan minuman, tetapi juga ada alat musik yang bisa menyalurkan hobi bermusik. Bahkan tamu juga dapat menggunakannya."

PDI Perjuangan

14/12/2021

APAKAH ADA RATU HOAX DI PASAR DESA JUNGJANG?

Polemik Pasar Jungjang ternyata masih menjadi isu seksi bagi media Cirebon, terutama bagi Radar Cirebon, padahal sudah banyak keterangan yang membeberkan fakta-fakta seputar Pasar Desa Jungjang. Mungkin karena memang sebenarnya ada dalang dibalik aksi penolakan Revitalisasi Pasar Jungjang sehingga berbagai pihak, termasuk media, mengeksploitasi habis terkait isu pasar. Yeaah.. entahlah..

Kemarin (13/12) Projo deklarasi sikap bahwa akan membela hak pedagang kecil. Kenapa wartawan tidak ada yang menanyakan hak yang dimaksud projo itu apa? Sehingga akan jelas perkaranya. Jangan karena seolah-olah selalu mengatakan membela pedagang cilik, membela rakyat, membela ini dan itu, kemudian menjadi pahlawan yang layak disorot oleh media. Kenapa media seolah berat sebelah?

Projo juga mengatakan akan menempuh jalur hukum terkait pembongkaran paksa pasar. Padahal Pemerintah Desa Jungjang dan PT. Dumib sudah mensosialisasikan pembongkaran pasar jauh jauh hari. Buktinya, 900 lebih kios sudah dikosongkan jauh sebelum pembongkaran dilakukan. Memang ada yang bersisa, yaitu sekira 8 kios yang sengaja tidak dikosongkan oleh penyewanya karena untuk membuat drama pada saat pembongkaran. Media - media lokal Cirebon memang belum bisa investigasi kasus secara kritis. Fenomena ini kok tidak pernah diangkat oleh media, justru yang diangkat oleh media hanya drama termehek-mehek dari 8 orang pedagang yang selalu teriak-teriak "usir DUMIB!".

Kasus ini mengingatkan kita tentang seorang ratu hoax yang pada saat Pilpres lalu telah menghebohkan dunia. Tapi, satyam eva jayate, kebenaran akan menang, ratu hoax terbongkar praktiknya. Dalam kasus ini, ada ratu hoax yang mengeksploitasi perasan ibu-ibu untuk melawan PT. Dumib sebagai pengembang yang sah menurut hukum. Kenapa perasaan yang dieksploitasi oleh ratu hoax? Karena untuk menutup akal agar tidak berfungsi dengan baik.

Ada yang bilang, ini negara hukum, kenapa aparat kepolisian dan TNI cenderung berdiri di tengah? Ya inilah Cirebon, perkara yang sudah jelas hitam dan putih tapi aparat justru memilih berdiri di tengah karena takut kena korban hoax dari aksi-aksi termehek-mehek para superhero yang konon membela wong cilik.

Pengguna sosial media yang budiman, yang teriak-teriak membela hak pedagang itu hanya drama murahan, sebab kalau bicara angka, 900 lebih pedagang menerima dengan sukarela dan berharap agar pembangunan pasar segera selesai. Sampai saat ini, hak yang dimaksud oleh "superhero" juga tidak pernah jelas. Giliran kepepet, teriak-teriak "usir DUMIB!". Makin tidak terarah kan?

Warga Netijen yang baik hati, superhero bersama rombongan termehek-meheknya seringkali teriak "kami mewakili pedagang, kami membela mereka!". Padahal, ketahuilah bahwa justru mayoritas pedagang (99%) menginginkan pembangunan pasar segera rampung agar pedagang bisa berjualan lagi, bahkan dengan kondisi pasar yang jauh lebih baik dari kondisi sebelumnya. Jadi, mereka itu sebenarnya mewakili siapa? Ada slentingan dari pojok-pojok kios, bahwa mereka itu mewakili PERUSAHAAN yang kalah saing dengan Dumib dalam hal pengembangan pasar. Nah, Loh!

Jadi, silahkan netijen mengambil kesimpulan setelah membaca postingan ini sampai selesai. Terima kasih.

Address

Palimanan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BMI Kabupaten Cirebon posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share