25/05/2026
Hallo Sobat Patas 👋
Padang Mengatas, Senin 25 Mei 2026, apel pagi dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Pelayanan Teknis, Bapak drh. Fatri Alhadi, M.Pt. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa kinerja pelayanan teknis sampai bulan April 2026 untuk produksi bibit ternak tercatat sebanyak 114 ekor dari target bibit untuk 2026 sebanyak 252 ekor. Angka kelahiran hingga April 2026 tercatat sebanyak 170 ekor dan angka kematian 1,24 %. Pada aspek efisiensi reproduksi masih ada evaluasi terhadap nilai Days Open, Service per Conception (S/C), Conception Rate, dan Calving Interval. Perlu kolaborasi menyeluruh antar fungsional Wasbitnak, Wastukan, Medik Veteriner, dan paramedik veteriner.
Selanjutnya, beliau menyampaikan terkait pencegahan dan pengendalian penyakit hewan. Hal-hal yang menjadi perhatian adalah penerapan biosecurity, pengontrolan kesehatan individu ternak, pengobatan hewan sakit, dan pelaksanaan vaksinasi. Beliau juga menekankan pentingnya deteksi dini penyakit melalui pemantauan rutin pagi dan sore hari di kandang maupun di lapangan guna meminimalkan angka kesakitan dan kematian ternak. Tim kesehatan hewan juga akan melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh sesuai arahan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pengawas Mutu Pakan dalam menyediakan hijauan terbaik bagi ternak, baik dari rumput potong kandang maupun padang penggembalaan. Kualitas Waktu optimal pemanenan hijauan sangat memengaruhi kandungan nutrisi, palatabilitas, dan tingkat kecernaan pakan. Pemberian konsentrat untuk kelompok induk dan anak juga perlu diperhatikan agar memperoleh hasil yang maksimal, termasuk penyediaan tempat pakan portabel untuk pedet di lapangan. Selain itu, pemberian mineral ternak juga perlu terus ditingkatkan.
Kepada tim Pengawas Bibit Ternak beliau mengingatkan pentingnya meningkatkan pengamatan birahi di lapangan maupun di kandang agar pelaksanaan inseminasi buatan lebih optimal. Selain itu, pemberian susu pedet perlu kembali diperhatikan dan diatur dengan baik sesuai kebutuhan ternak. Beliau menyampaikan persiapan sertifikasi LSPro agar bibit ternak yang didistribusikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Beliau menegaskan permasalahan dasar dalam pemeliharaan ternak harus dilaksanakan oleh semua pegawai sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Sehingga bisa untuk peningkatan inovasi selanjutnya agar bibit yang dihasilkan sesuai yang dipersyaratkan.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, kebersihan, ketertiban lingkungan kerja, dan komunikasi yang baik. Kepada rekan-rekan mahasiswa, beliau berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar di balai dengan sebaik-baiknya serta aktif berorganisasi di kampus untuk menambah pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman keberagaman.