10/08/2026
Menyikapi Tantangan Remaja Sumbar, BKKBN Dorong Pembentukan P*K R di Sekolah Rakyat Kota Padang dan Solok
PADANG — Perwakilan Badan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045 melalui perluasan sosialisasi dan edukasi Program Generasi Berencana (GenRe) di lingkungan Sekolah Rakyat.
Langkah ini menyikapi data BPS (Januari 2026) yang mencatat populasi remaja usia 10–24 tahun di Sumatera Barat mencapai 1.438.600 jiwa. Potensi besar bonus demografi ini dihadapkan pada tantangan nyata generasi muda daerah, seperti maraknya aksi tawuran dan balap liar di area perkotaan, bahaya penyalahgunaan narkoba, adiksi judi online, serta angka putus sekolah.
Sebagai upaya responsif dan masif, BKKBN Sumatera Barat menerjunkan jajaran pimpinannya secara serentak di tiga lokasi Sekolah Rakyat. Di Kota Padang, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat turun langsung memberikan edukasi. Di saat bersamaan, sosialisasi pembentukan P*K R juga dilaksanakan di Sekolah Rakyat SRMP 4 Padang yang diwakili oleh Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumbar, serta di Sekolah Rakyat Kota Solok yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja (Timker) Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Sumbar.
Dalam pemaparannya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat menekankan bahwa pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (P*K R) di Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk membentengi remaja dari risiko Triad KRR (Pernikahan Dini, Seks Pranikah, dan NAPZA) serta perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
"Generasi muda adalah aset vital Sumatera Barat. Melalui P*K R di Sekolah Rakyat, kita ingin membekali remaja agar mampu melewati 5 Transisi Kehidupan secara terencana—mulai dari mempraktikkan hidup sehat, melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, menjadi anggota masyarakat yang baik, hingga memulai kehidupan berkeluarga. Remaja Sumbar harus tumbuh menjadi pribadi yang Sehat, Cerdas, dan Ceria," tegas Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar.
Program P*K R yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja ini berfokus pada penyiapan Peer Educator (Pendidik Sebaya) dan Peer Counselor (Konselor Sebaya). Wadah ini membekali para siswa dengan substansi penting seperti Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)—dengan anjuran menunda usia menikah minimal 21 tahun bagi perempuan—8 Fungsi Keluarga, Kesehatan Reproduksi, Life Skill, hingga pendidikan karakter untuk menghadapi era Industri 4.0.
Dengan terbentuknya P*K R di berbagai Sekolah Rakyat di Padang hingga Solok, BKKBN Sumatera Barat berharap anak-anak rentan dan putus sekolah tetap mendapatkan akses edukasi, pendampingan, serta ruang berekspresi positif untuk merangkai masa depan yang berkualitas.
Tentang Perwakilan BKKBN Sumatera Barat:
Perwakilan BKKBN Sumatera Barat (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN) bertugas melaksanakan program pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga guna mewujudkan keluarga berkualitas dan SDM unggul di Provinsi Sumatera Barat.