Jāmiʻat ad-Duwal al-Islamiyya

Jāmiʻat ad-Duwal al-Islamiyya Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Jāmiʻat ad-Duwal al-Islamiyya, Political organisation, Padang.

Alasan ISIS Tak Jihad Melawan Israel di Palestina !!DAMASKUS - Kelompok Islamic State (ISIS) mengungkap alasan mengapa m...
24/03/2016

Alasan ISIS Tak Jihad Melawan Israel di Palestina !!

DAMASKUS - Kelompok Islamic State (ISIS) mengungkap alasan mengapa mereka tidak ber-“jihad” di Palestina untuk melawan Israel. Menurut ISIS, “jihad” di Palestina melawan Israel tidak diutamakan ketika mereka melawan musuh di negara-negara lain.

Alasan itu muncul dalam artikel media corong ISIS, Al-Naba, edisi 22, dengan judul “Beit Al-Maqdis” dan “First and Foremost an Issue of Shari’a Law”.

Kedua artikel itu menjelaskan posisi ISIS terkait krisis Palestina dan perang melawan Israel, baik dari perspektif ideologis dan praktis. Artikel tersebut menyatakan bahwa perjuangan melawan Israel tidak lebih diutamakan daripada “jihad” melawan orang-orang “kafir” di tempat lain.

Lebih jauh lagi, ISIS lebih mementingkan perang melawan orang-orang “kafir di dalam”, yaitu, melawan penguasa dan pemerintah Muslim yang berseberangan dengan kepentingan mereka.

Anehnya, menurut ISIS, prioritas perang melawan Israel adalah penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam. Alasannya, karena “jihad” bertujuan untuk mewujudkan agama dan menerapkan hukum syariah. “Karena seluruh dunia kecuali untuk daerah ISIS dikendalikan dan diperintah oleh orang-orang kafir,” bunyi artikel itu media ISIS itu yang diterjemahkan Middle East Media Research Institute (MEMRI), kemarin (23/3/2016).

Masih menurut artikel media ISIS itu, membatasi sasaran “jihad” untuk perang semata-mata terhadap orang-orang Yahudi adalah hal terlarang dalam hukum Tuhan. “Dalam pandangan ISIS, jika ada prioritas dari jihad di satu tempat, maka harus membebaskan dulu tempat-tempat suci Islam, Mekkah dan Madinah, dari cengkeraman keluarga kerajaan Arab Saudi,” lanjut bunyi artikel itu.

Kelompok ISIS dalam artikel itu menyatakan bahwa berperang melawan orang-orang “kafir” adalah kewajiban warga Muslim di wilayah terdekat. Dengan demikian, melawan Israel harus diserahkan kepada rakyat Palestina. Meski demikian, ISIS mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk membantu warga Palestina menyerang Israel dan sekutunya di mana pun mereka bisa.

Artikel itu juga berisi kritikan terhadap beberapa rezim nasionalis di dunia Arab, serta gerakan sayap kiri dan gerakan milisi Syiah di Timur Tengah, terutama Hizbullah.


ISIS Kehilangan Seperlima Wilayah !!IHS menerbitkan peta yang menunjukkan bahwa kelompok ISIS kehilangan seperlima dari ...
16/03/2016

ISIS Kehilangan Seperlima Wilayah !!

IHS menerbitkan peta yang menunjukkan bahwa kelompok ISIS kehilangan seperlima dari wilayah yang diduduki di Irak dan Suriah. ISIS kehilangan seperlima dari total wilayah yang diduduki setelah dikeroyok banyak negara, terutama Rusia dan Amerika Serikat (AS) selama berbulan-bulan.

IHS dalam analisisnya menyatakan, kelompok tiran Islamic State (ISIS) telah terpukul oleh serangan udara Rusia, koalisi internasional yang dipimpin AS, pasukan Kurdi, pasukan Irak, pasukan rezim Suriah serta para milisi Syiah.

Di Irak, ISIS baru saja kehilangan Kota Fallujah, salah satu basis utama mereka di Irak. Wilayah Ramadi juga sedang direbut pasukan Irak dari ISIS.

Selain soal wilayah, ISIS juga telah dipaksa untuk memotong gaji militannya setelah sumber-sumber keuangan kelompok itu dihancurkan serangan udara Rusia dan koalisi AS. Salah satu sumber keuangan ISIS yang dihancurkan adalah fasilitas dan rute penyelundupan minyak jarahan dari Irak dan Suriah.

Dokumen dari Kementerian Keuangan ISIS atau dikenal sebagai Bayt Al-Mal, pernah bocor. Di mana, militan ISIS sekarang hanay mendapatkan gaji setara 100 poundsterling per bulan, karena kelompok itu mulai kesulitan keuangan.

”Meskipun ISIS mempertahankan kapasitas untuk memproduksi minyak, kerugian dari akses ke Turki setelah kekalahannya di Tal Abyad, dan upaya oleh otoritas Turki untuk menghentikan penyelundupan (minyak), memaksa kelompok itu semakin bergantung di pasar internal di Suriah dan Irak untuk menyelundupkan dan menjual minyak,” tulis IHS, seperti dikutip Mirror, Rabu (16/3/2016).

Pada tanggal 13 Januari lalu, koalisi internasional yang dipimpin AS mengebom markas pusat Bayt al-Mal di Mosul. Jutaan dolar uang tunai yang tersimpan di gedung itu hancur.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, john Kerry, juga mengatakan bahwa dalam tiga minggu terakhir, ISIS kehilangan sekitar 600 militannya. Menurutnya, ISIS juga kehilangan wilayah seluas 3 ribu kilometer persegi di Suriah atau setara dua kali Kota London.

“Di Suriah, selama tiga minggu terakhir saja, Daesh telah kehilangan 3.000 kilometer persegi (1.160 mil persegi) dan 600 militan,” katanya dalam sebuah forum di Paris.


Perang Dunia 3 !!Kita bisa melihat peta perang dunia ke 3 atau perang akhir zaman hari ini menjadi tiga kelompok kekuata...
23/02/2016

Perang Dunia 3 !!

Kita bisa melihat peta perang dunia ke 3 atau perang akhir zaman hari ini menjadi tiga kelompok kekuatan dunia. Zionis Amerika yang tergabung dalam blok barat terdiri dari negara-negara Uni Eropa dan Arab. Blok timur dimotori oleh Rusia dan sekutunya seperti Suriah, Korut, china Dan lain-lain. Dikutip dari Russia Today, Jumat (06/09/2013) usai memastikan Obama membatalkan pertemuan empat mata. Presiden Putin mengatakan Rusia mungkin akan datang untuk membantu Suriah menyerang AS.

“Pesan kami adalah, jika Anda menyerang sekutu kami, maka kami mungkin akan datang,” tegas Putin.

Adapun kelompok yang ketiga adalah mewakili umat Islam yaitu khilafah Islam. Didalam nubuat akhir zaman dijelaskan bahwa perang akhir zaman akan berjalan mengikuti beberapa tahapan,

“Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Dajjal sehingga Allah menangkan kalian atasnya.” (HR Muslim).

Amerika dan sekutunya mewakili Dajjal karena Dajjal akan menjadi pemimpin zionis Internasional akhir zaman, sedangkan Rusia dan sekutunya mewakili Rum. Karena setelah runtuhnya Kostantnopel oleh Muhammad al-Fatih pusat pemerintahan Romawi Bayzantin berpindah ke Moskow Dan Tsar Rusia di anggap sebagai penerus kekaisaran Bayzantin yang merupakan Romawi timur sebagai pusat kriten ortodoks hingga sekarang.

Maka peperangan akhir zaman menjadi tiga kelompok kekuatan dunia saling menyerang. Khilafah diserang oleh koalisi Amerika dan sekutunya di sisi lain khilafah juga diserang Rusia dan sekutunya di Suriah. Di lain sisi Amerika juga bermusuhan dengan Rusia dan sekutunya, dalam berita baru-baru ini, dikabarkan Suriah menembak pesawak tanpa awak milik Amerika.Damaskus (ANTARA News) - Militer Suriah telah menembak jatuh pesawat tanpa awak ("drone") milik Amerika Serikat di wilayah pesisir Provinsi Latakia yang merupakan wilayah pertahanan Presiden Bashar Al Assaad, kata media pemerintah pada Selasa (17/3).

Dalam hal ini khilafah Islam telah mengupayakan sebuah ide baru supaya bisa berdamai dengan Rum (Rusia). Akan tetapi membuat beberapa syarat agar antara Rum dan khilafah bisa berdamai. Dalam berita yang dipublikasiakan oleh ( voa-islam..com)- Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) merencanakan merebut pusat nuklir Iran, dan menyerukan kepada para pejuangnya melaksanakan perang semesta melawan Iran, ungkap mingguan Inggris, The Sunday Times, Sabtu, 4/10/2014.

ISIS menyerukan para pejuangnya membantu mencapai tujuan perjuangan mereka dalam perang, yang dituangkan dalam sebuah manifesto yang ditulis oleh Abdullah Ahmed al-Meshedani, anggota 'Komite Tertinggi ISIS' yang sangat rahasia, yang terdiri enam orang tokoh ISIS, yang disebut kabinet perang. Dalam dokumen, yang telah diteliti (ferifikasi) oleh pejabat keamanan Barat - yang dipercaya keotentikannya (keabsahannya) - Meshedani menulis bahwa ISIS bertujuan memperoleh senjata nuklir dengan bantuan Rusia. ISIS secara rahasia, melakukan negosiasi dengan Rusia, dan menawarkan akses ke ladang gas terbesar di provinsi Anbar Irak, sebagai imbalan atas bantuan Kremlin, "Menyerahkan program nuklir Iran yang masih sangat rahasia." Manifesto itu mengatakan bahwa Moskow harus meninggalkan dukungannya kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Syarat yang dibuat oleh khilafah adalah Rusia harus siap meninggalkan sekutunya Suriah dan Iran. dan dalam berita baru-baru ini dinyatakan bahwa Persia (Iran) akan bergabung dalam koalisi zionis Amerika dan meninggalkan bersekutu dengan Rusia. dan dalam waktu dekat kita akan menyaksikan Rum akan meninggalkan sekutunya Iran dan Suriah kemudian berdamai dengan khilafah untuk memerangi Persia dan Zionis Amerika.

Eramuslim.com: “Jika kesepakatan ini tercapai, kedua belah pihak akan muncul sebagai pemenang, dengan kata lain akan muncul kesepakatan bersifat win-win. Tetapi jika kesepakatan itu tidak dibuat permanen, maka perundingan hanya akan memunculkan (kesepakatan) bersifat win-lose,” kata seorang ulama senior Syiah Iran Emami Kashani dalam khotbah Jumatnya di Teheran (Jumat, 6/3). Ia menambahkan. dalam kasus kegagalan perundingan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia, Teheran akan menjadi pemenang karena telah membuktikan keandalan logika Iran kepada dunia. Emami Kashani juga menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerahkan hak nuklirnya. Seorang sumber terpercaya eramuslim yang dekat dengan intelijen Inggris menyatakan jika ke depannya Syiah Iran akan bergabung dalam koalisi nuklir Barat bersama Amerika dan sekutunya, guna menghadapi Rusia yang sekarang juga tengah dipukul krisis. “

Maka nubuat Rasulullah kalian akan berdamai dengan Rum akan segera terlealisasi. Dengan kebijakan politik Rusia meninggalkan Iran Dan Suriah sebagai sekutu dekatnya. Dan Rusia beralih berkerjasama dengan khilafah untuk memerangi Persia dan zionis Dajjal.

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Kamu akan berdamai dengan kaum Rum dalam keadaan aman, kemudian kamu dan mereka akan memerangi suatu musuh. Dan kamu akan mendapatkan kemenangan serta harta rampasan perang dengan selamat. Kemudian kamu berangkat sehingga sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit-bukit. Maka seorang laki-laki dari kaum salib mengangkat tanda salib seraya berkata, ‘Salib telah menang’. Maka marahlah seorang laki-laki dari kaum Muslimin kepadanya, lalu ia mendorongnya dan jatuh (meninggal). Pada waktu itu orang-orang Rum berkhianat, dan mereka berkumpul untuk memerangi kamu di bawah 80 bendera, dimana tiap-tiap bendera terdapat 12 ribu tentara.” ”(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Didalam hadist yang lain dijelaskan bahwa perdamaian dengan hanya akan terjadi pada masa pemerintahan al-Mahdi bukan sekarang akan tetapi upaya ke arah itu sedang di diupayakan oleh Daulah Islam. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam as Sayuti, Abu Nua’im meriwayatkan dari Abi Umamah katanya, Rasulullah SAW bersabda:

“Di antara kamu dan orang-orang Rum akan berlaku 4 kali perdamaian. Pada kali keempatnya berlaku di tangan salah seorang daripada keluarga Hiraqlu. Perjanjian itu berterusan selama 7 tahun”. Ada seorang sahabat bertanya Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah! Siapakah Imam orang ramai (orang Islam) pada hari itu?”

Rasulullah SAW menjawab: “Al Mahdi daripada anak cucuku. Dia berumur 40 tahun, mukanya bagai bintang yang bersinar-sinar, di p**i sebelah kanannya terdapat tahi lalat hitam, dia memakai dua jubah Qatwaniyyah bagaikan pemuda Bani Israel. Dia mengeluarkan gedung-gedung dan menakluk negeri-negeri syirik” . (al-hawi lil fatawi).


Daesh Leader Abu Bakr al-Baghdadi is back !!New photos appear to show ISIS terror chief making only his second ever publ...
12/02/2016

Daesh Leader Abu Bakr al-Baghdadi is back !!
New photos appear to show ISIS terror chief making only his second ever public appearance..,.

Rekaman telah muncul yang muncul untuk menunjukkan tertutup pemimpin Negara Islam Abu Bakr al-Baghdadi berbicara kepada anak-anak di sebuah masjid di kota Fallujah, Irak, penampakan pertama dia selama 18 bulan.

Gambar yang disiarkan di saluran televisi Irak, belum diverifikasi tetapi muncul untuk menunjukkan ekstremis, yang menyatakan dirinya "Khalifah Ibrahim", menangani kerumunan kecil anak laki-laki.

Sebuah spanduk di belakangnya mengumumkan sebuah kompetisi Quran menghafal ISIS yang disponsori, dengan hadiah dari Baghdadi akan diberikan kepada pemenang.

Baghdadi jarang muncul di depan umum. Terakhir kali ia diketahui telah membuat penampilan berada di Juli 2014 ketika ia memimpin salat Jumat di Masjid Agung di Mosul kurang dari dua bulan setelah pasukannya menyerbu ke dalam kota.

Konsorsium Penelitian dan Analisis Terorisme menyarankan bahwa salah satu orang lainnya dalam rekaman itu tubuh Baghdadi ganda - ukuran keamanan logis mengingat bahwa AS telah menempatkan $ US10 juta ($ 14m) karunia di kepalanya. Seorang pria mengenakan jilbab hijau, yang duduk di sebelah kiri Baghdadi saat ia membahas anak-anak, kemudian terlihat menyajikan hadiah kepada para pemenang lomba.

Seorang mantan tahanan dari US Camp Bucca di Irak, Baghdadi dipelajari untuk pascasarjana tingkat di Universitas Islam di Baghdad dan diduga telah hidup tenang sebagai seorang keluarga sebelum invasi koalisi pada tahun 2003. Beberapa laporan menunjukkan bahwa ia adalah ulama pada saat itu.

Sangat terlibat dalam pemberontakan Sunni terhadap pasukan Barat di Irak, ia ditangkap oleh pasukan AS pada tahun 2004 dan ditahan selama empat tahun. Pada rilis, ia dilaporkan telah mengatakan kepada penjaga Amerika-nya: ". Aku akan melihat Anda di New York"

Pada tahun 2010 ia telah bangkit menjadi kepala Negara Islam di Irak, pelopor dari ISIS. Kelompok ini merebut wilayah di Suriah pada musim semi 2013, memanfaatkan kekacauan di utara negara di mana pasukan pemberontak telah digulingkan pasukan Basher al-Assad.

Kelompok ini awalnya digunakan proyek-proyek kemanusiaan untuk membangun basis dukungan di Suriah, termasuk kompetisi anak-anak. Pada musim panas 2013 hari menyenangkan anak-anak diadakan di Aleppo termasuk kontes krim-makan es dan tarik tambang yang mengadu ISIS terhadap al-Qaeda-linked Jabhat al-Nusra. Kedua kelompok sekarang musuh sengit, meskipun mereka berbagi ideologi sangat mirip.

kesejahteraan Baghdadi telah sering menjadi subyek spekulasi. Pada bulan Oktober dilaporkan ia telah terluka parah dalam serangan udara Irak konvoinya. Dua bulan kemudian ia merilis rekaman audio 24 menit di mana ia mengklaim bahwa organisasinya adalah "berkembang".

ISIS telah menduduki Fallujah, sebelah barat 70km dari Baghdad, sejak 2014. Kota ini telah dikepung oleh pasukan Irak selama lebih dari tiga bulan dan ada laporan bahwa orang telah meninggal karena kelaparan.


Ummatan Wasathan !! “Dan demikian (p**a) Kami menjadikan kamu (umat Islam) ummatan  wasathan (umat yang adil dan pilihan...
19/01/2016

Ummatan Wasathan !!

“Dan demikian (p**a) Kami menjadikan kamu (umat Islam) ummatan wasathan (umat yang adil dan pilihan) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan manusia) dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu…” (QS. al-Baqarah/2: 143).

Dalam ayat tersebut terdapat istilah ummatan wasathan. Kata wasath berarti tengah, pertengahan, moderat, jalan tengah, seimbang antara dua kutub atau dua ekstrim (kanan dan kiri).

Ummatan washatan adalah umat yang bersikap, berpikiran, dan berperilaku moderasi, adil, dan proporsional antara kepentingan material dan spiritual, ketuhanan dan kemanusiaan, masa lalu dan masa depan, akal dan wahyu, individu dan kelompok, realisme dan idealisme, dan orientasi duniawi dan ukhrawi.

Umat yang mengambil jalan tengah berarti tidak kikir dan tidak boros, tidak berlebihan sekaligus tidak berkekurangan.

Semuanya dilakukan secara seimbang, proporsional, dan adil, tidak berat sebelah, dan tidak zhalim. Menurut Ibn Faris, wasath itu menunjukkan arti adil dan pertengahan.

Makna inilah yang dikehendaki ayat 143 surat al-Baqarah tersebut. Sedangkan menurut al-Zubaidi, wasath itu artinya yang paling utama (afdhal) dan pilihan. Demikian p**a pendapat Ibn Manzhur dan Fairuzzabadi, wasath berarti paling adil (a’daluhu).

Ketika menafsirkan ayat Ummatan wasathan tersebut, at-Thabari mengartikannya sebagai udulan (umat yang adil) dan khiyar (pilihan).

Umat pilihan adalah umat yang berlaku adil. Ibn Katsir juga menyatakan yang dimaksud ayat 143 al-Baqarah tersebut adalah al-khiyar wa al-ajwad (pilihan dan yang terbaik).

Menurut hadits riwayat al-Bukhari dan Ahmad, ayat tersebut turun berkaitan dengan sabda Nabi Saw yang artinya: “Di hari kiamat kelak Nabi Nuh As. akan dipanggil (Allah) lalu ditanya: “Apakah Engkau telah menyampaikan (wahyu)? Ia lalu menjawab: ya, sudah. Kaumnya lalu dipanggil dan ditanya: “Apakah dia (Nuh) telah menyampaikan kepada kalian?” Mereka menjawab: “Tidak seorang pemberi peringatan pun datang kepada kami.” Lalu Nuh ditanya lagi, “Siapa yang bersaksi kepadamu?” Ia menjawab: “Muhammad dan ummatnya”, lalu turunlah ayat tersebut.

Ada dua sifat utama yang melekat pada ummatan wasathan, yaitu: (1) al-khairiyyah, serba berorientasi yang terbaik, afdal dan adil; dan (2) al-Bainiyyah, pertengahan, moderat, tidak ekstrem kanan dan ekstrim kiri.

Hal ini antara lain dapat dipahami dari ayat: “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta) mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak p**a kikir; dan pembelanjaannya itu berada di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. al-Furqan/25: 67)

Menurut Ibn Taimiyah, Islam itu agama moderat, jalan tengah. Umat Islam berada di tengah-tengah di kalangan para Nabi dan Rasul, serta orang-orang shalih, tidak berlebih-lebihan.

Seperti orang-orang Nashrani, yang “mereka itu menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan mereka juga mempertuhankan Isa bin Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan.” (QS. At-Taubah/9: 31)

Umat Islam juga umat pertengahan dari berbagai syari’at yang ada. Islam tidak mengharamkan yang halal, dan tidak menghalalkan yang haram, seperti yang sering dilakukan orang-orang Yahudi.

Islam menganjurkan umatnya untuk menikah atau berkeluarga, sementara bagi para pendeta hal ini justeru tidak dibolehkan.

Islam memerintahkan umatnya untuk sami’na wa atha’na kepada Nabi-nya, tetapi orang-orang Yahudi justeru membantah dan membunuh sebagian Nabi mereka.

Ummatan wasathan merupakan prototipe umat yang memiliki dan memegang teguh prinsip. Pertama, prinsip tidak melampaui batas (ghuluww), baik dalam bersikap, bertutur kata, berbuat, termasuk beribadah.

Dalam hal ini Allah berfirman: “Katakanlah, hai Ahli kitab janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam beragama. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad SAW) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan manusia, dan mereka tersesat dari jalan yang benar.” (QS. al-Ma’idah/5: 77).

Kedua, prinsip tidak melakukan hal-hal yang sia-sia belaka, baik perkataan maupun perbuatan. Allah berfirman: “… Dan orang-orang yang memalingkan dari perbuatan sia-sia/lagha” (QS. al-Mukminun: 3). Sabda Nabi: “Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah ia sanggup meninggalkan perbuatan sia-sia yang tidak memberi manfaat sedikitpun.” (HR. Muslim).

Ketiga, prinsip selalu berada dalam al-Shirath al-Mustaqim (jalan yang lurus dan benar). Artinya, ummatan wasathan dituntut untuk selalu berada dalam petunjuk jalan lurus dan benar (Islam) dengan senantiasa mentaati syari’atnya, mengikuti al-Qur’an dan as-sunnah.

Menurut Ibn Taimiyah, jalan lurus dan benar merupakan puncak moderasi karena berada di jalan yang benar berarti berada di tengah-tengah kebenaran, tidak menyimpang, dan tidak p**a ekstrim.

Selain itu, Mekkah, tempat lahirnya Islam, terbukti berada di tengah, titik tengah bumi. Islam itu bukan agama liberal, bukan juga sekuler, dan tidak juga ekstrim.

Islam adalah jalan tengah, umat terbaik, berada di antara Yahudi dan Nashrani (yang berada di sebelah utara Mekkah), tidak juga sekuler dan liberal (Barat), dan tidak seperti Hindu dan Budha (selatan, India), dan tidak seperti Konghucu dan Shinto (Timur).

Jadi, ummatan wasathan adalah khaira ummah, umat terbaik yang selalu menyerukan kebaikan dan melarang kemunkaran, dan selalu menjadikan hidupnya penuh keseimbangan dan kebahagiaan dunia dan akhirat, sekaligus menjadikan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Wallahu a’lam bish-shawab!


Perang Iran - Saudi Tak Akan Terjadi !!RIYADH- Arab Saudi tidak akan berperang dengan Iran kendati ketegangan antara ked...
16/01/2016

Perang Iran - Saudi Tak Akan Terjadi !!

RIYADH- Arab Saudi tidak akan berperang dengan Iran kendati ketegangan antara kedua negara terus meningkat. Pernyataan itu disampaikan oleh Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota sekaligus Wakil Perdana Menteri Arab Saudi.

Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Iran setelah terjadi penyerangan terhadap Kedubes Saudi di Teheran pada Minggu (3/1) lalu, menyusul eksekusi mati ulama Syiah terkemuka Nimr al- Nimr atas dakwaan terorisme.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan perang, Pangeran Mohammed bin Salman menegaskan: ”Perang merupakan hal yang sama sekali tidak kami pikirkan, dan mereka yang mendorong ke arah tersebut adalah orang-orang yang tidak berpikiran waras.” ”Karena perang antara Arab Saudi dan Iran akan menjadi awal dari bencana besar di kawasan. Kami tidak akan membiarkan itu terjadi.”

Dia juga membela keputusan Arab Saudi untuk mengeksekusi mati Nimr al-Nimir dalam wawancara dengan majalah Economist yang berbasis di London. ”Pengadilan sama sekali tidak melihat apakah terpidana itu Syiah atau Sunni. Pengadilan memeriksa kejahatan yang dilakukan, melakukan prosedur, mengadili, menjatuhkan vonis, dan melaksanakan vonis,” ujar Pangeran Mohammed.

Makin Memburuk

Hubungan antara Iran dan Arab Saudi makin memburuk pada Kamis lalu, setelah Teheran memutus semua hubungan komersial denga Riyadh. Iran juga menuding Arah Saudi mengebom Kedubes Iran di Ibu Kota Yaman, Sanaa. ”Aksi yang sengaja dilakukan Arab Saudi tersebut merupakan pelanggaran semua konvensi internasional yang melindungi misi-misi diplomatik,” ungkap juru bicara Kemenlu Iran, Hossein Jaber Ansari.

Sementara itu, dari Ankara dikabarkan, Otoritas Turki memanggil Duta Besar Iran yang bertugas di wilayahnya terkait laporan media Iran yang mengkaitkan eksekusi mati Nimr al-Nimr dengan kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Riyadh.

”Kami mengecam dengan keras tindakan mengaitkan kunjungan presiden kami baru-baru ini ke Arab Saudi dengan eksekusi yang diputuskan negara tersebut, dalam artikel yang dirilis mediamedia terkait badan pemerintahan Iran,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki .

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Turki juga mengecam pernyataan yang menuding secara langsung Presiden Erdogan terkait eksekusi mati itu. Mereka menyebut artikel media itu bertujuan untuk menciptakan citra negatif Presiden Erdogan di mata rakyat Iran.

”Telah ditekankan kepada Duta Besar bahwa serangan terhadap Kedutaan Besar dan Konsulat Arab Saudi di Teheran dan Meshhad sungguh tidak bisa diterima dan tidak bisa dibenarkan,” imbuh pernyataan itu. Pekan lalu, Presiden Erdogan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Arab Saudi. Di sana, dia bertemu dengan Raja Salman bin Abdul Aziz untuk membahas konflik Suriah dan kerja sama energi antara kedua negara.


Ibnu Khaldun & Abu Bakr Al-Baghdadi !!KAWASAN Timur Tengah pada abad ke-14 dan Timur Tengah sekarang memiliki kemiripan ...
20/12/2015

Ibnu Khaldun & Abu Bakr Al-Baghdadi !!

KAWASAN Timur Tengah pada abad ke-14 dan Timur Tengah sekarang memiliki kemiripan kuat. Kemiripannya adalah kekacauan ada di mana-mana. Kekacauan akibat perselisihan internal, konflik antarkelompok, dan intervensi luar begitu luas terjadi di kawasan ini pada dua zaman tersebut.

Pada abad ke-14, kekacauan diawali dengan tumbangnya dua simpul kekuatan politik dan peradaban saat itu. Yakni Abbasiyah di wilayah Timur dengan pusat Baghdad terutama karena serbuan dari Mongol di samping karena konflik internal. Di Barat (Spanyol), simpul politik dan peradaban Andalusia sudah sangat melemah dengan sebab yang hampir sama. Tekanan militer dari Eropa dan perpecahan internal. Beberapa kota yang tersisa seperti Toledo, Sevila, Granada, dan Cordova di ambang kehancuran.

Sementara itu, di wilayah antara Andalusia dan Baghdad, konflik karena perebutan kekuasaan pada dinasti-dinasti kecil terjadi di berbagai wilayah baik di Arab Barat terutama wilayah Maroko, Aljazair, dan Tunisia sekarang ini, maupun di Timur. Dinasti Muwahidun yang cukup lama menyatukan Arab-Barat hancur dan diganti dinasti-dinasti kecil yang saling berkonflik. Persaingan panjang di tempat itu juga pernah melibatkan kekuatan Syi’ah (Idrisi/Maroko), Sunni (Aghlabi/Tunis), dan Khawarij (Rustumi/Aljazair).

Demikian p**a di Arab Timur dan juga di wilayah Mesir dan sekitarnya. Buyarnya simpul-simpul besar politik dan peradaban di Timur Tengah masa itu menandai era kekacauan yang meluas.Di Timur Tengah saat itu dipastikan terjadi “migrasi-migrasi” dalam skala yang tak kecil akibat kekacauan politik yang begitu luas.

Situasi Timur Tengah saat ini sangat mirip dengan situasi Timur Tengah tujuh abad yang lalu itu. Kekacauan akibat konflik dan perang terjadi di mana-mana. Konflik sangat ganas dan destruktif terjadi di Suriah, Irak, Yaman, Libya, dan dalam skala lebih terbatas di Palestina, Mesir, Lebanon, Sudan, dan negara Arab lain. Belum lagi kemungkinan eskalasi konflik akibat insiden penembakan pesawat Su-24 Rusia oleh kekuatan udara Turki baru-baru ini. Sebab-sebab konflik juga memiliki kemiripan yakni pertikaian internal yang begitu kuat, berbau sektarian, dan intervensi aktor-aktor kuat di kawasan dan internasional.

Krisis kemanusiaan

Kekacauan itu telah melahirkan banjir pengungsi dan krisis kemanusiaan skala luas di Timur Tengah saat ini. Pengungsi tak hanya berada di dalam negeri masing-masing atau di negara Arab sekitarnya. Tetapi juga menyebar hingga wilayah-wilayah di daratan Eropa bagian Utara. Singkatnya, membaca situasi Timur Tengah pada abad ke-14 serasa membaca situasi Timur Tengah sekarang.

Akan tetapi, tokoh paling sentral yang lahir dari rahim dua zaman ini sangat kontras. Kekacauan pada abad ke-14 melahirkan Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun. Sedangkan kekacauan Timur Tengah sekarang melahirkan tokoh paling sentral berjuluk Abu Bakar al-Baghdadi, “khalifah negara” teror Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau negara Islam Irak dan Suriah (NIIS).

Ibnu Khaldun adalah seorang “tehnokrat” dan ilmuwan yang jasanya dikenang sepanjang masa. Ia sangat berjasa bukan hanya bagi orang Arab dan Muslim tetapi juga bagi umat manusia secara luas. Tak diragukan bahwa Ibnu Khaldun adalah peletak dasar ilmu-ilmu sosial dan sejarah.Bahkan Muhammad Abid Al-Jabiri dalam bukunya Fikr Ibnu Khaldun Ashabiyyah wa al-Dawlah: Ma’alim Nadzariyah Khalduniyyah fi al-Tarikh al-Islamiy (1994: 251) menyebutnya sebagai filsuf sejarah awal. Ia kadang juga dipandang sebagai peletak dasar ilmu geografi, antropologi, dan sebagainya.

Gagasannya dalam buku tujuh jilid al-Ibar wa Diwan al-Mubtada’ wal Khabar fi Ayyamil Arab, wal Ajami wal Barbar Wa Man Asharahum min dzawil sulthanil akbar (2001, ed Suhail Z***r) dipandang sebagai kebaruan yang sangat penting dalam banyak disiplin ilmu seperti sejarah, ilmu sosial, dan ilmu manusia, yang belum pernah ada sebelumnya.

Kebaruan dalam buku yang lebih dikenal dengan Al-Mukaddimah itu antara lain berisi tentang al-umran albasyari (masyarakat manusia), dhahiratulkasb wal ma’asy (fenomena produksi dan moda ekonomi) (2001: 46-53), al-qaryah wal madinah wal buldan (desa, kota, dan negara-negara), dan al-Umam al-Mutawakhisyah wal Bidaiyyahwal Khadhariyyah (masyarakat liar, baduwi, dan berperadaban), serta konsep ashabiyyah atau nasionalisme (2001: 150-153).

Tak tanggung-tanggung ilmuwan sejarah sekaliber Arnold J Toynbee dalam Study of History (1956), satu referensi terpenting dalam studi sejarah, menyebut dan mengutip Ibnu Khaldun tak kurang dari 16 kali. Pengaruh Ibnu Khaldun terhadap banyak ilmuwan Barat sulit dibantah. Padahal jika diserupakan dengan masyarakat Timur Tengah sekarang, Ibnu Khaldun adalah korban konflik dan menjadi pengungsi yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain akibat kekacauan dan krisis kemanusiaan.

Tetapi, ia membuat begitu bangga penduduk setiap negeri yang pernah disinggahinya hingga sekarang baik itu di Tunisia (tempat lahirnya), Aljazair, Fas Maroko, Granada, Palestina, Damaskus, Hijaz (Mekkah-Madinah), dan Mesir, bahkan juga Yaman (Hadramaut) tempat moyangnya berasal yang setahu penulis tak pernah ia kunjungi. “Petilasan-petilasan”nya dirawat dan dihormati sebagai simbol kebanggaan. Pemikirannya terus digali dan dikembangkan hingga sekarang.

Kekuatan Ekstremis

Sebaliknya, kekacauan Timur Tengah pada masa sekarang melahirkan Abu Bakar al-Baghdadi. Di tengah kekacauan di Irak pasca-agresi Amerika Serikat dan kekacauan di Suriah, al-Baghdadi berhasil menggalang kekuatan ekstremis dalam skala luas. Ia berhasil memanfaatkan situasi krisis kemanusiaan di wilayah itu untuk merekrut pengikut, menjarah sumber daya alam, dan membangun kekuatan teror yang mengerikan.

Ia telah berhasil menyempurnakan kekacauan di Timur Tengah untuk menjadi neraka yang sesungguhnya. Aksi sangat brutal dan sadis dilakukan secara sistematis dan dengan dukungan kekuatan besar dan legitimasi agama oleh para pengikutnya. Horor tak hanya mereka tebar di wilayah kekuasaannya dari Mosul di Irak Utara hingga Raqqa di Suriah Utara. Tetapi juga ke seluruh negeri di dunia. Celakanya, menurut Abdul Bari ‘Ithwan dalam bukunya al-Dawlah al-Islamiyyah: Judzur, tawkhkhusy wa al-Mustaqbal (2015), organisasi yang dipimpin al-Baghdadi telah benar-benar menjadi negara yang sangat modern dan kuat baik dalam kemampuan militer, logistik, manajemen “pemerintahan”, dan kemampuan tehnologi.

Jika Ibnu Khaldun mengirim ilmu dan peradaban yang bermanfaat luas untuk masyarakat Timur Tengah, Eropa, dan umat manusia sepanjang zaman maka al-Baghdadi menebar teror dan horor kepada seluruh umat manusia termasuk pada masyarakat Eropa. Ia juga berhasil menebar saling kebencian antarkelompok umat manusia dan -jika meninggal-mungkin akan mewariskan generasi-generasi yang terus menebarkan kekerasan dan teror.

Negara mana pun yang memiliki warga yang terlibat gerakannya akan siap siaga. Sebab ancaman kekerasan dan penyebaran ideologi ekstrem kepada generasi muda menjadi sangat nyata. Sungguh pelajaran berharga, dua situasi dan satu “rahim” kawasan yang “sama” melahirkan dua tokoh yang sama sekali berbeda termasuk dampaknya terhadap kehidupan dan kemanusiaan dalam jangka waktu yang panjang.


Address

Padang
25113

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jāmiʻat ad-Duwal al-Islamiyya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Jāmiʻat ad-Duwal al-Islamiyya:

Share