Desa Wisata Wonosadi

Desa Wisata Wonosadi Desa Wisata Wonosadi Desa Wonosadi namanya. Nama Wonosadi sendiri sebenarnya adalah nama hutan yang terletak di lereng perbukitan antara dua dusun tersebut.

Desa wisata ini terletak di wilayah Dusun Duren dan Dusun Sidorejo, Desa Beji, Kecamatan Ngawen yang jaraknya kurang lebih 35 km dari kota Wonosari ke arah utara. Hingga sekarang, hutan ini masih terjaga kelestariannya. Berbagai flora dan fauna serta batu-batu alam berukuran besar hasil letusan Gunung Merapi terdapat di sini. Musim kemarau tidak membawa masalah bagi masyarakat Desa Wonosadi karena

jaminan air bersih tetap ada. Predikat Zamrud di Gunung Kidul pun diberikan kepada desa ini. Sebelum tahun 1964, desa Wonosadi memiliki hutan yang lebat dan indah. Namun, hutan ini rusak karena tangan-tangan tak bertanggung jawab yang menjamahnya sekitar tahun 1964-1966. Pada tahun-tahun itu, daerah sekitar Wonosadi terkena banjir kerikil dan erosi. Sumber mata air pun mati sehingga masyarakat kekurangan air bersih.

Kunjungan adek adek SMP. Bermain dan belajar di hutan
27/11/2018

Kunjungan adek adek SMP. Bermain dan belajar di hutan

UPACARA ADAT SADRANAN HUTAN ADAT WONOSADI DESA BEJI, NGAWEN, GUNUNGKIDULUpacara sadranan dilakukan setiap tahun di hutan...
01/08/2018

UPACARA ADAT SADRANAN HUTAN ADAT WONOSADI DESA BEJI, NGAWEN, GUNUNGKIDUL

Upacara sadranan dilakukan setiap tahun di hutan wonosadi yang berlokasi di dusun duren dan sidorejo desa beji, kecamatan ngawen, gunungkidul, yogyakarta. upacara adat ini di laksanakan setelah panen padi ke dua setiap tahunnya. Upacara adat Sadranan Wonosadi merupakan wujud rasa syukur warga Beji terhadap Tuhan YME Karena telah diberi berkah selama satu tahun.
Dalam mitosnya upacara adat sadranan di hutan adat wonosadi untuk mengenang dua pengeran keturunan majapahit yang lari ke barat setelah majapahit runtuh, yaitu pangeran onggo dan lotjo dengan ibu bernama roro resmi, yang dulu bercocok tanam di hutan wonosadi dan dikirim makanan sehari sekali lalu meminta seminggu sekali lalu meminta sebulan sekali lalu meminta dikirm makanan setahun sekali dan kedua pengeran tersebut mukso di lokasi lembah ngenuman yang dijadikan tempat upacara sadranan, sehingga setiap setahun sekali dilakukan upacara adat sadranan untuk mengirim.
Kegiatan sadranan sebelum dilakukan di hutan wonosadi, kegiatan yang sama juga dilakukan di 4sendang yang berada di bawah hutan wonosadi, sebagai bentuk puji syukur atas air yang melimpah, kegiatan sadranan ini diikuti oleh warga dari 14 padukuhan di desa beji, dengan membawa sesajen(nasi lauk pauk, ingkung, buah-buahan) dan gunungan(hasil panen warga sekitar hutan wonosadi) yang diarak dari bawah hutan menuju atas bukit ngenuman lokasi upacara adat sadranan dilakukan, arak-arakan dimulai pukul 09.00 dan upacara adat dimulai pukul 10.30 WIB dan upacara adat ini dihadiri lebih dari 500 warga dan wisatawan dari luar daerah.
Setelah upacara adat sadranan selesai di taman rororesmi dilakukan pertunjukan kesenian tradisional yang ada di desa beji, dari rinding gumbeng, gejlok lesung, reok, tek tek, kerawitan, tari-tari.

Kolaborasi Pentas Seni Budaya di Wonosadi
30/07/2018

Kolaborasi Pentas Seni Budaya di Wonosadi

30/07/2018

Kolaborasi seni dan budaya

30/07/2018

Kesenian tradisional Desa Wisata Wonosadi

Upacara adat Sadranan Désa Wisata WonosadiSenin Legi, 30 July 2018
30/07/2018

Upacara adat Sadranan Désa Wisata Wonosadi

Senin Legi, 30 July 2018

29/07/2018

Ojo lali sesok Sadranan lurr Nang Wonosadi

29/07/2018
SadrananKumpulKondangan barengMangan barengSeneng barengGuyub barengRukun barengMulyo barengSedoyo bareng-bareng
26/07/2018

Sadranan
Kumpul
Kondangan bareng
Mangan bareng
Seneng bareng
Guyub bareng
Rukun bareng
Mulyo bareng
Sedoyo bareng-bareng

Salam Budaya!Dalam rangka melestarikan kebudayaan yang ada di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, pada t...
25/07/2018

Salam Budaya!

Dalam rangka melestarikan kebudayaan yang ada di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, pada tanggal 30 Juli 2018 akan diselenggarakan Upacara Adat Sadranan. Pada kesempatan tersebut, diselenggarakan juga lomba fotografi dengan tema “Eksotika Upacara Adat Sadranan di Kawasan Hutan Wonosadi”. Syarat dan Ketentuannya sebagai berikut :
1. Lomba fotografi ini GRATIS dan terbuka untuk UMUM ;
2. Akun instagram peserta tidak boleh di-private ;
3. Peserta bebas menggunakan kamera digital, mirrorless, atau smartphone (drone tidak diperkenankan) ;
4. Peserta bebas mengupload foto sebanyak-banyaknya ;
5. Peserta WAJIB repost/regram POSTER ini terlebih dahulu, dan mention minimal 3 (tiga) teman ;
6. Peserta WAJIB follow akun Instagram ;
7. Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) ;
8. Foto merupakan milik pribadi ;
9. Peserta WAJIB tag dan mention pada foto yang dilombakan ;
10. Peserta WAJIB menggunakan hashtag ;
11. Objek foto berupa seluruh kegiatan Upacara Adat Sadranan, baik dari persiapan maupun sampai akhir kegiatan pada tanggal 30 Juli 2018 ;
12. Foto yang dilombakan tanpa watermark ;
13. Foto kolase dan montase tidak diperkenankan ;
14. Olah digital diperbolehkan selama tidak menambah atau mengurangi objek ;
15. Batas waktu upload foto tanggal 4 Agustus 2018 pukul 23.59 WIB ;
16. Panitia & sponsor berhak menggunakan foto-foto peserta lomba guna PUBLIKASI bukan untuk KOMERSIL tanpa meminta izin terlebih dahulu, dan panitia akan mencantumkan nama fotografer ;
17. Pemenang akan dihubungi panitia via DM Instagram dan WAJIB mengirimkan file asli (hi-res) ;
18. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat ;
19. Panitia berhak mendiskualifikasi foto juara apabila peserta melakukan kecurangan dan tidak memenuhi persyaratan lomba yang telah ditentukan ;
20. Pengumuman pemenang tanggal 9 Agustus 2018 ;

Upacara Adat Sadranan 2018Desa Wisata Wonosadi, 30 Juli 2018
16/07/2018

Upacara Adat Sadranan 2018

Desa Wisata Wonosadi, 30 Juli 2018

Desa Wisata Wonosadi Ngaturaken :Sugeng Mahargya Riyadi Lebaran Fitri 1439 HMugi Gusti Allah karsa anampi sadaya amalan ...
15/06/2018

Desa Wisata Wonosadi Ngaturaken :
Sugeng Mahargya Riyadi Lebaran Fitri 1439 H
Mugi Gusti Allah karsa anampi sadaya amalan lan ibadah panjenengan sami
Nyuwun pangapunten awit sedaya lepat lan khilaf kawula. Amin

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H!

Mohon maaf lahir & batin.

Address

Ngawen
55853

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Desa Wisata Wonosadi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share