31/05/2026
Melalui sloka ini, kita diingatkan bahwa kemiskinan materi bersifat relatif, sedangkan kemiskinan sejati adalah ketika seseorang mengalami kekosongan Jnana (ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan). Harta benda di dunia bisa menyusut dan habis, namun kekayaan intelektual serta moral yang tertanam di dalam diri adalah aset abadi yang akan menuntun kita dalam segala situasi. Oleh karena itu, mari kita terus berupaya memperkaya diri dengan ilmu dan kebajikan, agar hidup kita senantiasa bernilai dalam keadaan apa pun.