Pemerintah Kota Mataram

Pemerintah Kota Mataram Informasi tentang Kota Mataram Keadaan Darurat? Hubungi Call Center : 112
(1)

Wujudkan Pelayanan hingga Pusara Terakhir, Wali Kota Mataram Tekankan Pentingnya Fasilitas Pemakaman dalam Penataan Kota...
01/09/2026

Wujudkan Pelayanan hingga Pusara Terakhir, Wali Kota Mataram Tekankan Pentingnya Fasilitas Pemakaman dalam Penataan Kota

Mataram – Pesatnya pertumbuhan kota tidak hanya menghadirkan kebutuhan terhadap hunian, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, dan ruang terbuka, tetapi juga kebutuhan akan tempat pemakaman yang layak dan tertata. Pemerintah Kota Mataram menilai penyediaan fasilitas pemakaman menjadi bagian penting dari perencanaan kota, terlebih di tengah semakin terbatasnya ketersediaan lahan.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan Pemerintah Kota Mataram melalui peresmian Taman Pemakaman Umum (TPU) Pandansalas di Lingkungan Pandansalas, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara. TPU yang berdiri di atas lahan seluas 20 are tersebut merupakan wakaf dari H. Farid Amir dan diperuntukkan bagi masyarakat, pada Selasa (01/09/2026)

Peresmian TPU Pandansalas dilakukan sehari setelah Pemerintah Kota Mataram meresmikan TPU Harum di kawasan Monjok dengan luas 1,5 hektare. Kehadiran dua fasilitas pemakaman tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi persoalan keterbatasan lahan pemakaman di wilayah perkotaan.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengatakan perkembangan permukiman yang semakin heterogen, baik di Kota Mataram maupun kawasan sekitar kota, menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan fasilitas sosial. Menurutnya, pembangunan permukiman perlu diiringi dengan penyediaan fasilitas sosial secara tertib dan terencana agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk potensi konflik antara kawasan perumahan baru dengan kampung-kampung tradisional.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan pemakaman merupakan salah satu aspek yang harus masuk dalam perencanaan pembangunan kota. Sebab, pembangunan tidak semestinya hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih hidup, tetapi juga mempersiapkan tempat yang layak bagi warga ketika meninggal dunia.

01/09/2026

Tegap melangkah. Khidmat mengibarkan.

Di balik Merah Putih yang berkibar pada HUT ke-33 Kota Mataram, ada putra-putri terbaik yang menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan kebanggaan.

Paskibraka Mataram, kalian bukan sekadar pengibar bendera. Kalian adalah simbol semangat, keteguhan, dan harapan generasi muda.

Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan.
Selamat HUT ke-33 Kota Mataram!

Kota Bukan Hanya Soal Tempat Hidup: Mataram Kini Menyiapkan Tempat untuk Warganya Berp**angMATARAM — Sebuah kota biasany...
31/08/2026

Kota Bukan Hanya Soal Tempat Hidup: Mataram Kini Menyiapkan Tempat untuk Warganya Berp**ang

MATARAM — Sebuah kota biasanya sibuk menghitung apa yang bisa dibangun: berapa kilometer jalan yang selesai, berapa jembatan yang berdiri, berapa sekolah yang diperbaiki, dan berapa ruang publik yang bisa dinikmati warganya.

Tapi ada satu kebutuhan yang jarang masuk dalam percakapan pembangunan: ke mana warga akan pergi ketika hidupnya selesai?

Pertanyaan itu mungkin terdengar sederhana. Bahkan getir. Namun bagi Kota Mataram, persoalan itu nyata. Lahan pemakaman semakin terbatas. Sejumlah TPU mulai penuh. Di tengah kota yang terus tumbuh dan ruang yang semakin sempit, kematian pun membutuhkan tempat.

Karena itu, di momentum HUT ke-33 Kota Mataram, Pemerintah Kota Mataram memilih menghadirkan sesuatu yang mungkin tidak sepopuler jalan baru atau gedung baru : sebuah tempat untuk berp**ang.

Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana meresmikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru seluas sekitar 1,5 hektare. Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-33 Kota Mataram yang mengusung tema “Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan.”

Bagi Orang nomor satu di Kota Mataram ini, pembangunan kota tidak boleh berhenti pada urusan ketika manusia masih menjalani kehidupan. Pemerintah juga memiliki tanggung jawab memastikan warganya memperoleh tempat yang layak pada fase terakhir perjalanan mereka.

“Kita tidak hanya berbicara soal infrastruktur, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan ruang terbuka publik. Tetapi kadang-kadang satu hal yang luput bagi kita semua adalah penyediaan tempat pemakaman umum,” ujarnya.

Kalimat itu seperti mengingatkan bahwa pembangunan memiliki wajah yang lebih luas dari sekadar beton dan angka.

Ada kebutuhan manusia yang tidak selalu terlihat, tetapi akan selalu datang.

Pria gagah berkacamata ini mengatakan, TPU merupakan bagian dari fase terakhir perjalanan manusia. Karena itu, penyediaannya harus menjadi bagian dari kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

33 Tahun Mataram : Mataram Tak Hanya Dibangun, Ia Harus DirawatMATARAM — Sebuah kota bisa terlihat maju dari gedung-gedu...
31/08/2026

33 Tahun Mataram : Mataram Tak Hanya Dibangun, Ia Harus Dirawat

MATARAM — Sebuah kota bisa terlihat maju dari gedung-gedungnya. Bisa tampak nyaman dari jalan-jalannya. Bisa terlihat berhasil dari angka pertumbuhan ekonomi dan panjangnya daftar penghargaan.

Tetapi ada pertanyaan yang jauh lebih penting: apakah warganya merasa hidupnya semakin baik?

Di situlah sesungguhnya ukuran sebuah kota.

Mataram telah berusia 33 tahun. Tiga dekade lebih bukan waktu yang sebentar. Ada jalan panjang pembangunan yang telah dilalui, perubahan yang dihadapi, dan harapan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Karena itu, peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Mataram tahun 2026 bukan sekadar perayaan usia. Ia adalah momentum untuk menengok kembali apa yang telah dibangun, sekaligus bertanya tentang apa yang harus dilakukan setelahnya.

Pesannya terang: Mataram tidak cukup hanya dibangun. Mataram harus dirawat.

Pesan tersebut mengemuka dalam sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, yang dibacakan oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, pada upacara peringatan HUT ke-33 Kota Mataram dengan tema “Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan.”

“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, saya menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Mataram. Semoga di usia yang ke-33 ini, Kota Mataram semakin maju, semakin nyaman, semakin sejahtera dan mampu memberikan kehidupan yang semakin baik bagi seluruh masyarakatnya,” ujar Wali Kota saat membacakan sambutan tersebut.

Sepanjang 2025, sejumlah indikator menunjukkan perjalanan positif. Ekonomi Kota Mataram tumbuh 5,43 persen. Kemiskinan turun menjadi 7,15 persen. Tingkat pengangguran terbuka berada di angka 4,80 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 82,37 poin.

Angka-angka itu penting. Tetapi angka tidak pernah berjalan sendirian.

Di belakangnya ada pedagang yang berusaha mempertahankan usaha, pekerja yang membawa p**ang penghasilan, keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan, anak-anak yang berangkat sekolah, dan generasi muda yang sedang mencari ruang untuk menentukan masa depannya.

31/08/2026

33 Tahun Kota Mataram.

Dalam khidmatnya upacara, kita berhenti sejenak untuk mengenang perjalanan panjang sebuah kota yang terus tumbuh.

33 tahun bukan sekadar angka. Ia adalah jejak pembangunan, kebersamaan, perjuangan, dan harapan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di bawah kibaran Merah Putih, kita meneguhkan kembali tekad untuk menjaga apa yang telah dibangun, memperbaiki yang masih kurang, dan melangkah bersama menuju masa depan.

Karena Mataram bukan hanya tentang kotanya, tetapi tentang manusia dan harapan yang hidup di dalamnya.

Selamat HUT ke-33 Kota Mataram.

Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan.

SELAMAT HARI JADI KOTA MATARAM 🎉Mari kita rayakan perjalanan dan semangat Kota Mataram dalam membangun kota yang semakin...
30/08/2026

SELAMAT HARI JADI KOTA MATARAM 🎉
Mari kita rayakan perjalanan dan semangat Kota Mataram dalam membangun kota yang semakin maju, nyaman, dan penuh harapan.

Dengan semangat kebersamaan, mari terus merawat kota, menumbuhkan harapan, serta berkontribusi menciptakan Mataram yang lebih baik untuk generasi hari ini dan masa depan. 💙💛

✨ Mataram Tangguh, Mataram Tumbuh, Mataram untuk Semua.





Balik Rindu ada Nahkoda Baru, Ribuan Alumni Pelajar Mataram Bertemu di RTH Pagutan*Akhirnya, rindu itu menemukan jalanny...
30/08/2026

Balik Rindu ada Nahkoda Baru, Ribuan Alumni Pelajar Mataram Bertemu di RTH Pagutan*

Akhirnya, rindu itu menemukan jalannya untuk bertemu. Di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram, ribuan mantan pelajar Kota Mataram dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, serta alumni perguruan tinggi, berkumpul dalam acara Reuni Akbar Pelajar Kota Mataram 2026 bertajuk “Rindu Mataram”, pada Minggu (30/08/2026).

Suasana kian semarak dengan kehadiran Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, bersama Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana.

Bukan sekadar hadir, pada kesempatan itu Wali Kota Mataram juga didaulat menjadi Ketua Paguyuban Alumni Pelajar Kota Mataram periode 2026–2031.

“Kami bersepakat, sesuai hasil musyawarah pada tanggal 24 Agustus, agar Bapak DR. H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H. berkenan menjadi Ketua Paguyuban Alumni Pelajar Kota Mataram periode 2026–2031,” ucap Prof. Ir. H. Mansur Ma’shum, Ph.D., saat membacakan hasil kesepakatan seluruh Alumni Pelajar Kota Mataram.

Menyambut kepercayaan tersebut, H. Mohan Roliskana menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan para seniornya.

“Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu atas amanah ini. Saya harus banyak belajar dari senior-senior semua. Kita bahagia hari ini dan kita bersatu di tempat ini dalam suasana yang membahagiakan.

Mudah-mudahan tahun depan kita bisa melakukan kegiatan sosial, agar masyarakat merasakan kehadiran organisasi pelajar Kota Mataram yang dapat memberikan praktik-praktik baik bagi masyarakat,” ucapnya.

H. Mohan Roliskana mengaku momen pertemuan itu membawa kegembiraan tersendiri, karena mempertemukan kembali para alumni dalam suasana penuh keceriaan, sekaligus menjadi ajang merawat silaturahmi dan kekompakan sebagai bagian dari warga Kota Mataram.

“Saya istilahkan kita ini pelajar vintage. Kita sudah cukup senior, tetapi semangat untuk tetap menjadi bagian dari upaya merawat daerah kita, kota kita, tetap ada, karena ini investasi yang sangat berharga” katanya.

Edukasi dan Inovasi Warnai KataFest 2026 di Taman Jangkar Ampenan*Taman Jangkar Ampenan menjadi saksi keseruan berbagai ...
29/08/2026

Edukasi dan Inovasi Warnai KataFest 2026 di Taman Jangkar Ampenan*

Taman Jangkar Ampenan menjadi saksi keseruan berbagai kegiatan penuh makna dan edukasi. Karang Taruna Ampenan Festival (KataFest) 2026 merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Ampenan dengan Karang Taruna Kecamatan Ampenan, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan ini digelar dalam dua sesi. Sesi pertama bertajuk “LINMAS Idol”, yaitu penguatan kelembagaan internal melalui lomba keterampilan baris-berbaris. Sesi kedua bertajuk “Pinkan Gegana”, yakni program Kecamatan Ampenan berupa pameran inovasi teknologi tepat guna serta pameran UMKM dengan aneka menu khas, sayur-sayuran, dan panganan lokal.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang hadir pada malam puncak KataFest, memberikan apresiasi khususnya kepada Karang Taruna Kecamatan Ampenan yang telah menyelenggarakan acara penuh makna, bukan sekadar hiburan semata.

“Terima kasih telah menghadirkan acara ini. Saya sangat mengapresiasi semangat Karang Taruna Kecamatan Ampenan yang telah memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus memiliki visi yang baik melalui berbagai kegiatan dalam KATAFest, mewadahi kepentingan masyarakat secara kreatif, serta melaksanakan berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan dampak yang baik p**a bagi masyarakat,” ujarnya.

H. Mohan Roliskana berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten pada tahun-tahun mendatang. “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten di tahun-tahun mendatang, sebagai wadah untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi,” pungkas orang nomor satu di Kota Mataram tersebut.

Sementara itu, Camat Ampenan, Erma Suryani, mengatakan bahwa Kota Ampenan yang dijuluki “Kota Tua Ampenan” tidak membuat masyarakatnya menjadi tua dalam semangat berkreasi. Berbagai kreativitas ini dapat terlaksana berkat kerja sama antara masyarakat, Karang Taruna, dan pemerintah Kecamatan Ampenan.

“Rekan-rekan Karang Taruna menjadi mitra vital kami dalam mengembangkan program di Kecamatan Ampenan, serta masyarakat yang terus mendukung kegiatan ini,” tuturnya.

Address

Jln. Pejanggik No 16
Mataram
83126

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemerintah Kota Mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemerintah Kota Mataram:

Shortcuts

Share