03/06/2026
Mataram, 3 Juni 2026 – Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB bersama Bidang Teknis dan BLUD Lombok menerima audiensi dari KKP, UNDP, Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) untuk membahas rencana pengembangan pilot project karbon biru berbasis ekosistem lamun melalui skema sertifikasi plan vivo di Desa Padak Guar, Kabupaten Lombok Timur. Berdasarkan hasil kajian tingkat tapak yang didampingi TERANGI, dapat diketahui Kawasan lamun di Padal Guar memiliki luas sekitar 246 hektare tersebut memiliki kondisi ekosistem lamun yang cukup sehat, dan berpotensi menjadi lokasi percontohan implementasi project karbon berbasis karbon biru menggunakan skema plan vivo.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB sebagai lokasi pelaksanaan pilot project. Beliau menjelaskan bahwa saat ini, Provinsi NTB memiliki 12 kawasan konservasi perairan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kawasan konservasi tersebut dikelola oleh 3 UPT BLUD BPSDKP yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, sehingga peluang pengembangan program serupa di masa mendatang sangat terbuka. Lebih lanjut, disampaikan bahwa tujuan utama Pemerintah Provinsi NTB adalah memastikan kelestarian ekosistem laut dan terjaganya keanekaragaman hayati yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.