12/03/2026
Rabu, 11 Maret 2026.
Tema: Harmoni Keberagaman.
Sebanyak 1.000 pelajar di Kota Tomohon menampilkan Mahzani, seni tradisi masyarakat Minahasa khususnya subetnis Tombulu, dalam sebuah pementasan massal yang digelar di Stadion Babe Palar, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.
Mahzani merupakan tradisi yang memadukan nyanyian, syair, dan gerakan sebagai ungkapan syukur dalam kehidupan masyarakat, yang dahulu sering ditampilkan dalam berbagai momentum seperti panen padi dan syukuran rumah baru. Pementasan ini menjadi salah satu upaya penting dalam melestarikan dan memperkenalkan kembali warisan budaya Tombulu kepada generasi muda.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bapak Armando Loho selaku pelaku budaya penerima program Danaindonesiana Kementerian Kebudayaaan dengan dukungan dari Pemerintah Kota Tomohon, khususnya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII, Sri Sugiharta turut hadir dalam pementasan ini untuk memberikan apresiasi dan dorongan semangat bagi seluruh eksponen masyarakat untuk ikut berperan aktif memajukan kebudayaan , khususnya di Kota Tomohon, dan umumnya di Sulawesi Utara. Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII menyatakan bahwa pelibatan sejumlah besar pelajar dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata implentasi pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan kebudayaan yang berbunyi "Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah melakukan pengarusutamaan Kebudayaan melalui pendidikan untuk mencapai tujuan Pemajuan Kebudayaan". Kepala balai berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan pada kesempatan-kesempatan berikutnya dengan melibatkan jumlah peserta yg lebih banyak dan segmen peserta yang lebih beragam untuk membuktikan naiknya komitmen seluruh lapisan masyarakat pendukung Budaya Mahzani ini.