BPS Provinsi Sulawesi Utara

BPS Provinsi Sulawesi Utara Akun Resmi BPS Provinsi Sulawesi Utara | Dikelola oleh Humas BPS Provinsi Sulawesi Utara

Halo,   !Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat/embarkasi bulan April 2026 sebanyak 63.446 orang, turun 13,10 per...
13/06/2026

Halo, !

Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat/embarkasi bulan April 2026 sebanyak 63.446 orang, turun 13,10 persen dibandingkan Maret 2026 (73.009 orang). Penumpang yang datang/debarkasi juga turun sebesar 15,62 persen, dari 72.942 orang pada Maret 2026 menjadi 61.547 orang pada April 2026.

Jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang datang pada April 2026 sebanyak 60.950 orang, turun 4,63 persen dibanding Maret 2026 (63.909 orang), dan jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami penurunan sebesar 24,33 persen dari 69.748 orang pada Maret 2026 menjadi 52.775 orang pada April 2026.

Jumlah penumpang angkutan udara luar negeri yang datang pada April 2026 sebanyak 13.939 orang, turun 14,99 persen dibanding Maret 2026 (16.396 orang), dan jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami penurunan sebesar 16,16 persen dari 16.485 orang pada Maret 2026 menjadi 13.821 orang pada April 2026.

Untuk penjelasan dan info lebih lengkap terkait rilis Berita Resmi Statistik, 2 Juni 2026, Sahabat Data dapat mengunjungi channel youtube BPS Provinsi Sulawesi Utara atau laman website sulut.bps.go.id.




12/06/2026

Pernahkah kamu membayangkan seberapa jauh perjalanan bahan makanan sebelum sampai ke dapur kita?

Melalui Survei Pola Distribusi 2025, BPS menelusuri jalur perdagangan berbagai komoditas strategis di Sulawesi Utara. Hasilnya menunjukkan bahwa bawang putih yang beredar di Sulawesi Utara pada tahun 2025 didatangkan dari luar provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah. Panjangnya rantai distribusi membuat harga bawang putih mengalami kenaikan hingga 49,67 persen dari tingkat produsen sampai ke konsumen akhir.

Sementara itu, untuk komoditas beras, kenaikan harga dapat mencapai 14,99 persen dengan pola distribusi utama yang dimulai dari produsen, kemudian ke distributor, pedagang eceran, dan akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Semakin panjang rantai distribusi, semakin besar p**a potensi kenaikan harga yang harus dibayar konsumen. Karena itu, memahami pola distribusi menjadi penting untuk melihat bagaimana barang bergerak dan bagaimana harga terbentuk.

Penasaran dengan analisis lengkap margin perdagangan dan pola distribusi komoditas strategis di Sulawesi Utara? Baca selengkapnya dalam publikasi Pola Distribusi Perdagangan Komoditas Strategis Provinsi Sulawesi Utara 2025 melalui website BPS Sulawesi Utara di sulut.bps.go.id.




12/06/2026

📚✨ BPS Goes To School kembali hadir!

Kali ini, BPS Provinsi Sulawesi Utara berkesempatan mengunjungi SMA Negeri 1 Manado dalam rangka meningkatkan literasi statistik di kalangan pelajar. Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jermias, yang turut hadir dan membuka kegiatan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak lebih mengenal BPS, memahami pentingnya statistik dalam kehidupan sehari-hari, serta mendapatkan informasi mengenai Sensus Ekonomi 2026. Materi disampaikan oleh Statistisi Ahli Pertama BPS Provinsi Sulawesi Utara, Dwiwandi Alfa Sekeon, dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan ini, BPS Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya menumbuhkan literasi statistik sejak dini agar generasi muda semakin cakap dalam memahami, mengolah, dan memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di masa depan.




11/06/2026

Brisia Jodie: Kolaborasi Sukseskan Sensus Ekonomi

Brisia Jodie kini menjadi bagian dari perjalanan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) lewat suara merdunya menyanyikan Jingle SE2026. Selain menyuarakan semangat lewat lagu, Jodie juga mengajak para pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam SE2026 agar pendataan ini berjalan dengan sukses dan membantu pemerintah membuat kebijakan yang memperkuat perekonomian Indonesia.

Yuk, bersama



BPS Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Pembinaan Statistik Sektoral Seri 2 Tahun 2026 pada Selasa (9/6), sebagai upaya...
11/06/2026

BPS Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Pembinaan Statistik Sektoral Seri 2 Tahun 2026 pada Selasa (9/6), sebagai upaya memperkuat tata kelola data yang terintegrasi dan berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah berbasis data. Kegiatan ini diikuti oleh 9 perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai bagian dari penguatan penyelenggaraan statistik sektoral.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim EPSS BPS Provinsi Sulawesi Utara, Anton Tri Wijayanto, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPS dan perangkat daerah dalam menghasilkan data sektoral yang relevan, akurat, dan mendukung perencanaan pembangunan.

Dalam pembinaan ini, BPS menghadirkan dua pemateri, yakni Pranata Komputer Ahli Madya, Hahotan Sagala, yang menyampaikan materi mengenai Standar Data Statistik (SDS), serta Pranata Komputer Ahli Muda, Tiara Dameani Simamora, yang memberikan penguatan terkait tata cara pengajuan rekomendasi statistik melalui aplikasi Romantik.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. BPS Provinsi Sulawesi Utara menegaskan kesiapan untuk terus mendukung penguatan Sistem Informasi Statistik Sulawesi Utara melalui pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi aktif bersama perangkat daerah menuju data yang terintegrasi dan berkualitas.




Halo,   !Pada April 2026, kunjungan wisman di Sulawesi Utara mencapai 9.006 kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 21,80 pe...
10/06/2026

Halo, !

Pada April 2026, kunjungan wisman di Sulawesi Utara mencapai 9.006 kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 21,80 persen dibandingkan dengan Maret 2026 (m-to-m), dan meningkat 120,14 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (y-on-y). Wisman yang berkunjung ke Sulawesi Utara pada April 2026 didominasi oleh wisman pemegang paspor Tiongkok (46,44 persen), Korea Selatan (40,06 persen), dan Amerika (1,65 persen).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang pada April 2026 mencapai 44,12 persen. Angka ini naik sebesar 0,84 poin dibandingkan dengan Maret 2026 (m-to-m), dan meningkat sebesar 7,31 poin dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (y-on-y).

Jumlah perjalanan wisnas pada April 2026 mencapai 730 perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 51,40 persen bila dibandingkan dengan Maret 2026 (m-to-m), dan turun sebesar 53,35 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).

Jumlah perjalanan wisnus pada April 2026 mencapai 1.213.247 perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 6,32 persen bila dibandingkan dengan Maret 2026 (m-to-m). Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y), turun 7,79 persen.

Untuk penjelasan dan info lebih lengkap terkait rilis Berita Resmi Statistik, 2 Juni 2026, Sahabat Data dapat mengunjungi channel youtube BPS Provinsi Sulawesi Utara atau laman website sulut.bps.go.id.




10/06/2026

Jingle Sensus Ekonomi 2026

Sahabat Statistik, sudah familiar dengan theme song Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)? Kali ini, BPS bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan musisi Eka Gustiwana serta Brisia Jodie menghadirkan "Jingle Sensus Ekonomi 2026".

Iramanya ceria, ringan, bikin kita selalu terngiang.
Namun, maknanya sepenuh hati menggerakkan kita semua mendukung SE2026.

Mari bersama




Halo,   !Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada bulan Mei 2026 naik 4,57 persen menjadi 133,37 dibandingkan dengan...
09/06/2026

Halo, !

Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada bulan Mei 2026 naik 4,57 persen menjadi 133,37 dibandingkan dengan bulan April yang bernilai 127,54. Kenaikan NTP disebabkan Indeks Harga yang diterima Petani (It) mengalami kenaikan sementara Indeks Harga yang dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan. Nilai It di Mei naik sebesar 3,50 persen, sementara nilai Ib mengalami penurunan sebesar 1,02 persen.

NTP secara Year to Date (YTD) atau tahun kalender mengalami kenaikan sebesar 6,52 persen sementara secara Year on Year (YoY) atau tahun ke tahun mengalami kenaikan sebesar 1,70 persen.

Pada bulan Mei 2026, empat subsektor mengalami kenaikan NTP, sementara satu subsektor mengalami penurunan NTP. Subsektor yang mengalami kenaikan NTP yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 1,34 persen, subsektor Hortikultura naik sebesar 20,47 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 0,31 persen dan subsektor Peternakan naik sebesar 0,40 persen. Sementara subsektor yang mengalami penurunan NTP yaitu subsektor Perikanan yang turun sebesar 0,67 persen.

Dari enam provinsi di Pulau Sulawesi, empat provinsi mengalami kenaikan NTP dan NTUP sementara dua provinsi mengalami penurunan NTP dan NTUP. Kenaikan NTP dan NTUP terbesar di bulan Mei terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah dengan kenaikan NTP sebesar 4,72 persen dan NTUP sebesar 3,95 persen, sementara penurunan NTP dan NTUP terbesar di bulan Mei terjadi di Provinsi Gorontalo dengan penurunan NTP sebesar 3,06 persen dan NTUP turun sebesar 5,45 persen.

Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sulawesi Utara secara bulanan mengalami penurunan sebesar 1,56 persen. Subkelompok pengeluaran dengan kenaikan indeks terbesar adalah subkelompok Pakaian dan Alas Kaki yang naik sebesar 0,50 persen, sementara subkelompok Makanan, Minuman dan Tembakau merupakan satu-satunya subkelompok yang mengalami penurunan dengan penurunan sebesar 2,47 persen.

Untuk penjelasan dan info lebih lengkap terkait rilis Berita Resmi Statistik, 2 Juni 2026, Sahabat Data dapat mengunjungi channel youtube BPS Provinsi Sulawesi Utara atau laman website sulut.bps.go.id.




Halo,   !Pada Mei 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Utara sebesar 2,33 persen dengan Indeks H...
08/06/2026

Halo, !

Pada Mei 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Utara sebesar 2,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,10. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 3,27 persen dengan IHK sebesar 109,83 dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,66 persen dengan IHK sebesar 113,79.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,52 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,43 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,75 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,35 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,30 persen; kelompok transportasi sebesar 4,41 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,97 persen; kelompok pendidikan sebesar 9,71 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,16 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,25 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,78 persen.

Tingkat deflasi secara month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Utara bulan Mei 2026 sebesar 0,61 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 2,30 persen.

Untuk penjelasan dan info lebih lengkap terkait rilis Berita Resmi Statistik, 2 Juni 2026, Sahabat Data dapat mengunjungi channel youtube BPS Provinsi Sulawesi Utara atau laman website sulut.bps.go.id.




Address

BPS Provinsi
Manado

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPS Provinsi Sulawesi Utara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share