Yayasan Karampuang Mamuju

Yayasan Karampuang Mamuju yayasan karampuang lembaga kemasyarakatan yang fokus pada isu pemberdayaan,pendidikan dan kesehatan utamanya bagi anak dan remaja.

Terimakasih atas dukungan Semua pihak dan Mitra Stategis kami, Kami berbahagia untuk momentum 18 tahun Yayasan karampuan...
01/12/2022

Terimakasih atas dukungan Semua pihak dan Mitra Stategis kami, Kami berbahagia untuk momentum 18 tahun Yayasan karampuang berkerja dan berkarya untuk Indonesia dan akhirnya Meraih Terbaik 1 kategori Organisasi Masyarakat Sipil dalam ajang Indonesian SDGs Action Award 2022
Sorotan Group Sorotan

Rapat Koordinasi Hasil pendataan SIPBM Anaka Tidak Sekolah dan Anak Berpotensi Putus Sekolah di masa Pandemi Covid 19, H...
30/12/2020

Rapat Koordinasi Hasil pendataan SIPBM Anaka Tidak Sekolah dan Anak Berpotensi Putus Sekolah di masa Pandemi Covid 19, Hari ini di ikuti oleh Kepala Bappeda Kab. Mamuju, Ketua Dewan Pendidikan Mamuju, Fasilitator SIPBM dan OPD terkait.

20/07/2018
20/07/2018
Monev Program Pencegahan Pernikahan Usia Anak, Unicef Indonesia Bertandang ke Kab. MamujuSelasa, 26 Juni 2018, tim Unice...
26/06/2018

Monev Program Pencegahan Pernikahan Usia Anak, Unicef Indonesia Bertandang ke Kab. Mamuju

Selasa, 26 Juni 2018, tim Unicef Indonesia bertandang ke Kabupaten Mamuju tepatnya di Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapepan) Kab. Mamuju. Tujuan kunjungan tersebut ialah melakukan audiensi perkembangan program serta usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam mencegah pernikahan usia anak.
Mereka yang berkunjung diantaranya, Felice Baker (JPO Unicef Indonesia),
Hendriyadi (UNV untuk Child Protection, Unicef Makassar) dan Chizuru Iwata (Adolescent Development Officer, UNCEF Indonesia).
Dalam peretemuan tersebut, terdapat beberapa usulan dari pemerintah daerah kepada pihak Unicef. Diantaranya, dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menyampaikan bahwa perlu ada pendekatan kepada orang tua utamanya masyarakat ekonomi menengah kebawah untuk tidak menikahkan anaknya diusia muda. Selain itu juga dibutuhkan pendekatan agama kepada remaja-remaja dan sosialisasi terkait kesehatan reproduksi.
"seandainya bisa kami di dukung dengan dana, kami ingin semua sekolah dapat kami masuki untuk penyuluhan kesehatan reproduksi. Karena biasanya juga anak remaja belum memahami kalau kita melakukan hubungan dengan lawan jenis akan berdampak kehamilan dan sangat beresiko." Kata Hj. Syamsia, Kepala Bidang Keluarga Berencana.
Ia juga meminta, adanya perhatian kepada anak yang telah terlanjur menikah untuk dapat dibekali keterampilan agar mereka dapat membuka usaha, dengan asumsi ekonomi keluarga yang baik akan menekan angka perceraian.
Selain itu, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyampaikan untuk fokus sosialisasi pada anak usia 11 - 12 tahun atau kelas 5 - 6 SD, sebab mereka yang akan masuk ke SMP akan mulai berkenalan dengan orang baru dan difase itu biasanya anak-anak remaja bergaul berlebihan.
Menanggapi beberapa penyampaian dari dinas terkait, Felice Baer (melalui penerjemah) menyampaikan bahwa hal-hal yang diusul tersebut sudah sangat baik, tinggal memastikan koordinasi lintas sektor tetap berjalan dengan baik dan semua dapat terlibat.
Sementara itu, menurut Chizuru Iwata (melalui penerjemah) bahwa dari pengalaman yang ia lihat di Boyolali, Jawa Tengah dan Kupang NTT yang juga melaksanakan program pencegahan pernikahan usia anak, dengan apa yang dilakukan di Kabupaten Mamuju telah cukup bagus, tinggal melihat kembali modulnya dan dipatenkan agar dapat menjadi dasar. Kemudian, terkait keberlanjutan program merupakan hal yang yang diinginkan bersama, kata Chizuru sebab meskipun ia baru pertama kali ke Mamuju, ia melihat komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju cukup kuat.
Untuk diketahui, tim Unicef Indoensia tersebut juga melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap proses dialog desa dan lingkar remaja yang telah berlangsung sejak November 2017, di 6 desa/kelurahan di Kec. Mamuju dan Kalukku diantaranya Kelurahan Binanga, Desa Karampuang, Desa Batu Pannu, Kelurahan Kalukku, Desa Belang-belang dan Desa Pamulukang. Namun karena keterbatasan waktu, pihak unicef hanya melakukan monev di dua lokasi yaitu di Kelurahan Binanga dan Kelurahan Kalukku. (dhl)

http://yayasankarampuang.or.id/hasil_informasi/?berita=ternyata,_label_kemasan_produk_juga_punya_aturan
30/07/2017

http://yayasankarampuang.or.id/hasil_informasi/?berita=ternyata,_label_kemasan_produk_juga_punya_aturan

..:: Informasi Share on : Home > Kembali TERNYATA, LABEL KEMASAN PRODUK JUGA PUNYA ATURANDian Haneefa | 30-Jul-2017 | 09:01:37 Setiap industri rumah tangga, harus memperhatikan label kemasan produknya untuk menarik minat pasar. Ternyata, kemasan yang baik, memiliki beberapa aturan yang mesti dicantu...

Pelatihan IGA masyarakat pulau karampuang untuk dukungan peningkatan penghasilan atas dukungan konsorsium Sky energy dan...
30/07/2017

Pelatihan IGA masyarakat pulau karampuang untuk dukungan peningkatan penghasilan atas dukungan konsorsium Sky energy dan IKPT

Address

Jalan Ir. Djuanda No. 32. B Mamuju
Mamuju
91511

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+624262325453

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Karampuang Mamuju posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Karampuang Mamuju:

Share