18/08/2026
Dinsos P3APMD Sulbar Kembali Gelar Penilaian Posyandu Berprestasi di Kabupaten Majene, Dorong Posyandu Semakin Aktif dan Inovatif
Majene — Untuk mendukung Visi Misi “Panca Daya” Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Bersama Wakilnya, Salim S. Mengga. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa kembali menggelar Penilaian Posyandu Berprestasi.
Kali ini, kegiatan penilaian berlangsung di Kabupaten Majene, Kecamatan Sendana, Desa Lalatedzong, Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mendorong penguatan kelembagaan Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinsos P3APMD Sulbar, Darmawati, bersama Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa, Muh. Rus'an.
Sebelumnya, kegiatan penilaian yang sama telah dilaksanakan di Kabupaten Mamuju. Pelaksanaan secara berkelanjutan di sejumlah kabupaten menjadi bentuk komitmen Dinsos P3APMD Sulbar untuk memberikan pembinaan, evaluasi, sekaligus apresiasi kepada Posyandu yang telah aktif memberikan pelayanan dan berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Posyandu, termasuk pengelolaan kelembagaan, keterlibatan kader, inovasi, serta peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinsos P3APMD Sulbar, Darmawati, mengatakan Posyandu memiliki posisi penting dalam mendukung pelayanan masyarakat karena keberadaannya berada dekat dengan kehidupan warga di desa.
“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan, tetapi juga merupakan wadah pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan Posyandu terus tumbuh menjadi lembaga yang aktif, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Darmawati.
Menurutnya, keberhasilan Posyandu tidak terlepas dari peran para kader yang dengan penuh dedikasi meluangkan waktu untuk melayani dan mendampingi masyarakat.
“Kader adalah kekuatan utama Posyandu. Mereka bekerja dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan warga. Pemerintah tentu akan terus memberikan dukungan dan pembinaan agar semangat para kader tetap terjaga dan kapasitas mereka semakin meningkat,” lanjutnya.
Darmawati juga mengapresiasi pemerintah desa dan seluruh kader Posyandu di Desa Lalatedzong yang telah mempersiapkan diri dalam pelaksanaan penilaian.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari Posyandu terbaik, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diterapkan di desa-desa lainnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa, Muh. Rus'an, menjelaskan bahwa penilaian Posyandu Berprestasi merupakan bagian dari proses pembinaan untuk melihat sejauh mana Posyandu mampu menjalankan fungsi dan perannya di tengah masyarakat.
“Penilaian ini bukan semata-mata mencari siapa yang terbaik. Lebih dari itu, kami ingin melihat proses yang sudah berjalan, inovasi yang dilakukan, keterlibatan kader, serta manfaat yang dirasakan masyarakat. Hal-hal baik yang kami temukan nantinya dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi Posyandu lainnya,” kata Muh. Rus'an.
Ia menambahkan, Posyandu yang kuat membutuhkan kader yang aktif, pengelolaan yang baik, serta dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami berharap kader tidak berhenti berinovasi. Posyandu harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Apa yang dilakukan kader hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat berarti bagi masyarakat desa,” ungkapnya.
Pelaksanaan penilaian di Kabupaten Majene ini melanjutkan rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Kabupaten Mamuju. Kehadiran langsung Kepala Dinsos P3APMD Sulbar bersama jajaran di lapangan menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap penguatan Posyandu dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, Dinsos P3APMD Sulbar berharap semakin banyak Posyandu yang mampu berkembang, menghadirkan inovasi, serta menjadi ruang pelayanan dan pemberdayaan yang benar-benar hadir untuk masyarakat.
Sebab, di balik Posyandu yang aktif, ada kader yang bekerja dengan kepedulian. Dan di balik kader yang terus bergerak, ada masyarakat yang semakin berdaya.