PKS Blimbing

PKS Blimbing Media Sosial DPC PKS Kecamatan Blimbing Kota Malang

Alhamdulillah 32 orang peserta delegasi Kota Malang hadir di Mukhoyyam Qur'an Wilayah (MQW) 2026 Jawa Timur. Dua orang p...
19/05/2026

Alhamdulillah 32 orang peserta delegasi Kota Malang hadir di Mukhoyyam Qur'an Wilayah (MQW) 2026 Jawa Timur. Dua orang peserta diantaranya meraih Reward Tilawah Terbanyak.

Q-Impact! Memimpin dengan berpedoman pada Al-Qur'an, memberikan dampak positif kepada bangsa dan negara. Lead with Qur'an, impact the nation.

Dalam dakwah, yang paling berat bukanlah lelahnya perjuangan, melainkan menjaga hati agar tetap ikhlas di sepanjang perj...
17/05/2026

Dalam dakwah, yang paling berat bukanlah lelahnya perjuangan, melainkan menjaga hati agar tetap ikhlas di sepanjang perjalanan.
— KH Rahmat Abdullah, Untukmu Kader Dakwah

💕Tentang Raga yang Menua dan Cinta yang Menolak Lelah💕Oleh: Muchlisin (Ketua DPD PKS Gresik)Di antara riuh rendah derap ...
08/05/2026

💕Tentang Raga yang Menua dan Cinta yang Menolak Lelah💕

Oleh: Muchlisin (Ketua DPD PKS Gresik)

Di antara riuh rendah derap langkah para pejuang dakwah, ada sebuah sunyi yang berbicara lebih lantang daripada teriakan takbir manapun. Sunyi itu terpancar dari wajah seorang kakek bernama Warsito.

Pada usianya yang telah menyentuh angka 72, Ustadz Warsito bukan sekadar hadir; ia sedang menuliskan surat cinta paling tulus untuk dakwah ini melalui setiap butir keringat yang jatuh di medan Kembara PKS Jawa Timur, 1-3 Mei 2026.

Melihatnya di tengah barisan, kita seperti diajak melintasi lorong waktu. Ustadz Warsito adalah peserta tertua, namun barangkali, ia adalah yang paling muda semangat jiwanya. Ia tak pernah mengeluh tentang dinginnya malam Coban Pelangi, atau tingginya puncak Bromo. Kader PKS Jember ini justru berdiri tegak, membuktikan bahwa raga yang menua hanyalah cangkang, sementara jiwanya tetaplah mujahid di siang hari dan sufi di malam hari.

Ada sebuah momen yang menggetarkan hati saat upacara penutupan. Ketika DPW PKS Jawa Timur memberikan apresiasi atas ketangguhannya, sebuah pertanyaan sederhana terlontar tentang bagaimana rasanya mengikuti rangkaian Kembara yang menguras fisik itu. Dengan senyum yang tenang dan nada penuh semangat beliau menjawab: “Sangat berkesan… dan saya sama sekali tidak merasa capek.”

Kalimat ini menampar kita yang usianya jauh lebih muda. Bagaimana mungkin fisik yang telah melewati tujuh dekade itu tak merasa lelah? Jawabannya jelas: Cinta. Karena bagi seorang ikhwah yang mencintai dakwah, lelah akan kalah oleh lillah.

Semangat Ustadz Warsito membawa ingatan kita terbang jauh ke masa silam, pada sosok agung Abu Ayyub Al-Anshari. Beliau, yang rambutnya telah memutih dan fisiknya tak lagi prima, justru menjadi yang paling depan saat seruan menuju Konstantinopel bergema. Ketika anak-anaknya berkata, “Ayah, engkau telah berjuang bersama Rasulullah, engkau sudah tua dan kakimu pun cacat, biarlah kami yang berangkat,” Abu Ayyub tidak lantas surut.

Dengan suara yang bergetar namun tegas, beliau membacakan firman Allah dalam Surat At-Taubah ayat 41: “Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah…”

Ustadz Warsito adalah refleksi modern dari semangat Abu Ayyub tersebut. Beliau mengingatkan kita bahwa dakwah bukanlah lari cepat (sprint), melainkan sebuah maraton panjang yang garis finishnya adalah kematian. Beliau adalah pengingat bahwa “udzur” sering kali hanyalah alasan yang diciptakan oleh hati yang mulai kehilangan bara.

Yaa Allah, Sang Pemilik Hati yang Membolak-balikkan keadaan… Kami bersyukur Engkau pertemukan kami dengan teladan-teladan nyata seperti Ustadz Warsito dan para qiyadah dakwah yang usianya tak lagi muda. Maka, kami memohon kepada-Mu, karuniakanlah kesehatan dan kebugaran kepada seluruh ikhwah, agar raga ini tetap kuat memikul amanah.

Jadikanlah kami hamba-hamba yang istiqomah, yang kakinya tak goyah oleh badai, yang hatinya tak silau oleh dunia, dan yang semangatnya tak padam oleh usia. Biarkanlah kami terus melangkah di jalan dakwah ini, hingga saatnya tiba Engkau panggil kami. Husnul khatimah, tercatat sebagai syahid fi sabilillah.






Kaderisasi bukan wacana.Kaderisasi adalah amanah.Dan setiap amanah menuntut gerak—bukan sebatas rencana, tapi kerja nyat...
07/05/2026

Kaderisasi bukan wacana.
Kaderisasi adalah amanah.
Dan setiap amanah menuntut gerak—bukan sebatas rencana, tapi kerja nyata melahirkan generasi² penerus yang tangguh nan setia.

30/04/2026

Kisah Siti Fatimah Kader Muda PKS 🧡

Kata gurunda padaku, "Kelelahan adalah bagian dari perjuangan. Namun keikhlasan menjadikannya ringan, bahkan bernilai pa...
28/04/2026

Kata gurunda padaku, "Kelelahan adalah bagian dari perjuangan. Namun keikhlasan menjadikannya ringan, bahkan bernilai pahala di sisi Allah.”

That’s what makes this party strong! 🔥

25/04/2026

Pria mulailah bercerita, jangan dipendam sendiri semua derita..😢

Selamat Hari Kartini, Kartini PKS-ku! 🇮🇩🧡🇵🇸Dahulu, selembar surat dari Jepara mampu mendobrak tembok pingitan, membawa c...
21/04/2026

Selamat Hari Kartini, Kartini PKS-ku! 🇮🇩🧡🇵🇸

Dahulu, selembar surat dari Jepara mampu mendobrak tembok pingitan, membawa cahaya ilmu bagi kaumnya. Hari ini, semangat itu tidak lagi hanya berdiam di balik jendela rumah. Ia telah menjelma menjadi derap langkah Kartini PKS, perempuan-perempuan tangguh Indonesia yang melampaui batas ego, membawa cinta yang melintasi samudera hingga ke tanah para Nabi, Palestina.

Bagi Kartini PKS, emansipasi bukan sekadar perihal kesetaraan posisi, melainkan tentang kebebasan untuk peduli. Di saat dunia mungkin berpaling, mereka berdiri di garis depan—bukan dengan senjata, melainkan dengan keteguhan prinsip dan kasih sayang yang tulus.

Mereka adalah para ibu yang merasakan pedihnya kehilangan anak-anak di Gaza, para saudari yang merasakan dinginnya malam tanpa atap di Rafah. Kesadaran inilah yang menggerakkan jemari mereka untuk terus mengetuk pintu-pintu langit dan menggalang solidaritas di bumi.

Hari ini, Kartini PKS memilih untuk tidak jatuh dalam ketidakpedulian. Mereka memilih untuk tegak berdiri, menggenggam erat tangan saudari-saudari mereka di Palestina. Karena bagi mereka, Habis Gelap Terbitlah Terang bukan sekadar judul buku, melainkan janji Allah SWT yang mereka yakini akan segera menyinari bumi Al-Quds.

🟧 Etalase PKS: Cermin Kebaikan, Wajah PelayananEtalase sebuah partai bukan hanya tentang warna, slogan, atau baliho.Etal...
08/04/2026

🟧 Etalase PKS: Cermin Kebaikan, Wajah Pelayanan

Etalase sebuah partai bukan hanya tentang warna, slogan, atau baliho.

Etalase sejati adalah wajah kader-kadernya — cara mereka berbicara, melayani, dan menebar manfaat di tengah masyarakat.

Ketika rakyat melihat PKS, mereka tidak hanya menilai program, tetapi juga menyaksikan akhlak.

Senyum kader di jalan, tangan yang terulur membantu, dan tutur yang santun — itulah “iklan hidup” yang jauh lebih kuat dari seribu spanduk.

Etalase PKS seharusnya memantulkan cahaya kebaikan, bukan sekadar citra.

Menjadi bukti nyata bahwa politik bisa tetap bersih, ikhlas, dan berorientasi pada pelayanan.

Maka setiap kader adalah duta dakwah dan penggerak harapan.

Mari rawat etalase ini dengan ketulusan, agar setiap orang yang melihat PKS berkata:

"Inilah partai yang bekerja dengan hati, bukan sekadar janji."

Address

Jalan Polowijen II No. 451, Polowijen, Kec. Blimbing
Malang
65124

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PKS Blimbing posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to PKS Blimbing:

Share